NovelToon NovelToon
CINTA NAZIFAH

CINTA NAZIFAH

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Tamat
Popularitas:160.4k
Nilai: 5
Nama Author: Mala Cyphierily BHae

Nazifah Elyana, gadis berusia 19 tahun yang harus menerima takdirnya yaitu menjadi istri kedua setelah dinodai oleh majikannya sendiri.

Apakah akan ada cinta setelah pernikahannya? Bagaimana perjalanan cinta Nazifah yang terpaksa menjadi simpanan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mala Cyphierily BHae, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menepati Janji

"Mungkin baju-baju Nak Adam masih ada di rumah orang tuanya, Pak," timpal Mirah dan Supardi pun menganggukkan kepala, jawaban Mirah memang masuk akal.

Sekarang, semua orang duduk di kursi makan dan sarapan bersama.

Nazifah begitu tulus melayani suaminya dan Adam seolah dapat merasakan ketulusan itu.

Selesai dengan sarapan, Adam sudah mendapatkan kembali bajunya dan segera memakainya, ia memesan taksi dan tidak lupa mengusap perut Nazifah yang masih rata.

Setelah lima tahun berumah tangga, Adam yang sangat menginginkan keturunan itu akhirnya mendapatkannya walau dari wanita lain bukan dari Vita, Adam sendiri tidak menyangka kalau akan sebahagia ini untuk menyambut anak pertamanya.

Mungkin perasaan ini lah yang membuat Adam melihat keberadaan Nazifah.

"Hati-hati, Mas!" kata Nazifah yang mengantarkan sampai ke depan pagar dan Adam hanya menganggukkan kepala.

Dan seperti semalam, ada seorang pria yang mengambil gambar mereka.

****

Di rumah mewah Rima, wanita itu seperti sedang bahagia karena Titin mengatakan memiliki gambar Adam bersama dengan wanita lain.

Benar kata Titin, Rima dan dirinya hanya perlu diam dan biarkan mereka yang berseteru, cukup menjadi penonton dan Rima menikmati apa yang sedang ia tonton sekarang.

Rima menatap Vita yang sedang menyantap sarapannya.

"Suami mu enggak pulang?" tanya Rima seraya memotong sandwich yang ada di piringnya.

Vita memilih untuk diam dan Rima pun tersenyum seolah mengejek, dalam hati, Rima berharap kalau Adam akan segera meninggalkan Vita.

"Tunggu saja kejutannya!" batin Rima.

Selesai dengan sarapan, Rima segera bangun dan pergi meninggalkan Vita yang masih menikmati sarapannya.

Setelah kepergian Rima, Vita meletakkan sendok dan garpunya dengan sedikit kasar, ia merasa sebal karena harus serumah dengan mertuanya.

Bahkan, Vita sendiri yakin kalau kecelakaan yang ia alami dulu itu adalah perbuatan Rima untuk menyingkirkan Vita dari kehidupan anaknya.

"Tunggu pembalasan ku nenek sihir!" geram Vita seraya menatap Rima.

Vita pun melirik ponselnya, ia teringat dengan Bastian yang akan rela melakukan apapun untuk dirinya.

Apakah Vita akan kembali menghubungi Bastian untuk memanfaatkannya?

Pagi ini ada sebuah paket yang ditujukan untuk Vita, satpam yang mengantarkannya dan Vita bertanya dari siapa, sayangnya tidak ada nama pengirimnya.

Titin yang masih berada di ruang makan itu yakin dan sangat yakin kalau paket itu adalah foto Adam.

Melihat keberadaan Titin, membuat Vita bangun dan membuka paket itu di kamarnya.

Vita merasa geram karena dengan dirinya memecat Nazifah ternyata membuat Adam dan Nazifah bebas berhubungan di luar rumah.

Dan kecurigaannya selama ini benar kalau Adam dan Nazifah ada sesuatu.

Vita masih menatap foto itu, sekilas, ingin mendatangi Nazifah dan memberikannya pelajaran, tetapi Vita juga berpikir, langkah apa yang akan diambilnya untuk mempertahankan Adam.

Vita terduduk dan merasa malu, baru saja semalam mertuanya mengejeknya dan sekarang ucapan mertuanya terbukti.

"Jangan-jangan nenek sihir itu memang tau kelakuan anaknya!" geram Vita seraya meremas foto itu lalu melemparkannya ke tempat sampah.

"Tidak, foto itu tidak boleh dibuang! Aku harus menanyakannya langsung sama Mas Adam!" pikir Vita.

Vita mengambil kembali foto itu, tetapi, dirinya juga berpikir untuk seolah tidak tau demi mempertahankan Adam. Vita akan menyingkirkan Nazifah tanpa sepengetahuan Adam.

****

Pagi ini, Vita pergi ke kantor untuk menemui Adam dan sesampainya di sana, Vita tidak mendapati Adam di ruangannya.

Vita pun menunggu, ia duduk santai di sofa panjang seraya membuka majalah.

Tidak lama kemudian, Adam yang baru saja selesai dengan meeting itu masuk ke ruangannya.

Adam melihat Vita dan hatinya yang sudah membaik itu menyapa Vita.

"Vita, sejak kapan di sini? Kenapa enggak hubungi dulu?"

"Memang harus ijin dulu ya buat datang ke kantor suami sendiri?"

"Bukannya begitu, kalau aku enggak ada di sini? Kamu lama nunggunya," jawab Adam seraya duduk di kursi kebesarannya.

Dan Vita dapat mencium aroma wangi yang berbeda dari pakaian Adam saat Adam melewatinya.

"Kamu pakai parfum baru?" tanya Vita yang duduk di kursi depan Adam.

"Enggak, aku enggak pakai parfum," jawab Adam seraya membuka laptopnya.

"Ini bukan wangi laundry di rumah!"

"Semalam asisten David yang mencucinya!" jawab Adam berbohong.

Sepertinya, sekarang Adam sudah mulai pandai berbohong bahkan Adam tak menunjukkan ekspresi apapun dan Vita mengagumi kepandaian Adam dalam berbohong, tetapi, sayangnya, Vita sudah mengetahui kalau semalam Adam bukanlah menginap di apartemen David, kembali Vita seolah percaya.

"Maafkan aku, Vita. Awalnya karena iseng, setelah itu kebutuhan dan sekarang dia hamil, hamil anakku, aku udah janji bakal berikan dia tak sebagai istri kalau dia benar hamil, aku harus menepati janjiku!" batin Adam dengan tetap fokus ke layar ponselnya.

"Mas," panggil Vita dan Adam menatapnya.

"Iya," jawab Adam.

"Aku merasa bosan, ayo kita liburan," ajak Vita.

Adam diam, memikirkan keinginan istrinya.

"Baiklah, nanti ku buatkan jadwal!" kata Adam. Ia yang merasa mengkhianati istrinya itu ingin memberikan apapun yang dimintanya demi mengurangi rasa bersalahnya.

****

Siang ini Nazifah membeli pesanan Adam dan Nazifah sempat bingung memilih yang mana, takut Adam tidak menyukainya.

Lalu, Nazifah memutuskan untuk membeli barang dengan harga yang mahal dan saat Nazifah sedang membayar di kasir, Nazifah melihat kebelakang saat bahunya ada yang menepuk.

"David!"

David pun tersenyum.

"Lo sendirian? Pasti belanjaan ini semua Adam!"

"Iya," jawab Nazifah singkat, setelah itu, Nazifah pun permisi pada David, tetapi, David terus mengikuti Nazifah dan membuat Nazifah merasa risih.

"Biar gue antar!" kata David seraya mencoba menarik belanjaan Nazifah.

"Enggak usah, aku bisa bawa sendiri!" kata Nazifah menolak dan berhasil me rebut kembali belanjaannya.

Sementara itu, dari kejauhan, Adam yang sedang makan siang bersama klien itu melihatnya. Adam merasa kesal saat tidak bisa berbuat apa-apa karena di sana ada Vita.

Walau pun Vita berada di meja yang berbeda.

Adam memilih kembali fokus ke kliennya dan berharap kalau Vita yang sedang sibuk dengan para istri klien itu tidak melihat keberadaan Nazifah.

****

"Kamu enggak ada kerjaan, ya? Kenapa ikutin aku terus?" tanya Nazifah yang sedang berdiri di tepi jalan menunggu taksi.

"Kenapa harus bekerja kalau mall ini adalah milikku! Uang yang datang mencariku!" ucap David dengan sombongnya.

"Iya udah, kalau begitu urus saja mall kamu, saya permisi!" ucap Nazifah yang sudah mendapatkan taksi.

"Astaga, udah jebol aja sok jual mahal dia! Makin bikin penasaran!" ucap David seraya memperhatikan taksi yang membawa Nazifah.

Di dalam, Adam merasa ada kesempatan saat Vita di ajak shopping oleh istri para klien.

Adam ingin membelikan kalung yang sama untuk Nazifah, tetapi, kalung serupa itu sudah habis terjual dan Adam meminta pada Vino untuk mencari kalung berlian keluaran terbaru.

Vino mengirim beberapa gambar pada Adam dan Adam memilih satu yang dirasa cocok dengan karakter Nazifah.

Adam meminta pada Vino untuk mendapatkan kalung itu sebelum dirinya berangkat berlibur dengan Vita.

Selesai dengan makan siang dan membahas pekerjaan, Adam pun segera meminta Vino untuk mengantarkan kalung itu ke tempat yang sudah Adam janjikan.

Adam menggunakan waktu yang sedikit ini untuk menemui Nazifah.

Dan saat Adam sampai di rumah itu, Nazifah pun baru turun dari taksi.

Nazifah menatap Adam yang juga menatapnya.

Sekarang, keduanya sudah berada di kamar, Nazifah menunjukkan semua belanjaannya dan Adam pun hanya menjawab iya... iya dan iya.

"Cocok?" tanya Nazifah.

"Iya," jawab Adam dan Adam sebenarnya hanya asal menjawab.

Setelah itu, Adam mengeluarkan kotak perhiasan dari saku jasnya.

"Duduk!" perintah Adam dan Nazifah pun duduk di tepi ranjang menghadap suaminya.

Adam membuka kotak itu dan terlihat sesuatu yang berkilauan.

Nazifah merasa senang karena baru pertama kali ini dirinya melihat perhiasan mahal seperti itu.

Adam memakaikannya.

"Terimakasih," ucap Nazifah seraya menatap Adam yang juga menatapnya. Lalu, Adam mengecup bibir istrinya.

"Aku akan sibuk selama tiga hari, jangan hubungi aku, nanti aku yang akan menghubungi kamu!" kata Adam dan Nazifah pun menganggukkan kepala.

Bersambung.

Like dan komen ya, all.

1
Erni Ramadan
😂😂
Dedeh Rokayah
Luar biasa
Key Evllyn
kok tiap akhir kalimat pakenya tanda seru si?? jadi aga gimana bacanya, harusnya pake titik/koma. soalnya kalo tanda seru buat kalimat penegasan🙏🏻
Nopita Arfiantie
bagus
Mala–Bell: Terima kasih, kak. Jangan lupa mampir di karya yg lainnya, ya 🙏☺☺
total 1 replies
🌺𝕭𝖊𝖗𝖊-𝖆𝖟𝖛𝖆🌺
kacau ni anak...
🌺𝕭𝖊𝖗𝖊-𝖆𝖟𝖛𝖆🌺
kampret...berhayal ternyata
Mala–Bell: Hahahaahaaa 🤣🤣🤣
total 1 replies
🌺𝕭𝖊𝖗𝖊-𝖆𝖟𝖛𝖆🌺
nahhh loo...d gorok baru tau rasa lu😂
🌺𝕭𝖊𝖗𝖊-𝖆𝖟𝖛𝖆🌺
tin Titin...yg slh itu ponakan km lah...gmn sich...
🌺𝕭𝖊𝖗𝖊-𝖆𝖟𝖛𝖆🌺
yaelahhh pak..ada2 aja...mn mau orang nazifah cintanya sm Adam..
lagian..nazifah jg hamil...
Mala–Bell: 🙈🙈🙈🙈🙈🙈🙈
total 1 replies
🌺𝕭𝖊𝖗𝖊-𝖆𝖟𝖛𝖆🌺
serakah...mngkin jika suatu hari fizah pergi br nyadar dia...
🌺𝕭𝖊𝖗𝖊-𝖆𝖟𝖛𝖆🌺
aduhhh..jgn dulu dech zifah...
🌺𝕭𝖊𝖗𝖊-𝖆𝖟𝖛𝖆🌺
di nikahin pastinya...
🌺𝕭𝖊𝖗𝖊-𝖆𝖟𝖛𝖆🌺
mampir lg ak Thor..
Mala–Bell: Terima kasih, kak. Jangan lupa mampir di Suamiku Takdirku, juga, ya, kak🙏😇☺
total 1 replies
ᄂ⃟ᙚRisa Virgo Always Beau
ceritanya menarik semangat jadi penasaran kelanjutan ceritanya
ᄂ⃟ᙚRisa Virgo Always Beau
baru pertama baca sudah tertarik jadi penasaran kelanjutan ceritanya
Lena Sari
hadeuhhhhhh..laki2berdaster rupanya,gakpunya pendirian.
Ima Yuliantina Tony
najis
Rini Haryati
ceritanya keren
sukses
semangat
mksh
₦⑂. Ⓙυ☂€✘
Terimakasih atas karyanya Thor...
Di tunggu karya² bucin selanjutnya🥰

Semangat mbk Mal😍😍
Mala–Bell: Terimakasih bnyak kk 🤗🤗
total 1 replies
𝐀⃝🥀ᴍᷟᴀᷧᴄᷱᴇᷧ_ᷢᴘᴀᴘᴜᴀ
MENJADI YANG KE DUA BELUM TENTU SELALU BAIK APALAGI PASTI ADANYA KECEMBURUAN DARI YANG PERTAMA, SEMOGA NAZIFAH DAPAT MENEMUKAN KEBAHAGIANNYA
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!