Mengandung benih calon kakak ipar membuat Rahma terusir dari rumah nya sendiri meski Rahma sudah menjelaskan kenapa semua itu terjadi tapi ibu dan kakaknya lebih percaya pada calon kakak iparnya.
Sebenarnya apa yang terjadi sampai Rahma harus mengandung benih calon kakak iparnya ?
Apa mungkin Rahma dan calon kakak iparnya memang saling mencintai sampai sampai Rahma tega merusak kebahagiaan kakaknya sendiri ataukah ada sebab lain sampai hal itu bisa terjadi ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R-kha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pikirkan Sempit Via
Awalnya niat kedatangan Aslan ke rumah via hanya ingin mencegah Rahma yang mungkin saja menceritakan hal yang sama pada dirinya tapi apa yang Aslan lihat membuat Aslan iba atas apa yang harus Rahma alami saat ini.
" apa mereka semua sudah tau apa yang terjadi padaku dan Rahma ?" tanya Aslan yang tak berani menghadapi Via dan kedua orang tuanya apalagi saat melihat yang Rahma alami membuat nyalinya benar benar menciut.
" tapi dari mana Via tau ?"
" apa mungkin Rahma sendiri yang menceritakan semuanya ?" tanya Aslan yang masih memilih bersembunyi.
" ayah, Rahma tidak bersalah yah "
" Rahma di jebak " ucap Rahma yang masih sangat berharap jika ayahnya akan percaya pada dirinya tapi sayangnya ayahnya tak bisa berbuat banyak karena Bu Hana dan Via benar benar mendominasi.
" memangnya kamu siapa sampai sampai ada orang yang ingin menjebak mu ?" tanya Via.
" aku tau kamu iri dengan kebahagiaan yang aku miliki dan aku rasakan karena aku dan Aslan akan menikah " ucap Via sambil menatap penuh kebencian ke arah Rahma.
" kak, Rahma mohon percayalah tak pernah sekalipun Rahma merasa iri dengan apa yang kakak miliki " ucap Rahma sambil menatap ke arah Via, ayahnya dan juga Bu Hana ibu tirinya.
" kami sudah tak mau tau apa yang kamu pikirkan "
" pergi dari rumah ini !" usir Bu Hana sambil menunjuk ke arah jalan raya yang mulai ramai.
Sejenak Rahma menatap ke arah ayahnya berharap untuk terakhir kalinya ayahnya akan percaya padanya dan akan membelanya tapi sampai lima menit berlalu ayahnya malah memalingkan wajahnya seolah ingin memutuskan harapan Rahma pada dirinya.
" yah, percayalah jika Rahma tak seperti yang kalian bayangkan dan Rahma mengerti kenapa ayah bersikap seperti ini pada Rahma " ucap Rahma yang kini sudah bangkit berdiri tepat di hadapan Via kakak tirinya.
" ayah tenang saja, Rahma pasti akan hidup dengan baik meski tanpa ayah " ucap Rahma yang tak bisa lagi membendung air matanya.saat orang yang iya harap bisa percaya pada dirinya malah tak percaya padanya.
" Rahma pamit " ucap Rahma yang kini sudah berbalik melangkah meninggalkan rumah yang baru beberapa tahun iya tinggali setelah ibunya tiada.
Rahma terus melangkah meninggalkan rumah dan juga keluarganya yang tak percaya pada dirinya meski Rahma sendiri tak tau kemana dirinya harus pergi tapi Rahma akan tetap mengikuti kemana kakinya akan melangkah.
Aslan yang melihat dan menyaksikan apa yang harus Rahma alami setelah apa yang terjadi pada mereka berdua tak bisa berbuat apa apa untuk bisa mencegah Rahma pergi karena Aslan pun tau kemana akan membawa Rahma jika dirinya membantunya.
" tuhan, apa yang harus aku lakukan " ucap Aslan yang ingin sekali menolong Rahma tapi Aslan juga tak bisa berbuat banyak karena dirinya pun masih tinggal bersama dengan kedua orang tuanya.
" akan ku ikuti kemana Rahma pergi agar aku tau jika Rahma baik baik saja meski harus terusir dari rumah ayahnya " ucap Aslan yang tak bisa menahan dirinya untuk tidak mengikuti Rahma.
Pak Candra hanya bisa menatap kepergian putri nya meski hatinya sangat ingin menahan agar putrinya tak pergi meninggalkan dirinya tapi di sisi lain pak Candra berpikir jika ini yang terbaik untuk semua terutama Rahma terlepas Rahma dalam posisi yang benar atau tidak.
" ibu sudah tau jika suatu hari nanti Rahma pasti akan mengikuti jejak ibunya tapi ayah tak pernah percaya sampai hal yang ibu takutkan pun akhirnya terjadi " ucap Bu Hana yang kembali mengingat apa yang terjadi pada rumah tangganya bersama pak Candra sua puluh tahun yang lalu.
" apa yang ayah lakukan dulu bersama ibunya Rahma semua itu karena andil ibu sendiri " ucap pak Candra yang membuat Bu Hana semakin kesal.
" ayah yang tak bisa menjaga nafsu ayah sendiri sampai sampai tergoda dengan wanita murahan seperti itu !" ucap Bu Hana membela diri.
" terserah apa yang ingin ibu katakan toh sekarang Rahma juga sudah pergi dari rumah ini padahal ibu juga tau jika Rahma tak memiliki siapapun selain kita " ucap pak Candra yang tetep saja mengkhawatirkan kemana Rahma akan pergi.
" Rahma itu sudah besar yah !"
" Bahkan Rahma sudah bisa mengkhianati Via dengan tidur bersama calon kakak iparnya sendiri " ucap Via yang kembali kesal saat mengingat jika Rahma dan Aslan sudah pernah melakukan hal itu.
" lalu setelah apa yang terjadi, apa kamu akan tetep menikah dengan Aslan ?" tanya pak Candra penasaran.
" tentu saja " ucap Via yang akan tetap menikah dengan Aslan setelah apa yang terjadi antara Aslan dengan adik tirinya.
" sebelum bersama dengan Rahma, Via dan Aslan sudah sering melakukannya " ucap Via pelan tapi masih bisa di dengar oleh Bu Hana dan juga pak Candra.
" apa kamu sadar apa yang kamu katakan ?" tanya pak Candra yang tak percaya jika putrinya tak bisa menjaga harga dirinya sendiri hingga dengan mudah merelakan kesuciannya di renggut sebelum hari pernikahan.
" tentu saja Via sadar yah " ucap via yang tak ingin lagi menutupi apapun dari kedua orang tuanya.
" apa kamu tidak takut jika sampai hamil di luar nikah ?" tanya pak Candra semakin tak habis pikir dengan jalan pikiran putri nya ini.
" Aslan pasti akan bertanggung jawab jika sampai Via hamil " ucap Via santai karena Via yakin Bu Hana akan selalu membelanya sekalipun dirinya salah.
Pak Candra memilih melangkah masuk meninggalkan anak dan istrinya karena pak Candra merasa gagal menjadi kepala keluarga yang bisa mengarahkan keluarga nya menjadi manusia yang baik.
" apa kamu berkata jujur ?" tanya Bu Hana yang ingin memastikan semuanya.
" tentu saja Bu, itu satu satunya cara agar Aslan tak meninggalkan Via " ucap Via yang memang tau jika awalnya Aslan menyukai adiknya Rahma.
" apa kamu yakin dengan cara itu Aslan tak akan meninggalkan kamu ?" tanya Bu Hana.
" tentu saja Bu " ucap Via penuh percaya diri.
" tapi Aslan juga sudah melakukan hal itu dengan Rahma "
" bagaimana jika Rahma hamil ?" tanya Bu Hana yang tak ingin apa yang pernah terjadi pada dirinya harus terjadi pada putranya juga.
" jika sampai Rahma hamil dan menuntut pertanggung jawaban Aslan, belum sampai Rahma berbicara pada Aslan dia akan lebih dulu bertemu dengan ibu kandungnya !" ucap Via yang tak akan rela jika sampai Aslan bersama dengan Rahma.
" apa kamu akan membunuhnya ?" tanya Bu Hana yang ingin memastikan jika apa yang iya pikirkan itu sama dengan yang Via katakan.
" ibu berdoa saja semoga Rahma tak pernah hamil anak Aslan !"
✍🏻✍🏻✍🏻 kemana Rahma akan pergi dan apakah Aslan akan membantu Rahma ?
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Love you moreee 😘 😘 😘