Tiga tahun sudah Lisa menikahi kakak iparnya tanpa ikatan cinta. Berbanding terbalik dengan Galih Almarhum suaminya yang begitu tampan, humoris dan begitu perhatian. Sikap Angga justru kebalikannya. Dia lelaki yang abai, tak banyak bicara dan kaku. Lisa bak menikah dengan robot. Tak ada yang menarik dalam pernikahan kedua lisa ini. Lisa hampir gila, hingga mengajukan perceraian pada mantan kakak iparnya itu. Angga menolak, lelaki itu berubah. Akankah Lisa tetap bertahan atau kembali meminta berpisah?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ibah Ibah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
21
Maaf Author lagi sakit jadi up nya telat 🙏🥺
Acara Menyambut Istri CEO Perusahaan Pratama tetap di gelar.
Semua karyawan berada di lobi kantor berkumpul menunggu kedatangan CEO mereka. Acara sudah di mulai dengan hiburan live musik. Banyak sekali makanan yang sudah di pesan. Semua karyawan menikmati hidangan itu kecuali Tari. Dia sangat menghawatirkan sahabatnya.
Namun sampai sekarang sahabatnya masih belum bisa di hubungi. desas desus vidio itu memang tak lagi terdengar karena semua karyawan menikmati acara yang di adakan Pak Angga. Mereka justru patah hati ber jama'ah karena Boss incaran mereka ternyata sudah menikah.
Tari senang masalah Lisa teralihkan dengan acara ini, tapi dia tetap hawatir dan terus menghubungi sahabatnya.
"Apa dia masih tinggal di kediaman Pratama ya? Gue susul aja kali ya dia? Kamu kemana sih Lis? Aku hawatir banget sama kamu"
Tari ingin lari dari acara ini, Dia ingin mengambil tas nya di loker. Tapi tiba-tiba seluruh ruangan di tutup.
Tirai-tirai yang ada di seluruh ruangan itu juga di tutup. Ruangan seketika sunyi, meski tidak segelap jika malam hari, Namun suasananya cukup sunyi karena semua lampu juga di matikan. Hanya lampu panggung yang menyala, membuat semua orang menatap ke arah Panggung.
Setelah beberapa detik, sebuah layar besar nampak di atas sana. Suasana jadi seperti sedang nobar bersama. Hanya ada cahaya di layar itu. Semua orang menatap ke sana, mereka menerka-nerka apa yang akan di pertontonkan di layar itu. Mereka berharap sebuah tontonan yang asyik dan seru akan di tampilkan sebagai hiburan untuk mereka. Namun saat layar itu menunjukkan satu gambar. Tari langsung membekap mulutnya, dia terkejut bukan main. Meski bukan vidio seperti yang ada di kiriman grup kantor. Namun Foto di depan sudah jelas menunjukkan keadaan Lisa yang tengah bergumul dengan seorang laki-laki. Hanya saja sekarang wajah Lisa di blur begitu pula wajah lelaki itu.
Tari berniat mencari siapa yang sudah mengatur semua ini. Dia berlari ke arah belakang panggung, dia tidak akan membiarkan nama baik sahabatnya tercemar.
Semua orang di sana juga sama terkejutnya dengan Tari, mereka langsung tahu siapa wanita di gambar itu.
"Itu Lisa ya? Wah padahal ini acara penyambutan Bu CEO kita, kenapa jadi dia yang muncul" Ujar salah satu karyawan kantor.
"Sok cantik dia, janda gatel. Pantes aja vidionya ke sebar kemana-mana, ganjen begitu"
"Dia pasti malu dan akan mengundurkan diri" kekeh karyawan lain.
Tari sudah tak tahan melihat itu, dia kesal bukan main mendengar sahabatnya di hina.
Gina senang bukan main melihat foto itu, ini bukan salah satu dari rencananya, tapi dia seperti dapat durian runtuh. Dia belum maju tapi sudah ada yang mendukungnya.
"Hanya aku yang akan jadi Nyonya Pratama, kamu hanya anak yatim piatu, tidak punya apapun untuk di banggakan, aku yang pantas jadi istri Angga" batin Gina sambil melipat kedua tangannya di dada . Dia akan menikmati pertunjukan ini. Sepertinya ini akan sangat menyenangkan.
Tari melirik ke arah Bu Gina, terakhir kali Bu Gina marah-marah di depan Lisa, apa dia yang sudah membuat semua kekacauan ini? Jika saja di sini tidak ada orang, Tari akan mengarungi kepala Bu Gina. Dia akan membawanya ke gudang dan menjambak rambutnya hingga habis tak tersisa.
"Pasti ini ulah dia, mana mungkin ada orang yang bisa memperlihatkan foto itu di cara seperti ini, kecuali orang itu sangat berkuasa" Batin Tari. Tapi ini bukan waktunya untuk membalas. Tari harus menghapus gambar di depan, dia harus cepat-cepat ke belakang panggung.
Baru saja Tari ingin melangkah,sebuah Video muncul di layar besar itu.
"Selamat berbulan madu ya? Mama nggak minta oleh-oleh. Mama hanya mau cucu" Kekeh Bu Nada di Video itu.
Keluarga itu sedang berada di Bandara mengantar kepergian Angga dan juga Lisa.
Vidio kali ini sontak membuat Tari makin jantungan.
Dia tentu kenal siapa itu Bu Nada. Istri Pak Pratama, pemilik perusahaan ini, di sana juga ada Pak Pratama yang terus memeluk istrinya.
Tapi yang tidak bisa dia terima, kenapa harus ada Lisa di sana? Apalagi Bu Nada mengatakan mereka akan berbulan madu.
"Astaga! Apa mereka punya hubungan spesial?" Batin Tari. Tari makin tertarik melihat vidio di layar depan.
Video selanjutnya adalah vidio akad nikah Lisa dan juga Pak Angga, melihat tanggal yang tertera di bawah vidio. Tari tahu itu terjadi tiga tahun yang lalu.
"Astaga! pintar sekali dia berbohong padaku? Apa dia sama sekali tidak mengaggap aku sahabat?" Gumam Tari sambil menangis haru melihat vidio akad nikah itu.
"Kamu memang selalu beruntung Lisa, dulu dapat adiknya, sekarang jadi istri kakaknya, sepertinya kamu memang tercipta untuk menjadi Nyonya besar keluarga Pratama" Gumam Tari lagi.
Video selanjutnya adalah Kegiatan Bulan madu Pak Angga dan juga Lisa. Mereka makan malam bersama, jalan-jalan di pantai, berbelanja dan banyak lagi foto yang terpampang jelas di sana. Meski di video itu mereka jarang bicara. Tapi tatapan Pak Angga sungguh membuat semua wanita yang ada di ruangan itu iri.
Tari bahkan tersenyum saat melihat Lisa membawa semua belanjaannya sendirian. Tapi dia tidak sadar Pak Angga terus memotret gambarnya dari belakang sambil tersenyum. Sumpah ini kali pertamanya Tari melihat senyuman Pak CEO dingin itu.
"Es kutub ternyata bisa cair juga" Kekeh Tari.
Tari melirik ke arah Bu Gina, wanita itu nampak kesal sekali dia marah-marah sendiri, bahkan pelayan yang membawakan dia minuman juga kena semprot.
"Dia pasti tidak terima" Batin Tari.
Gina kesal, rencananya menjelek-jelekkan nama Lisa gagal, dia pergi dari sana begitu saja. Dia sangat cemburu melihat tatapan Angga pada Lisa. Dia saja yang selalu ada di samping Angga tak pernah di tatap seperti itu.
Vidio terakhir nampak Pak Angga memakai baju yang ada di vidio panas itu. Pak Angga menyapa semua karyawannya dengan memakai pakaian itu.
"Hallo semuanya, saya Angga Putra Pratama ingin mengklarifikasi pada kalian semua jika vidio yang semalam kalian lihat adalah foto saya dan istri saya. Dia tidak mau hubungan kami di sebar luaskan karena dia tidak ingin mendapatkan kabar miring dari banyak orang, dia ingin menjadi dirinya sendiri, menjadi wanita karir yang mandiri, jadi saya setuju saja dengan kemauan istri saya, saya tidak menyangka akan ada kejadian seperti hari ini, jadi saya menegaskan jika Vidio itu memang asli. Tapi kalian harus tahu,kami pasangan yang sah di mata agama dan negara" Ucap Angga sambil menunjukkan buku nikahnya.
"Saya harap kalian tidak menghina istri saya, dan saya akan menuntut orang yang sudah menyebarkan Vidio itu, saya pastikan orang itu akan menyesal. Selamat menikmati jamuan yang sudah saya siapkan, nikmati acara hari ini. Dan ingat Lisa adalah menantu sah di keluarga Pratama, jika ada yang menyinggung dia. Maka orang itu akan berurusan dengan keluarga Pratama"
Vidio di akhiri, lampu kembali di nyalakan semua orang bertepuk tangan setelah melihat klarifikasi Pak Angga tentang istrinya. Kini semua karyawan diam. Mereka bahkan langsung membuka ponsel mereka. Menghapus vidio itu dari ponsel mereka.
"Duh gue nggak mau kena masalah dengan Boss. cepat hapus-hapus"
Tari kini bisa tersenyum lega, akhirnya Lisa tidak di hujat lagi. Tapi_ dia masih marah pada sahabatnya itu, kenapa Lisa menikah diam-diam? Di anggap apa dia? Batin Tari kembali kesal.
btw smg lisa n bik sum ga kenapa2
gws ya🙏
mungkin besok tidak up dulu 🙏🙏