NovelToon NovelToon
Forensik Adalah Seorang Antagonis

Forensik Adalah Seorang Antagonis

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Wanita Karir / Psikopat / Antagonis / Balas Dendam / Bad girl
Popularitas:954
Nilai: 5
Nama Author: Gdc Hb vl

Zielga Nadine adalah seorang forensik kepolisian yang terkenal karena kecerdasannya dalam memecahkan kasus-kasus tersulit. Kemampuannya membawa banyak penghargaan dan membuat namanya dikenal sebagai salah satu ahli forensik terbaik.

Namun di balik sosoknya yang brilian, Zielga menyimpan masa lalu yang kelam. Semasa SMP, ia mengalami perundungan brutal dan kehilangan harga dirinya berkali-kali. Luka itu tak pernah sembuh—dan menjadi api yang membakar seluruh hidupnya.

Bagaimana jika forensik jenius yang dipercaya semua orang ternyata menyimpan agenda gelap?

Inilah kisah benturan antara dendam yang membara dalam diri Zielga dan upaya polisi mengungkap kebenaran.
Siapa yang akan menang: Zielga, yang bertekad membalas semua rasa sakitnya, atau aparat kepolisian yang tanpa sadar sedang memburu rekan mereka yang paling mereka hormati?

Di atas kertas bertuliskan “Keadilan”, sebuah pertempuran dimulai.

cerita ini hanya fiksi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gdc Hb vl, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 20

Langkah kaki terdengar menuruni tangga di ruangan yang agak gelap.

ziel yang telah mengenakan pakaian serba hitam tertutup serta masker dan topi berjalan perlahan mendekati meja yang ada di ujung ruangan.

foto-foto menempel di panel hijau yang membentuk jarum jam di di dinding dengan benang merah tertera di depan meja.

jari-jari ziel terangkat mengambil spidol merah yang ada di meja. dia kemudian memberikan tanda silang pada salah satu foto yang ada di panel hijau tadi.

setelah dia menyilang foto seorang laki-laki yang di bunuh sam kemarin, kini mapak di dua foto yang memiliki tanda silang di sana.

sudut bibir ziel melengkung ke atas ketika mengamati para foto tersebut, dia senang karena telah ada dua foto yang memiliki tanda silang meskipun salah satunya bukan dia yang melakukannya.

tangan kanan ziel bergerak menarik laci yang ada di bawah meja. setelah di tarik laci tersebut menampilkan beberapa tumpuk uang yang berwarna merah serta beberapa amplop kuning yang telah di siapkan ziel.

ziel mengambil beberapa lembar kertas angka tersebut dan memasukannya ke dalam amplop kuning di sana.

dia kemudian menutup kembali laci tersebut memasukan amplop uang ke dalan sakunya.

kakinya kemudian melangkah ke arah lemari barang-barang yang ada di sisi lain ruangan.

Ziel menggeser lemari tersebut hingga menampilkan pintu yang biasa dia gunakan untuk keluar secara rahasia.

Ziel melangkah masuk ke pintu meninggalkan ruangannya rahasia milik-Nya.

di tengah malam kota roves terdapat sebuah gang yang sunyi dan agak sempit.

di gang tersebut terdapat jalan menuju saluran pembuangan limbah air yang berbentuk bundar.

tutup bundar pembuangan tersebut terbuka dari dalam menampilkan seseorang berpakaian serba hitam dengan mengenakan masker dan topi yang menutup wajahnya keluar dari sana.

Ziel keluar dari tempat masuk saluran pembuangan itu, setelah keluar dia menutup kembali saluran tersebut dan melangkah pergi meninggalkan gang sempit yang sunyi itu.

***

di restoran kecil tempat yang sama pertemuan pertama antara sam dan ziel, sam kini duduk sambil mengamati sekitar.

dia telah duduk di sana selama satu jam menunggu kedatangan pelanggannya yaitu ziel, atau yang dia kenal sebagai mr. Misterius.

pertemuan mereka memang di janjikan tengah malam, namun sam datang duluan untuk menikmati kopi dan makanan yang ada di restoran kecil dan agak tersembunyi ini.

tak lama kemudian ziel datang dengan pakaian misteriusnya, dia mendudukkan dirinya di hadapan sam atau kursi yang ada di hadapan sam.

''sudah lama'' tanya ziel setelah duduk di kursi.

''ya,tapi kau tau ini tempat ku'' jawab sam sambil menyesap kopi milik nya.

sam kemudian menatap sekeliling sebentar seolah mengamati sesuatu lalu berkata ''kau membawanya!?''

mendengar itu ziel meletakan sebuah amplop kuning di meja dan mendorongnya ke hadapan sam.

tangan kanan sam segera meraih amplop tersebut, jari-jarinya dengan telaten membuka amplop itu untuk memastikan isinya.

setelah menghitung isinya, raut kecewa terpancar jelas di wajah sam ''apa hanya ini?'' tanya sam dengan penuh kekecewaan di matanya.

ziel meletakkan kedua sikunya di meja, jari-jarinya saling menaut menumpu dagunya.

Dia tersenyum di balik masker hitam nya sambil berkata "harusnya kau beri tau aku dulu siapa yang ingin kau bunuh" ucap ziel penuh penekanan.

Sam terdiam saat tau bahwa pelanggan depannya ini sedang marah "apa dia orangmu!?" ucap sam dengan penuh tanda tanya.

Ziel menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi "Ya dia cukup penting untuk ku, tapi karena kau sudah menghabisinya ya sudahlah, itu jadi tak penting lagi" jawabnya dengan santai.

"Hah!?" Sam membuka mulutnya dengan bingung, dia tak mengerti apa yang ziel katakan, rasanya aneh mendengar seseorang yang mengatakan dia orang yang penting, namun tidak penting secara bersamaan.

Ziel yang melihat sam bingung langsung berkata "Sudahlah tak usah kau pikirkan, bagaimana kondisi target!?"

Sam langsung sadar dari lamunannya "ah itu, dia sudah mengalami serangan mental, kurasa satu minggu lagi dia akan ke kantor polisi" jawab sam dengan santai.

"Ah begitu kah, apa kau menggunakan topeng seperti yang ku katanya"

Sam mengangguk pelan "ya itu hal yang muda" jawab sam, namun sesuatu yang ada di kepalanya terus mendorongnya untuk bertanya pada pelanggan di hadapannya ini.

"Apa kau tak takut jika dia melapor ke polisi, kau akan kehilangan kendali dan bisa di penjara" ucap sam penuh penekanan.

Ziel diam sejenak, dia kemudian berkata, "kau tak tau apa-apa sam" jawab ziel.

Sam yang mendengar itu langsung terdiam dia seolah tau bahwa orang di hadapannya ini ingin dia jalani saja tanpa banyak bertanya, mata sam kemudian menatap wajah ziel yang di balut masker dan topi hingga membuat sam hanya mampu melihat kedua matanya saja.

Sam yang telah mengamati ziel menyesap kopinya yang hampir habis sambil berkata "Ngomong-ngomong mr. Misterius boleh aku melihat wajah mu"

Ziel langsung menegakkan posisi duduknya sambil berkata pelan "tidak, kau tidak sepenting itu sam" ujar ziel menatap tajam sam.

Sam tersenyum lembut ke arah orang asing di depannya, dia sedikit merasakan nyeri di dadanya saat di anggap tak penting oleh pelanggan itu.

Hal ini membuat rasa penasaran dan tertarik sam pada pelanggannya satu ini makin besar.

"Oh benarkah, kalau begitu bagaimana cara menjadi orang penting di matamu, mr misterius" ucap sam tersenyum lembut ke arah ziel.

Ziel tersenyum saat mendengar ucapan sam, sam tentu tak menyadari hal itu karena ziel menggunakan masker.

"Itu sesuai keinginan ku sam, dan kau kurang beruntung" ucap ziel menatap sam dengan tatapan aneh.

Sam menanggapi hal itu dengan senyuman, dia kemudian mengalihkan perhatiannya ke pegawai restoran.

Sam kemudian mengangkat tangannya memanggil pegawai tersebut, sedangkan ziel yang berada di hadapan sam hanya mengamati gerak gerik sam.

Saat pelayan tersebut menghampiri sam, sam langsung berkata "tolong pesan dua piring steak medium" ucap sam pada pelayan tersebut.

Pelayan itu mengangguk kecil, mengeluarkan nota kecil di sakunya dan mencatat menu yang sam pesan. Dia kemudian pergi ke sisi dapur umum memberitahu koki pesanan sam.

Sam kemudian menatap ziel lagi yang tengah menatap dirinya "apa kau suka steak" ucap sam.

Ziel menggelengkan kepalanya "tidak, kau saja yang habiskan"

"Oh jangan khawatir soal pembayarannya, aku yang traktir, aku baru gajian" ujar sam mengedipkan mata kirinya sambil menampakkan amplop kuning yang ziel berikan tadi padanya.

Ziel tertawa kecil di balik masker nya, kerutan dimatanya yang terlihat jelas membuat sam tau bahwa zile tertawa.

"Tak perlu kau saja yang makan semuanya, aku pamit" jawab ziel dengan lembut, dia kemudian berdiri meninggal sam yang menatap kepergian.

Sam mengangguk saat ziel berdiri dia kemudian berkata "Oke!" Sambil melambaikan tangan kearah punggung ziel.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!