NovelToon NovelToon
Wanita Di Masa Laluku

Wanita Di Masa Laluku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Misteri / Tamat
Popularitas:202.9k
Nilai: 5
Nama Author: Nur inayah safariyah

Cinta bisa datang dan juga pergi, tetapi cinta sejati akan datang pada waktunya...!!!

Siapa yang tak memiliki masa lalu....?
Semua orang tentunya memiliki masa lalu bukan....?
Dan akan ada orang-orang dari masa lalu itu yang tidak pernah dan tidak mungkin kita lupakan .....


Kadang kenangan atau memori yang masih begitu lekatlah....
Yang menjadi faktor utama, mengapa orang-orang dari masa lalu itu begitu sulit kita lupakan.



📖📖📖
Pagi ini terasa sangat berbeda bagi seorang gadis cantik dengan kulit putih bersih dan mata biru bening, sudah hampir sejam dia terus mondar-mandir di dalam kamarnya

" Apa yang harus kulakukan sekarang.... " Tanyanya pada dirinya sendiri

" Apa aku harus meninggalkan ibu dan juga ayah...? Hik... hik... jika kalian tidak meninggalkan kami semua tidak akan seperti ini.... " Ucapnya lagi sejenak dia menghentikan langkah kakinya dan memandang foto seseorang yang begitu di rindukannya

" Kau apa kabar sekarang...? Apakah kau sudah bahagia di sana...? " Ucapnya seraya menatap sendu ke arah foto di hadapannya itu

" Kau bilang tak akan meninggalkanku, kau bilang kau akan kembali... hik... hik... kau bohong, kau pembohong, aku sangat merindukanmu jadi kembalilah... " Kini wanita cantik itu semakin menangis piluh seraya mengelus perutnya yang makin hari makin membuncit

Ya kini wanita cantik ini tengah menggandung dan usia kandungnya sudah memasuki minggu ke 36

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur inayah safariyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

1.21

Sedangkan Andres dan tuan Antaraksa sudah menatap tajam ke arah seluruh pengawal dan pelayan yang ada di situ

" Maaf nyonya besar tapi nona mudah di bawah untuk berjalan-jalan oleh nyonya Amel dan nona Ranti serta di temani oleh bi Una " Tutur pelayan wanita itu takut-takut

Tuan dan nyonya Antaraksa yang mendengar hal itu menjadi bernapas lega setidaknya Ayumi berada bersama orang terdekat mereka pikirnya begitu

Namun tidak dengan Andres yang mendengar semua hal itu, di begitu marah kepada Amel karena telah membawa putrinya tampah se izinnya dan di tambah lagi mereka belum kembali sejak pagi

" Syukurlah jika dia bersama Amel " Tutur nyonya Sena seraya mengelus dadanya

" Tapi kenapa mereka belum kembali di jam seperti ini " Lanjutnya lagi ada rasa khawatir di benaknya

Sedangkan tuan Antaraksa langsung mengambil sebuah banda pipi yang ada di sakunya dan bergegas menghubungi Amel

***

Di tempat lain Mobil yang di tumpangi Amel, Ranti dan bi Una sedang berjalan menuju ke jalan pulang, saat Amel tengah termenung dan bertanya-tanya siapa yang menculik Ayumi tiba-tiba saja handphonenya berbunyi menandakan ada panggilan masuk dan betapa terkejutnya Amel melihat nama si penelfon

" Matilah aku " Batin Amel ketakutan

panggillan telepon terhubung

" Haa.. hallo paman hiik... hiik... " Jawab Amel agak terbata dan berusaha terdengar menyedikan

" Hallo nak apa yang terjadi mengapa kau menangis...? Para pelayan bilang kau membawa Yuna untuk berjalan-jalan, kenapa kalian belum pulang di jam seperti ini " Tanya tuan Antaraksa mulai khawatir terlebih dengan nyonya Sena yang mendengar jelas suara tangisan Amel di sebrang sana

" Paman maafkan aku hiik.. hiik..., Yuna dia di culik bahkan kami sempat di bius dan baru sadar beberapa saat yang lalu " Tutur Amel dengan suara yang terdengar menyedihkan

" Haa.. hallo. ? Paman....?" Tanya Amel Karna tak kunjung mendapat jawaban dari tuan Antaraksa

Di kediaman Antaraksa

Seketika henphone yang di pegang oleh tuan Antaraksa terjatuh dari tangannya, dadanya terasa begitu nyeri nafasnya terasa sesak ketika mengetahui cucu kesayangannya di culik

" Ayah... " Panggil Andres yang berlari cepat ke arah tuan Antaraksa, sedangkan nyonya Sena yang mendengar semua hal itu sudah menangis histeris membayangkan nasip cucunya sekarang dan di tambah lagi dengan keadaan tuan Antaraksa yang tiba-tiba saja memburuk

" Pelayan cepat hubungi Dokter " Teriak Andres begitu khawatir akan kondisi mertuanya saat ini, perasaannya kini campur aduk dan berkecabang memikirkan putri dan Ayah mertuanya, sedang para pelayan dan pengawal sudah berhamburan ke sana ke mari

***

Terdengar suara pintuh di buka dan suarah langkah kaki yang semakin mendekat

" Si... sii.. apa itu...? " Tanya Ayumi yang terlihat begitu ketakutan

" Ya ampun cantik sekali gadis ini, bahkan dia jauh lebih cantik dari nona Mora dulu "Batin bi Rami yang begitu kagum akan kecantikan gadis di depannya ini

" Maafkan saya nona telah membuatmu menjadi ketakutan, kenalkan saya bi Rami pembantu di rumah ini, saya di minta oleh tuan Dion untuk mengurus semua keperluan nona " Tutur bi Rami panjang lebar

Sedangkan Ayumi yang mendengar akan hal itu hanya pasra, tidak mungkinkan bagi dia mengurus dirinya sendiri di keadaan buta seperti sekarang ini

Setelah membantu membersikan dirinya bi Rami dengan telaten menyuapi Ayumi makan sedikit-demi sedikit, dia begitu merasa kasihan kepada Ayumi dengan kondisinya yang seperti ini

"Kasian sekalih kamu nak, bibi yakin kau tidak seburuk itu, kau sangat berbeda dengan nona Mora dulu " Batin bi Rami menatap Sendu wajah cantik di depannya

" Bii...? " Panggil Ayumi lirih

" Iya nona...? " Jawab bi Rami cepat

" Sebenarnya siapa mereka...? Kenapa mereka menculikku hik... hik... " Tanya Ayumi yang mulai kembali terisak

" Pria itu bilang aku harus memjauhi ayahnya, aku bahkan tidak mengenal siapa

ayahnya..."Lanjut Ayumi lagi

" Maafkan saya nona saya bahkan tak bisa berbuat apa-apa untuk membantumu, meski saya ingin " Batin bi Rami seraya memeluk Ayumi yang masih terisak

" Maaf nona " Hanya itu kata-kata yang bisa keluar dari mulut bi Rami

" Beristirahatlah nona, ini sudah larut malam " Kata bi Rami seraya melepaskan pelukannya dengan Ayumi dan di balas anggukan oleh Ayumi

Saat mendengar suara pintu di tutup, Ayumi langsung saja bangun dan duduk meringkuk di atas tempat tidurnya, walau tadi dia sempat agak tenang karena ada bi Rami tapi setelah bi Rami pergi, ingatannya kembali akan kondisinya yang menyedihkan di tempat yang asing seperti saat ini

" Dimana sebenarnya aku ini...? Hiik.... hik... Ayah... omah... opah... Yuna takut " Kata Ayumi yang masih terus meringkuk ketakutan

Seketika tanggisan Ayumi terhenti ketika merasakan pucuk kepalanya di elus dengan begitu lembut

" Bi Rami...? Bibi belum pergi ya...? " Tanya Ayumi agak kaget

"......" Tidak ada jawaban dari seseorang yang di tanya, dan itu membuat Ayumi menjadi ketakutan

" Bi...? kenapa kau diam saja " Tanya Ayumi lagi dan dia tidak lagi merasakan pucuk kepalanya yang di elus

Seketika Ayumi mendengar pintu kamarnya kembali di buka dan terdengar suara

" Nona apa kau belum tidur...? " Tanya bi Rami yang baru saja datang

" Bibi...? " Jawab Ayumi kaget

" Iya nona mengapa kau belum tidur ini sudah sangat larut " Tutur bi Rami sembari berjalan ke arah Ayumi

" Bi..? Tadi itu bibikan yang mengusap kepala Yuna...? " Tanya Ayumi ketakutan

" Maaf nona tapi bibi, baru saja datang dan waktu bibi datang juga nona hanya sendiri di sini " Tutur bi Rami yang begitu kebinggungan dengan pertanyaan Ayumi barusan

Sedangkan Ayumi yang mendengar semua hal itu, sudah di buat begitu ketakutan dan bertanya-tanya, akan tangan siapa yang mengelus pucuk kepalanya tadi

" Bibi...?" Panggil Ayumi lagi

" Iya nona...? " Jawab bi Rami cepat

" Bisaka bibi tidur di sini bersama Yuna....? Yuna takut tidur sendiri " Tutur Ayumi yang di penuhi rasa takut

Sedangkan bi Rami sempat berpikir sejenak, pasalnya dia tidak berani untuk tidur di tempat ini, meski Ayumi merupakan korban penculikan tuannya, tapi Ayumi di tempatkan di tempat yang begitu mewah dan tidak sembarangan orang yang dapat tidur di dalamnya

" Bii...? Yuna mohon, Yuna sangat takut " Kata Ayumi membuyarkan Rami dari lamunannya

" Maafkan bi Rami nona, bibi tidak bermaksud untuk menolak permintaan nona, bibi hanya menjalankan peraturan dari tuan muda, sekarang nona tidurlah bibi akan menemani hingga nona tertidur... " Tutur bi Rami panjang lebar

Sedangkan Ayumi yang mendengar penuturan bi Rami barusan begitu merasa sedih dan ketakutan, dan mau tak mau dia harus menerima penuturan dari bi Rami

1
cha_cha96
sangat memuaskan
cha_cha96
yessss
cha_cha96
akhirnya....
cha_cha96
thor itu ana kn /Sob//Sob/
Yudith Lahay
Good
Uhkti Muslimatul
Cerita yang begitu membawa perasaan
Lely Su
bnyak bnget pemeranya jd bingung bcanya,blm jlas ini siapa,,udh msuk lg org baru lg
aisyah.sunar
up lagi thor!!!!! ✊✊✊
Aini 'Bunda Airin'
Hai KK Author, salam kenal ya. Saye dah mampir dicerita KK. Jika berkenan mampir juga ya KK, dicerita saye 'Takdir Cinta Alya'.
SyaSyi
mampir aku thor
salam dari my Kids My Hero
A-Fis Ihan Yos Nano
thor kok penulisan anda pake h ?? trus jika juga jadi jikah,bolu jadi boluh ?? tapi ceritanya bagus
Naay: Terimakasih koreksinya :)
total 1 replies
Mega Ackerman
Cerita nyaaa bagus banget


Salam dari"Cium aku atau bunuh aku"
SyaSyi
aku mampir thor sudah aku jadikan favorit juga
mampir juga di karyaku terbaru ku
kisah Aluna
Dewi Yawan
semangat thor..ku tunggu kelanjutannya
Neti Jalia
nyicil sampai tuntas🤗🙏
Syafira
like Thor semangat
Neti Jalia
tetap cicil boom like hinga tuntas🤗🙏
Naay: Terimakasi :)
total 1 replies
Yudela intani💕
semangat selalu ka...
adinda
ceritanya bagus tp mbulet
Daratullaila🍒
like hadir kak, aku selalu mendukungmu 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!