Dara Kaylie Virginia, gadis muda, Cantik Dan berprestasi dibidang akademik berusia 18 tahun, mahasiswi arsitektur semester awal yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi bergengsi di Jakarta. Ia merupakan anak tunggal dari keluarga Adiguna Wiratama seorang pengusaha, senator dan politisi ternama. Sejak umur 5 tahun ia ditinggal meninggal oleh ibunya karena menderita sakit kanker.
Keenan Aldrich William, 25 tahun, seorang CEO muda, tampan , lelaki blasteran Indo- Inggris-Turkey Dan ambisius terkenal bertangan dingin dalam dunia Bisnis. Ia merupakan pewaris Dari keluarga konglomerat terkaya di Asia William Abraham.
Awal pertemuannya dengan Dara tanpa disengaja karena ia telah menyelamatkan nyawa gadis muda korban kecelakaan maut . Sejak kejadian malam itu entah mengapa ia merasakan ada yang aneh pada dirinya. Ia selalu teringat pada wajah gadis cantik itu dan perasaan ingin selalu melindunginya.
Kisah cinta yang romantis antara Dara Keenan ditengah konspirasi dan balas dendam
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tracy Marie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 3
Saat dipertigaan jalan yang menuju kampus Dara karena ia sangat teburu-buru dan dengan kecepatan penuh, konsentrasinya pecah saat driver ojol melintas mendadak didepan mobilnya.
Hal itu membuat dara terlonjak dan langsung menghindari motor ojol tersebut dengan membanting setir mobil kekanan. Ia langsung menekan klakson mobilnya dengan kesal . Kalau saja ia melamun entah apa yang akan terjadi pada driver ojol tersebut.
Disaat bersamaan mobil sedan mewah yang sedang ditumpangi oleh Keenan juga melaju dengan kencang hampir saja kedua mobil mewah tersebut bertabrakan.
Untung saja sopir mobil sedan itu dengan sigap cepat menghindari mobil sport yang dikendarai oleh Dara yang tak terkendali. Kalau lengah sedikit saja pasti akan terjadi tabrakan yang berakibat fatal.
" Ciiitttttt!!!!!! bunyi gesekan ban dan roda mobil sedan tersebut membuat Keenan olahraga jantung , sampai-sampai ponselnya terlepas dari tangannya " OOHHH SHITTTT !!!AWASS PAK !!!! teriak Keenan dari bangku belakang.
Pak Edo langsung menginjak rem mobilnya dan sambil menepi dipinggiran jalan. Tampak Bram sang asisten Keenan yang duduk disebelah pak Edo juga terlihat sangat kaget.
"Maaf tuan Keenan mobil kita hampir ditabrak oleh mobil sport merah itu" ujar Pak Edo sambil menunjuk mobil sport merah yang melenggang tanpa dosa mendahului mobil Keenan.
"Kurang ajarrrr!! Manusia norakk baru aja punya mobil begitu udah sombong !! Udah membahayakan nyawa orang lain main slonong aja gak berhenti minta maaf!!!! teriak Keenan.
"Bram cek nomor polisi mobil norak itu, aku mau buat perhitungan dengannya!!" teriak Keenan dengan kesal.
" Baik bos " jawab Bram sang asisten.
Bukan tanpa alasan ia sangat kesal pagi ini karena Keenan sedang menerima telepon dari relasi bisnisnya dari luar negeri yang akan menanamkan investasi jutaan dollar ke perusahaan Keenan. Dan pagi ini ia juga ada jadwal meeting penting dikantornya. Kejadian pagi ini benar-membuat Keenan murka dan tidak mood.
" Ayo pak Edo kita lanjutkan perjalanan kekantor , saya juga sudah ada jadwal untuk menghadiri meeting dikantor" ujar Keenan masih dengan nada kesal dan marah.
Mobil sport merah Dara sudah memasuki gerbang kampus jam sudah menunjukan pukul 10.00 wib. Setelah Dara memarkirkan mobilnya tepat didepan Fakultas arsitektur ia bergegas berlarian menuju kearah kelas nya.
Dara sangat kaget ketika ia sampai kedepan kelas dan akan memasuki kelas ternyata jam mata kuliah Pak Angga sudah selesai. Teman-temannya sudah mulai bergegas akan keluar kelas.
Disaat bersamaan Pak Angga melihat sosok Dara yang masih berdiri kaku didepan pintu kelas. Kyra dan temannya yang tadinya berniat memanggil Dara mengurungkan niatnya. Karena mereka melihat muka Pak Angga sudah memerah dan siap menerkam mangsa.
Dara tampak pucat saat ekor mata Pak Angga menoleh kearahnya. Bulu kuduknya merinding perasaan Dara udah gak enak, pasti akan kena semprot habis-habisan sama Pak Angga si dosen killer.
"Ma-Maaf Pak Angga saya telat datangnya , tadi dijalanan macet" ucap Dara sambil gugup karena takut ketahuan bohongnya.
"APA JALANAN MACET?!?!
JANGAN JADIKAN ALASAN JALANAN MACET KAMU TELAT DATANG KE MATA KULIAH SAYA YA!! KAMU PIKIR CUMA KAMU YANG TINGGAL DI JAKARTA DAN TERKENA MACET. SEMUA ORANG JUGA KENA MACET TAPI MASIH BISA DATANG KEKAMPUS DAN GAK TELAT!!!.
"Iya maaf pak" jawab Dara sambil menangkupkan kedua tangannya di depan dadanya.
"SEKARANG JUGA KAMU KERUANGAN SAYA!!" Ujar pak angga dengan ketus dari depan podium tempatnya mengajar tadi.
coba mampir di cerita aku ya kak.
aku ga butuh like cuma butuh saran🙏🙏🙏🙏🙏