NovelToon NovelToon
Rahim Sewa'An

Rahim Sewa'An

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Anak Yatim Piatu / Ibu Pengganti / Romansa
Popularitas:5.3k
Nilai: 5
Nama Author: Vie Alfredo

Seina, adalah seorang gadis kampung yang hidupnya penuh dengan kesederhanaan, dia dari keluarga baik-baik, dia juga mendapatkan pendidikan yang baik dari keluarganya, namun dia harus kehilangan anggota keluarganya karena sebuah bencana.

Seina pun satu-satunya yang selamat dan dibawa ke tempat pengungsian oleh para relawan, gadis itu cukup terpuruk dengan nasibnya, namun dia tetap harus menjalani hidupnya.

Karena yang bernasib sama dengannya itu juga cukup banyak.

Hal itu membuatnya bangkit dan merangkul anak-anak yang bernasib sama dengannya.

Suatu hari dia bertemu dengan seorang wanita cantik jelita, dari atas kepala sampai bawah kakinya, terlihat bernilai mahal, bahkan kibasan rambutnya pun berbau dollar.

"Jadi kamu ya Seina?" tanya wanita itu dengan angkuh.

"Ya, ada apa Nyonya?" tanya balik Seina.

Wanita itu segera membuka koper besar, dan di sana terlihat sangat banyak tumpukkan uang.

"Aku sewa rahimmu!" Tegas wanita itu.

Yuk kepoin baca lanjutannya 👉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vie Alfredo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22. Oh Suami Orang

" Apa yang kalian bicarakan?, lama sekali." ujar Martin .

" Kita akan pesta berempat, Seina ingin Barbeque an, aku sudah memesan dan menyiapkan tempatnya, kalian siap-siap." ujar Matthew.

" Ha?, sekarang banget?" Ujar Martin kaget.

" Iya, ayo Martin beritahu Mona." ajak Seina tampak senang.

" Baiklah Cin, tunggu kami." Martin pun segera bersiap dan berganti pakaian, setelah mereka siap, mereka pun berangkat menuju tempat yang sudah di booking untuk berpesta.

" Wah Tuan Matthew, 4 bulan lebih saya menetapi di sini, kok baru tahu ada pulau terpencil di sini?" ujar Seina terkesima.

" Lah, iya beneran kak, aku juga baru tahu, Mona kenapa kau tidak memberitahu kami?" tanya Martin pada Mona.

" Ah, ini pulau pribadi Tuan, Nona, mana mungkin saya memberitahu pulau pribadi orang lain, yang boleh datang ke sini ya hanya orang - orang tertentu saja." ujar Mona.

" Oh, ada juga yang seperti itu?, Kak ini pulau siapa kak?" tanya Martin penasaran.

" Punya anak-anakku nanti." jawab Matthew.

Wah gila, sebenarnya Keluarga Howard itu sekaya apa sih?, kok bisa beli pulau, kata Gladys juga suaminya bukan orang sembarangan, yah kau menyedihkan seperti aku memang tahu apa juga sih.

Dalam hati Seina.

" Kenapa melamun?" Matthew merangkul pinggang Seina.

" Iya, terimakasih Tuan, say ke sana dulu." Seina langsung kabur mengikuti dua temannya itu.

" Dia bisa malu-malu ya?" Gumam Matthew tersenyum puas.

Di tempat itu sudah ada pelayan yang memanggang semua hidangan, dan ada yang menyiapkan minuman.

Terdengar suara musik yang sangat pas dengan nuansa di pulau itu.

" Saya benar - benar bebas bekerja yea." ujar Mona girang.

" Mona ambilin minum dong di sana." tunjuk Martin, Martin memang sengaja membuat Mona kesal.

" Martin jangan mengganggu Mona!" tegas Seina sambil meletakan tangannya di pinggang.

" Iya iya, memangnya Mona anakmu, kau sampai harus seperti itu." ujar Martin.

Bisa-bisa gadis kecil itu membuat Martin membuang taringnya, cukup menarik.

Dalam hati Matthew.

Matthew memantau ketiga anak itu dari tempat duduk lain, karena Matthew tahu jika dia bergabung, dia akan merusak ke seruan mereka, jadi Matthew lebih memilih menikmati wine di tangannya sambil memperhatikan ketiga bocah itu yang sangat bahagia.

Matthew mengambil cuti 3 hari untuk berada di pulau itu dengan mereka, sudah lama dia tidak bersantai, tapi memang kapan dia bisa bersantai seperti ini.

Sejak usia 10 tahun Matthew sudah sangat sibuk dengan sekolah dan bekerja, sampai menikah pun dia juga hanya sibuk bekerja, bekerja, bekerja.

" Apa yang aku lakukan selama ini?, rupanya hanya bekerja ya?, terakhir kali bermain juga saat Ayah masih ada, ah beban di pundak ini rupanya bisa aku letakkan sebentar saja ya." Gumam Matthew baru menyadari jika hidupnya ternyata sangat membosankan.

Kenapa dia yang membosankan ini bisa menikah?, sebenarnya apa yang membuatnya memutuskan untuk menikah.

Semua orang menanyakan tentang hal itu.

Dia menikah juga di usia yang sangat muda sekali 20 tahun.

" Kak, kok kakak malah menyendiri?" Martin menghampiri kakaknya.

" Nikmati saja waktunya Tin, Kakak juga senang melihat kalian happy." ujar Matthew.

" Wah baiklah, kakak pasti juga lelah, kakak juga harus happy ya, aku kembali dulu pada Cina dan Mona." ujar Martin langsung pergi kembali pada Seina dan Mona.

" Kombinasi ya pas ya, aku juga tidak pernah melihatnya sebahagia itu, padahal aku sedikit khawatir jika Martin tidak menyukai Seina, rupanya kekhawatiran yang sia-sia, Seina sudah mematahkan taring anak singa itu." Matthew terkekeh.

Karena dia yang paling tahu sekeras kepala apa dan sek menyebalkan apa Martin dengan orang lain.

" Seina, Seina ... " Matthew terus memutar gelas wine nya sambil melirik ke arah Seina yang sedang tertawa lepas bersama dengan Mona dan Martin.

" Cantiknya 1000%, kok bisa ada wanita semenarik ini, dan jika Gladys tidak membawanya, mana aku tahu ada anak secantik ini, bagaimana rupa anak kami nanti, kalau cowok?, kalau perempuan pasti secantik dan comel seperti dia kan?" Matthew semakin tidak jelas dengan isi kepalanya.

" Tidak, apa yang aku pikirkan." Matthew meneguk lagi wine nya.

Pukul 12 malam.

Mona yang kekenyangan makanan pun mulai menguap, Martin juga sepertinya banyak makan dan sudah terkapar begitu saja.

" Kak, bantu tuan muda ke kamar ya." ujar Seina meminta bantuan pada Pelayan.

" Mona, kau juga boleh istirahat." ujar Seina.

" Bagaimana dengan Nona?" tanya Mona.

" Di sana juga masih ada satu orang linglung.'" menunjuk pada Matthew.

" Hahah, Nona anda adalah calon ibu yang baik, mereka bayi-bayi jumbo yang memang selalu harus diperhatikan, kalau begitu saya pamit tidur Nona." ujar Mona segera masuk ke dalam.

Seina pun berjalan sambil memegangi perutnya menghampiri Matthew.

" Tuan, anda tidak istirahat?" tanya Seina.

Namun Matthew tidak mendengarkan Seina, Seina pun mendekatinya dan menepuk pundak Matthew.

" Tuan, anda juga harus istirahat." Seina mengambil gelas wine dari tangan Matthew.

" Anda tidak boleh minum lagi, ayo masuk!" tegas Seina.

" Ah, Seina akhirnya kau berani padaku ya, seharusnya kau juga memperlakukanku sama dengan Martin, aku iri karena dia lebih dekat dengan dirimu." ujar Matthew.

" Sepertinya anda sangat mabuk, saya akan panggil pelayan untuk mengantar anda istirahat." Saat Seina berbalik Matthew tiba-tiba menarik Seina dan mendudukkannya ke pangkuannya.

" Seina, sebentar saja ... tolong aku, aku sangat lelah dengan semuanya." Matthew memeluk Seina yang ada di pangkuannya itu dan menyenderkan dagunya di pundak Seina.

" Semuanya itu jadi abu-abu setelah istriku keguguran, dia selalu menghindari sentuhanku, aku sudah menyakitinya karena tidak memperhatikannya saat mengandung anakku, dia berubah banyak, saat aku juga sudah memutuskan untuk merubah semuanya untuk yang terbaik untuknya, apa kesalahan itu tidak bisa di maafkan olehnya Seina, aku memaklumi semuanya, karena aku adalah pria payah sebagai suami, tapi kenapa semakin hari semakin bertambah gila kelakuannya, dia selalu pergi ke club malam, berkumpul dengan beragam manusia, termasuk pria muda, aku mencoba menutup mataku untuknya, tapi kenapa dia sekarang tidak mau melihatku?" Matthew terlihat tampak lemah dan tak berdaya saat meluapkan semua kepenatan hidupnya.

" Seina, ini sangat nyaman, aku juga berharap aku punya tempat senyaman ini untuk berkeluh kesah, tapi sayang sekali tidak ada, jadi tolong sekali ini saja karena aku sangat lelah." ujar Matthew berkaca-kaca.

Seina langsung membalas pelukan Matthew dengan menepuk juga mengusap ringan punggung Matthew yang tampak membungkuk, padahal biasanya punggung itu terlihat tegap dan sangat gagah.

" Baiklah Tuan, sekali ini saja karena kau adalah ayah dari anakku, lihat apa tidak merasa mengganjal, anda memeluk saya dengan erat." ujar Seina.

Matthew langsung mendudukkan Seina di kursi, sementara Matthew berlutut di hadapan Seina, Matthew meraba perut Seina yang buncit, Dia tersenyum dan menempelkan telinganya ke dalam perut Seina.

" Anakku, apakah kalian sudah tidur." ujar Matthew tampak tersenyum sumringah.

Seina sangat terpesona dengan senyum Matthew yang begitu tulus dan merekah.

Ya Tuhan, kenapa suami orang sangat tampan dan menggoda.

Dalam hati Seina.

1
Arbaati
lanjut Thor...tetap semangat nulisnya...Senin tak kasih vote lg insya Allah
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: Wah,😍😍😍 terimakasih kakakku🥰
total 1 replies
Arbaati
ah Mathew ini julukannya saja berkuasa tapi gak bisa apa"🤭
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: puffffffff🤣
total 1 replies
Sunaryati
Ya namanya cinta , pasti selalu percaya.
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: sejak dahulu begitulah cinta ya kak😂
total 1 replies
Arbaati
aduh seina...agak mahalan dikit dong biar Mathew nya makin penasaran
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: Ya soalnya Matthew sangat menggoda untuk Seina yang sudah lama hidup sebatang kara 🤣
total 1 replies
Arbaati
udah tak kasih vote Thor....lanjut updatenya 😍
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: terimakasih kakak sayang sehat selalu 🥰😍
total 1 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
up lagi thor
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: ok kak
total 1 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
Matthew punya istri 1 aja gak bisa tegas ma istrinya apalagi istri 2 yg ada Siena bakalan sakit hati dan kecewa terus...
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: Iya tuh Matthew gak jelas 😂🤣
total 1 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
suami orang udah mulai ugal²an nih...😂😂😂
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: gak ada remnya🤣
total 1 replies
Arbaati
eh jangan salah thew...Simona meski kecil cabet rawit. segala apa bisa...
Arbaati: apaan cabe gendat Thor...?/Proud/
total 2 replies
Arbaati
good seina 😍👍
Arbaati
hati hati seina, itu ular cobra, bisa nyembur🤣🤣🤣
Arbaati: serius Thor kembar 5...?
total 2 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
bahkan cinta udah mulai tumbuh diantara kalian tapi kalian tidak menyadarinya...
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: tolong sadarkan kak😂🤣
total 1 replies
Arbaati
gpp seina meskipun suami orang. kan kamu diundang, bukan datang sendiri... anggap saja kamu tamu sedang disuguhi hidangan yang nikmat, jadi nikmati saja🤣
Arbaati: 🤣😍🤣😍🤣😍
total 2 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
suami orang lebih menggoda ya Sien...🤣🤣🤣🤣
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: saingannya cm satu say 😂🤣
total 1 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
kalo Matthew perhatian bgt ma Siena ntar Siena jadi baper loh...
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: iya baperin anak kecil lagi
total 1 replies
Arbaati
sabar martin, minta kak author nyiapin jodoh untukmu yg lebih keren😍
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: Uhuk uhuk siapa ya?🤣
total 1 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
ciee ada yg cemburu nih... 😂😂
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: ya begitulah hidup yang membingungkan😂🤣
total 3 replies
Arbaati
lanjut Thor... tetap semangat nulisnya 😍
Arbaati
ya Allah kejam amat si Gladys
semangat seina, semoga author cepat membuat bahagia 🤣
𝐈𝐬𝐭𝐲
lanjut thor..
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: siap laksanakan 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!