Cinta masa kecil antara Dira dan Kevin, yang dirasakan hingga mereka sama-sama tumbuh dewasa...
Berpisah jarak yang cukup jauh, namun tetap kembali dan berlabuh pada cinta masa kecil mereka...
Semua berjalan dengan baik hingga seseorang dari masa lalu Kevin hadir dan mengacaukan kehidupan yang baru saja dimulainya bersama Dira...
Akankah Dira sanggup bertahan dan memberikan Kevin kesempatan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fielsya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ep 22
"Itu pak Arya sama Dira, serius? Pegangan tangan?" Ucap salah satu mahasiswi yang melihat Dira dan Kevin keluar dari ruangan Kevin dengan bergandengan tangan. Mendengar itu, sontak membuat Jo mengalihkan pandangan pada Dira dan Kevin.
"Bagus, akhirnya gak ada lagi yang bisa ngalangin gue buat mendapatkan Jonatan, dan kekayaan keluarganya, tentunya." Batin seorang gadis yang memang telah lama ingin mendapatkan Jo dan hartanya.
Siapa yang tidak mengenal Jonatan Adityatama di kampus itu? Bahkan namanya sangat terkenal di seluruh penjuru kampus. Dengan tampangnya yang sangat tampan, kepopulerannya sebagai mantan ketua tim basket di masanya, kepintarannya dan jangan lupakan Kekayaannya yang membuat siapapun ingin mendapatkan hati seorang Jonatan. Namun sayang hati Jonatan sudah terisi oleh seorang gadis, walaupun gadis itu selalu menolak Jo, namun Jo tidak ingin menyerah, dan yakin bahwa suatu saat dia pasti bisa mendapatkan gadis tersebut.
Deg,
"Sesakit ini kah mencintai? Kenapa, Dir? Kenapa kamu harus jatuh dalam perangkap Kevin?" Ucap Jo dalam batinnya yang sekaligus menahan sesak yang semakin menjadi melihat Dira bersama dengan Kevin.
Aira yang melihat ekspresi Jonatan pun merasa iba sahabatnya itu.
"Lo yang sabar ya, Jo. Gue yakin Dira punya penjelasan tentang ini semua." Ucap Aira mencoba menenangkan hati Jonatan.
Melihat Dira dan Kevin mendekati Jonatan dan Aira, otak Jonatan menyuruhnya untuk segera pergi agar tak semakin merasakan sakit hati. Tapi hati Jo menolak, karena dia ingin terus memperjuangkan Dira.
"Hai... Masuk, yuk." Ajak Dira pada kedua sahabatnya itu dengan tetap menampilkan senyum yang terus mengembang menunjukkan kebahagiaan.
"Tangan... tangan... dikondisikan." Sindir Aira yang melihat Dira dan Kevin masih bergandengan.
"Oh maaf, tadi Dira mau jatuh, makanya saya pegang." Ucap Kevin beralasan.
"Sekarang Dira sudah aman kok. Anda bisa melepas tangan Dira. Lagi pula bukankah tidak pantas jika dosen dan mahasiswinya bersikap mesra seperti ini." Tegur Jonatan dengan penuh penekanan pada kalimat terakhirnya karena rasa cemburunya yang sudah di puncak.
Kevin yang melihat Jonatan begitu cemburu atas sikapnya terhadap Dira merasa senang, karena berhasil membuat saingannya itu harus berpikir ulang untuk mendekati gadisnya.
"Udah.. Udah. Apaan sih? Gue sama pak Ke- maksud gue Arya, gak ada apa-apa emang bener tadi gue mau jatuh dan pak Arya yang tolongin gue." Ucap Dira membenarkan ucapan Kevin sekaligus menengahi Kevin dan Jonatan yang kini sudah mulai menyalakan genderang perang secara terbuka.
"Kalau kalian masih mau di sini, ya udah gue tinggal. Dan pak Arya, jangan lupa juga sekarang anda harus mengajar di kelas saya, dan jelas para mahasiswa yang lain sudah menunggu kehadiran anda." Ucap Dira lagi yang secara tersirat menyuruh Kevin dan Jonatan untuk saling menjauh karena Dira takut jika mereka akan saling baku hantam karena rasa cemburu antara mereka yang sudah memuncak jika terus-terusan berada di sana. Dan tentunya hanya Dira serta kedua lelaki tersebut yang memahami perasaan mereka.
Setelah mendengar perintah Dira, akhirnya mereka menuju kelas, sedangkan Kevin kembali ke ruangannya dan mengambil perangkat mengajarnya dan bergegas ke kelas Dira. Dan seperti biasa kelas itu selalu penuh oleh mahasiswa dari kelas Dira sendiri maupun kelas lain.
Setelah mata kuliah selesai, seperti biasa Dira, Jonatan dan Aira pun nongkrong di taman kampus sebelum pulang.
"Lo ada hubungan apa sama pak Arya?" Tanya Jo pada Dira membuka percakapan diantara mereka setelah berada di taman kampus.
"Lo nanya gue?" Tanya Dira balik.
"Ya iyalah lo yang gue tanya! Kan lo yang digosipin anak-anak fakultas lagi deket sama pak Arya! Pake gandengan tangan lagi." Jelas Jo dengan nada cemburunya.
"Yaelah, Jo, lo cowok tapi percaya aja sama gosip begituan. Pak Arya itu dospem gue. Ya wajar kan kalo gue hampir tiap hari sama dia?" Saut Dira.
"Tapi ada yang beda dari kalian berdua. Aura kalian tuh beda tau gak! Jangan bilang lo udah bisa move on dari cinta masa kecil lo itu! Aduh Dir, please donk, pak Arya jatah gue. Lo udah cukup kali ada si, Jo." Tegur Aira.
"Apaan sih lo? Lebay banget." Ucap Dira pada Aira
Tring...
Handphone Dira berbunyi menandakan pesan masuk.
"Aku tunggu di mobil aku sekarang! Jangan ngebantah." Isi pesan yang dikirimkan oleh Kevin untuk Dira. Dan setelah membaca pesan itupun Dira berpamitan pada Jo dan Aira.
"Gue duluan, ya. Nyokap nyuruh cepet pulang." Pamit Dira dan langsung meninggalkan dua sahabatnya itu.
*****
"Ada apa?" Tanya Dira setelah memasuk mobil Kevin sambil tersenyum.
"Aku mau ajak kamu jalan-jalan." Ujar Kevin sambil menunjukkan senyumnya pada Dira.
"Tapi aku bawa mobil sendiri, Vin." Saut Dira.
"Siniin kunci mobil kamu!" Perintah Kevin agar Dira memberikan kunci mobilnya.
"Buat apa?" Tanya Dira.
"Mau mulangin mobil kamu lah sayang. Kita jalan naik mobil aku. Mobil kamu biar di antar sama salah satu pengawal ku." Ucap Kevin dan Dira hanya mengernyitkan dahinya.
"Sejak kapan kamu pakai pengawal? Nih kunci mobil aku, awas ya kalau sampai lecet! itu mobil kesayangan aku!" Tanya Dira sambil mewanti-wanti Kevin agar pengawalnya berhati-hati saat membawa mobilnya.
Tak lama setelah itu salah satu pengawal Kevin pun datang dan mengetuk kaca mobil Kevin, dan Kevin pun langsung memberikan kunci mobil Dira pada pengawalnya itu.
"Bawa mobil Dira dengan hati-hati. Dan sampaikan pada Bunda bahwa Dira sedang bersamaku, jadi tak perlu khawatir." Ucap Kevin pada pengawalnya dan diangguki oleh pengawal tersebut.
#####
Jangan lupa like, vote dan komennya yaa...
terimakasih...
salam dari CINTA KU dan 15 MENIT YANG LALU
yuk saling mendukung. .
Ngaku nya sangat mencintai dira
Tapi pacaran nya sama org lain
Apa Dira minta kevin nikahin mereka semua..