suatu malam di sebuah acara keluarga "tuan muda anda telah kembali" seketika keadaan menjadi hening sebagian ada yang berlutut sebagai lagi menjadi ketakutan.
seorang tuan muda yang harus mengembara bertahun tahun akibat pertikaian di dalam keluarga besarnya. tuan muda yang seorang petarung juga memiliki wajah yang tampan banyak menyelamatkan wanita cantik sehingga dia selalu di kelilingi gadis gadis cantik.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agus budianto, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 21 STEVEN VS JON
Steven segera melakukan sebuah tendangan hingga membuat orang itu terpental ke belakang menabrak tiga orang rekannya yang membuat mereka berempat terbang jatuh berguling guling di tanah dan tak sadarkan diri. Terlihat darah yang mengalir dari mulut masing-masing orang tersebut. Dapat dipastikan ke empat orang itu tewas di tempat.
Semua orang yang melihat kejadian tersebut langsung terkejut tak terkecuali Jon dan Angel.
Jon yang hanya sembari tadi mengawasi dari belakang kini mulai serius melihat ke arah Steven. Jon coba merasakan aura dari Steven untuk memastikan bahwa ia seorang petarung atau bukan. Akan tetapi Jon tidak dapat merasakan apa-apa dari diri Steven.
Melihat tendangan yang keras dari Steven Angel pun berkata "rupanya pria ini punya kemampuan hebat juga". Sehingga timbul harapan bagi Angel untuk bisa selamat.
"sialan tendangan orang itu kuat sekali" teriak rombongan anak buah Jon yang menyaksikan rekannya terpental dan terbunuh hanya satu kali tendangan.
"baik semuanya dengarkan aku dia hanya sendiri kalian segera serang dengan kekuatan penuh secara bersama-sama" teriak Jon yang sembari tadi hanya diam.
Dengan mereka menyerang secara bersama Jon hendak memperhatikan Steven bertarung melawan mereka sekaligus agar dapat mengambil kesimpulan bahwa sebenarnya dia seorang petarung atau bukan. Jika Steven benar adalah seorang petarung tentu ini akan menjadi masalah bagi Jon.
Mungkin Jon terlihat sangat kuat bagi orang awam akan tetapi bagi dunia para petarung dia masih berada di tingkatan rendah seorang petarung.
Di mana seorang petarung mempunyai tingkatan dan level tertentu. tingkatan petarung di bagi menjadi
Petarung bawah tingkat awal
petarung bawah tingkat menengah
Petarung bawah tingkat Akhir
Petarung tengah tingkat awal
petarung tengah tingkat menengah
petarung tengah tingkat akhir
petarung atas tingkat awal
petarung atas tingkat menengah
petarung atas tingkat akhir
petarung master tingkat awal
petarung master tingkat menengah
petarung master tingkat akhir dan yang paling tertinggi tingkatan adalah petarung dengan tingkat petarung grand master.
Sedangkan Jon hanya berada di tingkatan Petarung bawah tingkat menengah. Dia yang sangat hebat di hadapan orang biasa ternyata masih yang terbawah di dunia para petarung.
Segera mereka serentak bergerak dengan parang di tangan segera berlari menyerang Steven. Dua orang langsung menebaskan parangnya ke arah kepala Steven.
"mati kau" teriak orang itu sambil mengayunkan parangnya.
Steven masih diam tidak bergerak bahkan parang itu sudah hampir menebas kepalanya. Ketika parang dan kepala Steven hanya berjarak beberapa milimeter tiba-tiba Steven langsung menghilang dari hadapan mereka semua.
Parang itu hanya menebas angin padahal mereka yakin bahwa parang itu telah mengenainya akan tetapi Steven justru menghilang.
Jon pun terkejut atas hal itu bahkan dia yang seorang petarung tidak dapat melihat pergerakan cepat dari Steven. Matanya terus mencari-cari di mana Steven berada.
Tiba-tiba Steven langsung muncul di atas mereka dan langsung meninju dua orang yang barusan menyerangnya.
"brak brak" tinju Steven menghantam bagian ubun-ubun kepala dua orang tersebut.
Tekanan yang kuat dari tinju itu membuat leher ke dua orang itu langsung patah bersama dengan bunyi tempurung kepala yang hancur. Sangking kerasnya tekanan itu juga membuat kedua orang itu terduduk dan tewas seketika dengan leher yang patah.
"sialan orang ini begitu menakutkan" teriak yang lainnya. Mereka pun mulai gemetaran, dari 12 orang kini hanya tinggal 6 orang setelah Steven membunuh ke 6 orang dengan sadis.
6 orang yang tersisa yang semula hendak menyerang Steven bersama-sama kini pun hanya diam tidak berani maju.
Pandangan semua orang tertuju pada Steven yang berjongkok dan mengambil sebuah parang yang tergeletak. Segera Steven bergerak dengan super cepat.
Semua orang mulai mencari-cari ke mana Steven bergerak akan tetapi mereka tidak dapat menemukannya.
"cras syus cras" sebuah Kilauan cahaya berkilau kilau di antara ke enam orang itu dengan di ikuti darah yang berhamburan.
Ke enam orang itu serentak menjatuhkan parangnya dan memegangi lehernya masing-masing. Leher semua orang telah di tebas oleh Steven dengan sangat cepat sehingga darah mulai mengucur dari leher mereka.
"bruk bruk bruk" suara ke enam orang itu yang jatuh ke tanah dan tewas.
"aku tidak bisa merasakan auranya akan tetapi kekuatannya sangat tidak masuk akal" ucap Jon dalam hati.
Jon langsung berpikir keras apa benar Steven adalah seorang petarung karna tidak mungkin orang biasa akan mempunyai kemampuan sekuat itu. Jon pun mulai ketakutan jelas kekuatan pria ini jauh di atasnya. Tidak pernah terpikirkan oleh Jon akan bertemu seorang dengan kekuatan sebesar itu di kota amster.
Jon berasal dari sebuah desa yang terletak di sebelah timur kota amster dia bisa menjadi seorang petarung dengan melakukan latihan yang begitu keras di bawah bimbingan gurunya dan juga dia memiliki dua kakak seperguruannya.
Jon pergi ke kota karena ada yang membayar mahal untuk melakukan misi yaitu menculik Angel.
Angel merasa tidak percaya dengan apa yang di lakukan Steven, pria ini begitu kuat pikir nya. Angel pun mulai kagum terhadap sosok Steven.
Steven yang berdiri di antara banyak mayat membuang parangnya yang bersimbah darah ke tanah sambil matanya menatap ke arah Jon.
Jon yang di tatap oleh Steven tanpa di sadari kakinya mulai gemetaran. "sialan kakiku sampai bergetar belum pernah aku merasakan seperti ini" ucapnya dalam hati.
Jon tidak bisa merasakan aura seorang petarung dari Steven tapi Jon bisa merasakan Steven jauh lebih kuat dari padanya.
"bagaimana mungkin dia bukan petarung tapi kekuatannya sangat menakutkan" ucap Jon dalam hati.
Jon tidak dapat mengetahui bahwa Steven adalah seorang petarung karena Steven mampu menyembunyikan aura petarungnya.
hal itu bisa di lakukan Steven karena ajaran dari gurunya yaitu si kakek tua. Hal itu di ajarkan kepada Steven agar musuhnya tidak dapat mengetahui siapa Steven dan seberapa besar kekuatannya.
"anak muda kemampuanmu sungguh hebat apakah kamu seorang petarung" tanya Jon bertanya kepada Steven.
"kamu tidak perlu tau itu" jawab Steven dengan tegas sambil kembali mulai berjalan ke arah Jon.
"sialan aku harus menyerang nya dengan kekuatan penuh siapa tau masih ada sedikit harapan untuk aku bisa mengalahkannya" ucap Jon dalam hati.
Jon langsung mengumpulkan seluruhnya kekuatannya dan berinisiatif untuk menyerang Steven lebih dulu.
Segera Jon berlari ke arah Steven sambil memusatkan semua kekuatan ke tangannya. Jon melompat mengayunkan tinjunya dari udara menuju ke arah Steven. Kecepatan Jon sangat cepat akan tetapi Steven yang melihatnya hanya diam saja dan terlihat santai.
"terima ini" teriak Jon yang yakin tinjunya akan mengenai Steven akan tetapi di sedetik kemudian tiba tiba Steven sudah menghilang dari hadapannya.