NovelToon NovelToon
Menjadi Ibu Susu Anak Adik Ipar

Menjadi Ibu Susu Anak Adik Ipar

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Konflik etika / Selingkuh / Romansa / Pihak Ketiga / Ibu susu
Popularitas:13.9k
Nilai: 5
Nama Author: myabra

Raisa cukup kaget saat mertuanya menyurunya menjadi ibu susu keponakannya sendiri anak dari adik suaminya. apakah Raisa menyetujuinya atau menolaknya?..

*******************************
"milikmu enak sekali beda jauh dengan milik istriku" pujinya kala milik mereka telah menyatu, membuat wanita yang dibawahnya tersenyum bangga " aku ingin setiap hari kita melakukan ini" ucapannya lagi sambil mulai menggoyangkan pinggulnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon myabra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 31

Ucapan Rachel mengingatkannya pada Bu Fatma, yang menyuruhnya menjauhi Raisa. Karena status Arga yang sudah beristri dan status Raisa adalah janda dua anak dari pernikahannya dengan Angga kakak kandung Arga. Semua yang berhubungan dengan janda, pasti akan dikaitkan dengan hal yang negatif. Arga bisa memaklumi itu.

Saat Bu Fatma meminta ingin bicara dengannya waktu mereka liburan.

" Sebelumnya ibu mohon maaf, tapi ibu harus mengatakan ini. Sebelum semuanya teralu dalam" ujar Fatma menatap anak muda yang ada didepannya.

" Ibu tidak tahu maksud nak Arga apa mendekati Raisa, tapi ibu mohon jangan dilanjutkan. kasihan Raisa, dia baru saja bangkit dari keterpurukannya. Ibu tidak mau dia mengalaminya untuk yang kedua kalinya." Ujarnya yang tak ingin hati anaknya tersakiti lagi. Membuat Arga menatap kearah wanita tua yang terlihat ada kekhawatiran dimatanya

" Maaf Bu saya tidak ada maksud menyakiti Raisa. Saya juga tidak tahu apa yang terjadi dengan saya, saya hanya merasa damai jika sedang bersama Raisa" ujar jujur Arga. semenjak bertemu dengan Raisa, seperti dia menemukan sesuatu yang hilang selama ini. Ketertarikannya dengan Raisa itu karena cinta atau sebatas kasian diapun tidak tahu.

" Nak Arga sudah menikah, tidak seharusnya pria yang sudah beristri dekat dengan wanita yang bukan muhrimnya apa lagi mengatakan kata nyaman. Apa lagi Raisa mantan kakak ipar nak arga. tolong jangan ganggu Raisa dia juga berhak bahagia. Kalau nak Arga kasian sama Raisa ibu mohon jangan ganggu dia lagi , Silakan jika nak Arga ingin bertemu dengan Rangga dan angel ibu tidak melarang "

" Kalau nak Arga kasian dengan Raisa cukup beri dia dukungan moril. Jangan libatkan perasaan yang akan melukai semua orang" ujar Fatma melanjutkan berharap pria yang ada didepannya mengerti. Dia tidak mau nanti Raisa dianggap wanita tidak benar dianggap pelakor. Apa lagi dia tahu mantan mertuanya Raisa tidak menyukai putrinya.

" Maafkan saya Bu, membuat ibu jadi khawatir. Saya akan mencoba mengikuti kata-kata ibu, tapi untuk menjauhi raisa saya tidak bisa janji." Ujarnya yang tidak tahu perasaan sebenarnya seperti apa pada wanita itu. Mungkin bisa dikatakan cinta atau ketertarikan sesaat diapun tidak tahu yang dia tahu dia ingin memiliki wanita itu saat ini.

Esok harinya Arga mulai masuk kerja seperti biasa, seperti tidak ada yang terjadi. Hari yang sangat sibuk membuatnya melupakan sedikit masalah yang tengah dia hadapi.

" Dokter Arga bagaimana kabar anda?" Tanya Melda sangat senang akhirnya pria itu sudah mulai masuk kerja. Dan pasti mereka akan sering bertemu. Apa lagi Melda mencuri dengar percakapan pria itu dengan Rachel tentang perselingkuhan Talita. Dan berniat akan menceraikan istrinya Itu berita yang ditunggu-tunggu oleh Melda selama ini.

Sekarang dia berniat mengambil hati pria yang sebentar lagi akan menyandang gelar duren.

" Baik" ujarnya singkat tanpa menatap kearah wanita itu, sehingga dia tidak melihat ekspresi Melda yang kecewa dengan balasan pria yang dicintainya.

" Aku senang kalau kabar kamu baik-baik aja,"

" Kabar Talita dan Ameera bagaimana apa mereka sehat" tanyanya yang pura-pura tidak tahu kalau Arga dengan Talita sedang tidak baik-baik saja.

" Sehat" ujarnya lagi tanpa mau mengubah ekspresi diwajahnya. Gelap , asam , tak ada senyum disana. Beda dengan Arga saat menangani pasien terlihat hangat dan penuh perhatian.

" Kalau tidak ada yang penting anda boleh kembali keruangan anda, mungkin sudah banyak pasien yang menunggu anda disana" usir nya secara terang-terangan. Bukan tanpa alasan karena saat ini jam sibuk banyak pasien antri untuk ditangani.

" Sus tolong panggil pasien masuk" ujarnya pada suster yang membantunya.

Melda pun akhirnya meninggalkan ruangan Arga, karena memang masih banyak pasien antri didepan ruangannya.

" Saya permisi dulu dokter Arga" Ujarnya lemas. Padahal dia berharap pria itu mau berbincang-bincang dengannya. Nyatanya seperti biasa dingin mengalahkan dinginnya freezer

" Hmmm" dehemnya

Setelah kepergian Melda Arga melihat kearah pintu. Dan membuang napas kasar. Dan melanjutkan memeriksa pasien yang kebanyakan lansia.

*****************************

" Wih yang habis resepsi makin cantik aja, kayaknya balik modal nih" ujar mona memuji Hani yang sedang membuat kopi di pantry.

" Mikirin balik modal. Ga hutang aja udah syukur, pestanya kan mewah." Ujar rekannya lagi.

" Bajetnya berapa tuh jadi kepengen," tanya mereka kepo.

" Murah kok gak sampai jual sawah" Ujarnya dengan gaya merendah.

" Berapa sih Han. kalau murah gw juga mau" Ujar rekannya yang berencana akan menikah.

" Sekitar dua ratus juta, belum termasuk catering" ujarnya membuat teman-temannya melongo mendengar kata cuma

" Dua ratus juta loh bilang cuma?" Membuat rekannya geleng-geleng, bukan jual sawah lagi ini mah bisa-bisa jual kebon.

Hani merasa senang karena tidak ada yang bisa menandingi pesta yang diadakan oleh nya. Yah walaupun dia harus rela sedikit berkorban untuk semuanya yang penting hasilnya membuatnya puas. Apa lagi dengan orang-orang yang selalu menertawakan nya dibelakang. Dengan pesta itu membungkam mulut lemes mereka.

Setelah pernikahannya Hani menjadi pusat perhatian, semenjak menikah dengan Angga penampilannya lebih berkelas dari yang dulu.

" Ta ko Luh gak datang pas gw resepsi ?" Tanya Hani karena cuma kedua mertuanya saja yang ada disana sedangkan Talita dan suaminya tidak datang, begitupun dengan Raisa yang digadang-gadangkan akan datang malah tidak datang. Wajar sih kalau dia tidak datang, mungkin dia sakit hati dan merasa dikhianati olehnya.

"Sorry gw ada urusan jadi gw ga bisa datang" Ujarnya yang sudah berbaikan dengan Hani. Lagian untuk apa mereka bertengkar? Talita juga sudah tidak tertarik dengan Angga dan juga sudah bosan dengan gaya Angga yang begitu-begitu saja.

" Oo yah... Emang Lo gak bosan dengan gaya Angga yang gitu-gitu aja" tanya Talita sambil memainkan pulpennya yang ada di jarinya. Membuat Hani memicingkan matanya. Berpikir sejenak mencerna ucapan Talita.

Talita memang sering berhubungan badan dengan pria yang kini sudah menjadi suaminya, pasti wanita itu tahu gaya apa yang pria itu gunakan untuk memuaskan wanita yang ada di depannya.

" Ga juga , gw senang kalau dia lagi ngisep punya gw buat gw melayang" ujar Hani, membuat milik Talita langsung berdenyut.

" Kenapa loh?, pasti milik loh langsung basah" tebak Hani yang sudah tahu watak Talita. Talita langsung tertawa

" Boleh gak gw pinjem suami loh sebentar " Ujarnya sambil tersenyum. Membuat Hani melotot kearahnya

" Enak aja loh" tolak hani

Sialan si Talita berani banget dia ngomong kaya gitu kesalnya yang hanya ada didalam hati tidak dia keluarkan

Akhirnya mereka melanjutkan pekerjaannya. Tidak terasa jam istirahat tiba, mereka segera keluar dari perusahaan tapi tidak dengan Talita. Dia berencana akan makan didalam dan sekalian mencari mangsa siapa tau ada yang tidak keluar. akhirnya Talita jalan melewati setiap bagian divisi. Tapi sepertinya semua orang pergi keluar untuk makan. Tapi saat dia melewati pantry terdengar ada suara mesin kopi yang menyala membuat senyum Talita mengembang, dia langsung masuk kesana tanpa rasa risih.

1
Farid Atallah
di gantung lagi
Su-heriyah🍒
asiapp🙏
اختی وحی
hrs ny jgn berbelit² thor, arga hrsnya ngmong sma bpkny klw dia tdk mnyentuh talita, sdh pasti itu bkn anknya
Indah Tuk Di Kenang
kenapa sih thorr ...
gak ngomong langsung👍👍👍
Frida Fairull Azmii
sekantor pada sakit semua kelakuan nua
Farid Atallah
doubel up dong Thor 😚
Su-heriyah🍒: lagi diusahakan kak🤭
total 1 replies
Eridha Dewi
udah ketahuan selingkuh kenapa tidak di cerai in
Tamirah Spd
Sudah jelas tanda tanda suami gak beres, betul pepatah ipar adalah maut. ini kelemahan istri selalu diremehkan kalau gak kerja sendi, untuk minta uang saja dibentak padahal untuk kepentingan pendidikan anaknya. Jangan menyerah harus kuat cari kerja bila perlu, kalau gak tahan minta cerai aja.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!