NovelToon NovelToon
Mata Super Hebat

Mata Super Hebat

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Kebangkitan pecundang / Spiritual / Matabatin / Anak Lelaki/Pria Miskin / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.5
Nama Author: Agus budianto

"apa ini mata ini bisa menembus segalanya" ucap seorang pria yang tersadar dari pingsannya.

"nona tahi lalat di punggungnya tampak begitu cantik".

"tuan di dalam tubuhmu terdapat gumpalan darah yang menumpuk dan sangat berbahaya".

"mata ini mampu melihat segalanya bahkan sampai menembus tubuh seseorang" ujar pria itu

novel ini menceritakan perjalanan seorang pria biasa yang berubah sejak mendapatkan sebuah mata yang tidak terduga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agus budianto, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 21 KEMENANGAN YANG MUDAH

Samuel langsung menunju ke tempat pemotongan dengan membawa batu di tangannya.

Akan tetapi Samuel tidak juga langsung membelah batunya dan justru terlihat bengong sambil memandangi batu miliknya.

"Hei bocah apa yang kamu lakukan cepat potong," teriak orang-orang yang sudah tidak sabar melihat hasilnya.

Sementara Laura terlihat mulai menggigit bibirnya sendiri dan berharap keajaiban akan datang.

"Kalian berisik, aku sedang mencari posisi yang tepat agar tidak mengenai giok di dalamnya," teriak Samuel sambil mengambil alat dan bersiap memotongnya.

"Kamu berbicara seperti bisa melihat bagian dalamnya saja," ujar Lukas terlihat mulai kesal.

"Maaf aku memang bisa melihatnya," ucap Samuel dalam hati, di ikuti senyum di bibirnya.

Mata Samuel tiba-tiba mulai mengeluarkan sekilas cahaya keemasan. Samuel mulai untuk memotong batunya secara perlahan.

Begitu batu itu terbelah langsung mengeluarkan cahaya yang sangat menyilaukan mata.

"Cahaya apa ini," teriak orang di sana sambil menutupi matanya.

"Ah silau sekali, benda apa itu?" sambung yang lainnya.

Sementara Lukas sangat terkejut hingga membuatnya diam, Lukas mulai menyadari sesuatu.

"Ah sudah keluar, warna hijau," Laura juga terkejut, tapi kemudian dirinya langsung menjadi bersemangat.

"Maaf sepertinya aku yang menang," ucap Samuel dengan penuh percaya diri.

Kini di tangan Samuel terdapat sebuah batu giok es berwarna hijau. Akan tetapi milik Samuel ini, sangat berbeda jauh di bandingkan milik Lukas.

Giok es milik Samuel sangat bening seperti kaca dan juga mengeluarkan cahaya yang menyilaukan.

"Ini hebat sekali," ujar orang-orang yang mulai kagum.

"Selain itu ini adalah jenis giok terbaik," ujar yang lainnya.

"Giok milik tuan Lukas jika di bandingkan dengan ini, maka levelnya jauh berbeda," sambung yang lainnya lagi.

Lukas terlihat begitu sangat marah bagaimana mungkin dirinya bisa di kalahkan oleh seorang bocah.

"Ini tidak mungkin, bagaimana batu sampah ini mempunyai sesuatu?" teriak Lukas.

"Kamu pasti berbuat curang," sambung Lukas tidak bisa menerimanya.

"Apa aku perlu berbuat curang," jawab Samuel sambil mulai berjalan lagi.

Samuel mulai mengambil tiga buah batu lagi secara asal, lalu langsung membelahnya.

"Lihat dengan baik-baik, keluar!" teriak Samuel memotong batu.

Satu batu di belah Samuel dan mengeluarkan sebuah giok es berwarna hijau.

"Warna hijau," teriak orang-orang mulai terkejut.

Batu kedua di belah juga berisi batu giok es berwarna hijau.

"Sialan hijau lagi," orang-orang semakin bertambah terkejut.

Batu ketiga yang di belah Samuel juga berisi giok es hijau.

"Ini hebat sekali, semuanya giok berwarna hijau," orang-orang begitu sangat kagum dengan samuel.

Lukas seketika tidak bisa mempercayai apa yang dia lihat. Semua batu yang di potong oleh Samuel berisi giok es berwarna hijau.

"Ini bagaimana mungkin?" mata Lukas terbelalak melihat begitu banyak batu giok.

"Samuel kamu hebat sekali," teriak Laura sangat kegirangan.

Laura tidak menyangka ternyata Samuel begitu hebat, pantas saja Samuel yakin dirinya akan menang pada pertandingan ini, pikir Laura.

"Ini baru seorang master," teriak orang-orang kepada Samuel.

"Master jadikan aku muridmu," bahkan orang-orang tidak ragu untuk menjadikan Samuel sebagai gurunya.

"Kalian jangan berlebihan, kita masih belum tahu siapa yang menang dan siapa yang kalah, antara aku dan tuan Lukas," Samuel mulai menyilangkan tangannya di dada.

"Bocah tengik sialan," ucap Lukas dalam hati.

"Tadi berada harga batu yang di buka oleh tuan Lukas?" tanya Samuel kepada Laura yang sudah ada di sebelahnya.

"Sepertinya 6,5 milyar," jawab Laura dengan raut wajah mengejek.

Orang-orang mulai ribut, saling menawar untuk batu yang di dapatkan oleh Samuel.

"Master, aku mau membayar 10 milyar untuk batunya," teriak salah seorang.

"Master Samuel, aku 20 milyar," sahut yang lain

"Semuanya diam, aku 40 milyar."

Melihat semua ini, sudah dapat di pastikan bahwa Lukas telah kalah. Menyadari dirinya telah kalah, Lukas segera memikirkan sesuatu agar tidak di permalukan.

"Lain kali aku pasti akan menghabisimu," ucap Lukas dalam hati.

Lukas bersiap untuk pergi selagi orang sibuk menawar harga batu milik Samuel. Akan tetapi Samuel telah melihat gerak-gerik Lukas ini.

"Ingin pergi," ucap Samuel sambil mengambil sebuah kapak.

Kapak ini adalah salah satu alat untuk membelah batu. Samuel langsung melompat dan melemparkan kapak itu ke arah Lukas.

Lukas yang melihatnya sangat ketakutan dan langsung memejamkan matanya. Kapak itu terbang lewat beberapa centimeter dari kepalanya dan langsung menancap di tembok.

Lukas begitu sangat ketakutan, jika kapak itu sampai mengenainya mungkin dirinya sudah tewas.

Samuel juga sudah berdiri di depan Lukas yang yang terlihat jongkok sambil ketakutan.

"Kamu harus berani mengakui kekalahan, mana janji taruhannya?" bentak Samuel.

"Baik, aku akan segera menggonggong," jawab Lukas yang ketakutan.

"Guk guk guk."

Semua orang yang melihatnya tampak tertawa terbahak-bahak.

"Jika kamu masih berani menindas Laura lagi aku tidak akan mengampuni mu!" ujar Samuel kepada Lukas.

"Baik aku mengerti," dengan segera Lukas pergi dari sana.

Laura sendiri tidak menyangka bahwa Samuel, telah membelanya sampai seperti ini, padahal mereka baru saja kenal.

"Sial aku lupa sesuatu?" ujar Samuel terpikirkan sesuatu.

"Dia masih harus membayar 10 milyar," sambung Samuel.

"Tenang saja tidak ada orang yang berani berhutang dan tidak membayarnya kepada keluarga Wibawa," ujar Laura kepada Samuel.

Kemudian tiba-tiba saja orang-orang mulai berkumpul kembali serta mengelilingi Samuel dan Laura.

"Master apa giok yang kamu belah tadi masih di jual?" tanya mereka.

"Aku bersedia membayar 50 milyar," ujar orang yang satunya.

"Master Samuel, klub milik ku baru saja kedatangan beberapa wanita cantik, apa kamu mau meluangkan waktu?" rayu yang lainnya.

Mendengar wanita cantik, terlihat raut wajah Samuel sedikit berubah, sehingga orang-orang mengira Samuel tertarik dengan wanita cantik.

"Ehem," entah mengapa Laura merasa tidak nyaman melihat ini.

"Begini saja batu giok yang lain aku bisa menjualnya pada kalian, sedangkan jenis kaca aku akan memberikannya pada Laura," jawab Samuel kepada mereka semua.

"Apa untukku?" pikir Laura sambil tangan kanannya menyentuh dadanya.

"Kalo begitu kami tidak akan memaksa lagi," ujar orang-orang.

"Benar giok kaca sangat serasi dengan nona Laura," sahut yang lainnya.

Laura mulai berjalan mendekati Samuel dengan malu-malu.

"Samuel terima kasih."

Kemudian Samuel menatap mata Laura dan tersenyum manis, sehingga Laura memalingkan wajahnya karena tersipu malu.

Beberapa saat kemudian Samuel terlihat begitu senang. Dirinya tidak menyangka bahwa judi batu sangat menguntungkan.

Batu yang dia jual barusan mendapatkan hasil 15 milyar. Kini uang di dalam rekening Samuel semakin bertambah banyak dalam waktu singkat.

"Jangan senyum-senyum sendiri ayo kita pergi dari sini," ajak Laura.

Kemudian mereka mulai berjalan menuju pintu keluar gedung.

"Samuel setelah mendapatkan uang ini kamu mau melakukan apa?" tanya Laura.

"Aku ingin sebuah membeli rumah," jawab Samuel.

"Aku tahu dimana ada rumah yang bagus, tapi harganya tidak terlalu mahal."

"Benarkah, di mana itu?"

"Biar aku yang mengantarmu, anggap saja sebagai rasa terimakasih ku barusan."

Setelah itu mereka langsung masuk ke dalam mobil. Laura membawa Samuel menuju ke rumah yang di maksud.

Tidak butuh waktu yang lama mereka telah sampai di sebuah kantor pemasaran perumahan.

Begitu mereka berdua masuk, dengan segera seorang wanita yang berusia 30 tahunan datang menyapa. Wanita itu adalah sales penasaran perumahan ini.

"Nona dan tuan ada yang bisa saya bantu?" tanya sales wanita itu.

"Kami sedang mencari sebuah rumah," jawab Laura.

"Kami ada berbagai macam tipe rumah, kira-kira rumah seperti apa yang kalian cari?"

"Biarkan kami lihat-lihat dulu,"

Kemudian sales wanita itu langsung mengajak Samuel dan Laura pergi keluar untuk melihat-lihat rumah.

Kini mereka telah berada di depan sebuah rumah mewah dengan dua lantai.

"Ini adalah salah satu rumah terbaik di tempat ini, dengan desain mewah dan modern, serta terdiri dari dua lantai," jelas sales itu.

"Samuel bagaimana menurutmu?" tanya Laura.

"Rumah ini bagus aku suka."

1
gempi
n
Mang Aif
hahahahaa, peluru bisa dihindari, dilempar baru malah kena🤣
Mang Aif
kena korupsi jg 20 m🤣
Mang Aif
gak dilihat daleman kakak nya? 🤣
Mang Aif
boloho
uutdwi rahayu
ceritanya mirip seperti mata sakti dari langit🤣🤣
uutdwi rahayu
ceritanya sama sprti mata sakti dari langit😄😄🤣🤣
bakpao
/Good//Good/
Gelkita R Dewi
lebih salah. . hhhhh
🗝️~>{β¤¢iW@}💨
wokayyy👍
🗝️~>{β¤¢iW@}💨
okeee🙏
Rino Wengi
ceritanya mulai membosankan, kebanyakan betina
valentino_rosi46
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
valentino_rosi46
ke got aja
Membo 69
MC dapat kemampuan Malah jadi songong 😄😄
Membo 69
sepotong potong persoalan yg tidak selesai dirangkai menjadi satu cerita🤭🤭..
Jumadi 0707
masa mc oon sih thor nggk tegas punya mata super masa lebay
Jumadi 0707
iya thor kog 10 m bknnya 30m aos salah ketik chek dulu dong thor berarti ada yng nyocerng 20 m X
Mr Yanto
samuael..MC dungu..jalan Meleng wae..
🤎🍁Faiz❣️
yang 20 M di korupsi pejabat 🤪🤪🤪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!