NovelToon NovelToon
Mawar Yang Tersisih Kan

Mawar Yang Tersisih Kan

Status: sedang berlangsung
Genre:Keluarga / Saudara palsu / Mengubah Takdir
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Mawar adalah anak ke 2 yang di paksa harus selalu mengalah dengan adik nya, Mawar di bedakan oleh ibu nya.

Mawar harus selalu mengalah demi sang adik, Mawar di perlakukan seperti anak tiri. Penderitaan Mawar semakin pedih saat ayah nya meninggal dunia, sikap ibu nya semakin menjadi terhadap diri nya.

Untung saja kakak laki - laki Mawar bisa melindungi diri nya, sebagai sang kakak dia tidak rela melihat penderitaan sang adik.

Sang kakak bahkan rela menolak beasiswa nya di sebuah universitas ternama karena dia tidak ingin meninggal kan Mawar sendirian.

Ikuti kisah Mawar dalam mengarungi kehidupan di bawah tekanan sang ibu dab juga adik nya, bisa kah ibu nya Mawar menyayangi Mawar seperti dia menyayangi putri bungsu nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22

Mawar tidak bisa menolak keinginan Farhan, beberapa hari yang lalu Mawar mencoba berbicara dari hati ke hati pada sang kakak. Mawar cuma ingin bekerja dan tidak berniat melanjutkan pendidikan nya, tapi Farhan menolak keinginan Mawar tersebut.

"Jika kau menyayangi kakak mu ini, maka tolong turuti permintaan ku. Jika kau menolak nya maka kau tidak menganggap aku sebagai kakak mu!" Ujar Farhan kala itu.

Mawar cuma punya satu orang yang menjadi tempat nya bersandar, dan itu cuma Farhan. Itu lah sebab nya Mawar tidak ingin membuat kakak nya kecewa karena penolakan diri nya.

"Baik lah kak, aku akan turuti keinginan kakak!" Mawar pun akhir nya tidak ingin membuat kakak nya kecewa.

Mawar cukup tahu diri, dia sengaja memilih universitas yang ada di kota ini. Kampung tempat tinggal nya Mawar berada di tepi sebuah kota kecil, jarak dari kampung nya ke kota itu cuma memakan waktu selama 1 jam dengan menggunakan motor atau pun mobil.

"Cukup kakak yang pendidikan nya cuma lulusan SMA, kamu harus menjadi Sarjana dek!" Ucapan Farhan itu selalu terngiang di telinga nya Mawar.

Tapi ada satu hal yang tidak di ketahui oleh Farhan, yaitu ancaman dari sang ibu dan Indah untuk diri nya.

"Mawar, karena ibu tidak ingin bertengkar dengan kakak mu, jadi ibu izin kan kau melanjutkan pendidikan mu, tapi ada syarat nya!" Ujar bu Munah pada suatu waktu pada Mawar.

"Apa syarat nya bu?" Tanya Mawar dengan takut - takut.

"Yang pertama kamu tidak boleh memilih universitas di kota lain, harus di kota L. Yang kedua, kamu juga tidak boleh memilih kontrakan yang mahal, cukup yang murah saja. Yang ke 3, kamu harus tetap pulang ke rumah ini pada hari sabtu dan minggu dan pada hari - hari libur lain nya. Karena jika kau tidak pulang, siapa yang akan mengerjakan pekerjaan di rumah ini, Indah tidak mungkin melakukan nya!" Bu Munah memberi tahu apa saja persyaratan nya pada Mawar.

"Baik bu!" Jawab Mawar sambil mengangguk kan kepala nya.

"Mawar, kamu tidak boleh egois dan mementingkan diri mu sendiri. Itu lah sebab nya kamu harus memilih universitas di kota L, karena biaya nya cukup murah. Dan untuk kontrakan mu kau harus sewa kontrakan yang paling murah saja, karena uang nya Farhan bukan cuman untuk diri mu saja. Tapi ada Indah juga, kebutuhan Indah banyak!" Bu Munah berkata lagi.

Mawar hanya menuruti keinginan ibu nya tanpa membantah sedikit pun, jangan kan untuk membantah, menatap wajah ibu nya saja Mawar tidak memiliki keberanian.

Mawar bisa melihat dengan jelas rona kebahagian di wajah nya Indah, gadis remaja itu akan memanfaatkan kesempatan itu untuk menghabis kan uang nya Farhan dengan alasan biaya kuliah dan kebutuhan nya Mawar.

"Mawar, aku udah selesai? Kamu udah belum?" Tanya Mentari, teman yang duduk di sebelah Mawar.

"Udah kok, yuk kita kumpul!" Jawab Mawar sambil tersenyum.

"Yuk!" Kedua gadis itu menyerah kan lembar jawaban dari tes masuk perguruan tinggi itu.

Mawar bertemu dengan Mentari ketika dia mendaftar beberapa waktu yang lalu, hingga kini kedua nua berteman akrab.

"Mawar, kamu udah dapat kontrakan belum?" Tanya Mentari pada Mawar.

"Belum!" Jawab Mawar sambil menggeleng kan kepala nya.

"Di sebelah kontrakan ku ada yang kosong loh kalau kamu mau!" Mentari menawarkan pada Mawar.

"Oh ya, kontrakan nya besar ya?" Tanya Mawar pada Mentari karena Mawar melihat seperti nya Menatari ini adalah anak orang kaya jika di lihat dari penampilan nya.

"Lumayan sih menurut aku, aku aja ngontrak nya berdua sama teman aku!" Jawab Mentari.

"Kontrakan nya lengkap loh, ada kamar tidur nya, ruang tamu, dapur kamar mandi. Air nya dan listrik nya masing - masing, gak gabung sama pengguna yang lain!" Mentari menjelaskan bagaimana kondisi kontrakan nya.

"Aku mau cari kontrakan yang kecil aja, yang cuma kamar aja!" Mawar mengutarakan seperti apa kontrakan yang dia ingin kan.

"Nanti aku bantu cari deh, aku udah hafal kok kontrakan di daerah sini. Oh ya kamu mau yang jauh atau yang dekat dengan kampus?" Tanya Mentari pada Mawar.

"Aku mau yang deket aja kalau bisa, biar gak harus naik angkutan lagi kalau mau ke kampus!" Jelas Mawar lagi.

"Ok, nanti aku bantu cariin ya. Kalau kontrakan ku masih agak jauh dari area kampus, dan masih harus naik ojek kalau mau ke kampus!" Mentari memberi tahu di mana letak kontrakan milik nya.

Mentari tinggal di kota ini sejak dia masuk SMA, dia sudah sekolah di kota ini. Ibu nya Mentari sudah meninggal dunia dan ayah nya sudah menikah lagi, karena tidak ingin tinggal satu atap dengan ibu tiri nya akhir nya Mentari lebih memilih tinggal di kota saja.

Untung nya ayah nya tidak melupakan tanggung jawab nya, dia selalu memberikan Mentari uang dalam jumlah yang cukup besar setiap bulan nya. Walaupun Mentari tidak pernah pulang lagi ke kampung halaman nya, semenjak SMA hingga sekarang Mentari tidak pernah pulang dan menemui ayah nya, hanya uang saja yang dia terima setiap bulan nya.

"Mawar, gimana kalau besok kita cari kontrakan nya?" Mentari memberi usul pada Mawar.

"Nanti aja deh kayak nya, kan kita baru aja ikut tes dan tidak tahu kita lulus apa enggak nya!" Mawar menolak ajakan Mentari.

"Udah lah Mawar, yakin deh kita ini pasti lulus semua. Ini tuh cuma kampus kecil, dan butuh banyak mahasiswa untuk mengisi nya. Jadi semua orang yang mendaftar pasti lulus semua, tes itu cuma formalitas saja!" Jelas Mentari pada Mawar.

"Kok kamu bisa tahu?" Tanya Mawar sedikit keheranan.

"Ya tahu dong, orang aku satu kontrakan sama tetangga aku dari kampung dan dia udah semester 4. Tiap tahun juga seperti ini aturan nya!" Jelas Mentari panjang lebar.

"Oh, gitu ya!" Mawar pun mengangguk -angguk kan kepala nya tanda mengerti.

"Aku mengajak mu buat cari kontrakan besok, mumpung ini masih lama masuk waktu perkuliahan nya. Kalau udah deket- deket waktu nya jadwal kuliah di mulai, biasa nya agak susah nyari kontrakan di sekitar kampus, semua nya udah pada penuh!" Mentari menjelaskan lagi.

"Ya udah deh, besok saja kita cari kontrakan nya!" Mawar pun setuju dengan usul Mentari.

"Kita makan dulu yuk, aku udah laper banget. Nanti aku anter kamu pulang!" Tawar Mentari pada Mawar.

"Ayuk!" Mawar dan Mentari menuju deretan kantin yang ada di seberang jalan di depan kampus itu.

Mawar sendiri sekarang numpang di kontrakan nya mbak Yuna, teman nya Farhan waktu sekolah dulu. Yuna sekarang sedang kuliah di semester 4, Farhan sengaja menitip kan Mawar pada Yuna sebelum dia mendapat kontrakan.

1
kalea rizuky
maaf males MC nya glblok
partini
bicara lembut ada maunya,, semoga kena stroke biar tau rasa
Isabela Devi
pada halkan mawar bisa sambil kerja Farhan
Isabela Devi
kasian mawar tp Farhan ingin mawar sukses
Isabela Devi
ibu yg ga punya belas kasih sama anak
Isabela Devi
mawar pergi dari rumah itu mungkin kamu bukan anaknya
Isabela Devi
ibu jahat bangatnya
Isabela Devi
dapat kak yang baik gitu, rasanya senang bangat
Isabela Devi
Farhan ga terimah beasiswa Krn dia mau jaga adiknya, amanah dari papanya sebelum meninggal
Isabela Devi
biasanya anak yang di manja gitu dibtengah jalan sekolahnya ga henar
Isabela Devi
semoga mawar kuat
Isabela Devi
semoga suatu saat mawar mendapatkan kebahagiaan
Isabela Devi
ibu yang py hati emang, apa mawar bukan anak kandung dia ya
kalea rizuky
ibuk gendeng nunggu karma mu
kalea rizuky
mending pergi dr rmh lag
partini
sambil kuliah kan bisa kerja yg online ataupun offline
Dede Azwa
semoga km pergi mawar..dari rumah sendiri tp bagai kan neraka... semoga di luar sana km menjadi orang yg sukses...😭sedih aku thorrr kok ada seorang ibu modelan kaya gitu..😡
Dede Azwa
astagfirullah...itu sich janji edan🤦😡
Dede Azwa
astagfirullah..kok ada ya ibu modelan ke gitu...😡
Korik Kook
kok aneh gak mungkin ibu kandung kelakuannya kyak gitu sama anak sendiri.. klo anak tiri mungkin / hasil perkosaan aneh ceritamu ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!