NovelToon NovelToon
Materialistic Wife

Materialistic Wife

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Nikahmuda / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan di Sekolah/Kampus
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: capr.gurlll

Lady suka uang.

Lady juga cinta uang!

But, jika Lady disuruh memilih antara Ace atau uang, maka jawabannya sudah pasti Ace, karena bagi Lady, Ace adalah sumber uangnya. Simple kan jawabannya..

Menikah dengan Ace adalah salah satu hal yang tak pernah terlintas di pikiran Lady. Menikah dengan cowok galak yang memiliki tingkat kesabaran setipis tisu. mungkin juga lebih tipis dari tisu, gak tau deh.

Andaikan saja cowok itu tidak kaya raya serta berwajah jelek, maka mustahil Lady mau menerima perjodohan paksa ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon capr.gurlll, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 9

Archella tersenyum tipis,

"Masa sahabat Mama masuk rumah sakit, talk mama nggak tau, sih?" Jawab Chella tersenyum manis.

"Sebelum Mama ke bandara entar sore, gimana kalau kita shopping dulu di mall?" Ajak Archella yang sontak membuat Lady tersenyum lebar.

"Ayok, Ma. aku mau beli tas baru buat dipakai jala-jalan. Tas aku cuman dikit doang soalnya," Jawab Lady dengan semangat. Hal singkat yang membuat Ace menghela nafas jengah.

Terus yang di walk in closet itu punya siapa sampai banyak banget? tas punya tetangga?

"Iya, sayang. Mama dengar-dengar, katanya Hermes habis ngeluarin tas Croco terbaru. Cocok, loh, buat dipakai kalau misalnya ada acara," Ucap Chella tak kalah semangatnya.

"Iya, Ma. Sekalian aku mau beli dress sama tas deh kalau gitu," Jawab Lady, membuat Ace lagi-lagi menggeleng tak habis pikir.

Padahal, Lady sudah punya sekali tas dan pakaian branded di walk in closet.

"Pa, mama sama Lady mau shopping dulu, ya? Papa tunggu aja disini sama Ace," Ucap Chella dengan semangat kepada George.

George melirik putranya yang juga sedang meliriknya.

"Kayaknya, lain kali aja, deh, Ma. Papa takut kita malah telat kebandaranya entar sore," jawab George, membuat Chella mendengus sebal.

"Kok gitu, sih, Pa? Mama sama Lady, kan, cuman bentaran doang," ucap Chella yang merasa sebal sambil bersedekap dada.

Ace terkekeh melihat mamanya ini yang merajuk. Sebentar apanya? Mamanya ini kalau shopping nggak pernah sebentar, loh. Kalau mall-nya buka 24 jam, mungkin mama cantiknya ini akan tembus dari pagi sampai pagi di mall itu.

Perhatian Ace kemudian tertuju kepada Lady yang juga tampak ingin mengoceh karena tidak jadi shopping.

George mendudukkan badannya di sebelah Ace sambil memperhatikan Lady dan Archella yang sama-sama ingin mengomel.

"Glora ini persis banget, kan, sama mama kamu?" Arion berbisik di telinga Leo.

Leo menganggukkan kepalanya. "Banget, Pa."

Lady ini persis banget sama Archella. Sama-sama ekstra glamor, humornya tinggi, suka ngehabisin duit, cerewet, heboh, hobi shopping, suka foya-foya, dan masih banyak lagi.

Tak lama, setelah kedua orang tua Ace pergi, Lady lantas menutup kembali pagar rumahnya dan mengunci pintunya.

Menghela nafas, Lady lalu mendudukkan badannya di samping kolam ikan Ace sambil menceburkan kakinya ke kolam.

Lady memperhatikan sebuah album di tangannya yang tadi diberikan oleh Anchella. Sebuah album yang menyimpan foto-foto lama dari kedua orang tuanya dan orang tua Ace.

Lady lalu membuka buku album di tangannya itu. Diperhatikannya satu-persatu foto di dalam sana sambil sesekali tersenyum tipis.

Di sana juga ada foto kedua orang tuanya dan orang tua Ace yang sedang foto bersama saat mereka masih bersekolah.

Menghela nafas, Lady melirik Ace yang kini sedang menonton Televisi sambil membelakanginya. Lady ingat. Sangat ingat, bahwa alasan mereka dijodohkan adalah karna permintaan terakhir dari almarhum papinya.

Lady sudah menolak. Apalagi Ace. Tapi mereka berdua sama-sama tak bisa menentang keinginan orang tua mereka.

Almarhum Daddynya ingin agar dirinya dapat melihat salah satu anaknya menikah dengan seseorang yang tepat. Persahabatannya dengan George, membuat George setuju agar Ace saja yang menjadi suami dari Lady. Terlebih lagi, mereka semua sudah tahu masing-masing bagaimana karakter Ace dan Lady.

Namun, semuanya terlambat. Lasendo, beliau hanya mampu mengucapkan hal itu tanpa bisa mewujudkannya. Ia meninggal karena serangan jantung, seminggu sebelum acara pernikahan Lady dan Ace dilaksanakan.

Meskipun begitu, Lasendo tetap dapat pergi dengan tenang karena putrinya sudah ia titipkan ke tangan yang tepat. Ace. Anak dari sahabatnya.

Anetta. Meskipun Lasendo sudah tak ada, namun beliaulah yang melihat dan menyaksikan proses pernikahan putrinya. Ini juga adalah permintaannya untuk dapat melihat salah satu anaknya menikah karena kondisi kesehatannya yang juga semakin menurun.

Adalah sebuah cita-cita tersendiri bagi mereka untuk dapat melihat salah satu anaknya menikah sebelum mereka pergi.

Dan untuk Lady sendiri, walaupun berat hati akhirnya keputusan yang ia pertimbangkan dengan matang pe matang, ia menyetujui permintaan papinya itu karena ia tahu Ace ganteng dan anak tunggal kaya raya. Bahkan, menurutnya, Ace yang paling ganteng di antara para anak Thunder

"Ahh, galau gue nggak jadi shopping." Lady menghela nafasnya sambil menenggelamkan wajah cantiknya di atas bantal.

Ace yang sedang bermain handphone di sampingnya lantas menggelengkan kepalanya.

"Shopping mulu kerjaan lo," ucap Ace, membuat Lady melirik kepadanya.

Berfikir sejenak, Lady kemudian mendudukkan badannya di sebelah Ace. Gadis itu tersenyum lebar menatap Ace yang kini juga menatapnya dengan alis yang terangkat sebelah.

"Minta duit, dong, Ace. Gue mau beli tas baru, dress baru, sama alat makeup baru. Papa lo, kan, lagi ada kerja sama di Spanyol, jadi otomatis papa lo bakal dapat banyak duit, kan?" pinta Lady dengan entengnya.

Lady merangkul lengan Ace yang masih menatapnya dengan alis yang terangkat sebelah.

"Yang kerja sama itu papa gue, bukan gue," balas Ace dengan suara beratnya.

Lady menganggukkan kepalanya. "Lo, kan, anak satu-satunya, jadi otomatis semua uang yang papa lo dapat bakal dikasih, dong, buat lo," ucap Ace. Aura cewek matre terasa sangat menguar di dirinya.

Ace menghela nafas. Tangan kekarnya bergerak melepas rangkulan Lady dari lengannya. Namun, bukannya lepas, Lady malah semakin merangkulnya dengan erat.

"Besok gue kasih duit," ucap Ace yang membuat Glora senang, namun juga bingung.

"Kok besok, sih? Sekarang aja," balas Lady.

"Besok."

"Sekarang, Ace."

"Lo nggak lihat sekarang udah jam berapa?"

Glora melirik jam yang tertempel di tembok kamar mereka. Rupanya sudah jam 22.03 WITA.

"Nggak apa-apa, Ace. Gue perginya sama Zena, kok. Lo, kan, tau sendiri kalau Zena itu kasar dan jago berkelahi. Dia pasti bisa, kok, ngejagain gue," ucap Lady yang masih berusaha mencari solusi agar dirinya bisa shopping malam ini.

Ace terlihat berfikir sejenak. Memang, sih, kalau Zena itu kasar dan jago bela diri. Semua orang juga tahu.

"Emang Zena mau nemenin lo?" tanya Ace menaik turunkan alisnya.

Lady mengangguk cepat kepalanya. Buru-buru gadis itu mengambil handphone-nya di atas nakas dan mencari kontak Zena.

Lady : Temanin gue shopping.

Zena : Emang Ace ngizinin lo shopping malam-malam gini?

Lady : Gue banting, gue sliding trus gue lempar kalo dia kalau sampai nggak ngizinin gue

Zena : Dih, emang lo berani? Lo mampu emang?

Lady : Nggak, sih.

Zena : Terus, ngapain lo ngomong kayak gitu?

Lady : formalitas doang biar kelihatan berani. Ngomong-ngomong, ayok temanin gue shopping

Zena : No way! Gue nggak mau punya urusan sama cowok sensi modelan laki lo itu.

Lady : Oh my god, Zena. Please.

Zena : No. Lebih baik lo nurut sama laki lo. Gue nggak mau ikut-ikutan.

Lady : Ohh, ya udah**hh**

Glora menghela nafas. Ia kembali meletakkan handphone-nya ke atas nakas, dan kemudian menatap Ace yang kini sedang sibuk bermain handphone.

"Zena nggak mau, jadi gue perginya sendirian aja, ya?" Lady menatap melas kepada Ace.

"Nggak."

"Oh my god, Ace. Sekarang aja. Gue sendirian juga nggak apa-apa, kok."

"Heh! Lo pikir bagus buat cewek keluar sendirian jam segini? Kalau ada apa-apa sama lo, gue juga yang bakal repot nantinya!" tolak Ace yang tak mau dibantah.

"Ace-"

"Besok atau nggak sama sekali?" ancam Ace menaik turunkan alisnya.

1
capr.gurlll
yok komen gess biar author makin semangat nulisnya🤩👐 yang mau recom alur ceritanya bisa bgt. boleh komen atau langsung chat ya🫰
Adinda
jd yang melanjutin perusahaan daddynya,Leon Ya thor
capr.gurlll: yaps putera mahkota Maesa🤭 stay tuned yaa untuk visualnya leon😍
total 1 replies
Annisanur hasanah
kak di tunggu updatenyaa mereka lucu bgttt
capr.gurlll: kak😍🙏👍
total 1 replies
Annisanur hasanah
ga expect😭
Annisanur hasanah
wkwkkw cod ga tuh😄
Annisanur hasanah
hallo kak, aku berkunjunggg
MayAyunda
keren👍
Annisanur hasanah
gemas lucu ya mereka🤭
Annisanur hasanah
mampir kak😍
❄Snow white❄IG@titaputri98
Mampir kak, baca 1 bab dulu
capr.gurlll: thankyou😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!