Mei Lian putri dari kerjaan Cheng yang menikah dengan Kaisar perang dari kerjaan Yan , karena perjodohan .
Mei Lian sangatlah bahagia dengan pernikahan nya itu , karena memang sudah lama ia mengagumi sosok Kaisar perang yang sangat hebat dari kerjaan Yan , tapi tak disangka ternyata Kaisar dari kerjaan Yan tidak lah menyukai Mei Lian , Kaisar yang terkenal dengan kehebatannya di dunia perang itu seketika berubah menjadi kejam dan sering menyiksa Mei Lian di dalam istananya .
apa yang membuat Kaisar tidak menyukai Mei Lian. ?
dan apa kah Mei Lian sanggup bertahan dengan perlakuan kasar suaminya , atau justru ia menyerah dan memberikan raganya kepada seseorang yang menginginkan kehidupan kedua . ?
seperti apa kisah nya 😅🤭 yang penasaran mampir ya guysss hehehee .... 🥰🥰🤗 .
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Panggilan Baru
.
.
Satu Minggu kemudian keadaan Mei Lian sudah sangat membaik , wanita itu sudah sembuh total , dan tingkahnya semakin aneh menurut Jia Li .
" Jia Li .... Apa Kaisar kejam dan jelek itu belum kembali. ? " tanya Mei Lian yang kini sedang duduk santai di kursi meja rias seraya menyandarkan punggung nya di sandaran kursi , ia memejamkan matanya menikmati sentuhan tangan Jia Li di rambut panjang nya .
" belum nyonya .... Dan saya mendengar kabar jika di perbatasan antara kerajaan Yan dan kerajaan Jun saat ini sangat lah kacau , banyak prajurit dari kerajaan Yan yang terluka dan bahkan sebagain ada yang sudah meninggal karena terkena panah beracun dari musuh " jelas Jia Li sesuai apa yang ia dengar dari cerita prajurit yang menjaga istana
Mei Lian diam mendengar penjelasan dari pelayan nya itu " selesai .... Anda sangat cantik nyonya " ucap Jia Li saat ia sudah selesai menata rambut panjang nan lebat nyonya itu
Mei Lian ia membuka matanya , melihat penampilan nya di cermin , raga milik Mei Lian ia memang sangat cantik layaknya seperti dewi surga .
" Jia Li aku ingin keluar jalan-jalan rasanya disini sangat membosankan " ucap Mei Lian seraya beranjak berdiri
" tapi nyonya , Kaisar melarang anda keluar , dan jika anda melanggar nya beliau akan menghukum anda " ucap Jia Li ia tidak ingin nyonya nya itu kembali mendapatkan hukuman cambuk dua ratus kali .
" aku hanya ingin keluar dari kamar ini Jia Li .... aku bosan di dalam kamar turus seperti burung dalam sangkar , aku ingin menghirup udara segar di luar " jelas Mei Lian
" bisa nyonya tapi jangan lama ya , cuaca di luar cukup panas , " ucap Jia Li
" eehhmmm .... Oh ya Jia Li ... mulai dari sekarang kau jangan memanggilku dengan sebutan nyonya lagi , itu kedengaran nya sangat tua , panggil aku Miss " ucap Mei Lian seraya berjalan kearah pintu kamar nya yang tertutup rapat
" Miss ...! Itu bahasa apa lagi nyonya .... ? " tanya Jia Li dengan wajah bingung nya
" itu bahasa ku .... Turuti saja apa yang aku katakan Jia Li ... " Mei Lian menghentikan langkah nya di depan pintu yang masih tertutup
Dan dengan cepat Jia Li membuka pintu itu untuk sang nyonya , saat pintu sudah terbuka , angin berhembus menerpa kulit putih nan mulus Mei Lian.
selama satu minggu Jiwa seorang Jenifer Lopez berada di raga Mei Lian ini , dan ini pertama kali nya Mei Lian keluar dari kamarnya selama masa pemulihan nya .
Prajurit berdiri tidak jauh dari dapan kamarnya seperti seseorang yang sedang berjaga " apa tempat ini di awasi ketat seperti ini Jia Li. ? " tanya Mei Lian saat melihat banyak prajurit yang berjaga di beberapa sudut istana kekaisaran ini
" benar nyonya .... Eehhh salah Miss , istana kekaisaran ini memang di jaga Ketat oleh prajurit , karena ini istana besar nomor tiga yang ada di kerjaan Yan " jelas Jia Li
Mei Lian menganggukkan kepalanya mengerti setelahnya ia melangkah keluar menghirup udara segar di siang hari , cuaca cukup panas , tapi tidak membuat Mei Lian mengeluh dengan panas yang menerpa kulit putih nya itu .
" Miss ini sangat panas , apa sebaiknya kita kembali saja " ucap Jia Li karena ia sangat tau sosok Mei Lian yang sangat anti terkena matahari
" jiwa lebay mu muncul lagi Jia Li ... Diam lah ... Aku ingin berkeliling di istana ini " ucap Mei Lian , ia bukan lah sosok wanita yang lemah seperti apa yang di pikirkan oleh Jia Li itu .
Jia Li diam ia tidak berkata lagi dan terus mengikuti Mei Lian dari belakang dengan setia , langkah Mei Lian berhenti saat mendengar suara pedang yang saling bergesekan .
" itu suara pedang prajurit yang sedang berlatih Miss .... apa Miss juga melupakan suara itu. ? " ucap Jia Li saat melihat langkah Mei Lian tiba-tiba berhati
Mei Lian ia melirik sekilas pelayan nya itu " aku ingin kesana ... " ucap Mei Lian
" jangan Miss , kaisar akan marah jika Miss menganggu waktu latihan prajurit nya " cegah Jia Li
" dia gak ada disini kan ... jadi dia gak akan tau " ucap Mei Lian dengan wajah santai nya
" tapi banyak mata yang mengawasi kita Miss , dan itu semua akan sampai di telinga Kaisar " bisik Jia Li dengan suara yang sangat pelan matanya melihat kesana kemari memastikan tidak ada yang mendengar ucapan nya itu
" kau takut " tanya Mei Lian dan masih dengan wajah santai nya
Jia Li menganggukkan kepalanya " saya tidak ingin Kaisar kembali menghukum anda Miss , cukup terakhir itu saya melihat anda terbaring tak berdaya di atas tanah " ucap Jia Li
" kau menang pelayanku yang sangat setia dan peduli , ayo ... Abaikan saja cctv tersembunyi itu " Mei Lian ia merangkul pundak Jia Li dengan tersenyum
" bahasa apa lagi itu Miss .... Selama anda selamat dari kematian itu anda sangat banyak mengetahui bahasa aneh " ucap Jia Li
" kau ini sangat cerewet ... ayo " ucap Mei Lian , wanita cantik itu tetap mengajak Jia Li untuk masuk ke area latihan prajurit Liu Che yang masih dalam tahap pelatihan itu .
saat keduanya sudah sampai di pinggir lapangan latihan Mei Lian menatap semua prajurit yang berlatih pedang yang di ajarkan oleh salah satu pria yang berpakaian serba hitam dan terdapat sabuk merah di pinggang nya .
" hah .... Hah ... " teriakan mereka serempak menirukan apa yang di ajarkan oleh pelatih
tapi pelatih yang di khususkan untuk melati mereka itu melihat keberadaan Mei Lian , pria itu mengerutkan keningnya ini pertama kalinya ia melihat keberadaan Mei Lian di tempat latihan ini .
" lanjutkan " ucap pelatih itu kepada semua nya
" siap guru " ucap mereka serempak
Setelah nya pelatih itu menghampiri Mei Lian yang memperhatikan seluruh prajurit yang berlatih .
" maaf putri ... Ini buka tempat anda sebaiknya anda pergi " ucap pelatih itu dengan sopan tapi terdengar sangat tegas
Mei Lian menatap prajurit itu dengan tersenyum " aku hanya ingin melihat mereka berlatih , dan aku tidak akan menganggu mereka " ucap Mei Lian
" tapi jika Kaisar tau anda bisa di hukum putri " ucap pelatih itu lagi
" dia gak ada disini .... " Mei Lian mengubah tatapan nya menjadi datar ia meneliti penampilan pelatih itu dari bawah hingga keatas
" tapi disini banyak mata-mata yang mengawasi anda putri " ucap pelatih itu lagi
" kau sangat lah cerewet ... sepertinya kau ini berjodoh dengan Jia Li " ucap Mei Lian dengan wajah kesal nya
Jia Li meringis mendengar apa yang dikatakan oleh Mei Lian , sedangkan pelatih itu masih tetap menunduk " siapa namamu. ? " tanya Mei Lian
" Fei Jing putri " jawab pria itu dengan sopan nya
Mei Lian tersenyum miring " sabuk mu cukup tinggi apa kau ingin bertarung denganku " ucap Mei Lian dengan wajah santai nya
Jia Li yang mendengar itu sangat syok , sedangkan pelatih yang bernama Fei Jing itu memberanikan diri mengangkat kepalanya menatap Mei Lian yang hanya menatap nya dengan santai .
.
.
.
Hallo hallo hay guyss 🤗 maaf ya author sedikit lambat up nya soalnya sinyal di tempat author tiba-tiba hilang .
Jangan lupa like , komen dan Vote nya ya guyss 🤗 🤗 🥰 maaf jika masih ada Typo nya 🙏 😊 .
.
.
.
lanjut up lagi thor💪💪💪💪💪