NovelToon NovelToon
Assassin Cantik dan CEO Arrogant

Assassin Cantik dan CEO Arrogant

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: cacasakura

“Lepasin gueee...!” ujar Luna dengan sangat geram menatap nanar ke arah Leon. Pria itu telah terpengaruh obat afrodisiak dosis tinggi yang sengaja di berikan oleh Hana tunangannya.

“Aku.... juga tidak mau melakukan hal ini. Tapi ini sangat menyakitkan, aku... mohon... bantuanmu... kamu tentunya sudah biasa melakukan ini. Aku akan bayar...uuugh... berapa pun nanti” Leon kembali membungkam bibir pink natural Luna dengan menciumnya dengan penuh hasrat.

Luna memberikan perlawanan, namun kedua tangannya di pegangi kuat dan tubuh Leon menekan kakinya membuat Luna tidak bisa bergerak banyak. Pistol di tangannya sudah di buang jauh dari jangkauan Luna oleh Leon, dia benar-benar kewalahan mendapat serangan mendadak dari Leon.

Kembali Luna melakukan perlawanan dengan melakukan upaya terakhirnya.

Apakah Luna akan berhasil mempertahankan kehormatannya? Akankah Leon berakhir di tangan Luna yang ternyata adalah seorang pembunuh bayaran? Ikuti terus kisahnya....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cacasakura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ep. 21

Oooo... jadi ini maksud Luna... gumam Kiandra dalam hati, dia tidak terlalu memperhatikan informasi yang di terimanya.

Namun, tidak dengan Luna selalu membaca data informasi dan memperhatikan detailnya. Saat masuk ke restoran sebelumnya, Luna melihat perempuan di samping target. Dia teringat sebuah foto yang di kirimkan klien di mana perempuan itu selalu ada di samping target.

Sekali lempar batu, dua burung yang kena gumam Kiandra tersenyum smirk.

***

Mentari pagi menyinari bumi membawa kecerahan di Awal tahun ajaran baru, Luna tengah memakan sarapan yang di hidangkan Jason di ruang makan. Tidak lupa Jason menuangkan jus kesukaan Luna ke gelas. Mata Luna fokus pada layar tablet canggih miliknya, sesekali tangannya menggeser layar tablet membalik halaman buku di sana.

Jason (33 Tahun) pelayan paling setia dan mengabdi pada keluarga Luna, sewaktu masih muda dia adalah Kapten berpangkat tinggi dan terbaik di angkatan Darat. Dalam usia muda dia sudah mencapai jabatan tinggi dan melakukan banyak misi, pada saat melakukan misi terakhirnya Jason terluka parah dan di selamatkan oleh keluarga Luna.

Saat dia ingin membalas budi kepada keluarga Luna, dia terkejut saat mendengar peristiwa tragis yang merenggut nyawa kedua orang tua Luna. Wajah sedih dan kesepian seorang gadis yang di tinggal kedua orang tuanya membuat Jason memutuskan berhenti dari pekerjaannya dan mengabdi pada keluarga Luna.

Dia menjadi pelindung, melayani segala kebutuhan dan menjadi guru Luna, ilmu tentang senjata dan bela diri juga di ajarkan pada gadis yang kini menjalani profesi sebagai pembunuh bayaran.

Ceklek....

Lamunan Jason menjadi buyar saat terdengar suara pintu yang di tutup, Kiandra menuruni anak tangga melangkah menuju ruang makan.

“pagi sayangku.. pagi Jason” sapa Kiandra penuh semangat.

“pagi nona Kiandra” Jason menuangkan jus untuk Kiandra.

“ Hmm...”Luna berdehem membalas sapaan Kiandra, dia sangat fokus pada materi pelajaran kesukaannya.

“serius bener neng, “ ujar Kiandra sambil mengambil sarapan untuknya.

“hmmm” Luna kembali menjawabnya dengan berdehem membuat Kiandra kesal di cueki.

“iiis... ni anak, di tanya hanya.... hmmm.. hmmm...” ujar Kiandra sambil menggigiti roti. Luna masih fokus dengan bacaannya tidak memedulikan sekitarnya.

Kiandra menatap sahabatnya dengan mata setengah terpejam, timbul ide nackal di benaknya untuk menggoda Luna. Dia melihat ke arah Jason mengode untuk tidak melakukan apa pun termasuk memberi tahu Luna, Jason hanya menghela nafas dan sebaliknya memberi kode dengan menggelengkan kepala.

Menurut Jason apa yang di lakukan Kiandra akan sia-sia, dia seolah tahu jika hasilnya akan membuahkan kegagalan. Luna masih fokus dengan tabletnya, diam-diam Kiandra meraih sesuatu dari dalam tas yang di letakkannya di atas meja.

Tanpa di sadari Jason dan Kiandra, senyuman smirk terlukis di wajah yang di dandan culun dan tidak menarik itu. Dari sudut matanya Luna tahu jika Kiandra akan melakukan sesuatu untuk mengganggunya.

Benar saja, Tablet Luna mendadak terganggu hingga berulah sendiri tanpa di sentuh olehnya. Kiandra ternyata telah mengambil alih tablet canggih milik sahabatnya, Luna tidak tinggal diam. Dia segera mengaktifkan alat yang sempat dia dapat di negara ** beberapa hari yang lalu, alat itu berfungsi memblokade apa yang di lakukan Kiandra.

Tablet canggih Luna kembali ke keadaan semula, dia kembali serius menatap tablet miliknya. Kiandra kebingungan melihat sikap sahabatnya yang tenang dan damai, dia meraih ponsel dan tablet miliknya yang tidak memberi respon apa pun.

“loh... kok jadi gini?” Kiandra melihat Ponsel dan Tabletnya dalam keadaan tegang. Berkali-kali dia menggeser tangannya di atas layar datar kedua benda itu, Luna telah menyelesaikan sarapannya menatap Kiandra yang kebingungan.

Dia meletakkan alat berukuran kecil di atas meja makan di depan Kiandra.

“makanya jangan Jail... sekarang kena batunya kan?!” ujar Luna tersenyum manis, mata Kiandra membulat sempurna saat melihat alat yang sudah menjadi incarannya sejak lama terletak manis di atas meja. Alat itu sangat sulit di cari bahkan di pasar gelap sekalipun, tidak sembarang orang bisa memilikinya.

“What the?!! Kapan kamu dapatnya? Aku udah susah nyari tapi nggak pernah bisa dapat” Kiandra memperhatikan alat itu.

“ hehehe.... Luna gitu loh. Bukan hanya profesional dalam menghabisi tapi juga pintar buat dapat nih alat” ujar Luna saat teringat misinya di **, keberuntungan baginya saat menjalankan misi dia bertemu dengan pencipta alat itu.

Semula pencipta alat itu sama sekali tidak mau menjual alat itu, tapi saat Luna membuka penyamarannya. Pencipta alat itu dengan sukarela memberikan dengan percuma.

“suatu kehormatan bagiku bisa memberikan alat yang berguna ini untuk nona Luna. Nona tidak usah membayar atas alat ini, berkat pertolongan nona aku masih hidup dan bernafas hingga sekarang” ujar pencipta alat itu sangat senang.

Lamunan Luna buyar saat mendengar gerutuan Kiandra,

“hufff... niat mau ngerjain malah di kerjain” gerutu Kiandra, Jason hanya tersenyum melihat kegagalannya. Luna menyimpan tablet dan beberapa buku ke dalam tas ransel kesayangannya, berdiri dari kursi sambil meminum jus miliknya.

Jason meraih dan membawakan tas ransel Luna, tidak lupa dia menyelipkan botol minuman di samping tas ransel itu. Dia membantu menarik kursi saat Luna berdiri,

“udah ah , aku berangkat dulu. Alat ini buat kamu, tentunya kamu lebih tahu apa kegunaan alat ini jika di tangan hacker jenius ku ini” Luna menyudahi meminum jusnya. Kiandra tersenyum senang mendapat alat yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pekerjaanny.

“Lunaaa tungguiiiin.... “ Kiandra dengan manja meminta Luna menunggunya, dengan terburu-buru dia menyelesaikan sarapannya.

“cepetan, aku tunggu di garasi” Ujar Luna melangkah lebih dulu, earphone miliknya sudah terpasang di telinga. Luna mencolokkan kabel earphone miliknya ke Mp3 player mini miliknya, tangannya mulai sibuk memilih lagu yang tersedia di sana.

Jason mengikuti Luna menuju garasi mobil yang terlihat seperti showroom mobil-mobil mewah. Ada juga beberapa motor keren terparkir cantik di samping mobil-mobil keren dengan segala merek di sana.

“nona, apakah akan makan siang di rumah?” Tanya Jason sambil memberikan tas ransel pada Luna.

“kayaknya nggak deh, setelah kuliah aku akan ke perpus dan ke mall bersama Kiandra. kamu tolong rapikan saja ‘anak-anak kesayanganku’ beberapa sudah ada yang berdebu. Jangan lupa untuk mengecek dan mengetesnya, yang baru datang jangan di sentuh dulu” ujar Luna sambil menyandang tas ranselnya, Jason teringat dengan anak-anak kesayangan nonanya yang tidak lain para senjata mematikan koleksi Luna.

Beberapa waktu yang lalu dia sedikit sibuk mendekor ruang kerja dan kamar Kiandra, sehingga lupa untuk merawat senjata dan menguji cobanya.

**********

dear para reader yang baik, rajin menabung dan murah hati....

Terima kasih atas saran dan kritikan para reader, mohon maaf 🙇🏻‍♀️🙇🏻‍♀️🙇🏻‍♀️ karena kekurangan author selalu terlambat untuk up kedua karya membuat para reader tidak senang.

Author akan berusaha💪🏻💪🏻💪🏻 untuk memberikan yang terbaik untuk para reader. Sekali lagi author mohon maaf 🙇🏻‍♀️🙇🏻‍♀️🙇🏻‍♀️ dengan tidak kenyamanan dan keterlambatan Author dalam update novel karya-karya ini.

Tetap Terus dukung karya Author dengan cara like, vote dan tipnya.....ya.... plisss🙏🏻🙏🏻🙏🏻

jangan lupa juga kasih rate dan comment nya yang positif agar Author semakin semangat💪🏻💪🏻💪🏻 buat menulisnya...✍️✍️✍️

jangan lupa setelah membaca tekan icon tombol ibu jarinya untuk terus mendukung karya Author... plisss 🙏🏻🙏🏻🙏🏻

( Π_Π )

makasih..... tetap semangat 💪🏻💪🏻💪🏻

❤️❤️❤️❤️❤️ for all...

1
Yuli Yulianti
thorrr kenapa dah lama ga up lagi dah kangen sama luna
Reka Cantika
ya kenapa ceritanya Arinda dulu GK selesai ya padahal Lo bagus suka aku
Komang Restu
ya mana visualnha
Komang Restu: mana visualnya yang cakep dan cantik ya
total 1 replies
Komang Restu
keren karyamu. sampai smpai tdka mau ketinggalan . lanjut
Nuri Maulidia
mngkn nnt kmbli mrk
Nuri Maulidia
tingglkn jngn bodh leon cri yg mau sma km
Ida Siti Farida
kangen sabrina, tuan nocholas ,s ganten baby yusuf, dan raka
Ida Siti Farida
aku kangen tuan danil dn arinda,,,sudah 4 x baca di hp yg dulu hilang, mau baca lagi 🤭🤭
Ida Siti Farida
tetap semangat
tetap sehat
dan terus berkarya tor
lanjut up lagiiii....🙏♥️
Ida Siti Farida
semakin menarik cerita nya semangat terus up nya thor
Ida Siti Farida
ngenes banget leon di kira mau di peluk anak2 nya nyata nya di abai kn, sakit nya tuh disini
Eva Kusrini
lanjut thor tumben lama
Reka Cantika
aneh ap Thor
Eva Kusrini
lanjut thor
Reka Cantika
lanjut
Erni Nofiyanti
sebenernya Luna dan Leon pasangan yg cocok.
tangguh
Reka Cantika
lanjut
Yuli Yulianti
cerita nya menarik banget...lanjut thorrr
Eva Kusrini
lanjut thor
Nurchasanah Al Amir
move on Leon biarkan Luna bahagia km juga berhak bahagia seperti versimu, Thor jgn bikin Mathew mati nanti kashan lah aq dia orng baik
Reka Cantika: lagi Thor
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!