NovelToon NovelToon
Petaka Di Air Terjun Kampung Dara

Petaka Di Air Terjun Kampung Dara

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horor / Selingkuh / Cinta Terlarang / Hantu / Dendam Kesumat
Popularitas:18.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ridwan01

Tragedi menimpa Kenanga, dia yang akan ikut suaminya ke kota setelah menikah, justru mengalami kejadian mengerikan.
Kenanga mengalami pelecehan yang di lakukan tujuh orang di sebuah air terjun kampung yang bernama kampung Dara.
Setelah di lecehkan, dia di buang begitu saja ke dalam air terjun dalam keadaan sekarat bersama suaminya yang juga di tusuk di tempat itu, hingga sosoknya terus muncul untuk menuntut balas kepada para pelaku di kampung itu.
Mampukah sosok Kenanga membalaskan dendamnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridwan01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

satu lagi tumbang

‎ Sejak turun dari teras rumah Kenanga, Burhan benar benar mengalami kesialan tanpa henti, mulai dari kakinya yang terpeleset tepat di tangga rumah Kenanga hingga dia terjungkal jatuh, motornya yang tiba tiba saja mogok di tengah jalan, bahkan sepatunya yang menginjak kotoran kucing di dekat rumah Wisnu. Dan saat itu jalannya sedikit tertatih karena Burhan kembali terjatuh saat turun dari motornya hingga kakinya terkilir.

‎"Kenapa kamu Burhan?" tanya Wisnu yang sedang di temani Kenanga di depan teras rumahnya

Dia sudah mulai memperlihatkan kedekatannya dengan Kenanga di depan semua orang karena Dasih sudah meminta semua pekerja untuk menghormati Kenanga yang akan jadi istri kedua Wisnu.

‎"Juragan, di rumah Kenanga ternyata ada saudara jauh Kenanga, dia bilang ingin bertemu Kenanga karena sudah lama sekali tidak bertemu, bahkan mengatakan ingin mengucapkan selamat atas pernikahan Kenanga" jawab Burhan

‎"Panggil Kenanga nyonya, dia akan jadi istriku setelah masa indahnya selesai" ucap Wisnu

‎"Maaf juragan, maksud saya dia saudara jauh nyonya Kenanga" ungkap Burhan menunduk

‎"Apa kamu punya saudara jauh Kenanga?" tanya Wisnu lembut

‎"Ada juragan, dari kampung Curug saudara Mbah Putri, namanya paman Bintang dan anaknya kak Dimas" jawab Kenanga yang sudah di beri tahu Sahara semalam kalau Dimas ada di rumahnya.

‎"Panggil mas mulai sekarang, kamu adalah calon Istriku" ucap Wisnu

‎"Baik mas" jawab Kenanga membuat Wisnu tertawa puas

‎"Kalau saja ini bukan di rumahku, aku sudah langsung membawa kamu ke kamar Kenanga, tapi kalau siang masih ada Dasih, tunggu nanti malam" bisik Wisnu mengecup rambut Kenanga.

‎"Juragan, orang yang ada di rumah Kenanga sepertinya bukan orang sembarangan" ucap Burhan

‎"Kenapa kamu berkata seperti itu?" tanya Wisnu

‎"Saya merusak pintu rumah Kenanga, dan dia bilang saya harus memperbaiki pintu rumah itu tapi saya tidak mau memperbaikinya"

‎"Lalu?"

‎"Lalu dia menyumpahi saya akan terkena sial sampai saya meminta maaf pada Kenanga" jawab Burhan

"Kak Dimas bukan orang yang seperti itu mas" ucap Kenanga

‎ Ada kilat Kemarahan dalam mata Kenanga saat dia mendengar Burhan merusak rumah Kenanga, di tambah dengan sumpah Dimas dan Kenanga berharap sumpah itu terus menempel pada Burhan sampai dia mati.

‎"Dan.... Saya benar benar terus kena sial dari sejak saya keluar dari rumah Kenanga" ungkap Burhan

‎"Itu mungkin hanya kebetulan saja" ucap Wisnu.

‎"Saya pikir juga begitu juragan, tapi sekarang kaki saya terkilir, saya tidak bisa bekerja dan minta ijin untuk di urut ke dukun urut juragan" ucap Burhan

‎"Pergilah, dan minta anak buahmu untuk waspada" Jawab Wisnu

"Baik juragan"

‎ Burhan pergi dari sana, Sigit juga sudah menguping pembicaraan mereka dan merasa lega karena ternyata Dimas bisa melindungi dirinya sendiri, bahkan Sigit terkejut karena ternyata selain bisa melihat hantu, Dimas juga punya ilmu yang terpendam.

‎"Aku bisa mempercayakan semuanya pada Allah SWT dan kak Dimas sekarang, Kenanga, bersabarlah, meski bapak menikahi kamu, pernikahan itu tidak sah karena Dirga masih hidup kan? Kamu bilang Dirga masih hidup dan ada di sesuatu tempat" batin Sigit menatap kenanga yang sedang di rangkul Wisnu

‎ ~~~~~

‎ Di tempat Burhan saat ini, dia sudah menuju ke rumah dukun urut di temani satu anak buahnya yang dia percaya, tapi di sepanjang perjalanan mereka terus saja mendapatkan masalah, mulai dari ban yang tiba tiba bocor sampai ada anjing yang mereka senggol dan mengejar mereka hingga motor Burhan oleng lalu masuk ke dalam selokan.

‎ Bruk.

Guk. Guk. Guk.

"Hiks pergi!" ucap anak buah Burhan

‎"Aakhhhh! Kenapa aku sial terus!" teriak Burhan mulai kesal

‎"Mungkin kata kata orang itu benar bos, sebaiknya bos minta maaf sama nyonya Kenanga" ucap anak buahnya

‎"Aakhh! Aku tidak mungkin minta maaf pada dia, dia itu hanya raga kosong yang di tempati Kenanga!" jawab Burhan membuat anak buahnya kebingungan karena dia memang tidak tahu apa yang terjadi.

‎ Yang para pekerja Wisnu ketahui sejak Kenanga kembali tinggal di sana adalah Kenanga di usir Dirga dari kota dan dia kembali bekerja di rumah Wisnu. Bahkan Wisnu sudah mengurus surat perceraian Kenanga agar warga percaya kalau Dirga ada di kota dan mengatakan kalau Dirga tidak akan kembali lagi ke kampung itu.

‎"Ini sudah hampir malam bos, dan dari rumah Kenanga sampai kerumah juragan Wisnu kita menghabiskan waktu tiga jam karena terus ada gangguan di perjalanan, padahal dari sana hanya cukup setengah jam sudah sampai. Lalu dari rumah juragan Wisnu ke sini kita sudah menghabiskan waktu empat jam bos" ungkap anak buah Burhan

‎"Tinggal berapa rumah ke tempat dukun urut?" tanya Burhan.

‎"Hanya berjarak lima rumah dari sini bos" jawabnya.

‎"Tinggalkan saja motornya, ayo bantu aku berjalan" ucap Burhan

‎ Burhan di bantu anak buahnya, dia berpikir kalau dia akan sampai dengan selamat tanpa ada kesialan lain karena jarak rumah dukun urut itu tidaklah jauh, tapi Burhan salah, justru kesialan yang lebih kejam sedang menunggunya. Di seberang jalan sedang ada perbaikan jaringan listrik.

Burhan yang berjalan tertatih tidak menyadari kalau kabel listrik itu terputus dan aliran listriknya terus merambat ke tempat yang di genangi air tepat di depan jalan setapak yang di lalui Burhan.

‎"Pak awas!" teriak orang di seberang jalan

‎ Tapi terlambat, Burhan tiba tiba saja terjatuh karena terkejut mendengar teriakan orang yang memperingatkan dia dan tubuhnya masuk ke kubangan yang airnya sudah teraliri listrik tegangan tinggi.

‎ Bruk.

‎"Hhhhkkkkk"

‎"Bos!"

‎"To... To...."

‎ Burhan berada di dalam kubangan itu tanpa bisa bergerak, tubuhnya benar-benar kaku tersengat listrik tegangan tinggi bahkan terlihat kulitnya sudah mulai melepuh, para petugas PLN terus berusaha menyelamatkan Burhan dengan mengambil kabel yang terputus itu tapi sepertinya mereka terlambat, Burhan sudah terkapar di dalam kubangan itu dengan tubuh memerah penuh luka bakar.

‎ Matanya sekilas melihat penampakan Kenanga yang sedang menyeringai ke arahnya dan terlihat begitu puas melihat penderita Burhan.

‎"Ke.. Kananga... Ma... Ma..."

‎ Tanpa bisa menyelesaikan kata kata maafnya, Burhan sudah meninggal dengan mata terbelalak.

‎"Bos!" pekik anak buahnya segera memeriksa kondisi Burhan.

‎"Bawa ke puskesmas mungkin masih bisa di tolong" ucap salah seorang warga

‎"Terlambat, dia sudah meninggal, ini pak Burhan kan? tangan kanannya juragan Wisnu" jawab seorang warga.

‎"Iya pak, tolong saya membawa jasad bos saya kerumahnya" ucap anak buah Burhan

‎"Tunggu, kami selesaikan mengurus kabel kabel ini dulu supaya tidak ada yang celaka lagi, tadi kami sudah berteriak tapi kalian malah terus berjalan ke sini" ungkap petugas PLN.

‎"Saya tidak mendengar panggilan kalian, justru tempat ini terlihat sepi tadi" Jawab anak buah Burhan membuat semua orang merasa heran, karena tempat itu begitu ramai.

‎"Kami berteriak saat kalian sudah mendekati kubangan itu tapi kalian seperti tidak mendengar apapun, orang orang lain saja menjauh tapi kalian malah mendekat" ucap seorang warga

"Kenanga, satu lagi sudah tumbang tinggal Wisnu" gumam Dimas yang melihat semua kejadian itu karena dia sedang memantau dukun Jumadi yang ternyata juga ada di sana dan mengambil sesuatu dari tubuh Burhan, yaitu gelang hitam yang di pakai Burhan.

"Aku yakin kamu punya tujuan lain membantu Wisnu" gumam Dimas lagi

1
neni nuraeni
bguuss mereka the best deh lah... hehee,,,, dtunggu klnjutannya ya thoor😁😁
tiniteyok
horeee Badaruddin akhirnya muncul....semoga masalah nyi Dahlia n Dirga segera teratasi, semangat Sigit dkk😀
Ridwan01: aamiin Terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Sri rahayu
Thor lanjut ,ceritamu ini ga mbosenin .teruslah bikin cerita yg menyangkut Dimas dan Sahara pasti seru
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
yeeey akhirnya Sigit punya kekuatan eeuuuyyyy.... siap" bertarung SMA si Dirga edan dan pasukannya lnjut atuh laaah thooorr😁😁
neni nuraeni: maksih kmbli othoor 😁😁
total 2 replies
neni nuraeni
Waduuh mati ga ya... lnjuttt
neni nuraeni: oh bgus deh😁😁
total 2 replies
tiniteyok
wah....si Dahlia udah mulai bergerak mencari mangsa, selalu hati² Sigit n Kenanga, semakin seruuuuu ceritanya 😀
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
semoga Sigit dan yg lainnya slmt....dan semoga klung Badarudin bisa melindungi Sigit dan yg lainnya
Ridwan01: aamiin terima kasih kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
baguuss,,,, mantaaap seruu. lnjut thor
neni nuraeni: sama" thor 😁😁
total 2 replies
neni nuraeni
ga komen ah bingung....😁 semngt ya thor dtunggu klnjutnnya,,,
Ridwan01: terima kasih kakak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
ga kebyng deh gmna pusingnya gamma 😁😁😁
neni nuraeni: teler atuh thoorr... 😁😁😁
total 2 replies
Likha Al Mujahid
di tunggu thor 💪
Ridwan01: terima kasih kak y
total 1 replies
neni nuraeni
aduuuh sikit amat thor up nyaaa.... pdhl lgi seru"nya ini,,, lnjut lgi dooong😁😁
neni nuraeni: mmmm😐😐
total 2 replies
tiniteyok
bodoh banget kenanga, jadi wanita kurang tegas, baru diprovokasi Dirga udah nurut aja...., untung ada Dimas dkk yang bantu
Ridwan01: kalau tidak ada mereka, kenanga sudah di culik. terima kasih kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
kasian kenanga... lnjut thor
Ridwan01: siap kak terima kasih 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
aduuh Sahara... awas yaa,,, semoga kenanga dan Sigit ga terpisah lgi ..
Ridwan01: aamiin, terima kasih kak🙏
total 1 replies
neni nuraeni
hadeeeh si Dirga nyari gara" nih... jgn smpai deh si Dirga mengganggu kebahagiaannya kenanga ksian
neni nuraeni: betul itu.... kalau bisa smpai ga bisa jln biar tau rasa dia 😁😁
total 2 replies
neni nuraeni
rek kumha rustam maneh... percaya moal mneh... rustam... dsr rustam edan!!,,,
Ridwan01: Rustam memang riweuh kak👍🙏
total 1 replies
tiniteyok
hiiii....serem banget penampakan si kunyang🙄
Ridwan01: iya kak
total 1 replies
neni nuraeni
ih sedikit amat thor upnya.... lnjut dongg seruuu ini😁
Ridwan01: hanya bisa up satu kak 🙏
total 1 replies
Nida Rania
y ampun Sahara,mau dong rmh'y djagain SM sahara.klo sajen'y cman tempe oreg doang sih....🤣🤣🤣
Ridwan01: antri kak, rumahku dulu, aku sudah setor batagor sama Sahara 🤭🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!