NovelToon NovelToon
Bukan, Cinta Terlarang

Bukan, Cinta Terlarang

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Keluarga / Percintaan Konglomerat / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: Astri Reisya Utami

Nara, seorang gadis cantik yang tinggal bersama keluarga angkatnya sejak usia lima tahun karena semua keluarganya meninggal dalam sebuah bencana yang terjadi kampungnya lima belas tahun lalu.
Saat ini Nara sedang berkuliah di salah satu kampus swasta di kota tempat ia tinggal saat ini. Orang tua angkatnya bukan lah orang sembarangan mereka termasuk orang yang sangat berpengaruh di kota itu. Mereka tidak memiliki anak karena anak satu-satunya dinyatakan hilang di saat bencana yang terjadi di kampung halaman Nara.
Nara anak yang sangat patuh namun suatu hari dia jatuh cinta pada pria yang merupakan pengawal pribadi sahabatnya Airin yang bernama Iam.
Namun Iam pria yang dingin dan cuek sangat sulit untuk di dekati. Namun Nara memiliki banyak cara agar bisa dekat Iam. Namun di saat Iam mulai luluh dan sebuah kebenaran terbongkar membuat Nara harus patah hati karena Iam merupakan anak dari keluarga angkatnya yang hilang.
Bagaimana kelanjutan cerita mereka? simak yu ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Astri Reisya Utami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pekerjaan baru.

Di sebuah arena tinju ilegal yang biasa di pakai taruhan, seorang pemuda berjalan memasuki ring dan bersiap untuk menyalurkan tenaganya untuk memukul lawan. Suara lonceng tanda pertandingan di mulai pemuda itu mulai maju dan semua pendukungnya mulai meneriaki namanya.

Iam, Iam, Iam.

Ya nama pemuda itu Iam dan dia menjadi idola di tempat itu karena dia selalu menang tidak ada yang bisa mengalahkannya. Pertandingan itu tidak luput dari pandangan seorang pengusaha kaya raya yang sedang menari bodyguard untuk anak perempuannya.

"Saya ingin bertemu dengan pemuda itu, " ucap pengusaha itu pada pemilik arena itu.

"Baik Pak, " jawab pemilik tempat itu dan segara turun setelah pertandingan selesai.

Iam yang sedang melepas tali yang ada di tangannya di hampiri Toni pemilik tempat itu.

"Ada yang mau bertemu sama lo, " beritahu Toni.

"Siapa? " tanya Iam tanpa melirik Toni dan sibuk mengelap keringatnya.

"Udah lo temui aja, ini kesempatan lo buat cari duit dengan halal, " jawab Toni membuat Iam bingung.

Toni pun langsung menarik Iam dan Iam akhirnya mengikuti Toni dan bertemu dengan orang yang ingin bertemu dengannya.Orang itu berdiri membelakangi Iam dan saat Iam dan Toni datang barulah orang itu berbalik dan menatap Iam dari atas sampai bawah. Iam dia hanya diam saja sampai akhirnya orang itu mendekati Iam.

"Siapa nama kamu? " tanya orang itu.

"Iam, " jawab nya datar.

"Kamu tau siapa saya? " tanya orang itu.

"Enggak, " jawab Iam jujur karena dia memang tidak tahu.

"Dia ini orang terkenal, seorang pengusaha yang sangat berpengaruh Haidar Wijaya, " ucap Toni mengenalkan Haidar.

"Oh, " ujar Iam tanpa rasa takut.

"Saya suka sama kamu, " ucap Haidar yang melihat sikap Iam dingin dan jujur.

"Saya akan menawarkan pekerjaan buat kamu, saya ingin kamu jadi bodyguard anak saya, " ucap Haidar lagi.

"Bodyguard? " kaget Iam.

"Iya, saya merasa cocok sama kamu, karena saya pikir kamu bisa di andalkan, " penjelasannya.

Toni berbisik pada Iam "udah lo Terima aja, untuk gaji lo tenang aja bisa buat biaya hidup dan sekolah adik lo. Dan yang terpenting lo bisa sambil mencari kedua orang tua lo, ".

Iam melirik Toni dan Toni pun mengangguk.

" Oke saya Terima, hanya saja saya punya syarat, "ucap Iam.

" Apa? "tanya Haidar.

" Saya harus membawa adik saya karena kami tidak memiliki anggota keluarga lagi di sini, "beritahu Iam.

"Oke masalah itu gampang, " jawab Haidar.

"Kamu bereskan urusan adik kamu, lusa kita langsung berangkat ke kota, " lanjut Haidar dan Iam mengangguk.

Haidar dia langsung pergi dan Iam dia duduk di suusl Toni.

"Gue senang akhirnya lo Terima pekerjaan ini, gue berharap lo bisa hidup normal dan mulai mencari bunda lo, " ucap Toni.

Iam dia hanya diam saja karena dia bingung harus mencari sang bunda dimana karena sebagain ingatan tentang sang bunda hilang.

"Udah sekarang lo balik, lo kasih tau Haikal dia pasti senang, " ucap Toni sambil menepuk pundak Iam dan pergi meninggalkan Iam.

Iam pun mengambil jaketnya lalu dia segera pergi dan kembali ke rumah. Rumah kecil yang hampir sepuluh tahun ia tempati sejak Aron orang yang menampung dirinya meninggal. Iam masuk ke dalam rumah dan dia melihat Haikal sudah tertidur pulas karena hari sudah tengah malam. Iam pun ikut merebahkan tubuhnya di samping Haikal lalu memejamkan matanya.

Suara Adzan subuh berkumandang Haikal dia membuka matanya dan melirik sang abang ada di sampingnya dengan wajah babak belur. Haikal pun bangun lalu pergi ke kamar mandi dan tidak lupa melakukan kewajibannya sebagai umat muslim. Haikal tidak berani membangunkan sang abang untuk melaksanakan kewajibannya. Setelah selesai Haikal pergi ke luar untuk membeli sarapan dan setelah mendapatkannya dua bungkus nasi uduk dia pulang dan langsung memakai bagiannya, setelah sarapan dia bersiap untuk pergi sekolah dan sebelum pergi dia membuat catatan untuk sang abang.

"Abang kalau udah bangun jangan lupa sarapan dan datang ke sekolah karena hari ini hari terkahir pembayaran, " isi surat itu.

Matahari sudah dia atas dan Iam dia baru membuka mata dan saat melihat jam ternyata sudah jam sepuluh siang. Iam pun bangun dan dia pergi mandi setelah mandi dia melihat di meja makan ada sebungkus nasi dan catatan dari Haikal. Iam pun langsung teringat jika hari ini dia harus menyelesaikan surat pindah Haikal karena lusa dia akan membawa Haikal ke kota. Iam pun segera ganti baju dan membawa uang untuk membayar tunggakan ke sekolah. Iam tidak sempat sarapan dia langsung mengendarai motornya ke sekolah milik Haikal. Tibanya di sekolah Iam langsung menemui wali kelasnya dan menjelaskan semuanya bahkan Iam membayar semua tunggakannya. Setelah selesai Iam menunggu Haikal pulang dan tak lama Haikal keluar dan langsung mendekati Iam.

"Abang kenapa gak cerita kalau aku akan pindah sekolah? " tanya Haikal.

"Nanti abang ceritakan, sekarang kita pulang dan membereskan barang yang akan di bawa, " jawab Iam dan Haikal tidak banyak bicara dia langsung naik ke atas motor Iam.

Iam menjalankan motornya dan di tengah jalan Iam membelokan motornya ke sebuah warung makan tempat biasa dia makan bersama Haikal. Haikal turun lalu masuk begitu pun Iam.

"Siang bu, " sapa Iam dan pemilik warung itu tersenyum.

"Mau makan apa? " tanya pemilik warung.

Iam melirik Haikal dan Haikal langsung menunjukan telor.

"Kamu pilih yang enak saja, abang punya uang kok, " ucap Iam dan Haikal tersenyum lalu dia memilih yang dia inginkan.

Iam mengajak pemilik warung untuk bicara dan mereka pun bicara di dalam.

"Ada apa? " tanya pemilik warung.

"Gini bu, besok aku akan kerja di luar kota, Haikal aku bawa, " jawab Iam lalu mengeluarkan uang dan menyerahkannya pada pemilik warung.

"Aku gak tau punya berapa utang sama ibu, aku punya segini semoga cukup kalau pun kurang nanti aku cicil lagi bu, " ucap Iam dan pemilik warung itu meneteskan air mata karena selama ini dia tidak pernah menghitung berapa banyak Iam dan Haikal makan karena dia sudah menganggap mereka sebagai anak.

"Ibu udah anggap kamu sebagai anak ibu, jadi lebih baik kamu pegang buat simpanan kamu di kota nanti, " ucap pemilik warung.

"Gak usah bu, gaji aku di sana lumayan besar jadi uang ini buat ibu, " balas Iam.

"Kamu kerja apa di sana? " tanya pemilik warung.

"Tenang saja bu, pekerjaan ku halal kok bu. Aku jadi pengawal anak orang kaya, " jawab Iam membuat pemilik warung tersenyum.

"Jadi bodyguard?, bagus kalau begitu. Ibu cuman pesan jaga Haikal sekolahkan sampai tinggi jangan sampai nasib dia sama seperti kamu, " pesan pemilik warung dan Iam tersenyum.

1
Anto D Cotto
lanjut crazy up donk Thor
Anto D Cotto
cerita nya sangat menarik, tapi kebanyakan typo nya Thor..
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!