NovelToon NovelToon
The Best Trio Karakter

The Best Trio Karakter

Status: tamat
Genre:Romansa / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Teen School/College / Persahabatan / Tamat
Popularitas:94.4k
Nilai: 5
Nama Author: Aiden

(Membaca artikel dan mendengarkan musik adalah hobi author,karya pertama untuk readers silakan dibaca ya.🤗)

Membuat sebuah cerita itu sulit tapi bagaimana kalau mengikuti kisah mereka?

Akira pemuda childish yang penuh enerjik!

Haru pemuda tengil yang tampan!

Dan Asa cewek pendiam yang menyukai karakter pertama!

Perjalanan Akira dan kedua temannya bukan hal biasa tapi ketika banyak misteri dan sosok masa lalu datang untuk membuat mereka lebih menerima kehilangan seseorang hal itu malah menjadi alur yang panjang dan menarik!

Yuk ikuti kisah trio karakter yang penuh kejutan dan keunikan tersendiri!

(DON'T PLAIGAT!!)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aiden, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17 karakter kedua: Amarah dan takut.

"Kak Haru sudah pulang!"teriakan cempreng Hana saat dia masuk kedalam rumah menyambutnya.

Pemuda itu mendengus dan menatap Hana sejenak yang tengah makan buah merah berbintik diruang tamu sambil menonton film kartun,lalu langsung pergi kekamarnya yang berada diatas untuk melepas penatnya.

Tak menghiraukan ocehan sang adik yang menyuruhnya makan buah stoberry yang dibelikan ibunya itu.

Dia hanya ingin ketenangan yang membuatnya terlepas dari rasa lelahnya.

Entah kenapa suasana hatinya cepat berubah belakangan ini atau moodnya,apa itu akan berdampak pada tubuhnya?padahal dia sudah teratur minum obat anti depresi dari dokter Daniel?

Jika memang dia masih berpikir waras,itu artinya dia memang tidak gila kan kalau dia sering berbicara padanya dirinya sendiri dalam pikirannya saat ini.

Haru terkekeh memikirkan itu.

Tapi dia hanya ingin memastikan kalau semuanya akan berjalan baik-baik saja.

Karna dia....

Tak bisa membayangkan kalau dia memasuki fase depresi.

Apakah sangat buruk nanti?

Bruk!

Haru menghempaskan tubuhnya di atas kasur.

Dia menghirup nafas panjang.

Jujur saja tubuhnya sangat cepat lelah dan letih sekarang.

Apa ini pengaruh kondisi mentalnya?

Haru kembali berpikir,jika kondisinya mentalnya parah akankah dia mati karna bunuh diri?

Tentu saja dia masih perkataan Daniel yang mengatakan kalau sebagian dari penderita bipolar bunuh diri karna tak sanggup menerima tekanan dari jiwa dan pikirannya.

Jika itu terjadi....

"Sial...aku mengantuk!"ucap Haru karna matanya tiba-tiba menjadi berat.

Perlahan dia menutup matanya menuju alam mimpi.

Berharap dia akan bertemu sang ayah dalam bunga tidurnya.

Clek!

Tanpa Haru sadari bahwa ada seseorang yang masuk kedalam kamarnya.

"Astaga anak ini...kenapa dia tidur sebelum mengganti pakaian?"ucap ibu Haru bernama Seina Ayana Madya.

Seina memperhatikan wajah Haru,putranya itu memang mirip sekali dengan ayahnya sehingga membuatnya rindu dengan mendiang suami.Walaupun ia sekarang memiliki pendamping lagi tapi cinta dan kesetiaannya yang berada di hatinya adalah suami pertamanya.

Ya dia menyadari sikapnya pilih kasih terhadap buah hatinya tapi dia masih dibutakan egonya.

...

Malam hari pun tiba,tak sadar kalau Haru telah tidur hingga malam.

Mendengar suara pintu kamarnya terus diketuk membuat Haru terpaksa membuka kedua matanya walau terasa berat.

Sejenak dia memandangi atap kamarnya,lalu dia duduk dan sedikit terkejut karna pakaiannya sudah diganti dengan piyama tidurnya.

Siapa yang Menganti pakaianku?tanya Haru dalam hati.

"Haru cepat turun kebawah dan makan!"

Itu suara ayah tirinya.

Diam-diam sudut bibirnya tertarik tersenyum simpul,dia sudah tau.

Haru lalu bersiap turun dan segera kekamar mandi untuk mencuci mukanya agar tampak segar.

Setelah menyelesaikan kegiatannya tadi,dia turun dari tangga dan melihat keluarga telah berkumpul menunggunya untuk makan malam.

"Lambat sekali!apa kau tak tau putriku sudah kelaparan dari tadi menunggumu!"sarkas Seina saat melihat Haru tapi entah kenapa dia merasa ada yang berbeda dari putranya,dia juga tidak tau apa itu.

Haru tak menjawab dia langsung duduk di samping ayah tirinya,jika dia biasanya duduk disamping ibunya maka hari ini tidak membuat Seina heran melihatnya tapi dia tak peduli dan memberi makan Hana yang dari tadi merengek minta makan.

Haru lalu mengambil makanan favoritnya yaitu ikan,dan memakannya sesuap.

"Haru bagaimana sekolahmu?"tanya Ken,ayah tirinya.

Jika bisanya saat kita makan diam maka berbeda dengan keluarga Haru.

"Baik."jawab Haru singkat,dia sibuk makan karna sejak siang dia belum makan.

Ken hanya mengangguk dia tak bertanya lagi,dia merasa putranya sedang sangat lapar jadi dia tak mengganggunya.

Tiba-tiba ibu Haru bertanya.

"Besok ibu dan Hana akan kerumah kakek apa kau mau ikut Haru?"

"Tidak."

Seina menaikan alisnya,tumben putranya itu menolak.

"Kenapa kakak tak ikut?"tanya Hana.

"Aku sudah punya janji bersama Akira."

"Janji apa?"cecar Seina membuat Haru mendengus.

"Kenapa mama ingin tau?biasanya mama tak peduli urusanku."sarkas Haru membuat Ken dan Seina terkejut.

"Haru bicaralah yang sopan,ibunya hanya bertanya pada putranya kan."ucap Ken.

"Aku bukan putranya."

"HARU!"

Prang!

Haru membanting piring yang berisi makanannya membuat Ken dan Seina terkejut.

"SUDAH KUBILANG JANGAN CAMPURI URUSANKU KAN!!!!"bentak Haru membuat Hana menangis,tapi tiba-tiba pemuda itu menatap takut semua orang disekitarnya,untuk pertama kali dalam seumur hidupnya dia tak pernah merasa setakut ini.

Matanya buram,membuat bayangan orang-orang didepannya menjadi lebih menakutkan.

Pikiran dan tatapannya kosong.

Dia tak mengingat apapun,seolah-seolah semua memorinya telah hilang dan hanya kenangan kecil bersama ayahnya yang terus berputar dikepalanya.

"Jangan...hiks...jangan dekati aku....hiks...aku mau...ayah...ayah!"ucap Haru sambil mencengkram kepalanya sendiri dan mundur.

Dia membutuhkan ayahnya saat ini!

Suasana hatinya yang didominasi perasaan takut membuatnya tak bisa berpikir jernih.

Ada orang-orang jahat yang ingin menyakitinya!pikir Haru melihat Ken dan Seina.

"Haru kau kenapa?ini ayah!"ucap Ken berusaha mendekati Haru dan menyentuhnya tapi anak itu semakin takut dan terus menghindar.

"Bukan...hiks...kau...bukan...ayah!kalian semua penjahat!Akira tolong aku hiks,kumohon jangan sakiti aku."

Seina yang melihat kondisi putranya tentu saja shock,dia lalu mendekati Haru.

"Hei sayang ini mama..."

"Bukan...hiks...kau...penjahat!"

Mendengar perkataan Haru membuat hati Seina teriris,perasaan ibu mana yang tak hancur mendengar putranya mengatakan dia penjahat?jujur dia tak tega melihat keadaaan putranya dan tatapan takut Haru padanya.

Seolah-seolah selama ini dialah yang berbuat jahat pada putranya.

"Astaga sayang ini mamamu hiks jangan begini pada mama Haru."ucap Seina yang tak bisa menahan air matanya lagi,kini dia sadar kalau selama ini dia memang jahat mengabaikan putranya.

Kenapa dia terlambat menyadarinya?

Memang benar kata orang penyesalan selalu datang terlambat.

Tapi belum berarti kita tak bisa memperbaikinya kan?

Rasanya Seina ingin memeluk putranya dan meminta maaf atas kesalahannya dulu.

Dia berjanji pada dirinya sendiri kalau mulai sekarang dia akan memperhatikan putranya itu.

"Hiks..jauhi aku....kumohon jangan sakiti aku,kumohon..."ucap Haru sebelum tubuh pemuda itu limbung dan Ken dengan sigap menangkapnya.

"Haru!"teriak Seina khawatir karna putranya itu jatuh pingsan.

...

(Gejala bipolar fase depresi bisanya penderita akan merasa sangat sedih, hampa, khawatir, atau putus asa.Hal umum bagi penderita adalah merasa sangat gelisah,kesulitan tidur, bangun terlalu pagi, atau terlalu banyak tidur.

Peningkatan nafsu makan dan penambahan berat badan.

Berbicara dengan sangat lambat, merasa tidak ada yang ingin mereka katakan, atau banyak lupa itu cuma sebagian aja,https://www.halodoc.com/kesehatan/gangguan-bipolar.)

1
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Kalau udah kayak gini caranya jadi kebalik ya, andai aja Jio itu Abang Akiranya yang adik. Posisif gak yah nanti
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Hebat sekali bayi besar yang sudah bisa berjalan, ada - ada Jio ini. Mau kena amuk Kakanya tah nanti?
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Ya ampun kok malah ngakak ya, ini jadi Author nya yang benar - benar terjun payung ngelawan hehe
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Beh mantap banget ini, rendang emang juara bikin lidah gak berhenti buat makan. Sekali saja tak cukup merasakan kepuasan
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Tergantung, namun ada kalanya orang yang tak bisa menyentuhnya tentu akan merasa sedih.
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Ya saat merasa senang maka kehidupan juga terasa jauh lebih indah, beda hal nya saat sedih. Suasana hati memang sangat berpengaruh besar
Angelica_cuteness😆
woah adek jadi main penasaran kak prince...
King Freeze.❄️
Asa sama Akira cocok
Hanzel Zicrey🍀
Semoga sukses selalu karyanya.😊
@✍️Tulisan 💞 💌
sungguh kasihan sekali Clara, sampai-sampai depresi segitunya..
@✍️Tulisan 💞 💌
memang nih akira yang punya penyakit lupanya, pergi" aja tanpa mau memeriksa dulu..
@✍️Tulisan 💞 💌
wahh akira senang mendapatkan keluarga baru yaitu teman baru, lucunya tingkah akira..
@✍️Tulisan 💞 💌
memang sangat cocok thor, aku juga menyukai nama itu..
@✍️Tulisan 💞 💌
ternyata akira sedikit pendek dari pada wanita yang ada di hadapannya ya..
Mandala Qawwiy
ya capek lah mengelilingi kampus yang seluas dan segede itu. mending minta bantuan sama teman-teaman
Mandala Qawwiy
clara agresif sekali ya, apa karena dia menganggap akira teman dan. orang yang paling mengerti dirinya🤔
Mandala Qawwiy
syukurlah lo kasih kabar ke nyokap lo kalau ngak bisa jantungan itu bunda lo.
Mandala Qawwiy
humm lebih baik bawa ke rumah sakit aja akira, dari padaluka lobinfeksi nanti.
Mandala Qawwiy
kekhawatiran seorang ibu tidak diragukan lagi, karena ibu terlalu peka atas semua yang di rasakan anaknya.
Mommy Ai💙
ternyata kmu licik jg alex, cara kamu salah unk mengklaim akira, nanti malah sebaliknya akira akan membencimu.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!