NovelToon NovelToon
Legenda Zhou

Legenda Zhou

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Balas Dendam
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: LanzT0k3

Hanya karena jatuh miskin, pertunangannya dibatalkan dan nama baik orang tuanya dihina di depan mata. Zhao Gou tidak lagi sudi menunduk. Di malam yang gelap, ia lenyap meninggalkan desa pengasingan, melangkah masuk ke Lembah Kematian yang ditakuti para kultivator. Tempat di mana warisan kuno dan ilmu terlarang menunggunya.

​Ketika ia kembali dengan topeng misterius dan pedang berdarah, dunia persilatan terperanjat—siapakah sosok mengerikan yang siap meratakan klan-klan besar ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LanzT0k3, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Permainan Bayangan di Aula Lelang

​Aula utama Paviliun Lelang Mustika dibangun menyerupai stadion melingkar bertingkat empat yang amat megah. Cahaya penerang tidak berasal dari api lilin biasa, melainkan dari ratusan mutiara laut dalam yang menempel pada pilar-pilar batu ukir, memancarkan pendaran keemasan yang hangat dan elegan.

​Di lantai dasar, ribuan kursi kayu cendana telah dipenuhi oleh para pedagang kaya, pengawal karavan, serta kultivator independen dari berbagai kota. Sementara itu, lantai dua dan tiga terdiri dari kamar-kamar VIP tertutup berdinding kaca transparan satu arah, khusus disediakan untuk para tetua klan besar, pejabat kota, dan sosok berpengaruh yang tidak ingin identitasnya diketahui publik.

​Zhao Gou melangkah masuk ke dalam Kamar VIP Nomor Tiga di lantai tiga, didampingi oleh seorang pelayan wanita bergaun sutra yang membungkuk penuh hormat. Dari balik kaca transparan ruangan yang sejuk ini, ia memiliki sudut pandang sempurna untuk mengawasi seluruh aula lelang—termasuk Kamar VIP Nomor Sembilan di seberang ruangan, tempat Xie Lin dan Xie Yanfeng baru saja duduk dengan anggun.

​Ia menyandarkan punggungnya pada kursi berlapis kulit binatang spirit yang empuk, menyilangkan kaki, dan memutar-mutar Kartu Giok VIP hitam di jarinya. Di balik topeng kainnya, mata berwarna ungu keemasan itu berkilat dingin.

​Xie Lin, Xie Yanfeng... Mari kita lihat seberapa tebal dompet klan kalian malam ini, batin Zhao Gou.

​Bum

​Gema dentangan gong perunggu raksasa menandai dimulainya pelelangan. Suasana aula yang tadinya bising seketika hening. Seorang wanita dewasa berparas jelita bergaun merah ketat melangkah naik ke atas panggung utama dengan senyuman memikat. Ia adalah Juru Lelang Meiru, sosok yang terkenal mampu membuat para pria merogoh kantong batu spirit mereka tanpa ragu.

​"Selamat datang para tamu terhormat di Paviliun Lelang Mustika!" suara Meiru bergema merdu, dibantu oleh formasi pembesar suara di panggung. "Tanpa membuang waktu lebih lama, mari kita mulai pelelangan barang pertama malam ini!"

​Dua pelayan pria membawa sebuah kotak kayu hitam berukir. Ketika tutupnya dibuka, sebuah pedang tipis memancarkan pendaran cahaya biru es yang tajam.

​"Pedang Es Salju, senjata spiritual tingkat menengah! Cocok untuk para kultivator pengguna elemen es. Harga pembukaan: lima ratus batu spirit kualitas rendah!"

​"Enam ratus!"

​"Tujuh ratus!"

​Penawaran demi penawaran saling bersahutan dengan cepat. Zhao Gou memperhatikan alur lelang itu dengan tenang. Satu demi satu barang berganti—mulai dari armor kulit monster, rumput obat langka ratusan tahun, hingga jimat pelindung. Suasana aula semakin panas, dan jumlah batu spirit yang berputar di panggung mencapai ribuan.

​Hingga akhirnya, barang kelakian yang ditunggu-tunggu diumumkan.

​"Hadirin sekalian," Meiru tersenyum misterius, mengisyaratkan pelayan untuk membawa sebuah wadah giok putih yang ditutupi kain sutra emas. "Barang selanjutnya adalah salah satu item paling dicari oleh para jenius muda yang ingin menembus batasan kultivasi mereka... Pil Pembuka Meridian tingkat menengah!"

​Suasana di lantai dasar mendadak gempar. Banyak mata mendadak berbinar serakah.

​"Pil ini dibuat oleh Alkemis Bintang Tiga dari Kota Kerajaan," lanjut Meiru dengan nada provokatif. "Tingkat kemurniannya mencapai tujuh puluh persen! Sangat berharga untuk memperlancar aliran Qi dan memperbesar peluang menembus tahap kultivasi baru. Harga pembukaan: lima ratus batu spirit kualitas menengah !"

​Lima ratus batu spirit kualitas menengah setara dengan lima ribu batu spirit kualitas rendah—sebuah angka yang sangat fantastis untuk ukuran klan skala menengah.

​"Delapan ratus batu spirit menengah!" sebuah suara percaya diri mendadak bergema dari kamar VIP milik Klan Xie. Xie Lin berdiri di balik jendela kaca, melambaikan kipasnya dengan senyuman jumawa. Ia sengaja menaikkan harga secara drastis untuk mengintimidasi para pesaing lain di lantai dasar.

​Taktik itu berhasil. Banyak pedagang kaya di lantai bawah menghela napas pasrah dan menarik kembali niat mereka untuk menawar.

​"Sembilan ratus!" tawar seorang tetua dari keluarga pesaing di kota lain.

​"Satu ribu dua ratus batu spirit menengah!" jawab Xie Lin tanpa ragu sedikit pun, suaranya dipenuhi nada dominasi. Bagi Klan Xie, Pil Pembuka Meridian ini adalah kunci agar Xie Yanfeng bisa langsung bersinar saat memasuki Sekte Awan Langit.

​Di dalam kamar VIP Klan Xie, Xie Yanfeng menatap panggung dengan tenang. "Kakak Lin, harga seribu dua ratus sudah agak melampaui estimasi awal kita."

​"Jangan khawatir, Yanfeng," Xie Lin tertawa bangga. "Ayahku memberiku wewenang hingga dua ribu batu spirit menengah untuk lelang malam ini. Tidak ada satu pun orang di Kota Awan Biru ini yang berani bersaing dengan Klan Xie!"

​Juru Lelang Meiru tersenyum lebar di atas panggung. "Tawaran seribu dua ratus batu spirit menengah dari Kamar VIP Nomor Sembilan! Apakah ada yang ingin menawar lebih tinggi? Satu... dua..."

​Tepat ketika Xie Lin hendak duduk kembali dengan senyuman kemenangan, sebuah suara yang sangat berat, dingin, dan kental akan nada acuh tak acuh bergema dari Kamar VIP Nomor Tiga di lantai atas.

​"Tiga ribu batu spirit menengah."

​Brak

​Suasana di seluruh aula lelang mendadak mati total! Ribuan pasang mata serentak mendongak menatap jendela Kamar VIP Nomor Tiga. Bahkan Juru Lelang Meiru di atas panggung sempat terpaku dengan mulut sedikit ternganga.

​Menaikkan penawaran dari seribu dua ratus langsung melompat ke tiga ribu batu spirit menengah?! Itu bukan lagi sekadar menawar, melainkan sebuah tamparan keras secara terang-terangan!

​Di dalam kamar VIP Klan Xie, wajah tampan Xie Lin mendadak berubah dari bangga menjadi merah padam seketika. Tangannya yang memegang kipas giok mengepal erat hingga pembuluh darah di punggung tangannya menonjol tajam.

​"Siapa sosok di Kamar Nomor Tiga itu?!" bentak Xie Lin gusar. "Apakah dia sengaja ingin mencari masalah dengan Klan Xie?!"

​Xie Yanfeng menatap ke arah jendela Kamar Nomor Tiga. Di balik kaca khusus itu, ia hanya bisa melihat bayangan samar seorang pemuda bertopeng hitam yang sedang duduk santai memutar gelas teh. Entah mengapa, ada perasaan asing yang dingin dan ganjil menyeruak di benaknya saat menatap bayangan tersebut.

​"Tiga ribu seratus!" teriak Xie Lin dari jendelanya, suaranya terdengar sangat menahan amarah.

​"Empat ribu," sahut suara berat dari Kamar Nomor Tiga tanpa jeda satu detik pun, seolah-olah ribuan batu spirit menengah itu hanyalah kerikil yang tak berharga baginya.

​Seluruh aula lelang menahan napas. Empat ribu batu spirit menengah! Angka itu sudah cukup untuk membeli seluruh aset beberapa klan kecil di kota ini!

​"Empat ribu lima ratus!" bentak Xie Lin, matanya mulai memerah. Itu adalah batas maksimal dana yang dibawanya, bahkan ia terpaksa harus menggunakan batu spirit tabungan pribadinya.

​"Lima ribu."

​Suara dingin dari Kamar Nomor Tiga kembali bergema dengan sangat santai, meremukkan seluruh kebanggaan Xie Lin di hadapan ribuan pasang mata.

​"Keparat!" Xie Lin menghantamkan tangannya ke meja kayu hingga retak. Ia hendak berteriak menawar lagi secara kalap, namun tangan halus Xie Yanfeng mendadak memegang bahunya.

​"Cukup, Kakak Lin," ujar Xie Yanfeng dengan wajah serius. "Orang di Kamar Nomor Tiga itu memiliki latar belakang yang tidak jelas. Mengeluarkan lima ribu batu spirit menengah hanya untuk satu Pil Pembuka Meridian adalah hal yang sangat tidak masuk akal. Jangan biarkan emosimu dimanfaatkan."

​Xie Lin bernapas memburu, dadanya kempas-kempis oleh amarah yang tertahan. Namun, ia tahu sepupunya benar. Ia melemparkan pandangan membunuh ke arah Kamar Nomor Tiga sebelum akhirnya terduduk kasar di kursinya dengan gigi bergetar.

​"Lima ribu batu spirit menengah dari Kamar Nomor Tiga!" teriak Meiru dengan mata berbinar-binar, mengetukkan palunya tiga kali. "Selamat kepada tamu terhormat di Kamar Nomor Tiga!"

​Di balik jendela kamar VIP, Zhao Gou menyesap teh hangatnya dengan sangat tenang. Bibir di balik topengnya mengukir senyuman sinis.

​Ia sama sekali tidak berniat memiliki Pil Pembuka Meridian itu; dengan adanya energi Qi Naga Kuno di dalam tubuhnya, pil biasa seperti itu sama sekali tidak berguna baginya. Namun, membuat Klan Xie kehilangan barang impian mereka dan melihat wajah frustrasi Xie Lin dari kejauhan adalah imbalan awal yang sangat memuaskan.

​"Tuan Xiao," pintu kamar VIP terketuk pelan, dan Master Gu melangkah masuk dengan raut wajah penuh kekaguman. "Selamat atas kemenangannya. Sekarang, saatnya untuk mengumumkan barang penutup lelang malam ini... Darah Esensi Kuno milik Anda!"

​Zhao Gou meletakkan cangkir tehnya, matanya berkilat tajam.

​"Bagus," bisik Zhao Gou pelan. "Sekarang, mari kita kuras sisa batu spirit yang ada di dalam kantong mereka."

1
Raju
tolak aja secara baik...
jgn ada campuran kata sombong...
"jika aq menjadi penerus sekte, kdepannya musuh²ku akan menargetkan kalian, dan aq tidak ingin hal itu'terjadi"... gitu aja udh ngeh....
Raju
makasih up nya Thor....👍👍
Raju
penghianatan zhengtian berahir !!
Raju
ambil jgn tabambil.... kopi meluncur untuk mu thor...💪💪
Lanz: terimakasih 😍
sehat sehat selalu yahh
total 1 replies
Raju
penghianat klan harisnmati.
klo g mati... cerita ini akan terus berulang² layaknya sinetron...
Raju
hah.... kapan malam nya..... ??
Lanz
terimakasih atas kejeliannya
sedang othor perbaiki bab ini
selamat membaca 🥳🥳
Raju
darimnakah zhao gou tau jika pil itu beracun ??
ini wajib djelaskan...
apakah darah naganya bisa mendeteksi racun skecil apapun...??
Raju
vote dulu buat karya mu Thor...
ttp semangt...💪💪💪
Raju
tingkat kultivasi tuan muda zhao mana yg bener thor !! awal atau puncak ??
Lanz: di bab sebelumnya sudah ada penjelasannya ko 🙏
total 1 replies
Raju
persiapkan dirimu tuan muda zhao.... perang antr saudara akn dimulai !!
Deutsch
lanjut 🙏
Raju
emjadikan racun sebagai nutrisi tambahan.... HEBAT.
Raju
tmbh satu lagi penghianat klan pucat pasi...
Raju
hati yg beriah baik...
dikotori oleh keserakahan klan...
pada ahirnya, yg terjadi KORBAN PERASAAN.🤣🤣🤣
Raju
bunuh dan tuntaskan samapai ke akar²nya...
Raju
PUAS.....!!
disaat seseorg kesusahan, terjepit...
jgn pojokkan dia.
krna ktika dia bangkit .. semua sdh terlambat.
Raju
ta ada yg perlu dconfirmasi nona es...kehancuran klan xie kalian itu pasti...
Raju
saling menyusun rencana...
adu taktik...bikan tiktok...
Raju
satu panggung kota dsekte terbesar dbuat geger....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!