NovelToon NovelToon
Lazy Emperor

Lazy Emperor

Status: sedang berlangsung
Genre:Budidaya dan Peningkatan / Action
Popularitas:244
Nilai: 5
Nama Author: kristanto artsx,....

setelah menyebrang, aku ingin berkultivasi dengan santai tetapi semua orang memubuat ku bekerja keras, saat aku berkata bahwa aku berkultivasi dengan bekerja keras, orang-orang ngin menghajar ku berkata bahwa aku orang termalas di dunia

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kristanto artsx,...., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

cap 21. Menghajar orang bodoh

Di depan gerbang kota tepi selatan, para penunggang kuda seketika berhenti saat mendengar teriakan seorang pemuda di antaranya.

Pemuda itu mengarahkan kudanya dan berbalik kemudian berjalan ke arah kerumunan di ikuti oleh para penunggang kuda lain nya.

pandangan pemuda yang pertama kali berbalik tertuju pada pemuda berpakaian compang-camping di depan antrian, senyum muncul di wajah nya saat iya menatap lurus ke arah pemuda dengan pakaian compang camping itu, namun senyum itu jelas bukan senyum ketika melihat teman.

Orang-orang yang berada di sekitar yang melihat hal ini segera mundur, menyisakan pemuda berpakaian compang camping dan pemuda berpakaian hitam yang tetap di tempatnya karena tak ingin kehilangan giliran pemeriksaan yang susah payah iya dapatkan.

"Heh Lin Feng? Ini benar kamu, ternyata kau datang ke tempat ini?, Hahahaha sepertinya kau sungguh sial, apa kau tak tahu bahwa kota ini adalah markas keluarga Dou ku? Hahaha aku sangat beruntung hari ini" pemuda yang menunggangi kuda itu tertawa terbahak-bahak saat memastikan iya tak salah orang

Pemuda ini adalah dou ke, sepertinya adalah tuan muda dari keluarga dou.

" Dou ke bukan?, memangnya kenapa jika aku ke kota ini?, apa kau pikir keluarga dou mu mampu menakutiku?, kusarankan kau jangan mencari masalah lagi denganku, jika tidak kau mungkin tak akan mampu menanggung nya" Menghadapi pemuda dari keluarga dou, ekspresi Pemuda berpakaian compang-camping yang bernama Lin Feng sama sekali tak berubah, iya dengan tenang memperingati douke seolah iya tak menganggap serius keluarga dou.

Mendengar kata- kata Lin feng, ekspresi dou ke yang sebelumnya tersenyum main-main langsung berubah.

Salah satu bawahan nya tak tahan dan berteriak dengan marah berkata "Sial Lin feng, beraninya kau berkata begitu?, apa kau tak menganggap serius keluarga dou ku? Huh sebelumnya kau beruntung karena kita berada di kota Tembok besi sehingga kami tak bisa menyentuh mu, jika tidak kami pasti sudah mematahkan kakimu, sekarang kau berani datang ke markas keluarga dou ku, jangan harap kau akan lolos kali ini" Teriak bawahan douke dengan marah

Orang-orang yang berada di sekitar juga mulai berbisik-bisik.

Mereka merasa bahwa sepertinya pemuda yang bernama lin feng ini terlalu sombong, keluarga dou adalah keluarga pendiri fondasi.

Patriak keluarga dou adalah kultivator pendiri fondasi namun pemuda itu tak menganggap serius mereka? Mungkin kah iya idiot

Mereka berbisik-bisik namun sebenarnya, suara mereka tak terlalu pelan, dou ke dan orang-orang di sekitar masih dapat mendengarnya.

Kebanyakan isi percakapan mereka mengatakan pemuda bernama lin feng ini sudah habis

Di sisi lain, douke yang mendengar bisikan orang-orang merasa sedikit puas iya melihat ke arah lin feng dan dengan santai berkata " Lin feng karena kau masih tak mengetahui tempat mu maka jangan salahkan aku, kepung dia" Ucap Dou ke memberi perintah

Para penunggang kuda lain nya yang merupakan bawahan douke yang berada di belakang nya segera mengepung pemuda bernama lin feng namun saat mereka mengepung nya, terdapat seorang pemuda berpakaian hitam yang masih berdiri dengan tenang di tempat itu tanpa maksud untuk berpindah sehingga iya juga ikut terkepung.

" Apakah kau adalah rekan nya? Heh kau juga sial kali ini, jangan harap kalian berdua akan lolos" Ucap dou ke sedikit terkejut ke saat baru menyadari ada seseorang yang berada dekat dengan lin feng

Mendengar kata-kata dou ke, pemuda berpakaian hitam yang berdiri di dekat lin feng mengangkat alis nya

"Hey aku bukan rekan nya, aku hanya mengantri untuk memasuki kota, lihat, sudah giliran ku untuk di periksa, urus urusan kalian sendiri jangan menyeret aku dalam masalah kalian" Ucap pemuda berpakaian hitam itu, melihat ke arah penjaga yang memeriksa namun, iya kemudian menyadari bahwa penjaga itu juga sudah pergi menjauh.

"Eh hey penjaga kemari dan periksa aku, aku ingin masuk kota" Teriak ary pada penjaga di kejauhan

Namun Penjaga yang mendengar teriakan ary malah bersembunyi di antara kerumunan

'Maaf kawan aku hanya penjaga biasa, jika aku terlibat masalah aku akan habis' ucap penjaga dalam hati

Di sisi lain, ary yang melihat hal ini menjadi kesal

'apakah ini plot tuan muda sombong?, aih aku hanya ingin memasuki kota tapi malah terlibat dalam masalah, tak masalah jika orang ini adalah wanita, menjadi pahlawan yang menyelamatkan kecantikan pasti akan keren tapi untuk seorang priaaaa.. Tak perlu terlibat masalah'

ucap ary dalam hati yang adalah pemuda berpakaian hitam.

Setelah terus menunggangi sapi ke utara, ary dan sapi itu tiba dekat dengan kota ini, ary kemudian menyembunyikan banteng itu di sebuah tempat dekat kota itu dan menggantung kalung yang bertuliskan (memiliki pemilik )di leher banteng itu yang iya buat dari papan kayu dan rangkaian tanaman merambat.

Ary melakukan itu agar banteng itu tak di serang jika tak sengaja di temukan oleh seseorang.

Setelah melakukan itu, ary berganti ke pakaian hitam dari salah satu kantong penyimpanan yang iya dapatkan sebelum pergi ke kota dengan tenang, lagipula dengan kekuatan banteng itu, jika iya tak bertemu dengan kultivator pembangun fondasi, iya tak akan dalam bahaya apapun.

ary datang ke gerbang kota dan melihat antrian untuk memasuki kota yang cukup panjang.

Iya terpaksa ikut mengantri, bagaimanapun tak mungkin kan iya berjalan dengan sombong dan mengatakan, aku adalah kultivator pembangun fondasi, biarkan aku lewat.

'Itu bukan gaya ku, orang yang melakukan itu biasanya hanya tuan muda sombong yang merupakan seorang npc yang mudah tersingkir' pikir ary mengingat novel di bumi

Jadi ary kemudian mengantri, saat iya pikir iya harus mengantri dengan jujur, sebuah kesempatan tiba-tiba datang, iya kemudian menyelinap melewati antrian dan menjadi yang terdepan, namun sialnya iya malah terlibat dalam pertengkaran tuan muda kaya

Ary sedikit kesal saat iya juga terkepung oleh keluarga dou namun iya tentu tak ingin memberikan tempat terdepan antrian yang sudah susah payah iya dapatkan jadi iya hanya berkata bahwa iya bukan rekan lin feng berharap orang-orang dari keluarga dou mengabaikan nya dan cepat menyelesaikan masalah mereka.

Ary ingin menghindari masalah namun ternyata keadaan berkata lain.

tuan muda keluarga dou yang mendengar jawaban asal-asalan Ary merasa sedikit tersinggung.

Sebelum iya mengatakan sesuatu, salah satu bawahan dari keluarga dou berteriak kepada ary

"Huh bukan teman? karena kau sudah di sini anggap saja kau sial, tangkap mereka berdua, heh seharus nya kau menjauh saat melihat masalah namun kau masih berdiri di tempat mu, itu salah mu sendiri"

Mendengar ini, ekspresi dou ke sedikit mereda menyukai ucapan bawahan nya

Melihat orang-orang keluarga dou yang sepertinya ingin melibatkan nya ary merasa tidak senang, iya ingin mengatakan sesuatu namun lin feng yang berada di depan nya mendahuluinya.

ekspresi Lin feng masih tak berubah, hanya suaranya yang srdikit menjadi dingin "Dou ke, sepertinya kau tak menyadari situasimu, apa kau pikir kau yang tak bisa menyentuh ku saat itu?, huh sebelumnya akulah yang sudah berbelas kasih, aku katakan ini untuk terakhir kalinya, bawa orang-orang mu pergi dan jangan ganggu aku lagi, jika tidak tanggung sendiri akibat nya. " Ucap lin feng melirik orang-orang yang mengepung nya.

Mendengar Kata-kata lin feng, dou ke kembali menjadi marah " Sial orang ini sama sekali tak tahu tempat nya, tangkap dia cepat, aku ingin merobek mulut nya nanti" Teriak dou ke

"Baik tuan muda" Mendengar kata-kata lin feng, bawahan douke juga sangat kesal, mereka segera melompat dari kuda mereka dan menyerang segera setelah mendengar perintah dou ke

" Sungguh bodoh, aku tak mengira ada orang berpikiran sempit seperti ini, hari ini aku akan memberi kalian pelajaran" Lin feng yang melihat bawahan dou ke mulai menyerang nya menggelengkan kepalanya dan berkata dengan tenang.

Setelah mengatakan itu, lin feng segera bertindak, aura kuat tiba-tiba muncul dari seluruh tubuh nya, aura itu berubah menjadi tekanan dan memengaruhi area sekitar.

Para bawahan dou ke yang menyerang lin feng melihat hal ini dan merasa ngeri, tubuh mereka menjadi berat, saat ini, sebodoh apapun mereka, mereka tetap mengerti bahwa kultivasi lin feng sangat dalam, tekanan itu hanya bisa di lakukan oleh seorang kultivator pembangun fondasi.

Saat pikiran mereka menyadari hal ini, mereka ingin mundur namun sebelum mereka bereaksi lebih jauh, lin feng melesat ke arah dua orang di arah depan kirinya.

Dua tinju, satu tangan kiri dan satu tangan kanan mengenai perut kedua orang bawahan dou ke mengirim mereka terbang.

Lin feng kemudian mengabaikan kedua orang itu dan melesat ke arah dua utang di kanan.

Tanpa keraguan, nasib yang sama menimpa dua bawahan itu.

Dau ke yang melihat hal ini dari atas kudanya juga sangat terkejut, iya tertegun dan masih belum bereaksi namun kuda yang ada di bawah selangkangan nya ketakutan, kuda itu menaikan dua kakinya ke depan menyebabkan dou ke jatuh kemudian berlari bersama kuda lain nya ke arah hutan

Dou ke yang baru saja terjatuh dari kudanya baruh saja bangun ketika iya melihat lin feng telah berdiri di depan nya.

Aura mengerikan menekan nya membuat nya gemetar ketakutan, pada saat ini, barulah iya menyadari betapa bodohnya dia.

Dou ke yang gemetar ketakutan melihat lin feng mengangkat tangan nya seolah akan memukul ingin berteriak meminta ampun namun saat itu dua teriakan keras membuat suara yang hendak keluar dari mulut nya tersangkut di tenggorokan nya.

"Argh aargh tidak ampun arrkh aaa tidah jangan wajah ku aaaaa" Dua teriakan kesakitan tiba-tiba terdengar dari arah belakang lin feng.

Dou ke yang kata-katanya tertelan mendengar suara teriakan itu dan semakin gemetar ketakutan, iya melihat ke arah datang nya suara itu yang berada di belakang lin feng.

Lin feng yang ingin memukul dou ke juga mendengar suara itu dan tinjunya juga berhenti.

Iya menoleh dan melihat ke arah sumber suara.

Di sana, seorang pemuda berpakaian hitam menghajar 2 bawahan dou ke yang tersisa, pemuda itu menghajar wajah kedua bawahan itu hingga ibu mereka mungkin tak mengenali wajah mereka lagi.

Tentu saja itu ary, pada saat bawahan dou ke menyerang lin feng, dua dari mereka juga menyerang ke arah ary, tentu saja ary sangat kesal dan menghajar mereka.

" Kalian sialan, aku hanya ingin memasuki kota dengan tenang aku ingin pergi ke restoran enak untuk makan enak setelah sekian lama makan makanan hambar, beraninya kalian menghentikan ku? ingin memukul ku hanya karena ingin mengantri dengan benar, sial ku hajar kalian rasakan kalian" Ucap ary mengumpat marah dan terus menghajar kedua bawahan dou ke itu

Di sisi lain, dou ke yang melihat hal ini semakin gemetar ketakutan.

Iya juga melihat ke arah pemuda berpakaian hitam itu yang melapisi qi terang di tangan nya.

Pemuda itu juga tingkat pembangunan fondasi

Di depan dou ke, Lin feng juga melihat hal ini sudut mulut nya sedikit berkedut" Mengantri dengan benar? " Ucap lin feng melihat ary yang memukul kedua penjaga itu dengan ganas

Di siai lain, orang-orang di sekitar yang melihat hal ini sangat ketakutan.

Dua orang tahap pembangunan fondasi, sungguh menakutkan. Orang-orang itu langsung mundur sedikit lagi dan menutup mulut mereka ketakutan karena sebelum nya. Banyak dari mereka mengejek ary dan lin feng

Mereka tak lagi berani memberikan komentar apapun. Kedua kekuatan adalah kekuatan tahap pendiri fondasi yang tak berani mereka singgung

Sesaat kemudian, ary puas menghajar kedua orang itu dan menoleh ke arah dou ke di belakang lin feng.

Dou ke yang melihat hal ini semakin gemetar ketakutan.

Ary kemudian melepaskan kedua bawahan dou ke, kemudian berjalan santai ke arah lin feng dan dou ke. "Minggir jika tak ingin menghajarnya" Ucap ary menatap lin feng karena lin feng menghalangi dou ke di belakang nya

Lin feng yang melihat ary menatap nya tanpa sadar mengikuti arahan ary, baru setelah ary melewatinya iya sadar.

Iya kemudian sadar dan melihat ke arah ary yang sedang menghajar dou ke.

"Ini... Apakah aku takut kepadanya?" ucap Lin feng setelah menyadari bahwa iya tanpa sadar mengikuti kata-kata Ary saat ary menatapnya

Entah kenapa, iya merasa sedikit takut saat ary menatap matanya menyebabkan iya tanpa sadar mengikuti perintah ary. Iya kemudian baru menyadari bahwa tangan nya juga sedikit berkeringat membuatnya mengepalkan tinjunya erat.

di sisi lain, ary yang sedang menghajar dou ke tak menyadari hal ini, iya juga sebenarnya tak tahu bahwa iya tak sengaja melepaskan niat pedang nya saat iya menatap Lin Feng.

niat pedang itu mengandung ketajaman membuat orang merasa sebuah pedang tajam sedang di tempelkan di seluruh tubuhnya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!