NovelToon NovelToon
Identitas Tersembunyi Gadis Gunung

Identitas Tersembunyi Gadis Gunung

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Crazy Rich/Konglomerat / Identitas Tersembunyi
Popularitas:97.6k
Nilai: 5
Nama Author: Nike Julianti

Seorang gadis berusia menjelang 16 tahun, tinggal dan tumbuh di gunung sejak usianya 3 tahun. Tinggal bersama sng kakek, setelah kedua orang tua nya meninggal karena kecelakaan.

Qaisara Aulia Syahrizky, gadis yang memiliki 2 sahabat makhluk tak kasat mata. Memiliki banyak keahlian, menyembunyikan identitasnya.

Happy Reading All🥰🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nike Julianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tentang Dhira

"HAH?! Maksud kamu apa?" tanya ibu Ayu terkejut

"Lia kira, dia di suruh ke sini. Mau di jadiin madu buat Dhira bu, makanya sepanjang jalan dia kaya orang stress. Ngomong sendiri, ga lama ngomel-ngomel, terus marah-marah ga jelas, nangis ngeraung, ga lama ketawa sendiri. Ngeri pokonya bu, hiiii.... Pasien RSJ aja kalah ma Lia..." jawab Dhira, seraya mengedikan kedua bahunya.

"ASTAGHFIRULLAH... HAHAHAHAHA.... " ibu Ayu tertawa terbahak, sampai ia memegang perutnya. Bagaimana bisa, gadis di depannya bisa mempunyai pikiran sejauh itu?

"Mana mungkin tante setega itu... jadiin kamu istri kedua putra tante? Aduhh... ya Allah" ibu Ayu mengusap kedua pipinya, yang basah. Sudah lama rasanya, ia tak tertawa sampai seperti ini.

"Aulia, dengerin tante ya. Kamu itu, terlalu baik buat Arkan. Ohhh.. ga bisa ga bisa, itu ga bisa di biarkan. Kamu ini... sempurna, harus dapetin laki-laki yang setara sama kamu. Bukan segi kekayaan, tapi dari kepintaran, kebaikan dan banyak lagi kelebihan yang kamu punya." ucap ibu Ayu, Aulia menghembuskan nafas lega. PLONG rasanya..

Arkan senang mendengarnya, tapi entah kenapa... ia merasa ibunya merendahkan dirinya.

'Apa cuma perasaan gue?' tanya Arkan dalam hati

Aulia dan Danish meminum minuman mereka, keduanya merasa lega. Karena tidak harus membuat drama, pura-pura pacaran.

'Alhamdulillah, aman masa depan. Walau pun cuma pura-pura, rasanya tekanan batin banget..' ucap Danish dalam hati

"Sebentar lagi om Brahma ke sini, masih ada yang harus di urus di ruang kerja. Maksud kami mengundang nak Aulia datang, untuk membantu kami menyelesaikan masalah keluarga Dhira." ucap bu Ayu, membuat Aulia bingung

"Kenapa harus Aulia, bu?" bukan Aulia yang bertanya, melainkan Dhira yang juga ikut bingung.

"Sayang, ada yang ingin ibu tanyakan." ucap bu Ayu, Dhira mengangguk dengan tatapan polosnya.

"Kalau seandainya, ibu dan ayah membuat bangkrut perusahaan keluarga Dhira. Apa Dhira akan marah pada kami?" lanjut bu Ayu, Dhira tak terlihat terkejut, lebih tepatnya... tak ada perasaan apa pun. Dhira menggaruk kepalanya, yang tak gatal.

"Mmm... Jujur aja, ga ada perasaan apapun waktu ibu bilang kaya gitu. Ibu dan yang lain juga tau, Dhira lebih sering di sini daripada di sana. Bahkan... Dhira juga, ga pernah pake uang mereka sepeser pun. Dhira di anggap keberadaannya, saat ada di keluarga ini. Dhira ga pernah ngerasain kasih sayang, dari orang tua Dhira sendiri. Semua Dhira dapetin di sini, ada ibu, ayah sama Arkan. Kalau pun ibu sama ayah, mau bikin bangkrut perusahaan mommy sama Daddy. Ga masalah, ga ngefek juga ke Dhira. Dhira tetep hidup nyaman kan di sini?" jawab Dhira dengan polosnya

Meski belum paham, entah kenapa hati Aulia terasa nyeri. Padahal, dia juga tak mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya. Tapi.... Ada rasa yang lain, seolah... Keluarga Dhira, tidak menginginkannya.

Aulia, meski dia tak memiliki orang tua. Tapi keberadaannya, sangat di harapkan. Mendapatkan kasih sayang utuh, dari kakeknya. Juga dari semua orang, yang ada di sekitarnya.

'Apa Dhira.... Tidak di sayangi keluarganya?' tanya Danish dalam hati

"Dhira.... Ibu dan ayah, akan melangsungkan pernikahan kamu dan Arkhan malam ini juga." ucapan ibu Ayu, tentu saja mengejutkan semua orang.

"APA?!" teriak mereka

"Apa ga kecepetan tan? Mereka kan masih pelajar, mana baru kelas 1 pula." tanya Aulia, ibu Ayu tersenyum.

"Kamu benar nak Lia, memang terlalu cepat. Tapi itu adalah satu-satunya cara, agar Dhira lepas dari keluarga kandungnya. Dengan menikah, lepas lah tanggung jawab mereka pada Dhira. Mereka takkan bisa menekan Dhira secara moral, karena namanya yang masih ada di dalam Kartu keluarga. Dhira terlalu lemah, bila harus dibiarkan tinggal di rumahnya sendiri. Keluarganya lebih membela sepupu Dira, yang notabene anak dari adik ayahnya Dhira. Dibandingkan Dhira, yang anak kandung mereka sendiri." jawab ibu Ayu, wajah Dhira langsung berubah.

"Sepupunya Dhira, sudah sering memfitnah Dhira. Dhira sering mendapatkan perlakuan tak adil, orang tua dan kakaknya Dhira. Akan langsung menghakimi Dhira, setiap kali sepupunya Dhira mengadu. Mereka akan langsung memarahi dan memukuli Dhira, tanpa mencari tau kebenarannya. Jujur... Sampai sekarang, ibu tak paham dengan jalan pikiran mereka. Kenapa lebih membela keponakan mereka, daripada putri kandungnya sendiri?" lanjut Bu Ayu

"Apa ibu pernah bertanya kenapa? Apa alasan mereka seperti itu?" tanya Aulia, hati kecilnya tersentuh. Ada rasa nyeri, iba dan juga marah. Bila alasannya tidak masuk akal, iya pastikan akan menghancurkan keluarga Dhira.

"Hmmpp.." Arkan menahan tawa, namun wajahnya memancarkan amarah. Serentak Aulia dan Danish, langsung menatap padanya.

"Alasannya aneh, menurutku tak masuk akal. Mereka bilang, ibu dari sepupunya itu sudah menyelamatkan Dhira dari kematian. Sampai ibu dari sepupunya Dhira, yang harus mati karena melindungi Dhira. Hanya itu mereka jawab, sehingga mereka harus membalas budi itu. Dengan cara menyayangi dan mencintai putrinya, tanpa sadar mereka sudah mengabaikan Dhira." jawab Arkan

"Dimata mereka, sepupunya Dhira seperti malaikat suci. Di mataku, dia hanya seperti siluman rubah. Berkali-kali menjelekkan Dhira, memfitnah Dhira agar aku membencinya. Mendekati ku, dengan alasan menyukaiku. Padahal kelakuan dia sendiri, sudah seperti jalang yang haus akan belaian. Menjijikan..." lanjut Arkan, dengan ekspresi wajah jijik

"Lu pernah liat sesuatu?" tanya Danish, Arkan mengangguk

"Gue pernah liat dia gelayutan manja, ke om-om. Mereka masuk hotel, mesra banget. Iieekkhhh..." jawab Arkan

"Kali aja om nya?" tanya Danish bodoh

"Banyak banget om nya Dan, dia masuk hotel atau klub dengan pria yang berbeda-beda. Anehnya, gue selalu mergokin. Dia pandai memainkan emosi, di depan keluarga Dhira, dia akan menjadi gadis polos yang tidak tau apa-apa. Tapi diluar.... Dia akan menjadi wanita liar. Lu kalo ga tau, pasti bakal terlena sama muka sok malaikat yang dia buat." jawab Arkan, Danish bergidik ngeri

"Semoga gue ga ketemu ma dia, takut banget." ucap Danish

'Dia lebih nakutin, dibanding si Lia. Cewek type itu mah, liat laki langsung seret ke kamar. Hiii...' lanjut Danish dalam hati

"Karena Allah punya caranya sendiri, untuk memperlihatkan keburukan seseorang. Supaya Lo, ga sampe kejebak ma itu tipu daya siluman rubah." balas Aulia, di angguki yang lainnya.

"Kalian sudah pulang? Ini pasti Aulia dan Danish, iya kan?" tanya seseorang, yang tiba-tiba gabung.

"AYAH" panggil Bu Ayu, Arkan dan Dhira

"Iya om, satu-satunya yang paling cantik dan menggemaskan." jawab Aulia, seraya berdiri dan mencium punggung tangan om Brahma. Di ikuti Danish, Arkan dan Dhira. Padahal Arkan dan Dhira, mereka tak pernah melakukan hal seperti itu.

Tapi melihat Aulia, yang begitu sopan dan menghormati orang tua. Membuat mereka ingin mengikuti, hal baik tersebut. Ayah Brahma dan Bu Ayu saling tatap dan tersenyum, melihat perubahan positif pada kedua anaknya.

"Nak Aulia, kita langsung saja. Om memanggil mu, karena ini adalah permintaan kakek mu." ucap ayah Brahma

"Kakek?? Om kenal sama kakek nya Aulia?" tanya Aulia, membuat ayah Brahma terkekeh.

"Siapa yang tak mengenal kakekmu di dunia bisnis, si Raja bisnis Syahrizky. Orang terkaya di dalam maupun luar negeri, kamu terlalu merendah nak." jawab om Brahma

"APA?!" teriak Danish, Arkan dan Dhira

...****************...

Jangan lupa jadiin favorit, kasih like, komen, gift dan vote nya yaaaaa....

1
Tini Uje
aaaaa..lagi thor 😄
Ayuk Witanto
bener Dhira udah enek...gak respek ma mereka
mama_im
😭😭😭😭😭 kok aq ikut nyesek ya 🥹🥹🥹
Ayuk Witanto
emang...kalau gak bodoh apa iya anak sendiri di trlantarin
Ayuk Witanto
ya ampun dan....jadi gak seru ini ngerekamnya🤣
Ayuk Witanto
ikutan jijik
Ayuk Witanto
panas....
E F
tq thor🙏😍
lanjuttttt yg bykkkk🤭😄💪
Ayuk Witanto
ya ampun🤣🤣
Ela Jutek
huh kasus Dhira selesai, mayan berat juga ya Aul tapi semua selesai dengan lancar
Ela Jutek: mayan puas lah mak
total 2 replies
_bunda@dlan_
😀😀😀😀 tdk prnh puas sy stiap bca novel ini
kaylla salsabella
mpus deh lo🤣🤣🤣
kaylla salsabella
kyaaaaaa... siapa kalian.... 🤣🤣🤣
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣 ayo liat aku juga penasaran🤣🤣🤣
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣🤣
Noey Aprilia
Ayo hajar smp bbak belur...abs tu arak kliling jln ,trs lmpar pke telur busuk dn smpah yg bau.....😡😡😡
Yeyet Suryadi
sabarrr sabar nunggu bsk lagi
Sri Musdalefi
mampus kau..dajjal
nenk
semoga sehat selalu ya
ule_keke (IG: ule_keke26): Aamiin 💓
total 1 replies
Lenny Setiamuni
belegug si emeli mah, percaya KA si panu kurap kadaw kutu air..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!