Kang Yoora rela menyamar menjadi culun dan jelek agar dapat di terima menjadi baby sitter Arcell putra dari pria yang ia cintai.
Galaxy William hot daddy ayah dari Arcell putra Galaxy .Ia menutup hati nya untuk semua wanita setelah kepergian mendiang istrinya. Bagi Galaxy dunia nya cinta nya hanya untuk Arcell.
Sementara Arcell ternyata menyukai Yoora ia ingin selalu bersama dengan Yoora.
Sanggupkah Yoora membuat hati Galaxy kembali bergetar?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda FK, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Apa Spesial Nya dia?
Hallo epribadeh maafkan aku kemarin nggak update..aku sedang sibuk menjadi guru untuk kakak. Jadi update sedikit Slow yes
Terimakasih banyak atas dukungan kalian semua 🤗 calangheyo
💕💕💕💕
Happy Reading 😉
Galaxy saat ini sedang menikmati makan siangnya dengan Cornelia rekan kerjanya. Wanita itu terus menerus mengajaknya makan siang bersama membuat nya jengah dan terpaksa menerima ajakan nya.
Ketika sedang makan Galaxy merasa terganggu dengan pemandangan yang berada tidak jauh dari hadapannya. Terlihat jelas sahabatnya Guntur tengah menikmati makan siang bersama Arcell putranya dan juga Yura pengasuh nya.
Mengapa mereka terlihat begitu senang? padahal hanya makan siang? apa menyenangkan sehingga mereka begitu senang? Begitu banyak pertanyaan dalam benak Galaxy saat ini.
Cornelia menatap Galaxy yang sejak tadi melihat ke arah depan. Ia melihat Arcell,Guntur dan pengasuh Arcell sedang makan bersama.
" Kenapa Gal?" tanya Cornelia penasaran.
" Nggak apa-apa," jawab Galaxy masih tetap menatap ke arah depan. Cornelia dapat melihat tatapan tidak suka dari mata Galaxy ketika melihat hal itu,membuat Cornelia merasa aneh dengan tingkah laku Galaxy.
Tidak mungkin kan Galaxy menyukai ondel-ondel itu? pikir Cornelia.
Sementara Queen dan Guntur saking asyiknya mengobrol mereka tidak menyadari apabila Galaxy berada di dekat mereka saat ini.
" Kak,apa kau tidak akan kembali ke kantor? seperti nya jam makan siang suda berlalu," ucap Queen sambil melirik jam yang berada di pergelangan tangannya.
Guntur menepuk pelan keningnya,ia melupakan sesuatu. ia lupa bahwa sebentar lagi ia harus menemui tuan McKenzie bersama dengan Galaxy.
" Aku lupa sebentar lagi aku ada pertemuan,duluan ya Yura Arcell," pamit Guntur lalu bergegas keluar dari kafe setelah mendapatkan persetujuan dari Yura dan Arcell.
Galaxy berdecak melihat hal itu,ia bangkit dari duduknya lalu menghampiri Arcell dan Yura.
" Daddy?" pekik Arcell begitu antusias ketika ia melihat daddy nya. Namun senyum nya memudar ketika ia melihat siapa wanita yang berada di belakangnya.
" Arcell mau ikut daddy nggak?" tanya Galaxy sambil menggendong Arcell.
" Tentu saja dad," jawab Arcell sambil melingkarkan lengannya di leher sang ayah.
Queen bangkit dari duduknya,lalu membungkuk kan tubuhnya. " Kalau begitu saya pamit tuan?" ucap Queen merasa pura-pura sungkan nyata nya ia tidak akan membiarkan wanita lain berada di dekat Galaxy.
" Kalau kau pergi lalu yang menjaga Arcell siapa? saya ada meeting sebentar lagi bersama Guntur," cetus Galaxy dengan wajah dinginnya.
" Baiklah," jawab Queen sambil melirik ke arah aunty Corazon yang sejak tadi menatap nya tak suka.
Mereka pun berjalan keluar dari kafe setelah Galaxy membayar tagihan mereka. Queen memasuki mobil,namun ia di kejutkan oleh Galaxy dan Arcell yang masuk dan duduk di sampingnya.
" Saya sedang malas menyetir,cepat jalan." titah Galaxy kepada Queen yang menatapnya aneh.
Queen menyalakan mesin mobil lalu melakukannya menuju perusahaan Galaxy.
Sementara itu Cornelia mendengus kesal ketika melihat Galaxy masuk ke dalam mobil yang sama dengan ondel-ondel itu. Ia memutar stir nya kembali menuju perusahaannya karena ia memiliki banyak pekerjaan.
Setelah beberapa menit berkendara mereka sampai di perusahaan milik Galaxy. Queen kembali teringat bagaimana usaha uncle Galaxy saat di Aussie dulu. Ia tidak menyangka kini uncle Galaxy memiliki perusahaan nya sendiri.
Mereka memasuki lift menuju ruang kerja Galaxy,karena di sana sudah ada Guntur dan Tuan Marcello McKenzie.
Arcell masih setia dalam gendongan Galaxy, sementara Queen berjalan di belakang mereka.
Queen terkejut ketika masuk ke dalam ruang kerja milik Galaxy.
Seorang pri tersenyum manis kepada nya membuat Galaxy dan Guntur mengkerut kan keningnya. Mereka merasa aneh ketika melihat tuan McKenzie mengenal pengasuh Arcell.
" Kau mengenal Yura tuan McKenzie?" tanya Guntur penasaran.
" Oh ya aku mengenalnya dia pernah bekerja di rumah ku sebelumnya," jawab Ello beralasan.
Untungnya Princess pernah bercerita kepada nya tentang penyamaran Queen kepada Ello. Oleh karena itu Ello dapat beralasan ketika ketahuan mengenali nya.
Queen dapat bernafas lega ketika mendengar ucapan Ello,sejak tadi ia sudah mengkode kepada Ello agar pura-pura tidak mengenali nya. Namun pria itu malah terus tersenyum ke arah nya membuat Guntur dan Galaxy penasaran.
" Oh ku kira kalian berteman," kata Guntur lagi.
Galaxy menelisik menatap tuan McKenzie yang terus menatap pengasuh putranya. Saat ini Yura sedang menemani Arcell menggambar tak jauh dari tempat mereka berada saat ini.
Ia merasa heran mengapa semua pria penting begitu tertarik kepada Yura Jubaedah. Apa yang spesial dari diri wanita berkacamata tebal itu.
Mengapa para pria itu terlihat menyukai Yura? di mulai dari uncle Erick yang notabene seorang mafia yang sulit untuk jatuh cinta. Guntur yang selalu menolak wanita cantik yang mendekati nya,namun dengan Yura dia terlihat begitu nyaman. Dan kini Marcello McKenzie investor terbesarnya, seorang putra dari sutradara terkenal terlihat menyukai Yura juga.
Apa populasi wanita cantik sudah habis? padahal menurut nya tidak ada yang spesial dalam diri Yura.
Galaxy,Guntur dan Ello pun mulai membahas pekerjaan mereka bersama.
" Noona,pria itu teman mu ya?" tanya Arcell dengan nada pelan.
" Ya,aku terkejut ketika ia terus menerus tersenyum. Hampir saja semua ketahuan gara- gara ulah nya," jawab Queen dengan nada pelan.
" Noona,aku memiliki misi selanjutnya untuk kita?" bisik Arcell kepada Queen.
Di mata semua orang saat ini Arcell terlihat menggemaskan saat sedang menggambar. Namun ternyata mereka berdua sedang membicarakan misi mereka selanjutnya.
" Arcell, sebaiknya kamu berhenti membuat alat- alat itu. Keberadaan kamu akan mudah di lacak oleh mereka apabila kamu terus menerus membuat alat-alat itu," usul Queen.
Ia begitu khawatir anak buah mendiang kakek Arcell akan datang meracuni Arcell. Ia tidak mau Arcell menjadi monster seperti dalam mimpinya. Queen sempat memikirkan ucapan Arcell ketika ia bercerita tentang mimpi nya.
" Aku bukan ingin mengantar kan alat lagi Noona,aku ingin bertemu dengan opa Jonas kakek ku," bisik Arcell tepat di depan telinga Queen membuat Queen membelalakkan kedua matanya.
" Kau ingin daddy mu memecat ku menjadi kandidat calon istri Arcell?" tanya Queen dengan tatapan tajam.
" Aku merindukan nya," ucap Arcell dengan wajah puppy eyes nya.
" Begini saja, bagaimana kalau kita meminta izin kepada Daddy mu?" usul Queen kepada Arcell.
" Tapi kalau daddy marah bagaimana Noona?" tanya Arcell.
" Mencoba lebih baik daripada tidak sama sekali Arcell," jawab Queen sambil mencubit gemas kedua pipi Arcell.
" Baiklah Noona," jawab Arcell.
Queen izin membuat kan susu untuk Arcell ke pantry. Tiba-tiba ia di kejutkan oleh tangan seseorang yang menariknya masuk ke dalam pantry.
......
Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕 Calangheyo
cipoookk cippoookkk dooorrr dooorrr dooorrrrrr DOOORRRRRR 🏃♀️🏃♀️🏃♀️