NovelToon NovelToon
Calon Ayah Tiri

Calon Ayah Tiri

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Duda / CEO / Janda / Tamat
Popularitas:72.6k
Nilai: 5
Nama Author: Miss HF

Masa Lalu, tinggalkan di masa lalu. Tapi bagaimana jika masa lalu itu kembali dalam keadaan yang tidak kamu duga-duga.

Pernikahan rahasia yang kamu lakukan malah membuat mu kembali bertemu dengannya sebagai calon ayah tirimu.

Apakah yang akan kamu lakukan?

Simak Kisahnya dalam cerita Calon Ayah Tiriku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss HF, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bersyukur

Dewi tersenyum melihatnya. "Ini bukan tentang harta, tapi tentang hati, karakter dan orang seperti apa yang kamu temui. Jadi, aku harap, kamu tidak melihat Daryn sama seperti orang kaya yang pernah kamu temui." Dewi lalu memeluk Daisy.

Membuat Daisy menangis dan semakin keras.

"Kenapa kamu menangis?" Tanya Dewi kaget.

"Saya gak tau, kalau Nona Dewi dan Tuan Liam" belum menyelesaikan ucapannya, Dewi kemudian menertawakan Daisy.

"Hahahahha... Kamu tau. Aku bersyukur orang tuaku membuang ku, dan aku bersyukur orang tua Liam juga membuangnya. Jika tidak, aku tidak akan menikahi Liam, dan aku tidak akan bersahabat dengan orang kaya yang baik seperti kakek dan juga Daryn. Dan kamu tau, kami juga bertemu dengan orang kaya yang, hemm" Dewi tak melanjutkan ucapannya.

Mendengar ucapan Dewi, Daisy berhenti menangis.

"Bersyukur? " tanya Daisy.

"Apa kamu gak senang, ketemu sama Aku? pegawai di rumah ini? Kemanapun kamu pergi, tidak menutup kemungkinan kamu akan bertemu dengan orang-orang berbeda karakter. Jadi, kamu hanya harus bertemu dengan orang lebih banyak. Kamu akan bertemu dengan orang yang akan menganggap dan menyayangimu mu lebih dari keluarga. Suatu saat, kamu akan menemukannya." Dewi lalu mengusap kepala Daisy.

"Saya sudah punya orang-orang itu, ada Ava dan Ibunya, dan juga beberapa pelayan yang menyayangi saya seperti keluarga." batin Daisy.

"Saya juga sangat bersyukur. Orang-orang di sini juga sangat baik." Daisy dan Dewi tersenyum tau siapa yang di maksud.

"Apa aku boleh tanya sedikit?" Dewi menatap Daisy, Daisy mengangguk menjawabnya.

"Kenapa kamu gak mau pacaran?"

Melihat Dewi yang sangat penasaran, Daisy pun memutuskan untuk menceritakan sebagian kisah hidupnya.

"Saya, tak ingin melakukan kesalahan yang sama seperti orang tua saya. Mereka memiliki saya, di usia yang sangat belia. Di saat mereka belum siap. Ayah saya, kerja banting tulang menghidupi keluarga kecilnya di usia muda dan kecelakaan dan meninggal di usia muda. Sementara keluarga ibu saya tak pernah menganggap saya ada." Daisy menceritakannya dengan sedikit amarah dan rasa sedih.

"Saya sangat menyukai Tuan Daryn, dan saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan dengan perasaan saya. Saya tau Tuan Daryn orang baik. Saya tau dia laki-laki yang sangat mencintai keluarganya. Sosok ayah, yang saya rindukan. Tapi, saya bukan orang yang pantas bersamanya. Dan Tuan Daryn, tidak mungkin mempertimbangkan untuk menikahi saya. Hehehehehe." Daisy lalu berdiri, dan mengusap air matanya dan bersiap menemani Naza ke sekolahnya.

"Jadi, kalau Daryn mengajakmu menikah, apa kamu akan menerimanya?" Langkah Daisy terhenti dan berbalik melihat Dewi.

"Tidak, saya tidak akan menikahinya. Terlalu melelahkan. Membayangkannya saja membuat saya pusing. Paparazi setiap hari bertebaran di sekolah Naza mencari info anak bangsawan dan lain-lainnya. Butuh pengawal kesana kemari. Hidupnya sangat terbatas." Daisy tersenyum dan melangkah pergi.

Naza menunggu Daisy di mobil, karena Daryn sudah berangkat lebih dulu.

"Maaf yah, tante lama." ucap Daisy menaiki mobil.

"iya tante, kata papa, nanti Papa bakalan pulang cepat dan ngajak kita makan malam bareng."

"Makan malam?"

"iya, ada Naza, Papa dan Tante." Naza tersenyum bahagia.

Setelah pulang sekolah, Daisy melihat Daryn sudah tiba di rumah lebih awal.

Begitu dia turun dari mobil, Liam menyambutnya.

"Tuan Daryn memanggilmu ke ruang kerjanya, dan Naza akan ditemani pelayan lain." ucap Liam lalu menggandeng Naza.

"aku juga, tidak bisa selamanya menghindar, 2 bulan, hanya 2 bulan lagi, dan aku akan bisa pergi dari sini." batin Daisy.

Begitu masuk, dia sudah melihat Daryn duduk di sofa dalam ruang kerjanya.

"Duduklah, aku rasa kita perlu bicara."

Daisy lalu melangkah dan duduk berhadapan dengan Daryn.

"Jika ingin membicarakan malam itu, saya rasa tidak ada yang perlu dibicarakan. Hal itu juga terjadi karena kesalahan saya." ucap Daisy dengan cepat, dan kemudian menggigit bibir bawahnya dengan gugup, sambil menunduk.

"Hentikan itu!" ucap Daryn agak keras.

"Apa? Maksud Tuan Apa?" Daisy yang terkejut langsung menatap kaget ke arah Daryn.

Daryn menarik nafasnya dalam. "Jangan menatapnya lama-lama, jangan tatap bibirnya." batin Daryn.

"Baiklah, aku akui. Aku memang terpesona padamu. Itu karena kamu begitu perhatian pada Naza. Tidak lebih."

Mendengar ucapan Daryn, Daisy berusaha mengeluarkan senyumnya tanpa harus menangis.

"Aku tau, Dewi mungkin sudah bicara padamu tentang hal yang lebih serius. Memang dia selalu mengambil langkah lebih jauh dari orang lain. Dan aku, tak pernah berniat menggantikan sosok ibu bagi Naza dengan wanita lain. Aku, menunggu Alea untuk siap kadi ibu bagi Naza." Daryn ingin menyelesaikan ketegangan ini.

"Saya mengerti Tuan, dan saya juga tidak pernah berharap lebih. Tuan, tidak perlu khawatir. Saya tidak akan menuntut Tuan hanya karena sebuah ciuman. Dan hal itu,bisa terjadi dengan siapa saja, karena situasi." Daisy menarik nafasnya dalam dan tersenyum.

"Jika tidak ada yang ingin Tuan bicarakan lagi. Saya akan pergi."

Daryn tidak menyangka respon dingin dari Daisy.

"bisa terjadi dengan siapa saja, karena situasi? " batin Daryn kesal.

" Kamu boleh pergi." ucap Daryn berusaha santai dan keren di depan Daisy.

Daisy pun keluar dan menutup pintu, dia dengan kesal mengarahkan tinjunya ke arah pintu.

"Apa? Terpesona karena aku baik sama anaknya?Menunggu Alea? Tentu saja dia bakalan nunggu mantan istrinya yang cantik dan kumpul lagi dengan mereka.Dan juga aku gak pernah berniat jadi istrimu. Sosok Ibu?? " Daisy dengan cepat menggeleng.

"Terserah, itu bukan urusanku. Lagipula, sejak awal aku memang tak ada kesempatan di posisi itu. Dan aku sama sekali tak menginginkannya." Dia tersenyum menyadarkan dirinya.

Entah kenapa, Daisy merasa kesal. Dan dia belum beranjak dari depan ruang kerja.

Dia kembali mengetuk pintu dan masuk.

"Dan Tuan Daryn. Karena saya akan disini 2 bulan lagi, saya tidak ingin mempersulit hidup saya dengan mendapat kata-kata dari keluarga anda. Jujurnya saya merasa sangat kesal dan tidak adil." Daisy lalu keluar setelah mengucapkannya. Dan sambil memegang gagang pintu dia menghela nafasnya dengan keras.

"Ada apa? " tanya Liam.

"Tidak ada, saya sudah selesai." Daisy lalu pergi berjalan ke kamarnya.

Setelah berganti pakaian, dia akan menemani Naza, dan juga Sambil menunggu Naza selesai kursus, dia mengajarkan pelayan di rumah itu, cara membuat cemilan kesukaan Naza. Setelah itupun, dia kembali menemani Naza. Dia melakukannya setiap hari.

Semenjak hari itu, Daryn memperlakukan Daisy seperti pelayan lainnya, hanya sekedar menyapa, tanpa bicara apa-apa.

"Aku dengar, Daisy benar-benar akan berhenti setelah 6 bulan." ucap pelayan 1.

"iya, memang itu kontraknya. Hanya 6 bulan. Sampai Nona Naza agak mengerti."

"siapa yang kerja 6 bulan? " suara kecil itu menyapa dari belakang pelayan-pelayan itu.

"Nona Naza?itu... emmm.. Maaf, saya gak tau apa-apa."kedua pelayan itu pergi meninggalkan Naza kebingungan.

Naza lalu mengejar pelayan itu, minta penjelasan. Karena ada namanya yang disebut.

" Bibik.. Siapa? Siapa yang cuma kerja 6 bulan. Tante Daisy?" Mendengar pertanyaan Naza, kedua pelayan itu menatap Naza dengan perasaan bersalah dan mengangguk.

Naza merasa wajahnya panas, dan langsung menangis ke arah ruang kerja papanya.

...****************...

...****************...

1
Defi
cinta dan benci dua kata yang saling terikat begitu juga antara Laura, Tuan Abrar dan Rika
Miss HF: betul kak... mereka sllu saling terikat...

gk mungkin kita benci atau sakit hati kalau kita gak cinta sama seseorg kan.. kecewa sedih, smua jga bagian dr cinta...

/Smile//Smile/
total 1 replies
Defi
seharusnya jangan Rika saja yang ditusuk tapi juga sekaligus dengan Tuan Abrar
Miss HF: iya yah, harusnya... 😁😁😁
total 1 replies
Defi
Laura kenapa bisa bertindak gegabah walau sebenarnya dia juga sakit
Defi
Naza 👍🤣
Defi
Alhamdulillah othor hadir kembali 🥰..
Miss HF: hehehehehe... iya kak...
mkasih masih setia nungguin.. senangbanget..
/Rose//Rose//Rose/
total 1 replies
Miss HF
trimakasih sudah mampir. aku trpaksa brhenti krena tanganku cidera. jadi susah buat nulis... 😭😭😭😭
Miss HF: insyaa Allah, bgitu lebih baik. aku segera balik update.... 🥲🥲🥲
total 1 replies
Defi
mau sebesar apapun kesalahan seorang anak tetap saja seorang ibu menyayanginya 😟.. semangat thor lanjut up
Defi
Siapa itu yang datang 🤔.. semangat thor lanjut up 💪
Defi
lanjut up thor, semangat 💪
Miss HF: mkasih sudah mampir...
total 1 replies
Defi
Kemana ini Dada ngajak Daisy dan Dean
Defi
kalian sama-sama saling mengerti satu sama lain ☺️
Miss HF
mkasih, sudah mampir...
Defi
Ya ampun cinta seorang nenek kepada cucunya malah meninggalkan luka 😟
Defi
siapa ini yang menampar Daisy apa Alea mantan istri Daryn
Defi
🌹
Defi
Naza hidupnya sedikit banyak sama denganmu Daisy
Defi
Nek dilarang bersikap kejam dan memarahi anak kecil sewaktu makan 😡
Nengah Suarni
lanjut kenapa ndak terus dicari keseluruh pelosok daysy nya
Miss HF: nanti kalau langsung ketemu, gak asik.. 😁😁😁 biar lah merindu dan kesepian dulu... 😊😊😊
total 1 replies
Nengah Suarni
lanjut thor seru
Miss HF: mkasih kak. sdah mampir.
akan d usahan up sampe tamat kak...
total 1 replies
Nengah Suarni
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!