NovelToon NovelToon
Jalan Keabadian Penuh Darah

Jalan Keabadian Penuh Darah

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Budidaya dan Peningkatan / Mengubah Takdir
Popularitas:13.1k
Nilai: 5
Nama Author: YUKARO

Sepupu menghina, anggota klan memandang rendah, tiga tahun tanpa kemajuan. Lin Han tahu rasa pahit berada di dasar. Namun ia tidak pernah membenci jalan keabadian. Sebaliknya, ia justru semakin keras mengejarnya. Dunia Hunyuan perlahan membuka topengnya. Di balik kemuliaan keabadian tersimpan kenyataan bahwa para pendekar bisa berubah menjadi binatang, sekte suci bisa menjadi sarang ular. Lin Han pun menyadari bahwa satu satunya jalan untuk selamat adalah menjadi lebih kejam daripada mereka. Ia memutuskan untuk tidak lagi mencari pengakuan, melainkan kekuatan absolut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YUKARO, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Serangan Kedua

Keesokan harinya, Lin Han terbangun dengan kepala yang terasa jernih. Energi spiritualnya sudah pulih sepenuhnya. Tidak ada lagi rasa lemas atau pusing yang tersisa. Ia bangkit dari ranjang dan merasakan aliran Qi di dalam meridiannya. Lancar. Stabil. Bahkan sedikit lebih padat dari sebelumnya.

Lin Han mengepalkan tangannya dan berbicara pada diri sendiri.

"Mungkin aku terlalu banyak menghabiskan energi spiritualku karena emosi. Lain kali, ini tidak boleh terjadi. Ketenangan adalah poin penting dalam kekacauan."

Ia mengangguk karena ucapannya sendiri. Keputusan yang masuk akal. Seorang kultivator tidak boleh dikuasai emosi. Kemarahan yang membabi buta hanya akan menguras Qi tanpa efisiensi.

Kriett!

Pintu kamar terbuka.

Liu Mei masuk dengan tubuh berlumuran darah. Bukan hanya darah ungu iblis, tapi juga darah merah, darahnya sendiri. Pakaiannya compang camping di beberapa bagian, memperlihatkan luka sayatan di lengan dan bahunya. Wajahnya pucat dan langkahnya goyah.

Lin Han langsung bergerak dan menopang tubuh istrinya sebelum jatuh.

"Kau kenapa? Apakah iblis menyerang lagi?"

Liu Mei mengangguk pelan. Suaranya lemah.

"Iya. Kemarin malam, saat kau tertidur pulas, giliran kota ini yang diserang. Tapi semuanya sudah berhasil dibunuh. Gelombang serangan ini... ayah katakan lebih besar dari serangan di Kota Bilou."

Lin Han mencerna informasi itu. Jika seorang ahli Foundation Establishment tahap Akhir seperti Liu Mei sampai terluka separah ini, maka serangan tadi malam pasti sangat besar. Mungkin dua atau tiga kali lipat dari yang menimpa Kota Bilou.

Ia mengepalkan tangannya. "Kalau begitu, mari aku bantu membersihkan darah yang menempel."

Liu Mei menggelengkan kepalanya dengan lemah.

"Tidak. Aku bisa sendiri."

Ia mencoba melangkah, tapi tubuhnya terhuyung dan hampir jatuh. Lin Han menangkapnya sebelum lututnya menyentuh lantai.

Lin Han bimbang sejenak, tapi hanya sejenak. Ia kemudian memaksakan diri, mengabaikan protes istrinya. Ia mengangkat tubuh Liu Mei dengan kedua tangannya. Satu tangan di bawah lutut, satu tangan di punggung.

Liu Mei memekik, suaranya lebih tinggi dari biasanya.

"Apa yang kau lakukan! Lepaskan!"

"Diamlah, kau butuh bantuan." Jawab Lin Han datar sambil berjalan menuju kamar mandi.

Liu Mei terus memekik marah marah sepanjang perjalanan singkat itu. Tangannya beberapa kali memukul bahu dan dada Lin Han, tapi pukulan itu lemah, tidak bertenaga. Mungkin karena kelelahan, atau mungkin karena sesuatu yang lain. Wajahnya yang biasanya dingin sekarang memerah padam, bukan karena amarah, tapi karena malu.

Lin Han tidak peduli. Ia sampai di kamar mandi dan mulai melepaskan pakaian Liu Mei yang sudah hancur. Liu Mei semakin panik. Pukulannya sedikit lebih keras sekarang, tapi tetap tidak cukup untuk menghentikan Lin Han.

"Berhenti! Aku bisa sendiri!"

"Tidak bisa." Jawab Lin Han pendek.

Ia melanjutkan tugasnya.

Pakaian Liu Mei ia lepaskan satu per satu. Tubuh istrinya sekarang telanjang sepenuhnya di hadapannya, penuh dengan luka sayatan dan memar. Darah ungu dan merah bercampur di kulitnya yang putih. Tapi Lin Han tidak melihatnya sebagai sesuatu yang lain. Ia melihatnya sebagai tugas. Membersihkan luka dan mencegah infeksi.

Ia mengambil kain basah dan mulai membasuh tubuh Liu Mei. Gerakannya metodis, sama seperti yang Liu Mei lakukan padanya kemarin. Dimulai dari wajah, lalu leher, bahu, lengan, dada, perut, punggung, dan seterusnya.

Liu Mei awalnya masih meronta dan memekik. Tapi perlahan, saat ia menyadari bahwa Lin Han tidak berniat melakukan apapun selain membersihkan lukanya, ia mulai diam. Wajahnya masih merah, dan ia menoleh ke arah dinding, tidak sanggup menatap suaminya.

Lin Han bekerja dalam diam. Ia membersihkan setiap luka dengan hati hati. Darah iblis yang sudah mengering ia gosok perlahan sampai bersih. Darah merah dari luka Liu Mei sendiri ia usap dengan lebih lembut.

Setelah seluruh tubuh Liu Mei bersih, Lin Han mengambil pakaian bersih dari kamar dan kembali ke kamar mandi. Ia membantu Liu Mei mengenakannya, lalu mengangkatnya lagi dan membawanya kembali ke kamar. Ia membaringkan Liu Mei di ranjang.

Liu Mei tidak langsung tidur. Ia bangkit dan memilih untuk duduk bersila.

Lin Han mengerti maksudnya. Ia mengambil pil pemulihan dari tumpukan hadiah dan memberikannya pada Liu Mei. Liu Mei menelannya tanpa bicara dan menutup mata, memulai meditasi untuk memulihkan diri.

Lin Han menatap istrinya sejenak, lalu keluar kamar.

Di luar, ia mengepalkan tangannya.

"Iblis semakin gencar menyerang. Apakah tragedi dua puluh tahun yang lalu akan terulang?"

Ia menggelengkan kepalanya sendiri.

"Jika aku tidak mampu menyelamatkan banyak orang, paling tidak orang terdekatku tetap aman. Aku tidak bisa menjadi beban dengan kultivasiku saat ini."

Lin Han berjalan menuju pintu masuk klan, lalu keluar ke jalanan Kota Baishi, berniat mencari peluang.

Namun saat ia sampai di jalan utama pemandangan yang ia lihat membuat langkahnya terhenti.

1
Sarip Hidayat
waah
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Fajar Fathur rizky
thor nanti linhan ketemu liumei pas ranah nascent soul
yos helmi
👍👍👍👍👍💪💪💪💪
Adriel Benedict
Tim yang solid dan keren 👍
YAKARO: Betul kak/Determined//Determined/
total 1 replies
Adriel Benedict
🥹🥹🥹🥹🥹
Dragon🐉 gate🐉
Author crazy Up nya bnr" crazy .. ugal-ugalan... gw suka gaya Lo... thanks Thor.. ngopi ☕ dulu biar ttp semangat 👍🏻
YAKARO: Oke, terimakasih bro🙏
Ini bakal ugal-ugalan sampai 150k kata. NIAT NYA LOH YA. Kadang udah niat, kondisi di rl meleset🤣
total 1 replies
Dragon🐉 gate🐉
Thor ..kenapa jd Lun Ham, Ham apakah ini ... Ham ster,Ham burger atau Ham burhamburan😁😁🤣
Dragon🐉 gate🐉: siippp 👍🏻
total 2 replies
Dragon🐉 gate🐉
tigaaa.... empaaaattt.... liiiiiiiiiMA!!🤣
Dragon🐉 gate🐉: meletus kabeh🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
Adriel Benedict
seruu dan menegangkan 😁
YAKARO: Hehe mantap/Determined//Determined/
total 1 replies
Adriel Benedict
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Adriel Benedict
strategi aneh 🤣🤣
YAKARO: Aneh tapi berhasil🤣
total 1 replies
Luthfi Afifzaidan
up
Dragon🐉 gate🐉
moga aja murid" yg lain (kl masih ada yg selamat) selain mereka gak merebut "jalan" saat mereka pingsan
YAKARO: Aman aman saja/Determined//Determined/
total 1 replies
Dragon🐉 gate🐉
aaawww ... waduh /Gosh/
YAKARO: /Cry//Cry//Cry/
total 1 replies
Dragon🐉 gate🐉
gw mulai suka sm Mu Wan,... move on dari ayang Minlie 😁
Dragon🐉 gate🐉: gw suka sikap & cara berfikir dia Thor.. dia bijaksana, kl soal kepribadian & karakter gw ttp Love sm ayang Minlie...
awal muncul Mu Wan gw jg gak terlalu suka soalnya dia kyk Jaim, tp ternyata emang bawaannya 😁
total 2 replies
Fajar Fathur rizky
thor bikin mcnya mendapatkan teknik klon kaya xuhao thor bikin nanti yang ketemu liumei tubuh klone
Fajar Fathur rizky
thor bikin sifat linhan dingin
YAKARO: Masih lemah kalau terlalu dingin... pembaca benci bro🤣
total 1 replies
Adriel Benedict
wkwkwkwkwk rebutan permen 🤣🤣
YAKARO: Wkwkkw🤣
total 1 replies
Dragon🐉 gate🐉
🤣🤣🤣 benar-benar kekacauan ...
tp gw seneng sm murid sekte, mereka rebutan tp ttp rasional, mereka gak ada niat membunuh( sejauh ini) ..
YAKARO: Hhehehe iya bro. SEJAUH INI😆
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!