NovelToon NovelToon
THUNDEROUS

THUNDEROUS

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Horor / Supernatural / Vampir / Manusia Serigala / Epik Petualangan / Persahabatan / Penyeberangan Dunia Lain / Roh Supernatural / Barat
Popularitas:153.4k
Nilai: 5
Nama Author: ittiiiy

Lanjutan Kisah dari Caelvita-119 yang sudah resmi menjabat yakni tokoh utama andalan Felix bersama dengan Pemimpin Alvauden Cain dan juga Tan, Teo dan Tom yang masih belum diketahui bagaimana kabarnya. Di season kedua ini, kita akan bisa melihat bagaimana perubahan Tiga Kembar.

Setelah Perang Besar Pertama Caelvita-119, Viviandem sudah dibangkitkan dan semua aktivitas di Mundebris kembali berjalan normal. Hingga terdapat masalah pertama yang muncul di Penjara Aluias. Disinilah awal mula konflik di season kedua ini dimulai.

Di season dua ini juga akan lebih menunjukkan bagaiamana permusuhan antara Aluias dan Sanguiber. Bagaimana kedua Viviandem dari Kerajaan yang berbeda ini selalu saja tidak pernah sependapat. Tapi Felix sendiri lahir dari Ayah yang seorang Raja Aluias dan Ibu yang seorang Ratu Sanguiber.

Apakah dengan itu, Aluias dan Sanguiber bisa berdamai? atau tetap saja tidak memberi perbedaan besar?!
Silahkan simak kisahnya, selamat membaca!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ittiiiy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 21 : Pantang Mundur

Perasaan haru bercampur aduk, Cain yang tadinya dipenuhi emosi kini berlinang air mata bahagia.

"Apa yang harus kita lakukan?!" Felix bingung sendiri harus melakukan apa. Tidak menyangka Tiga Kembar akan bangun secepat itu. Sisi lain Felix yang tidak bisa dilihat tiap hari. Benar-benar tidak tahu harus melakukan apa-apa karena pikiran jadi kosong. Tidak bisa dijelaskan bagaimana rasa bahagia bisa mengubah seseorang dan mengosongkan pikiran dalam sekejap. Terlebih lagi untuk seorang Felix yang biasanya memikirkan banyak hal sekaligus langsung terhenti.

"Kita harus ke Bemfapirav!" kata Cain tertawa karena memang hanya itu solusi yang benar dan tepat.

Raja Aluias merasa sangat lega karena Felix tidak menyadari saat dirinya tadi sempat melamun dengan pertanyaan Felix dan hampir ketahuan menyembunyikan sesuatu dengan ekspresinya yang sangat jelas.

Terlalu fokus pada Tan, Teo dan Tom sampai-sampai Felix dan Cain lupa bagaimana perjalanannya sudah jauh-jauh sampai sana karena Cairo.

"Sepertinya sampai sini saja, aku dan Cain harus pergi ...." kata Felix tidak tahu bagaimana mengakhiri pertemuannya dengan ayahnya itu.

"Aku turut bahagia ...." kata Raja Aluias saat Felix sudah berbalik.

Felix menoleh kembali dan hanya menjawab dengan senyuman.

"Maaf, Felix ... aku harus menangkap Efrain kembali baru bisa merasa lega dan santai menyapamu." kata Raja Aluias dalam hati memantapkan hati untuk fokus pada pencarian Efrain saja dulu saat ini. Walau harus mengorbankan hubungannya dengan Felix merenggang dan canggung karena itu. Sejak kembali dibangkitkan, Raja Aluias belum pernah beristirahat karena langsung disibukkan oleh urusan istana dan ditambah lagi urusan luar juga kali ini, "Bahkan ... aku tidak bisa ada disampingmu saat kau bangun ... tapi pasti ada dia kan?!"

Felix dan Cain berlari begitu cepat, dengan langkah kaki yang terkesan bisa saja cidera karena terlalu terburu-buru. Sudah sangat tidak sabar untuk bertemu Tiga Kembar secepatnya.

...****************...

"Jadi, Lala yang tinggal merawat rumah ini?!" tanya Cairo yang sebenarnya terlambat melakukan tour rumah, "Apa hanya disini?! Atau disemua rumah ada yang tinggal?!"

"Semuanya Lala yang mengurus." jawab Camden.

Cairo menghentikan langkahnya karena tercengang mendengar itu, "Apa?! Semuanya?! Sendirian?!"

"Sulit mempercayai seseorang di Mundebris ...." kata Camden.

"Aku tidak tahu apa harus takjub atau kasihan pada Lala soal itu ...." kata Cairo.

"Itu adalah hobby nya, jadi kau tidak perlu mengasihaninya. Dia memang suka mengurus rumah." kata Camden.

"Tapi, bagaimana bisa dia mengurus semuanya sendiri?!" kata Cairo.

"Em, dia Anaevivindote spesial ...." kata Camden tidak mendetail.

"Spesial?!" tanya Cairo.

"Apa harus disebutkan ya?! Akan lebih baik kau menanyakannya sendiri. Kalau aku yang mengatakan akan ada yang kurang dan lebih dan terkesan mengada-ada." kata Camden.

"Bukankah itu kalau diri sendiri yang mengatakan?! Mengatakannya sendiri akan terkesan sombong dan pamer." kata Cairo tertawa heran dengan cara berpikir Camden.

"Pokoknya, begitu ...." Camden menolak untuk menjelaskan.

"Masalahnya, Lala kelihatan bukan tipe yang suka mengobrol santai." kata Cairo.

"Makanya ... karena itulah ...." kata Camden dalam hati menahan diri untuk tersenyum, "Kalau begitu tidak usah bertanya padanya. Asal kau tahu saja, kepribadiannya sangatlah tidak baik." Camden seperti menakut-nakuti.

Hujan berhenti, suasana juga berubah karena itu. Cairo yang kelihatan nyaman saja di rumah itu. Kini mulai kembali menunjukkan tanda-tanda untuk segera ingin pergi melanjutkan perjalanan.

"Kita akan berangkat beberapa jam lagi!" kata Camden menyadari sikap Cairo yang sudah kelihatan terburu-buru.

"Tidak, sekarang!" kata Cairo.

"Lala menyiapkan bekal dan persiapan lainnya selama di perjalanan. Kau tidak mau mengecewakannya kan?! Dia sudah repot-repot menyiapkan tapi tidak dibawa, pasti dia akan terluka." kata Camden.

Akhirnya Cairo menahan dirinya untuk sabar menunggu. Lala juga tidak sekedar tinggal bersantai-santai, tapi sibuk daritadi mondar-mandir menyiapkan perlengkapan dan bekal untuk mereka berdua.

Setelah drama dan suara pertunjukan dari Lala yang sibuk menyiapkan, akhirnya selesai juga. Drama menunggu Cairo selesai dan pertunjukan aksi bela diri Lala di dapur juga selesai.

"Aku akan kembali lagi ke kota ini ...." kata Cairo dalam hati berbalik melihat arah kota berada.

Sementara Camden sedang ingin mengembalikan rumahnya itu kembali ke dalam tanah. Dengan Lala yang kelihatan sudah masuk tanpa menoleh. Walau sepertinya itu dilakukan untuk mencegah adanya kerusakan atau ada tanah yang masuk kedalam rumah. Sehingga Lala tidak lagi terlihat setelah masuk kedalam rumah tapi memang Lala kepribadiannya sangatlah dingin. Rumah Camden itu juga perlahan kembali kedalam tanah dan tidak terlihat ada jejak rumah sama sekali setelah sepenuhnya turun kedalam tanah.

"Ada-ada saja rasanya, tapi hobby yang bagus." kata Cairo.

"Bisa kau jadikan contoh untuk ikuti! Lakukan juga di Mundclariss, kalau punya uang gunakan itu untuk membeli rumah disetiap kota yang kau sukai." kata Camden.

"Sebenarnya itu adalah ide yang bagus, terutama untuk Pemburu Iblis yang selalu melakukan perjalanan." kata Cairo.

Cairo kemudian jadi teringat sesuatu, "Tunggu, tapi darimana dia tahu soal aku yang pemburu iblis?!" Cairo mengingat Camden pernah menyebutkan soal klannya dalam obrolan, "Tapi semuanya juga sudah tahu sih ...." Cairo kembali menurunkan kecurigannya, "Tapi, bukankah dia ditahan?! Apa ada yang memberitahunya di penjara?!" Cairo hanya terus menatap Camden tanpa pertanyaan beruntun itu diucapkan.

"Berhenti menatapku dan bersiaplah ...." kata Camden.

"Bersiap?!" tanya Cairo.

"Ada yang datang ...." sahut Camden.

Dalam perjalanan Cairo dan Camden yang kembali dilanjutkan itu sepertinya kembali terhalang. Tapi bukan sesuatu yang bisa dikeluhkan dan diatasi oleh Cairo lagi. Karena kini ada banyak Quiris yang mengelilingi.

"Apa mereka datang untuk menangkapku?!" tanya Cairo yang tiba-tiba merasa tidak adil karena hanya posternya saja yang tertempel. Tidak ada Camden, Cairo mengira karena Camden tidaklah terlalu sepenting itu tapi sekarang Cairo merasa tidak adil karena itu, seperti pilih kasih menurut Cairo.

"Mana mungkin ... wajahmu tidak kelihatan dan auramu tidak kelihatan. Darimana dia tahu itu adalah kau?!" kata Camden.

"Lalu kenapa?!" tanya Cairo.

"Satu hal kekurangan dari aura yang tidak terlihat adalah ... Quiris akan mengira kau itu punya kekuatan hebat. Terlebih lagi berada di dalam hutan seperti ini, kau ingat kan bagaimana pendapatku soal generasi sekarang bagaimana?!" kata Camden.

"Bagaimana bisa lupa, kau selalu menekankannya." kata Cairo pasrah karena ternyata saat ini sedang mengundang Quiris dengan semangat bertarung yang tinggi.

"Okey ... Quiris muda sekalian!" Camden seperti akan membuat pengumuman dengan menarik perhatian mereka semua, "Bagaimana kalau 12 lawan 1?!"

"Apa?! Kau mau melawannya sendiri?! Jangan meremehkanku!" kata Cairo protes.

"Mana mungkin ...." kata Camden menyeringai, "Maksudku, kau yang 1 melawan mereka semua!"

"Eh?!" Cairo melongo mendengar itu.

"Apapun yang tejadi, jangan ikut campur dan kalau dia kalah maka kau akan kalah juga. Setuju?!" kata Quiris yang sepertinya Pemimpin kelompok itu.

"Setuju!" sahut Camden tanpa keraguan sama sekali.

"Bagaimana bisa kau mempercayaiku begitu?! Aku tidaklah sehebat itu!" kata Cairo.

"Tadi kau bilang jangan diremehkan, bagaimana sih?!" kata Camden.

"Tapi bukan seperti ini yang kuinginkan terjadi ...." kata Cairo.

"Ayolah, Cairo ... kau itu pahlawan sedangkan mereka hanya anak ingusan yang gila bertarung. Buktikan perbedaanya!" kata Camden.

"Bagaimana bisa Manusia mengalahkan Quiris?!" kata Cairo pasrah dalam hati, tidak bisa mundur juga karena sudah dikepung dan Camden sudah membuat perjanjian, "Baiklah ... lebih baik mati karena bertarung daripada mati karena bertarung nanti setelah melarikan diri. Sangat memalukan!"

...-BERSAMBUNG-...

1
R⃟•D•I👏OFF
kapan lanjut kk
R⃟•D•I👏OFF
bagus banget
Vazdlia
kangen FCT3 kemana kah ini?? udh lama gak up 🥲🥺
Restia Nia
rindu FCT3 kak.....
Vazdlia
yaa ampun sampe lupa ini nyampe mana ceritanya, terakhir ini ngapain mereka aku sampe lupa 😭😭
With_maysa
semangat kaaaak😇💪🔥🔥🔥
Vazdlia
masih menunggu 🙂🙂
Restia Nia
masih menungguuu😊😊😊
🍉SEMONGKO
tuyulku tampil/Facepalm//Facepalm//Facepalm/,,
Restia Nia
selamat tahun baru 2024 juga buat kk author,, semoga apa yg di cita²kan akan terijabah ditahun ini, semoga semakin semangaaatt,,,💪💪💪💪
ittiiiy: Aamiin/Pray/ semoga sehat selalu juga dan apa yg diinginkan tahun ini perlahan" smuanya tercapai/Smile/
total 1 replies
Andi Hasni
sehat selalu thor
Suya
asik 🙈
Andi Hasni
/Drool//Drool/
Restia Nia
selamat berjuan Tan.. semoga sukses..
doaku menyertaimu...🤲🤲🤲😁😁😁
ikut deg²an yaaaahhh🤭
ittiiiy: Kasian operasi sendirian/Facepalm/
total 1 replies
🌸Santi Suki🌸
keren ceritanya. 👍👍👍
Nikodemus Yudho Sulistyo
'Lini Masa' mampir nih.
༄༅⃟𝐐QueenCy
mampir kk
WiraBP
+1 vote! semangat 🔥🤭
WiraBP: bener🤭😆
total 4 replies
Andi Hasni
sehatki selalu thor
Taki
Semangat 🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!