NovelToon NovelToon
BIG MAMA

BIG MAMA

Status: tamat
Genre:Sistem / Time Travel / Transmigrasi / Ruang Ajaib / Romantis / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: Rosma mossely

Apa jadinya jika jiwa seorang wanita terpidana mati,berpindah ke tubuh seorang wanita lemah dari jaman kuno?


Kanina, seorang terpidana mati yang hidup kembali di tubuh wanita lemah dari jaman kuno.
Dengan ruang di tangan,Dia perlahan menahlukkan dunia yang patriaki.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rosma mossely, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

1.Pindah ke tahun 90-an 1

Plak

Plak

"Dasar pelacur tidak tau diri !.Pembawa sial,terkutuk."

Seorang wanita bertubuh besar dan garang tengah memaki seorang Ibu muda yang tampak lemah dan pemalu.

Saat itu siang hari yang terik.

Para Petani baru saja kembali dari ladang mereka untuk makan siang.

Jadi, tentu saja kejadian ini langsung menarik perhatian mereka.

Hiks hiks

"Tapi Ayam hutan itu adalah hasil buruan Nanda,Bu.Dia ingin menjual Ayam itu kepasar untuk membeli obat untuk Amara."

Dengan lemah,wanita bernama Kanina itu memberi penjelasan masuk akal kepada Ibu mertua nya.

Namun bukan nya reda,amarah Ibu mertuanya semakin menjadi ketika mendengar penjelasan Kanina.

Cuih.

"Dasar sial." maki nya lagi.

Kini Ibu mertua nya bahkan meludahi wajah Kanina yang sudah memerah dan bengkak akibat dari tamparan keras Ibu mertua nya.

"Anak sial itu tidak perlu dibelikan obat.Hanya anak perempuan! Kawin kan saja agar tidak menjadi beban."

Ya.

Di Desa Makmur ini, anak perempuan masih dipandang rendah oleh semua orang.

Nyaris semua orang tua lebih menyukai anak laki-laki dari pada anak perempuan.

Sistem patriaki masih sangat kental di Desa ini.

Kerap sekali para menantu di Desa ini mengalami hal yang sama seperti yang dialami oleh Kanina.

"Tapi Amara sudah satu minggu lebih demam tinggi Bu.Jika tidak di beri obat, aku takut demam nya semakin parah."

Dengan lembut,Kanina mencoba memberi pengertian untuk Ibu mertua nya.

Putri nya ,Amara sudah mengalami demam tinggi sejak satu minggu yang lalu.Karna tidak memiliki uang,Kanina hanya bisa mengompres nya saja.

Tadi pagi,Putra nya Nanda pergi melihat jerat yang di pasan nya di hutan,dan beruntung jerat nya berhasil mengenai seekor ayam hutan.

Karna terlalu senang,Nanda lupa menyembunyikan hasil buruan nya,sehingga ketahuan oleh Nenek nya.

Sehingga terjadilah hal ini.

"Aku tidak peduli,jika pun anak itu mati maka lebih baik.Beban makan nasi menjadi berkurang."

Dengan tanpa perasaan wanita yang akrab disapa Sri itu melenggang pergi begitu saja.

Kanina yang ditinggalkan hanya mampu menghela nafas dengan sedih.

Dia kembali ke rumah nya yang sudah tidak layak di sebut sebagi rumah.Rumah dengan di dominasi bambu itu sudah nyaris rubuh karna terlalu tua dan lapuk.

Namun meskipun begitu,Kanina dan anak-anak nya harus puas masih memiliki rumah.

"Nenek tidak mau mengembalikan ayam itu ya Buk?"

Nanda langsung bertanya kepada Kanina begitu dia masuk kedalam rumah nya.

Kanina hanya mampu tersenyum sedih melihat putra kedua nya.

"Tapi Kakak butuh minum obat Buk, Nenek benar-benar keterlaluan."

Nanda bocah berusia delapan tahun itu sudah sangat muak melihat perlakuan dari Sang Nenek.Tidak pernah sekalipun dalam ingatan nya tentang kebaikan Sang Nenek terhadap mereka.

Dimata Nenek nya hanya ada dua sepupu nya saja,Andi dan Sinta.Lalu di tambah dengan Bibi bungsunya, Yanti.

"Tidak boleh berkata begitu,Nak.Bagaimana pun dia tetap Nenek mu."

Meskipun Kanina juga merasa sakit hati atas perlakuan dari Ibu mertua nya.Namun Kanina tetap tidak memiliki keberanian untuk mengizinkan Putra nya membenci Nenek nya sendiri.

Takut diceraikan menjadi alasan utama nya.Lalu pandangan mata masyarakat tentang seorang 'Janda' masih sangat buruk.

Dan Kanina tidak sanggup menanggung hal itu.

"Tapi mau sampai kapan Buk? Kakak dan juga Lue masih butuh makan,obat,pakaian.Mereka perempuan Buk,beda dengan ku."

Nanda benar-benar tidak habis fikir dengan jalan pikiran Ibu nya.

Mengapa Ibu nya masih memilih mengalah dan bertahan dengan keluarga Ayah nya yang buruk.Ditambah pagi Sang Ayah yang lebih memilih memihak kepada Keluarga nya sendiri.

"Nak,..."

"Baiklah, terserah Ibu saja."

Bocah delapan tahun itu memilih diam,karna dia juga iba melihat Ibu nya.

Ditengah perdebatan mereka,pintu rumah yang sudah reyot itu terbuka dengan keras dari luar.Sangking keras nya,bambu-bambu yang di rakit manjadi bentuk pintu itu pun hancur berhamburan.

Uwaaa

Lue yang tengah tertidur di ayunan lusuh nya ikut menangis karna terkejut.

Sama hal nya dengan Kanina dan Nanda.

Mereka sontak menoleh ke arah pintu,dan dalam sekejab perasaan tidak menyenangkan menghampiri mereka.Pasalnya pelaku yang baru saja merusak pintu mereka adalah Rehan,suami Kanina.Yang berarti Ayah dari anak-anak.

"Kau sudah pulang."

Meskipun takut,Kanina tetap berusaha menyapa suami nya selembut mungkin.

Tetapi seperti nya Kanina harus mengalami kesialan hari ini.Karna bukan saja sapaan nya di balas,dia juga di tampar dengan begitu keras oleh Rehan.

Plak

Plak

Kepala Kanina langsung pusing,pandangan mata nya menggelap seketika.

Bau anyir darah menyerang indra perasa nya.

"Apa yang..."

Plak

Kanina kembali di tampar tanpa mengetahui penyebab nya.

"Kau benar-benar pembangkang!" hardik Rehan.

"Besok calon suami adik ku,Yanti akan berkunjung ke rumah.Karna itu Ibu ku meminjam ayam hutan itu,tetapi bukan saja kau tidak memberikan nya.Kau masih mempermalukan Ibu ku."

Suara Rehan begitu menggelegar.Bahkan rumah bambu mereka yang nyaris rubuh tampak ikut bergetar.

Amara dan Lue yang ketakutan hanya mampu saling memeluk.Hal ini sudah sangat biasa terjadi di depan mereka.Sehingga mereka sudah paham cara mengatasi nya.Cukup dengam diam dan melihat.

"Ibu tidak pernah mempermalukan Nenek,Ayah.Justru Nenek yang memukuli Ibu terlebih dahulu."

Sebagai anak laki-laki satu-satu nya,Nanda memasang badan di depan tubuh Sang Ibu.

Meskipun tubuh kurus nya yang kurang gizi tampak gemetar hebat.Namun mata nya tidak memperlihatkan kelemahan sedikitpun.

Rehan yang ditantang begitu,seketika semakin emosi.

"Dasar anak cacat."

Makinya dengan keras.Tangan nya bahkan terangkat keudara bersiap memukul Nanda jika saja Kanina tidak dengan sigap menarik tubuh Nanda ke pelukan nya.

"Pukul aku,tapi jangan pernah kau bermain tangan kepada anak mu.Ini adalah anak mu,darah daging mu.REHAN.!!!"

Untuk pertama kalinya di sepanjang hidup nya,Kanina berani meninggikan suara nya terhadap sang suami.

"Lancang! " bukan nya sadar,Rehan semakin membabi buta. "Karna kau dan Putra mu sangat suka di pukul,maka aku akan mengabulkan nya."

Dengan berkata begitu,Rehan memukuli tubuh istri nya tanpa ampun.Tamparan,makian bahkan tendangan di layangkan ke tubuh ringkih yang tidak berdaya itu.

Meskipun anak-anak nya sudah menangis meminta ampun,tetapi Rehan menulikan pendengaran nya.

Misi nya kembali pulang kali ini adalah untuk memberi pelajaran kepada istri 'PEMBANGKANG' nya.

Tanpa menyadari jika tindakkan nya ini akan menjadi penyesalan nya di kemudian hari.

1
Rosma mossely
sejenis rumput yang bisa dibuat jadi obat sih.
kayak obat untuk menutup luka dangkal.
Eka suci
bikin tahu ribet, kacangnya kudu di giling, sekarang ada desel dulu manual pake batu yg diputar belum proses lainnya aku tahu karena dulu rumah Ki Deket pabrik tahu 🤭
Eka suci
mahluk sejenis si Beno ini bnyk kali di bumi 🥺
Eka suci
boro" berhadapan langsung dulu di kebun binatang pernah harimau mengaum langsung letoy kali, jantung berasa mau keluar🤭
Eka suci
bukannya ngga di obatin tu gatal ngga kudusam gitu 🤔
Eka suci
dompet gembala itu apa🤔
Eka suci
tahun 80 an di Jabar gunung Galunggung meletus aku masih kecil, kalau 90 an gunung lain nya mungkin karena di negara kita bnyk kali gunung berapi yg aktif
Eka suci
kalau jaman sekarang di sosmed jempolmu harimau mu, dulu ngga kalah mulutmu harimaumu cuma jangkauan nya terbatas 🤭
Eka suci
Ben siap " punya bapak mertua lebih galak darimu🤣🤣🤣
Eka suci
kalau ngga ngompol, tantrum , pingsan🤣🤣🤣
Eka suci
jangankan di kampung, di zaman itu dikotapun hamil diluar nikah pasti sembunyi karena jadi buah bibir buly, pindah tempat atau ngungsi ke kampung dgn mengarang cerita ditempat baru
Eka suci
baru tahu bayam berduri bisa jadi obat🤔 waktu kecil banyak tumbuh liar di kebun atau tanah lapang emang dulu sering dibikin lalapan
Rosma mossely: Iya,itu bisa buat obat kak.
sebenernya masih banyak tanaman yg kita kira rumput liar,tetapi sebenernya obat.
Saya tau nya karena kami orang batak karo itu, suka buat param dari berbagai jenis tumbuhan liar.
total 1 replies
Rosma mossely
Penyebutan uang untuk setiap daerah itu beda kak.
Kami Batak karo itu kalok nyebut uang ya sen.
Kalok nanyak harga ,apalagi jumlah,ya kami bilangnya "Sekai sen na?" (Berapa uangnya?)
Tapi makasih loh,udah baca sedetail ini.
🤭🤭🤭
Eka suci
cerita nya bagus, cerita transmigrasi punya kesamaan orang yg bertransmigrasi ke zaman dulu selalu pintar serba bisa cenderung jenius👍🏻 karena ini cerita di dalam negri nilai uang saja yg ngga sesuai, cerita 90an, nilai uang nya THN 40 an dan 2000 tapi yaaah nikmati saja cerita gratis ko, nyari ide cerita yg beda dgn kebanyakan cerita lain yg transmigrasi ke zaman cina kuno , semangat Thor tetap bangus cerita nya👍🏻
Eka suci
hadeuuuh mau buat cerita tahun 90 an harus riset dulu, man ada uang 100 ribu selembar di era itu uang kertas paling tinggi 20rb makanya dulu sering disebut hijau kalau lihat uang bukan merah gambar proklamator 🤧
Eka suci
tahun 90 an bukan sen tapi 5 rupiah, aku anak 90 an uang jajan sehari 300 rupiah kalau sen zaman awal kemerdekaan
Latifa Nuryn Andini Yunnitta
sikap ben yang terlalu bucin malah seperti tidak menghargai kanina
Herma Irwan
Rasanya belum puas bacanya 🥰 makasih Thor Maha Karya yg luar biasa 👍
Siti solikah
bagus
Herma Irwan
aku masih penasaran siapa ya laki2 yg mau melecehkan Amara dan sdh di koyak2 Miky
Rosma mossely: ya salah satu dari pria yang menculik dia,suruhan bibi nya si Amara.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!