NovelToon NovelToon
Mendadak Menikahi Mantan

Mendadak Menikahi Mantan

Status: tamat
Genre:Suami ideal / Dijodohkan Orang Tua / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Tunangan Sejak Bayi / Romansa / Cintapertama / Tamat
Popularitas:418.5k
Nilai: 5
Nama Author: Rositi

Dijodohkan sejak bayi, kemudian sempat dekat bahkan pacaran, sebelum akhirnya terpaksa memilih berpisah, Calista tidak menyangka jika pada akhirnya, ia akan kembali bahkan menikah dengan Sabiru, pria berusia 33 tahun yang sempat membuatnya sibuk menghindar.

Sebab demi melindungi Calista yang usianya terpaut enam tahun lebih muda darinya, Sabiru yang selalu bertaruh segalanya asal Calista baik-baik saja, berakhir mengalami patah tulang kaki maupun tangan kanan, selain pengusaha muda sangat bertanggung jawab itu yang juga sampai terkena cacar. Keadaan tersebut membuat Calista dan Sabiru harus secepatnya menikah, agar Calista bisa merawat Sabiru dengan leluasa, seperti yang Calista harapkan.

Menjalani pernikahan karena keadaan yang memaksa, dengan sosok yang pernah ada rasa dan selalu menjadikannya sebagai satu-satunya cinta. Ingin menghindar, tapi rasa peduli apalagi rasa sayang makin lama jadi makin besar. Semua itu membuat Calista menjalani setiap detik waktu yang dimiliki dengan dada berdebar-debar. Terlebih, sekadar menatap saja, Sabiru selalu melakukannya penuh cinta.
💗Merupakan bagian novel : Muslimah Tangguh Untuk Sang Mafia & Mempelai Pengganti Ketua Mafia Buta yang Kejam 💗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rositi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21 : Resepsi Romantis

“Oh, jadi begini kelakuanmu di belakang Calista?!” teriak seorang pria yang tak lain Emran.

Emran yang sekadar melangkah saja sampai terpin-cang-pinc-ang, ternyata diam-diam mengikuti Calista.

Semua yang ada di sana sudah langsung menjadikan Emran sebagai fokus perhatian, terlebih Calista.

“Beneran mirip jaelangkung nih orang. Di mana-mana ada!” sebal Calista dalam hatinya. Ia kembali menatap apa yang ada di hadapannya dan itu sang suami yang baru saja digandeng mesra oleh Yasnia.

“Ini kan, laki-laki yang kamu pilih jadi suami? Benar begitu kelakuan suami di depan istri?!” lanjut Emran meledak-ledak.

Sekali lagi, Calista menik-am Emran kemudian berakhir memb-antingnya. Hal yang segera ia lakukan juga kepada Yasnia. Dalam sekejap Calista mendapati Yasnia tidak berekspresi, menandakan jika selain sangat syok, wanita itu juga sangat kesakitan.

“Memangnya tidak ada orang lain untuk kalian jadikan pasangan, hingga kalian begitu sibuk mengganggu bahkan meru-sak hubungan orang lain?!” marah Calista sambil menatap kedua mata Emran maupun Yasnia, silih berganti.

“Harus begini dulu, baru kalian mau ngerti? Harus dipermalukan dulu, baru kalian akan berhenti!” lanjut Calista, tapi lawan bicaranya hanya meringis kesakitan di lantai.

“Kamu, Emran, bujang tua yang enggak laku-laku. Sementara kamu, Yasnia, mantan karyawan tak berguna dan hobinya main guna-guna!” Calista masih meledak-ledak. “Hanya karena ulah kalian tidak bisa diperkarakan apalagi dipenjarakan, bukan berarti kalian bisa seenaknya mengacaukan kehidupan orang!”

Sabiru yang sadar sang istri bisa membuat kedua orang yang sedang dihak-imi pindah alam, segera menyuruh Brandon dan Boy untuk membawa Emran pergi. Sementara untuk Yasnia, Sabiru mengutus pengawalnya untuk mengurus.

“Tenang ...,” lembut Sabiru yang sudah memeluk Calista. “Dari tadi aku sudah mengusir Yasnia, tapi dia masuk lagi, masuk lagi. Awalnya aku minta dia buat bantu-bantu urus persiapan resepsi, tapi setelah melihat kondisi, dia mendadak sulit diarahkan.” Sabiru masih berbisik-bisik sembari memeluk Calista penuh cinta.

Calista yang masih dongkol, berangsur menengadah, hingga tatapannya bertemu dengan kedua mata Sabiru yang memang sudah lebih dulu menatapnya. “Kenapa Mas Bi, enggak balas WA aku, jika Mas Bi saja sudah di sini?”

“Biar kamu benar-benar terkejut,” balas Sabiru.

“Terkejut? Memangnya ini resepsi siapa? Aurora? Rora kan sudah nikah, kok baru ingat. Apa Rain? Siapa yang akhirnya khilaf dan mau nikah sama Rain?” balas Calista. Ia yang awalnya masih sedih, mendadak heboh hanya karena membahas jodoh Rain.

Sabiru tidak bisa untuk tidak tertawa karena baginya, jika Calista sedang seperti sekarang, istrinya itu jadi sangat menggemaskan.

“Aku siapin semua ini buat kamu, kenapa kamu berpikir kalau semua ini punya orang lain?” ucap Sabiru di tengah tawanya.

“Hah? Gimana maksudnya, Mas? Mas, dinas keluar kota, kan?” bingung Calista. Ia yang sempat emosi mendadak tak bisa berpikir.

“Dinas keluar kota hanya wacana. Dan aku memang sengaja memboyong karyawanku ke sini, termasuk Yasnia, buat bantu urus persiapan resepsi kejutan buat kamu,” ucap Sabiru benar-benar manis. Detik itu juga ia memergoki senyum kecil merekah di bibir berisi milik sang istri.

“Ini sudah enggak baik buat kesehatan mental aku,” pikir Hyera bergegas masuk ke lorong menuju toilet umum. Lorong yang awalnya menjadi tujuan kedatangannya maupun rombongannya.

“Ini serius?” rengek Calista berkaca-kaca.

Sabiru tersenyum sambil mengangguk-angguk.

“Aku ... aku bingung mau bilang apa,” ucap Calista yang kemudian memeluk suaminya. Namun, kesedihan yang ia rasa membuatnya tidak bisa untuk tidak menangis. “Lain kali enggak usah ada kejutan gini yah, Mas. Rasanya beneran ‘nyes’ banget. Hidupku jadi enggak tenang. Bukannya enggak mau dikasih kejutan, tapi hubungan kita beneran rawan orang enggak punya pikiran!” isak Calista.

“Aku salah ....” Sabiru sungguh menyesali keputusannya. Ia memeluk Calista lebih erat, seiring ia yang juga berangsur meminta maaf.

“Iya, Mas. Mulai sekarang kita saling sharing saja, biar kita tahu apa yang kita mau!” ucap Calista yang perlahan menatap kedua mata Sabiru.

Sebenarnya alasan utama Calista merasa sangat sedih dan tidak bisa tenang bukan kejutan dan LDR. Melainkan, kenyataan dirinya dan Sabiru yang dikelilingi orang tak tahu aturan layaknya Yasnia dan Emran.

“Setelah ini, aku harap kamu suka kejutan yang aku siapkan,” ucap Sabiru berbisik-bisik di depan wajah sang istri. Detik itu juga Calista tersenyum kegirangan.

“Cari yang paket lengkap kayak mas Sabiru, di mana, ya?” sedih Hyera justru diam-diam mengintip dari balik tembok. Ia mendapati Sabiru yang tersenyum puas, jadi sibuk menci-um gemas wajah Calista.

Berbeda dari biasanya, kali ini Calista tampak nyaman-nyaman saja. Malahan di mata Hyera, Calista tampak sangat bahagia.

“Ya iyalah bahagia. Mas Sabiru kan memang paket lengkap. Ditambah lagi, Mas Sabiru bucin akut ke mbak Lista!” lirih Hyera kali ini buru-buru minggat lagi lantaran Sabiru justru berusaha menc-ium bibir Calista.

“Ganti gaun dulu, sekalian rias. Di kamar ganti, semuanya sudah menunggu buat bantu kamu,” ucap Sabiru masih berbisik-bisik tepat di depan wajah Calista.

Diperlakukan begitu, lagi-lagi hanya tersipu di tengah kenyataan mereka yang masih saja berpelukan.

“Sebenarnya aku suka kejutan, tapi kalau ada Yasnia dan Emran, aku jadi kurang suka,” ucap Calista sudah langsung membuat Sabiru mengangguk-angguk.

“Aku belum tahu cara buat usir mereka biar mereka enggak ganggu kita. Soalnya cara sebelumnya selalu gagal,” ucap Sabiru.

Calista sudah langsung berpikir keras. “Aku juga belum tahu gimana caranya. Apa, kita jodohkan mereka saja?”

Sadar idenya terdengar nyeleneh, Calista jadi tertawa. Tawa yang juga menular kepada Sabiru.

Kemudian, Sabiru memboyong Calista, setelah sebelumnya pamit kepada Boy dan Brandon yang akhirnya kembali.

Di salah satu kamar hotel yang sudah Sabiru siapkan secara khusus, Calista langsung disambut oleh keramaian yang siap membantu sekaligus rusu*h kepadanya. Karena di sana, selain para mamah sekaligus ibu-ibu dari keluarga mereka yang kompak memakai nuansa merah muda, saudara dan kerabat perempuan mereka juga ada. Semuanya kompak memakai nuansa merah muda.

Meski baru tahap persiapan, kebersamaan di sana tak luput dari bidik kamera yang memang sengaja diadakan untuk mengabadikan momen di sana. Tampak Calista layaknya calon pengantin pada kebanyakan. Calista tampak sangat bahagia. Di tengah kenyataannya yang sedang dirias, wanita cantik itu bersedia menjawab pertanyaan dari orang-orang di sana, termasuk sesi jawab untuk keperluan syuting.

“Aku enggak mau diwawancarai Rain, takutnya serba ngakak. Sama mas Adam saja!” protes Calista.

“Ya sudah, ya sudah. Aku ngalah, daripada transperan dipotong!” ucap Rain sengaja mundur dan memberi Adam kode agar pemuda itu tidak hanya sibuk menyiapkan kamera di sudut ruangan.

“Transferan gimana sih, Dek? Mas sering dengar kamu bilang itu, dan sekarang baru ngeh kalau kamu,” ucap Adam sembari menenteng satu kameranya.

“Simpanan tante-tante atau malah om-om, gitu?” jujur Binar menebak dengan polosnya.

Detik itu juga tawa di sana pecah. Apalagi, Rain juga langsung histeris dengan gaya lebay-nya yang sangat khas. Padahal, transferan yang selama ini Rain maksud merupakan jatah khusus dari Sabiru karena Rain yang selalu Sabiru andalkan. Hanya saja selain tak semuanya tahu, Calista yang sudah tahu malah berakhir lemas karena menertawakan Rain.

“Bi, bilang saja kalau kamu ingin kita segera nyusul!” sergah Rain berusaha memepet Binar, tapi yang ia pepet malah tersenyum ngeri kemudian diam-diam melirik Adam. “Kalian ngapain sih, pada tatap-tatapan gitu!” protes Rain karena ternyata, Adam yang sudah siap dengan kameranya di depan Calista, justru menatap Binar penuh cinta.

***

Sekitar satu jam kemudian, resepsi pernikahan yang sangat romantis membuat Calista maupun Sabiru menjelma menjadi Raja dan Ratu di acara itu. Menyambut tamu, berdansa di tengah panggung, keduanya lakukan malu-malu tapi penuh cinta hingga semua yang ada di sana dibuat gemas sekaligus iri. Namun diam-diam, Yasnia mengajak Emran bersekutu untuk sama-sama memisahkan Calista dan Sabiru.

“Ayo kita pisahkan mereka!” sergah Yasnia dan Emran yang ada di sebelahnya, segera mengangguk.

1
sweetie belle
lah ini br tau hyera demen jg ama biru, baca kisah mrk kebalik2 🤣🤣
Nartadi Yana
Luar biasa
Nartadi Yana
wah bahaya lho menyumbangkan Asip tanpa tau yang meminumnya, soalnya itu akan jadi saudara sepersusuan
Nartadi Yana
udah pecat saja itu yasnia mau jadi pelakor
Nartadi Yana
nah ini masalahnya nggak tau bacanya harus yang mana dulu , bila ada urutan kapan outhornya bikin misalkan novel pertama, kedua dan seterusnya ...... aku suka 💗💗💗💗💗
sweetie belle: iy, harusnya gt jd baca jg berlanjut trus gak biz yg ini tus yg ono.. ini aja jujur aq bc dr anak2 akala dulu malahan br lanjur dr ortu mrk wkwkwk
total 1 replies
Nartadi Yana
wah si yasnia pingin jadi istri bos ini
Nartadi Yana
oh alista menghindar karena hyra suka sama sabiru baru ingat akunya
Nartadi Yana
apa alasan Calista menggindar apa ada ulet bulu dan salah paham
Mama lilik Lilik
Luar biasa
anikbunda lala
tingkahnyavsi Rain kok kaya si Azzam ya
anikbunda lala
hahahaha ... keturuanan si ojan asli ini
anikbunda lala
tak kira aqwa ....... ternyata imut2
Azalea New
ceritanya bagus tentang sabiru ma calista, penuuh perjuangan /Heart/
Nadiyah1511
trnyata banyak bngt novelmu yg belum aku baca ya thor,kayanya semuanya bikin greget deh✌️💜
Maulida Hayati
Luar biasa
Nadiyah1511
jadi kangen hyera+elmer💜
Nadiyah1511
Luar biasa
Nadiyah1511
wah kalau pak holis dh bertindak .... selesai kamu yas
Nadiyah1511
waduh serem juga ya mau nan nya s yasinan nih
Nadiyah1511
s rain klu ngomong ya suka bener🤭💜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!