NovelToon NovelToon
One Night Mistake With Calon Ipar

One Night Mistake With Calon Ipar

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / One Night Stand / Hamil di luar nikah / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:820.6k
Nilai: 5
Nama Author: embunpagi

Untuk mengukuhkan kerja sama dan persahabatan yang sudah terjalin cukup lama, Bara dan Elang menjodohkannya anak sulung mereka, Nathan dan Zea. Namun, pada kenyataannya, justru Zio-putra ketiga Baralah yang akhirnya menikahi Zea. Kok bisa?

"Gue bakal tanggung jawab, lo nggak usah nangis lagi," ucap Zio.

"Aku nggak butuh tanggung jawab kamu, pergi!" usir Zea.

Zio berdecak, "terus, lo mau abang gue yang tanggung jawab? Itu benih gue! gue yang bakal tanggung jawab!"

Tangis Zea semakin pecah," semua gara-gara kamu, aku benci kamu Zio!"

"Bukannya lo emang udah benci sama gue?"

" Aku makin benci sama kamu!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon embunpagi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 22

Keluarga Bara dan Elang sampai di hotel milik keluarga Osmaro dalam waktu bersamaan. Mereka saling menyapa terlebih dahulu sebelum masuk ke restauran. Jika biasanya Zio iseng suka jahilin Zea saat diadakan makan malam seperti ini, kali ini pria itu hanya diam dan mengamati Zea dari dekat saja tanpa banyak suara. Ia sadar diri, ini acara abangnya. Setidaknya ia menjaga image sedikit.

Pun dengan Zea yang sebenarnya tak nyaman dengan kehadiran Zio di sana. Namun, ia juga tak bisa menolak keberadaan pria itu secara terang-terangan di depan kluarganya. Yang ada nanti mereka akan curiga. Mau menghindar seperti apapun, toh Zio adalah adik calon suaminya sehingga mustahil jika mereka benar-benar tidak bertemu sama sekali. Yang bisa Zea lakukan adalah menghadapinya dengan tenang dan bersikap biasa saja agar tak menimbulkan kecurigaan.

Nathan tersenyum melihat penampilan zea yang begitu cantik malam ini dengan dress pemberiannya di hari ulang tahun gadis itu tahun lalu. Dengan rambut di cepol dan di sisakan sedikit di sisi telinga kanan dan kirinya.

"Baru dandan gini aja kamu udah terpesona, gimana kalau nanti pas nikah lihat Zea pakai gaun pengantin dan make up yang cetar, nggak bisa napas kamu," Nala menggoda saudara kembarnya itu dengan menyenggol lengannya. Bibirnya melengkung membentuk senyuman menggoda.

"Apa sih, udah punya buntut masih aja suka julid!" ucap Nathan.

"Nggak julid ya, tapi fakta! Lihat tuh, Zio aja yang anaknya cuek juga melihat Zea terus, kayaknya dia juga terpesona sama calon istri kamu. Artinya Zea memang pas buat tempat move on, Tan,"bisik Nala lagi. Kali ini Nathan tak menyahut. Ia memilih mengajak Zea masuk sebelum Nala semakin merepet menggodanya terus.

Baru Nala Ingin membuka mulutnya lagi untuk menggoda kembarannya tersebut, suaminya sudah memperingatkannya," Jangan iseng, Nanti Nathan malah marah," ujar suaminya lembut.

"Habis, masih kaku aja sih aku lihat sahabat kamu itu, biar sedikit cair gitu, kan kalau..." suami Nala keburu menggeleng, mengisyaratkan supaya istrinya diam, "Kita masuk, sayang," ucapnya. Dan Nala mengangguk pasrah jika pawangnya sudah bertindak tegas.

........

Sebelum makan malam, mereka membahas rencana pernikahan Nathan dan Zea terlebih dahulu baru setelahnya mereka akan makan malam bersama sebelum pulang ke rumah masing-masing nanti.

Semua persiapan yang di urus sendiri oleh Nathan dan Zea telah mereka lakukan dan hampir done seratus persen, kini tinggal tugas para orang tua yang mengambil alih. Mereka membicarakan sedetail mungkin sesuai keinginan Syafira yang benar-benar antusias dengan pernikahan ini.

Sepanjang pembicaraan, Zio hanya diam. Ia sama sekali tak menyumbang suara di sana. Karena satu-satunya suara yang ingin ia usulkan adalah batalnya pernikahan. Tapi, tentu saja ia tak senekad itu, logikanya masih jalan. Ia hanya terus menatap ke arah Zea dengan ekspresi datarnya. Dan Zea benar-benar tak nyaman, rasanya ia seperti di intimidasi oleh tatapan Zio.

Zio terus mengamati Zea yang terlihat menahan mual sejak tadi. Gadis itu tak tahan dengan bau parfum sesorang yang ada di sana yang entah punya siapa. Kepalanya menjadi sedikit pening. Padahal bisa di pastikan semua parfum yang di pakai orang-orang itu adalah parfum mewah dan mahal.

Zio semakin jenuh dan bosan berada di sana.

"Maaf, ijin ke toilet sebentar," sejak tadi diam, Zio hanya bersuara saat pamit ke toilet saja dan itu hanya alasanya saja, nyatanya ia tak benar-benar ke toilet, melainkan menepi, mencari tempat yang bisa untuk merokok.

Zio perkirakan, setelah sebatang rokok habis, pembahasan baru selesai dan ia akan kembali ke dalam untuk makan malam saja.

Hingga makan malam akan di mulai, Zio belum juga kembali.

"Zio kemana, sih?" bisik Syafira pada putrinya Nala, yang duduk di sebelahnya.

Nala menggeleng, "Tadi kan pamitnya ke toilet, bund," jawab Nala berbisik juga.

"Jangan-jangan adikmu kabur, lagi," ucap Syafira.

"Mau Nala cariin?" tawar Nala.

"Nggak usah, mungkin sebentar lagi dia ke sini, lagian baru mau mulai makan malamnya," ujar Syafira dan Nala mengangguk.

Satu persatu menu makan malam di keluarkan. Awalnya Zea tampak biasa saja, tak ada masalah dengan menu-menu tersebut, hingga ada satu menu yang membuatnya mual hanya dengan melihatnya saja. Entahlah kenapa dia merasa jijik melihatnya.

"Sayang, are you okey?" tanya Senja yang melihat putrinya tersebut seperti tak nyaman.

Zea mengangguk, "Sepertinya Zea sedikit kurang enak badan, mom. But it's oke. Bukan masalah," jawab Zea berbisik.

Tentu saja Senja khawatir mendengar putrinya mengeluh tidak enak badan.

"Aku ke toilet dulu," pamit Zea kemudian. Ia merasa sudah tak tahan sejk tadi menahan mualnya. Bau parfum yang tak ia suka di tambah makanan yang baru saja tersaji. Benar-benar membuatnya ingin muntah.

"Mau mommy temani?" tawar Senja.

Zea tersenyum dan menggeleng, "Sendiri saja, mom. Aku segera kembali," Zea menyentuh pundak sang mommy untuk menunjukkan jika ia baik-baik saja dan langsung melenggang pergi ke toilet.

Saat Zio hendak kembali ke dalam restauran, ia melihat Zea berjalan cepat ke toilet. Ia penasaran dan mengikuti gadis itu ke toilet wanita.

Beruntung toilet sepi karena memang restauran di booking khusus untuk keluarga pemilik hotel tersebut yang tak lain Bara.

Huekk huueeek huekkk!

Zea mencoba mengeluarkan apa yang ada dalam perutnya, dengan harapan akan lebih plong setelahnya. Tapi, nyatanya tak ada apapun yang keluar kecuali sedikit cairan.

Beberapa kali Zea menghela napas dan menyeka mulutnya dengan air. Tapi saat hendak keluar, lagi-lagi ia mual dan ingin muntah. Zea pikir dirinya benar-benar masuk angin sekarang.

Zio yang tak tahan lagi mendengar Zea mual nekad masuk dan mencoba mengusap punggung Zea.

Zea kaget dan menoleh. Ia langsung menjaga jarak dengan Zio, "Apa yang kamu lakukan, yo? Ini toilet wanita!" ucapnya. Bayangan akan malam itu kembali terbayang, ia takut jika Zio macam-macam sekarang.

"Gue cuma mau bantuin lo, itu saja," ujar Zio santai.

"Keluar kamu! Atau aku akan teriak," usir Zea.

Zio bergeming, Zea yang kesal memilih untuk keluar.

"Lo hamil, kan Ze?"

Pertanyaan Zio sukses menghentikan langkah Zea yang baru sampai depan pintu toilet.

"Lo hamil anak gue, kan?" sekali lagi Zio menegaskan dengan entengnya. Seolah apa yang ia tanyakan bukanlah hal besar.

Kesal dan gemas sekaligus, Zea langsung membekap mulut Zio hingga pria itu mundur dan mentok dinding.

"Jangan suka bicara asal! Aku cuma masuk angin aja! Awas kalau kamu berani mengatakannya lagi!" rutuk Zea.

Zio ingin bicara tapi mulutnya masih di bekap Zea. Ia iseng menjilatt tangan Zea yang membekapnya.

Otomatis Zea langsung melepaskan tangannya karen risih," Jorok banget sih!" umpatnya semakin kesal di buat pria tengil di depannya.

"Gue udah cari tahu, dan ciri-ciri lo itu emang kayak orang..." Zio tak melanjutkan bicaranya karena Zea melotot kepadanya.

"Diam! Jangan katakan apapun!" sentak Zea dan Zio langsung mengatup, "Di bilangin ngeyel!" gumamnya tanpa membuka suara.

Zea mendengus, rasa mualnya seketika hilang di telan amarahnya. Saking kesalanya, Zea menghentakkan kakinya di atas kaki Zio saat melangkah. Zio hanya meringis, untung pakai sepatu berbahan kulit sehingga tak begitu sakit terinjak high-heels yang Zea pakai.

Zea berjalan sembari menahan kesal. Zio menyusulnya. Tangannya iseng menarik ikat rambut Zea sehingga cepolan rambutnya memudar dan rambutnya jatuh terurai, "Lo lebih cantik kalau gak ekspose leher lo!" bisik Zio sebelum ia melangkahkan kakinya mendahului Zea.

...----------------...

1
Muhammad Al Ezlam
/Angry/
Sri Hendrayani
thor ini kok lama x ndak up
Indah Wirdianingsih
ya Allah tetiba zio up senangnya semoga bisa tiap hari ya thor
suryani duriah
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Aras Diana
thor kok belum up up,di tunggu bab selanjutnya
Uny Widyastuti
❤️❤️❤️😍😍😍
Ari Prastiwi
Alhamdulillah akhirnya up juga
hampir tiap hari nyari2 notif barangkali nyempil /Sleep//Sleep//Sleep/

ternyata hari ini kesampaian juga
Aras Diana
lanjut upnya thor
Russyulfi
lanjut thor
kania rahma
kak embun kita harus berbuat apa biar kak embun bisa up tiap hari lagi kaya dulu
kania rahma
baru awal zio masih panjang perjalanan nya semoga aja kamu bisa meluluh kan hatinya zea...... jangan ketus ketus ze takut nya nanti zio nya pergi karena udah gx sbr lagi sma sikap kamu😅😅😅😅
kania rahma
tadinya q pkr zio bakalan bawa zea kerumah baru eh tau nya mlh ke rumah mertua..... kenapa gx beli rumah aja yo yg kecil gpp yg pntng ckp buat kalian berdua 🤭🤭🤭🤭
kania rahma
ya Alloh kak sdh lama skali baru up lagi untung masih inget cerita tentang zio..... lanjut kak
Edah J
Alhamdulillah,,,, akhirnya up lagi
makasih kak author
sehat" selalu 😘
🌸🏵️🌼 tetap semangat 💪
Aras Diana
upnya thor
Sri Hendrayani
akhirnya up jg setelah sekian purmana meditasi thor.. /Facepalm/
Risma Waty
Ceritanya bagus...
Risma Waty
Astaga.. kisah yg lama kunantikan kelanjutannya.
Zio cinta Zea tapi Zea tunangan dgn Nathan, kakaknya Zio. Karena suatu hal, Zio tidur dengan Zea akhirnya mereka menikah.
Dwi Puji Lestari
lanjut kak...dtggu bucinya mrk berdua kyk daddy n mommy ny
Eli Suryani
masyaAllah baru up lagi
alhamdulillah semoga terus lanjut ya kka smpai tamat...
di tunggu up beriktnyaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!