NovelToon NovelToon
Pewaris Segel Hijau : Kebangkitan Si Pecundang Desa

Pewaris Segel Hijau : Kebangkitan Si Pecundang Desa

Status: sedang berlangsung
Genre:Matabatin / Dikelilingi wanita cantik / Mengubah Takdir
Popularitas:41k
Nilai: 5
Nama Author: R.A Wibowo

Bima hanyalah "sampah desa" yang ringkih. Digerogoti penyakit jantung bawaan dan paru-paru basah akut, hidupnya dihabiskan untuk merangkak di bawah kaki orang-orang kaya yang arogan.

Puncaknya, di sebuah malam yang diguyur hujan lebat, Bima dihajar hingga sekarat dan jatuh ke dasar sungai.

Namun, maut justru membawanya menemukan batu mustika hitam misterius. Tak hanya sembuh total, fisik Bima bermutasi menjadi sekokoh karang, lengkap dengan kemampuan mata tembus pandang dan medis gaib.

Menariknya, energi baru di tubuh Bima membuat setiap wanita yang ia sentuh bergetar tak berdaya.

Berawal dari pijatan penyembuhan, Bima mulai menaklukkan hati para wanita cantik—

mulai dari Rasti si kakak ipar janda muda, Laras sang kembang desa, hingga Siska, istri pejabat kota—yang suaminya terlibat kasus perselingkuhan. Bersiaplah menyaksikan aksi Danu, si tukang pijat penakluk wanita!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R.A Wibowo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3—Memijat Janda Muda

Bima dengan sigap menyelubungkan lengannya di bawah lutut dan punggung Rasti. Begitu tubuh mungil kakak iparnya itu terangkat, Bima tertegun sejenak. Tubuh Rasti terasa begitu ringan di pelukannya, sementara Rasti sendiri langsung tersentak kaget.

​Biasanya, jangankan mengangkat orang, membawa sekarung beras kecil saja sudah membuat Bima terengah-engah. Namun sekarang, Bima membawanya seolah Rasti hanya seberat kapuk.

Sentuhan yang tidak terhindarkan itu membuat keduanya sama-sama canggung. Selama ini Bima jarang memiliki tenaga untuk membantu pekerjaan berat, sehingga perubahan mendadak tersebut terasa sulit dipercaya bagi mereka berdua.

​"Bima... k-kamu kuat ngangkat Mbak?" bisik Rasti terperangah. Wajahnya dipenuhi keterkejutan melihat perubahan Bima.

​"Bisa, Mbak. Tenang saja," jawab Bima

​Bima melangkah mantap menuju kamar pribadi Rasti yang hanya dibatasi oleh kelambu kain tipis. Ruangan sempit itu hanya berisi sebuah ranjang kayu tua dengan kasur kapuk yang sudah mengempis, namun aromanya sangat familier—aroma wangi yang menenangkan dari sabun murah dan kehangatan khas seorang wanita.

​Dengan perlahan, Bima merebahkan tubuh Rasti ke atas kasur. Posisi mereka mendadak menjadi dekat

Rasti dapat merasakan embusan napas Bima yang hangat dan beraroma segar, sama sekali tidak ada sisa bau jamu atau obat-obatan yang biasanya selalu melekat pada pemuda itu.

​"Bima..." Rasti menatap mata Bima yang kini tampak berbinar tajam, tidak lagi sayu dan layu. "Kamu... kamu beneran gak apa-apa? Kulitmu hangat banget, terus... Mbak gak mendengar suara napasmu yang sesak lagi."

​Bima tersenyum tipis, sebuah senyuman penuh percaya diri yang belum pernah Rasti lihat sebelumnya. "Mbak Rasti, sebuah keajaiban baru saja terjadi di sungai tadi. Penyakit yang menyiksaku selama ini sudah sembuh total. Aku gak akan merepotkan Mbak lagi. Sekarang, giliran aku yang menjaga Mbak."

​Mendengar penuturan Bima, mata Rasti berkaca-kaca antara percaya dan tidak. Namun bukti fisik di depannya tidak bisa berbohong. Sosok Bima kini tampak jauh lebih tegap dan atletis, tidak lagi kurus kering hingga tulang rusuknya menonjol.

​"Syukurlah... Ya Tuhan, syukurlah..." lirih Rasti lega, tanpa sadar mencengkeram lengan Bima yang kini terasa padat berotot.

​"Sekarang, biarkan aku mengobati kaki Mbak yang keseleo," ujar Bima mengalihkan perhatian agar suasana tidak terlalu emosional.

​Bima berlutut di tepi ranjang, lalu perlahan mengangkat kaki kanan Rasti.

bima memijat kaki tersebut. sensasi relaksasi yang mengalir di kakinya benar-benar tidak bisa dibendung oleh tubuh Rasti yang lelah. Setiap usapan jemari Bima memberikan efek ketenangan yang sangat dalam, sekaligus menyelimuti tubuh Rasti dengan getaran energi murni yang membuat bulu kuduknya meremang karena saking ringannya rasa sakit itu menguap.

Rasti mencoba menggerakkan kakinya berputar perlahan untuk memastikan rasa sakitnya benar-benar berkurang.

​"Mbak... kaki Mbak sudah tidak kaku lagi. Aliran darah di pergelangan juga sudah lancar," bisik Bima, berusaha menekan gejolak batinnya sendiri agar tetap bersikap profesional sebagai seorang tabib baru.

Bima kembali memeriksa kondisi kaki Rasti dengan saksama untuk terakhir kalinya sebelum melepaskan pegangannya.

​"Bima... tapi badan Mbak masih terasa agak dingin dan lemas di bagian atas..." lirih Rasti, menatap Bima dengan sepasang mata yang sayu karena kelelahan fisik setelah beraktivitas seharian dalam kondisi menahan sakit.

"Boleh... boleh minta tolong periksa bagian yang lain juga?"

​Bima sempat ragu karena ia tidak ingin melakukan kesalahan saat menggunakan kemampuan barunya yang dahsyat ini.

"Bagian mana yang terasa paling dingin dan kaku, Mbak?" tanya Bima sambil kembali fokus mengamati aura tubuh Rasti.

​"Bagian punggung!" sahut Rasti pelan.

​"Oh, baik, Mbak," ujar Bima, mengembuskan napas lega sekaligus merasakan sedikit ketegangan yang mendadak mengendur dari kepalanya.

​Rasti kemudian memosisikan dirinya agar mempermudah terapi.

Bima pun mulai memijat area punggung Rasti dengan hati-hati menggunakan penyaluran hawa hangat berkekuatan rendah.

Namun, begitu telapak tangannya menyentuh area punggung bagian tengah, pandangan khusus Mustika Hijau di mata Bima menangkap sesuatu yang tidak biasa. Ini bukan sekadar titik saraf yang kelelahan karena bekerja keras atau salah tidur. Ada sesuatu yang jauh lebih gelap—sebuah titik energi berwarna hitam pekat yang tampak menggeliat di bawah jaringan kulitnya.

​Dalam pengetahuan mistis yang mendadak mengalir di kepala Bima, aliran kehidupan yang memancarkan warna hitam pekat hanya merujuk pada satu hal buruk: pengaruh gaib negatif yang sengaja dikirimkan.

​'Jangan-jangan... Mbak Rasti kena guna-guna?' batin Bima terkejut setengah mati

1
Ariya Noviandy Khusofi
sudah lama ga update, lanjut lagi ga ini novel?
bintoro Suatmaji
seri terusannya mana nih? koq lama banget......
Yosua Juan Minggu
Kerennn semangat author, guysss bantu like dan comment yah di ceritakuu🙏🥺
Naga Hitam
lahh..bknnya cak karno ya
Naga Hitam
joko siapa, rian siapa?????
Clevansky88 Sky
gak update lagi kah Thor?
Alfan
halo thor
Clevansky88 Sky
💪🔥
Gege
kalimatnya kurang "dan bagian bawah bima mengeras menekan pinggul Keysa! membuat Keysa semakin mendelik matanya merasakan dua dragon ball yang menekan pinggulnya bergantian maju mundur"... naaah gitu Thor...
P̷E̷S̷O̷N̷A̷G̷A̷D̷I̷S̷D̷E̷S̷A̷
Kalau di tanah kelahiranku prinsipnya harus punya NYALI...🤣🤣🤣
"SALAM SATU NYALI, WANI"
LOSS GAK REWEL BOSSKU, PREI WONG RUWET...🦾💪💪🏼💪🏾💪🏿
Gege
keysa lebronka kah ini Thor...yang nyanyi keseleo ituu di nada tinggi..🤣
Manusia Biasa: penyembuhannya pakai jalur dalam ..alias entup entupan
total 1 replies
Gege
kalo berobat di shinsei modern bisa habis puluhan juta itu...Eeh bima dikasih cuman tiga juta..rugiii..
Manusia Biasa: gpp toh bima gak modal sama sekali
total 1 replies
Gege
Danu atau bima Thor..🤣
Manusia Biasa: efek nulis dua novel bersamaan
total 1 replies
Gege
Danu Iki sopo Thor...🤣🤭
Gege
wuasyeek... ditunggu momen penyembuhan para LC karaoke ibukota yang sakit lubang pipisnya..🤭🤣
Gege
laaah Kon antrian LC karaokean ibukota belom datang Thor... padahal brosurnya udah disebarin lho...🤣🤭😄 kan lumayan kalo pada berobat sakit saluran kencing, harus diobok-obok cara ngobatinnya..🤣🤣
Gege
klasik dan epic penjelasannya...
Gege
naaah..makin oyeeh nih..yuk bisa yuk banyakin hareem yang pijat plus plus ke MC... duit dapat..enaknya juga dapet..🤭🤣
.
kirain TAMAT Thor dah lama ga update
Manusia Biasa: Nunggu lulus kontrak dulu kemarin. kena masalah terus saking vulgarnya🤣
total 1 replies
septian arista
Nah itu dukun bodoh apa gimana Masa takut sama si Ujang yang nggak bisa apa-apa kenapa nggak disantet aja itu si Ujang🤔🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!