NovelToon NovelToon
Time Travel: Kali Ini Aku Akan Mengalah

Time Travel: Kali Ini Aku Akan Mengalah

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengganti / Keluarga / Time Travel / Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Mengubah Takdir
Popularitas:42k
Nilai: 5
Nama Author: Aplolyn

Di kehidupan sebelumnya, Emily begitu membenci Emy yang di adopsi untuk menggantikan dirinya yang hilang di usia 10 tahun, dia melakukan segala hal agar keluarganya kembali menyayanginya dan mengusir Emy.
Namun sayang sekali, tindakan jahatnya justru membuatnya makin di benci oleh keluarganya sampai akhirnya dia meninggal dalam kesakitan dan kesendiriannya..
"Jika saja aku di beri kesempatan untuk mengulang semuanya.. aku pasti akan mengalah.. aku janji.."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 22

Ruang tamu keluarga Hambert malam itu terasa berbeda. Tidak ada tawa, tidak ada obrolan ringan. Yang ada hanyalah keheningan berat bercampur aroma kopi pahit yang tak tersentuh di meja.

Di kursi utama, Tuan Gerson duduk dengan wajah suram. Di tangannya, ia memegang selembar surat resmi dari pihak museum.

Surat itu menyebutkan secara gamblang: vas abad ke-16 yang pecah tadi siang memiliki nilai tak kurang dari 120 miliar rupiah. Jumlah yang fantastis, bahkan untuk keluarga sekelas Hambert.

Emy duduk di samping ayahnya, wajahnya pucat pasi. “Ayah… aku sudah bilang, itu bukan salahku langsung. Yang menjatuhkan vas itu teman sekelas. Aku hanya kebetulan ada di dekatnya.”

Namun Tuan Gerson menatap putrinya tajam. “Kebetulan atau tidak, kalian satu kelompok. Dan pihak museum tidak peduli siapa yang menyenggol. Mereka hanya tahu itu pecah saat kalian ada di ruangan.”

Kali ini Ethan tak bisa mengusulkan apapun karna mau tak mau mereka harus membayarnya, jumlah uang yang harus di bayar permasing-masing individu tak bisa di katakan sedikit.

Ethan jadi memikirkan bagaimana Emily bisa membayarnya, terlebih karna dia sudah keluar dari rumah, pastinya sang ayah tidak mau membayar untuk 2 orang sekaligus.

“Kalau begitu… siapa yang akan membayar kerugian sebesar itu?” suara Tuan Edwart, sang CFO, terdengar berat. Ia baru saja datang setelah rapat panjang bersama investor.

“Hambert Grup sedang terguncang akibat kebocoran dana ratusan miliar. Sekarang kita dituntut membayar ganti rugi dalam jumlah yang bahkan lebih besar.”

Semua mata menoleh ke arah Ethan, pewaris muda yang sejak awal lebih sering diam. Ia menarik napas panjang. “Kalau kita tidak segera menyelesaikannya, nama baik keluarga dan perusahaan akan semakin hancur. Media pasti akan mencium ini. Cukup satu berita: ‘Salah satu anak dari keluarga Hambert pecahkan benda antik bernilai triliunan’ dan saham kita akan jatuh lebih parah.”

“Benar,” sambung Tuan Gerson dengan nada getir. “Kita tidak punya pilihan. Masalah ini harus diselesaikan diam-diam, secepat mungkin.”

Emy hampir menangis. “Ayah, aku… aku tidak bisa membayarnya. Jumlahnya terlalu besar.”

“Bukan soal bisa atau tidak bisa,” potong ayahnya dingin. “Kau harus bertanggung jawab. Kau juga berada di sana, nama kita tercatat dalam laporan kejadian. Mau tidak mau, keluargamu yang akan disalahkan.”

Emy menggigit bibirnya, marah sekaligus putus asa, “Aku bahkan tidak menyentuh apa pun, Aku berdiri jauh dari vas itu. Semua orang tahu yang menjatuhkan vas itu adalah salah satu dari kelas kami.”

Tuan Gerson menepuk meja, membuat Emy terdiam. “Cukup! Apapun yang kamu katakan tidak akan menyelesaikan masalah ini, yang kita butuhkan sekarang adalah solusi.”

Hening sejenak. Semua menunduk, masing-masing larut dalam pikirannya.

Tuan Edwart akhirnya angkat bicara, suaranya bergetar. “Kita bisa menjual sebagian aset perusahaan. Gedung lama, atau saham minoritas di cabang Singapura. Itu bisa menutupi sebagian kerugian.”

“Tapi itu berarti kita melemahkan posisi perusahaan,” sela Ethan cepat. “Investor akan tahu. Mereka akan mengendus bahwa ada masalah besar. Itu sama saja bunuh diri.”

“Kalau begitu apa usulmu?” tanya ayahnya, menatap putra sulungnya dengan tajam.

Ethan terdiam sejenak, lalu berkata lirih, “Kita butuh kerja sama… modal dari luar. Aku tahu ini berisiko, tapi Hilton Grup sudah lama ingin menjalin aliansi dengan kita. Jika kita setuju dengan syarat mereka, dana segar akan masuk, kita bisa menutup kerugian, sekaligus memperbaiki citra perusahaan.”

Suasana mendadak dingin. Nama Hilton Grup bukan asing. Perusahaan raksasa itu memang sudah beberapa kali menawarkan kerja sama, bahkan sempat menyinggung soal aliansi lewat pernikahan antara keluarga.

Tuan Gerson memijat pelipisnya. “Kau tahu apa yang kau katakan, Ethan? Hilton Grup tidak pernah menawarkan apa pun tanpa imbalan besar. Kalau kita menerima, mereka akan menguasai separuh lebih saham kita. Itu berarti… kita kehilangan kendali.”

“Tapi setidaknya Hambert Grup masih hidup,” balas Ethan cepat. “Daripada kita bangkrut dalam waktu enam bulan?”

Emy terperangah, lalu menoleh ke ayahnya. “Ayah, jangan bilang… jangan bilang kau akan mempertimbangkan tawaran itu. Itu gila! Masa depan kita akan dikendalikan orang lain!”

"Kalau begitu apa kamu punya usul lain Emy?," tanya sang ayah yang mulai menyetujui usul Ethan, setidaknya nama perusahaan mereka tidak akan hilang dari ranah dunia bisnis, Tuan Gerson tidak bisa membayangkan pekerjaan lain apa yang akan di kerjaannya bila perusahaannya bangkrut.

"Itu...." Emy tidak dapat memikirkan usul apapun, akhirnya sang ayah menganggukkan kepala pada Ethan dan berkata, "Hubungi pihak Hilton grup"

***

Sementara itu di sisi lain Emily sibuk dengan tawaran harga yang masuk ke akun Daisy yang dia buat untuk menjual lukisannya.

[Jual padaku, aku akan memberikan harga paling tinggi yang kau mau]

[Jangan, padaku saja, aku punya museum, jika kau menjual padaku, kapan saja kau maka aku akan memberikan tempat saat kau butuh untuk melakukan pameran lukismu]

Ada terlalu banyak bujukan yang di lontarkan pada calon pembelinya, itu membuatnya agak pusing, namun dia tidak bisa berlama-lama, beberapa lukisannya harus terjual agar dia bisa membayar ganti rugi vas yang salah satu temannya jatuhkan kemarin.

"Terserah sajalah, aku acak saja pembelinya"

Dengan santai Emily menutup mata lalu mengklik salah satu akun yang tertera di komentar pembeli, setelah itu dia mengirim pesan agar pembayaran di lakukan.

Begitu semuanya terjual, Emily membuka aplikasi mobil bankingnya yang tersisa penuh meski hanya sesaat karna dia akan segera membayarnya ke pihak kampus untuk nantinya di salurkan pada pihak museum tersebut.

"Huh.. aku baru saja mendapat uang yang bisa di pakai untuk membeli barang dan makanan enak, tapi ternyata tidak tersampaikan..... aaarrggghhhh...... harus melukis lagi!"

Emily berpindah, dia duduk di depan meja lukis, mengambil kuas dan cat lalu mulai berkreasi.

Sebenarnya dari antara semua lukisan yang ada, dia punya satu tekad untuk menyelesaikan lukisan sang ibu, sayangnya dia belum berani untuk menyentuhnya.

Kuas dan cat yang dia gunakan bukan kualitas yang sama dengan yang ibunya pakai untuk melukis, oleh sebab itu dia harus menampung agar bisa membelinya.

Bukan berarti kuas dan cat yang sekarang di pakainya jelek..

Ting..

Di tengah kesibukkannya, ada sebuah pesan masuk di ponselnya, dia meraih dan membacanya.

[Emily, bisakah kau pulang besok? Ada yang ingin ayah sampaikan padamu]

Itu adalah pesan dari Ethan, kali ini Emily merasa dejàvu, seolah ada sesuatu yang akan terjadi.

"Ahhh.... jangan bilang kalau kebangrutan mereka datang lebih cepat dari masa yang lalu"

Emily baru beberapa bulan meninggalkan rumah, seharusnya kebangkrutan itu terjadi 3 tahun setelah dia meninggalkan mereka.

"Sebenarnya apa sih alasan mereka memanggilku pulang dulu?"

Pikiran Emily menerka-nerka apa yang sebenarnya hendak mereka manfaatkan dari Emily sehingga di kehidupan sebelumnya mereka datang menjemputnya.

1
lin sya
Sofia sok2 an, baru kenal cuma memgincar hrta, smntara Albert dan emily dkt sejak kecil dan pasangan dimasa lalu, emgnya kluarga Albert gk menyelidiki masa lalu dan latar belakang sofia sprti apa, main nyuruh jd calon tunangan tnpa tau sft asli
lin sya
mau msuk kekonflik nih, hnya krn kekuasaan dan ambisi sofia berani ajak kerjasama sm Edward, klo kluarga Albert merestui hubungan nya dgn emily itu pilihan yg hrs diterima pdhl Gak tau aj Albert sm emily mengulang waktu di kehidupan sblmnya, klo ttp berjodoh, smga emily lbih cerdas ngdepin kelicikan Sofia
lin sya
Sofia bilang dia bsa jd nona muda kaya raya? apakah hnya mengincar hrta kluarga Albert, klo Albert serius sm emily bsa tegas didpn Sofia dan kluarga dan apakah di kehidupan ke 3 emily ttp berjodoh dgn Albert?
Rossy Annabelle
iiiiih thanks banyak² thor buat up beberaoa episode nya,,,next ditunggu LG ye
Rossy Annabelle: cemangat pokoknya💪
total 2 replies
Rossy Annabelle
next🥳
Rossy Annabelle
next💪
Rossy Annabelle
lanjut lah thor 😚
Rossy Annabelle
next💪
lin sya
smga Emily kecil bsa ubah alur hdup nya mnjdi lbih baik dan ibunya ttp sehat smpai dia dewasa, mskipun ini kesempatan ketiga kali nya apakah bakal muncul Emy dan Albert lgi di kehidupan skrg?
Rossy Annabelle
Karena q GX ada vote tak kasih kopi ye,KLO bs Doble up nya donk😁
Lynn_
Itu yang ngasih permintaan update komen dong.. mau aku lanjutin ceritanya?
Rossy Annabelle: sama 2 author ku tersayeng😚
total 7 replies
Rossy Annabelle
tuh kaaan😭..benarkah sudah pergi🥺
vivi oh vivi
🥲🥲🥲😭😭 bawang nya banyak bet
Rossy Annabelle
ooh tidaaakk😭
Rossy Annabelle
🤧huhu ,siapa sih yg naroh bawang disini😭
mysa
bisa gk sih bikin karakter emily jangan lemah percuma dikasih kesempatan hidup tpi sifatnya masih lemah gitu yng tegas gitu biar gk mudah di manfaatin sama keluarganya gk belajar dri kehidupan sebelumnya 😏😒
lin sya
mna mngkin emily pergi, kan pemeran utama nya emily, emily lgi diuji penyakit, smgt buat Albert sm emily, knp pemeran utamanya menye menye thor gk tangguh, gak cerdik
Batara Kresno
albert terlalu lemah jadi laki laki knpa ga dihempaskan aj ap dihancurkan orang"yg bikin ngeselin ap lg keluarga emly knpa ga buat bangkrut aj tu usahnya biar mampus bapak ama kakaknya
RJ §𝆺𝅥⃝©💜🐑
cerita yang menyebalkan😤😤
RJ §𝆺𝅥⃝©💜🐑
bodoh kenapa tidak balsss😏😏😤😤😤😤
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!