NovelToon NovelToon
Legenda Pendekar Terkuat

Legenda Pendekar Terkuat

Status: tamat
Genre:Fantasi / Action / Petualangan / Xianxia / Dan budidaya abadi / Budidaya dan Peningkatan / Ahli Bela Diri Kuno / Pusaka Ajaib / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:10.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: tika widya

Berkelana ke segala penjuru...
Membasmi semua kejahatan yang dia lewati...
Melampaui batas kekuatan...
Menantang Langit...
Mengukir legenda baru untuk di kenang
sepanjang Masa...
Tidak ada yang dapat menghentikannya, semua berjalan atas kehendaknya! kekuatan mutlak menjadi sumber utama!

MENGUKIR SEJARAH YANG AKAN DI KENANG DARI MASA KE MASA.



Saksikan kelanjutanya!^^

Enjoyy^^

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tika widya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Awal Perjalanan

Feng Luozhi bersama yang lainya memulai perjalanan mereka. Tetua Ken Dai menyuruh untuk menggunakan jurus meringankan tubuh, agar lebih efisien dan berharap dapat menyingkat waktu perjalanan.

Keenamnya sudah sangat jauh sejak mereka meninggalkan Sekte Naga Terbang beberapa jam yang lalu. Tidak ada yang bersuara selama dalam perjalan, keenamnya fokus pada jurus meringankan tubuh masing-masing.

Sesekali mereka terbang saat melintasi sungai kecil. Namun mereka lebih banyak menggunakan jurus meringankan tubuh, demi mengurangi pemakaian tenaga dalam.

Hingga tiba-tiba mereka menemukan sekelompok pedagang yang sedang di rampok. Mereka pun menghentikan perjalanan sebentar, dan berdiri tidak jauh dari para pedagang itu yang tengah di rampok.

"Tetua mere--"

Tetua Ken Dai mengangkat sebelah tangannya menghentikan ucapan Yin Hua. Membuat gadis itu seketika diam, dan memilih menunggu penjelasan dari Ken Dai.

"Kita Awasi dari sini dulu." Ucap Ken Dai.

Merekapun memilih untuk tetap mengikuti arahan dari Ken Dai. Keenamnya menilik dari kejauhan yang di perbuat para rampok kepada pedagang di sana.

Feng Luozhi dan keempat lainya mengeryit heran saat menyadari para Perampok itu masih belum menyadari keberadaan mereka, padahal lokasi mereka lumayan dekat dengan para perampok dan pedagang itu.

Feng Luozhi menajamkan penglihatannya ke arah gerak gerik perampok itu. Feng Luozhi baru menyadari tingkah dan cara perampok memalak pedagang. Gerakan mereka seperti terbatas dan tatapan mereka mengeluarkan ekspresi kemarahan.

"Para perampok itu sedang dikendalikan!" Feng Luozhi membuka suara.

Sontak Yin Hua dan yang lainya memandang Feng Luozhi sedikit heran. Bagaimana bisa remaja itu menyadari kejanggalan yang terdapat pada perampok itu dari tempat mereka berdiri? dan yang lainya tidak menyadarinya.

Feng Luozhi melirik Ken Dai dengan serius. "Tetua Ken, para perampok itu sedang dalam kendali seseorang." Feng Luozhi menunjuk kumpulan para perampok dan pedagang.

Ken Dai memandang Feng Luozhi sedikit tidak percaya, bagaimana bisa bocah itu merasakan suatu kejanggalan yang terjadi begitu cepat? di saat temanya yang lain tidak menyadari apapun.

Namun Ken Dai segera menepis rasa pemasarannya itu, mungkin ini hanya sebuah kebetulan atau apapun itu.

"Benar para perampok itu sedang dalam kendali seseorang!" Ucap Ken Dai.

Lim Zxuan melirik Feng Luozhi yang menurutnya sangat tidak biasa. Ternyata popularitasnya sebulan yang lalu tidak main-main, dan sebanding dengan kemampuan yang di miliki Feng Luozhi.

Kang Furu memandang Feng Luozhi dan Ken Dai secara bergantian. Memangnya kenapa jika para perampok itu dalam kendali? menurutnya dalam kendali ataupun tidak, tetap saja mereka adalah sekelompok orang yang sering menimbulkan keresahan penduduk setempat.

"Lalu kenapa? bukankah kita hanya perlu menundukkan mereka?" Seru Kang Furu sambil menunjuk kedepan.

Sedangkan Lin Houfeng menguap disampingnya. Kemudian remaja gendut itu menepuk pundak Kang Furu, sedangkan tangannya yang satunya terarah menunjuk ke depan.

"Mereka sedang dalam kendali, itu artinya mereka bisa saja bukan perampok yang sebenarnya, melainkan sedang di kendalikan oleh perampok yang sebenarnya. " Ucap Lin Houfeng lalu melirik Kang Furu yang kini terdiam. "Paham?" Tanyanya lagi.

Yin Hua mengelus dagunya sambil melirik sekumpulan perampok dan pedagang yang kini tengah berselisih.

"Berarti, para perampok palsu itu adalah korban sebenarnya." Kata Yin Hua.

Ken Dai menghela nafas pelan, itu sebabnya dia memilih untuk berdiri tidak jauh dari para pedagang dan perampok. Alasanya, Ken Dai takut jika tiba-tiba muridnya langsung menyerang para perampok palsu yang tidak bersalah sama sekali.

"Ya kalian benar, jadi yang seharusnya kita incar bukan para perampok itu. Melainkan perampok yang kini tengah mengendalikan mereka, atau yang mempunyai penawarnya." Jelas Ken Dai, sambil melirik ke sekitarnya.

Tiba-tiba Riuzu muncul di samping Feng Luozhi. Senyum culas tercetak di bibirnya sambil memandang para perampok di depan sana.

"Cara yang murahan!" ucapnya, kemudian Riuzu melirik Feng Luozhi yang ada di sampingnya. "Feng-Feng aku tau kau sudah mendapatkan keberadaan mereka." Riuzu mendekatkan wajahnya tepat di depan wajah Feng Luozhi, hingga membuat remaja itu sedikit terjengkang. Dan yang lain sedikit heran karena gerakan Feng Luozhi yang tiba-tiba dan aneh menurut mereka.

Yin Hua dan yang lainya menatap Feng Luozhi heran. "Ada apa adik Feng?" Tanyanya.

Feng Luozhi melirik Yin Hua dan yang lainya satu persatu. Kemudian tanpa ekspresi Feng Luozhi menjelaskan bahwa tidak terjadi apa-apa pada dirinya.

"Tapi tetua, tidak mungkin yang mengendalikan para perampok itu jauh dari lokasi ini. Pasti itu akan sangat sulit." Kang Furu mengedikan bahunya, di angguki oleh Lin Houfeng di sebelahnya.

Sedangkan Lim Zxuan, remaja itu masih saja diam tanpa ada niatan mengikuti pembicaraan yang lainya.

"Benar, mereka tidak mungkin jauh dari sini. Lalu dimana mereka?!" Ken Dai mengelus dagunya heran, saat tidak dapat merasakan hawa keberadaan pendekar lainya selain mereka.

Feng Luozhi melirik Ken Dai dan temanya yang kini tengah kebingungan. Langkah kakinya berjalan mendekati para perampok itu.

"Feng Luozhi, apa yang kamu lakukan?!" Ken Dai berseru sedikit heran.

Namun Feng Luozhi seolah tuli, dan meneruskan langkahnya. Setelah berjalan beberapa langkah menjauh dari Ken Dai dan yang lainya, Feng Luozhi mengambil jurus Langkah bayangan mendekati para perampok itu.

Gerakan yang begitu cepat membuat Ken Dai dan yang lainya tidak dapat mengikuti gerakan Feng Luozhi menggunakan mata mereka. Dalam sekejap Feng Luozhi sudah berpindah ke tempat para perampok dan pedagang.

Denga gesit, Feng Luozhi mulai mengeluarkan pedang dari sarungnya yang ada di sisi pinggangnya. Kemudian bergerak satu persatu ke para perampok, dan dengan gerakan secepat kilat menusukkan pedangnya ke masing-masing bayangan perampok.

Seketika beberapa bayangan hitam keluar dari dalam bayangan para perampok. Membuat para perampok palsu itu segera tersadar dan merasa kebingungan mengapa mereka bisa ada di sini.

Bayangan hitam yang sebelumnya mempengaruhi para perampok itu langsung melarikan diri dari tempat itu juga, sebelum Feng Luozhi dapat melenyapkan mereka.

Sedangkan Ken Dai dan yang lainya memandang Feng Luozhi seolah tidak percaya. Bahkan Ken Dai sendiri tidak bisa menebak keberadaan para perampok yang sebenarnya. Tapi justru Feng Luozhi begitu gampang mengetahui kejanggalan dan keberadaan dari perampok bayangan tersebut.

bersambung...

1
Ndank 79
cemungut 💪
Ramli
katanya harus cepat-cepat jika tidak mau terlambat menghadiri kompetisi, eh nyatanya kok malah jalan-jalan cari can luar.
Ramli
ceritanya mulai monoton dan berbelit-belit ndak karuan, itu mencerminkan karakter penulisnya. 🙏🙏🙏🙏🙏👍
Ramli
orang yang berbelas kasih terhadap musuh, berarti sedang menyemai kembali kejahatan yang lebih mengerikan lagi, karena musuh akan mempelajari kelemahannya dan akan meningkatkan kecerdikan dan kekuatannys, apakah anda setuju..........?
Asra Mohammad
setuju lanjut
Anonymous
yang buat novel ini 100 persen yafim
Hidayat Az
murid kok gak ada kemauan sama sekali, selalu saja setiap masalah bergantung sama guru
Irman Syah
Luar biasa
Kemas Yustiar
season 2 ditunggu thor, gak pake lama, ok @
Kemas Yustiar
gak banyak komen, bagus ! ditunggu lanjutannya
Fachri Mamonto
lanjutkan karyamu thor....
Du Rahman
tegang konyol menghibur semangat suhu 💪💪♥️
Du Rahman
mantap suhu kocak nya ad jdi GK tegang Ter us👍👍💪❤️
Akun Xiomi
lumayan walaupun terkesan terburu buru
Yanka Raga
trlalu lelet banyak mengulur waktu tuk bermain yh tdk perlu

#akhirnya mndpt luka yg tdk semestinya
😆😜
Yanka Raga
🤩😎
Yanka Raga
truslah brkarya dgn sungguh2
🤩😎
Yanka Raga
kecewa sswatu yg wajar
😆😜
Aly Elbee
lanjuuut
Aly Elbee
kerennn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!