NovelToon NovelToon
System Cek In Harian: Dunia Kultivator

System Cek In Harian: Dunia Kultivator

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Reinkarnasi / Sistem / Epik Petualangan / Dunia Lain / Harem
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: Tang Lin

Lou Chen, seorang pemuda biasa yang hidup di dunia modern, tiba tiba mendapatkan System Cek-in harian yang misterius . dengan System ini dia bisa mendapatkan hadiah dan kemampuan baru setiap hari . Namun apa yang tidak dia ketahui adalah , bahwa system ini akan membawa dia ke dunia Kultivasi immortal yang penuh bahaya dan rahasia

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tang Lin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Persiapan Final dan Duel Champion

[Malam Hari - Paviliun Penyembuhan Arena]

Luo Chen berbaring di tempat tidur dengan tubuh dibalut perban di beberapa tempat. Meski Regenerasi Naga bekerja dengan baik, luka dari pertempuran dengan Mo Xie cukup dalam dan butuh waktu lebih lama untuk sembuh sepenuhnya.

Tiga gadis duduk di sisi tempat tidurnya—Xiao Yao memegang tangan kanannya, Lin Daiyu memeriksa nadinya secara berkala, dan Wang Xiaoxiao memasang formasi penyembuhan yang terus menerus mengalirkan energi penyembuhan.

"Bagaimana perasaanmu?" tanya Lin Daiyu sambil memberikan pil pemulihan lainnya.

"Jauh lebih baik," jawab Luo Chen sambil menelan pil. "Golden Core ku sudah stabil. Luka-luka juga hampir sembuh."

"Kau terlalu memaksakan diri," Xiao Yao menggenggam tangannya lebih erat. "Breakthrough di tengah pertarungan... itu bisa menghancurkan fondasimu kalau gagal."

"Aku tidak punya pilihan lain," Luo Chen tersenyum lembut. "Kalau tidak breakthrough saat itu, aku akan mati."

Wang Xiaoxiao menghela napas. "Tapi hasilnya luar biasa. Golden Core tingkat Langit! Bahkan di seluruh sejarah, hanya beberapa ratus orang yang pernah mencapai kualitas itu."

Pintu terbuka dan Kepala Sekte Wei masuk bersama Tetua Feng.

"Luo Chen, bagaimana kondisimu?" tanya Kepala Sekte dengan khawatir.

"Sudah jauh lebih baik, Kepala Sekte. Besok aku akan siap untuk babak final."

"Itu yang ingin kubicarakan," Kepala Sekte duduk di kursi samping tempat tidur. "Besok kau akan menghadapi Jian Chen. Dia sudah Golden Core tingkat 1, punya teknik pedang tingkat Dewa warisan Sekte Pedang Langit, dan pengalaman bertarung yang sangat banyak."

Tetua Feng menambahkan, "Dan aku punya informasi—Jian Chen baru saja menguasai teknik ultimate sekte mereka: Pedang Langit Seribu Ilusi. Teknik itu bisa menciptakan seribu bayangan pedang yang semuanya nyata dan bisa membunuh."

Luo Chen mengangguk serius. "Aku mengerti. Aku tidak akan meremehkannya."

"Bagus," Kepala Sekte tersenyum. "Tapi aku percaya padamu. Kau sudah membuktikan berkali-kali bahwa kau bisa mengalahkan lawan yang lebih kuat."

Setelah Kepala Sekte dan Tetua Feng pergi, Wang Xiaoxiao berdiri. "Aku juga harus pergi. Ada formasi yang harus kusiapkan untuk besok—formasi pendukung yang bisa kuaktifkan dari tribun untuk membantumu sedikit tanpa melanggar aturan."

"Terima kasih, Xiaoxiao."

Gadis itu mencium kening Luo Chen dengan cepat. "Menang lah. Aku sudah bertaruh semua tabunganku padamu." Lalu dia pergi dengan kekehan nakal.

Lin Daiyu juga bangkit. "Aku akan membuat lebih banyak pil untuk besok. Istirahat yang cukup, Luo Chen." Dia mencium pipi Luo Chen sebelum pergi.

Tinggal Xiao Yao yang masih duduk sambil memegang tangan Luo Chen.

"Yao-er, kau tidak perlu menemani ku terus. Kau juga butuh istirahat," kata Luo Chen.

"Aku ingin di sini," jawab Xiao Yao dengan keras kepala. "Setidaknya sampai kau tertidur."

Luo Chen tersenyum dan menarik Xiao Yao untuk berbaring di sampingnya di tempat tidur yang cukup besar.

"Kalau begitu tidur lah bersamaku," bisiknya.

Xiao Yao wajahnya memerah tapi tidak menolak. Dia berbaring di samping Luo Chen dengan kepala bersandar di dadanya.

"Luo Chen," bisiknya pelan. "Apa kau takut? Untuk besok?"

"Sedikit," akui Luo Chen sambil mengelus rambutnya. "Tapi lebih dari takut, aku excited. Ini akan menjadi pertarungan terbesar dalam hidupku."

"Kalau kau menang... apa yang akan kau lakukan dengan Buah Pencerahan Surgawi?"

"Aku belum memikirkannya," Luo Chen terdiam sejenak. "Mungkin... aku akan membaginya dengan orang-orang yang penting bagiku. Termasuk kau."

Xiao Yao mengangkat kepalanya dan menatap mata Luo Chen. "Kau selalu memikirkan orang lain dulu sebelum dirimu sendiri. Itu salah satu alasan kenapa aku mencintaimu."

Mereka saling menatap untuk beberapa saat, lalu Xiao Yao perlahan mendekat dan mencium bibir Luo Chen—ciuman yang lembut tapi penuh perasaan.

Saat berpisah, keduanya dengan wajah memerah dan napas sedikit tersengal.

"Itu... untuk keberuntungan besok," bisik Xiao Yao sambil menyembunyikan wajahnya di dada Luo Chen lagi.

Mereka tertidur dalam posisi itu, saling memberikan kehangatan dan kenyamanan.

[Pagi Hari - Arena Utama]

Hari terakhir Kompetisi Sepuluh Sekte. Arena penuh sesak—bahkan lebih ramai dari hari-hari sebelumnya karena hari ini adalah Babak Champion.

Delapan peserta tersisa dari delapan sekte—satu champion dari setiap sekte yang menang di babak sebelumnya:

Luo Chen (Sekte Langit Biru) - Golden Core Tingkat 1

Jian Chen (Sekte Pedang Langit) - Golden Core Tingkat 1

Feng Tian (Sekte Api Abadi) - Golden Core Tingkat 2

Long Wei (Sekte Naga Azure) - Golden Core Tingkat 1 dengan Bloodline Naga

Zhao Yun (Sekte Formasi Langit) - Foundation Establishment Tingkat 9 tapi master formasi

Bai Yan (Sekte Gunung Besi) - Golden Core Tingkat 2 dengan pertahanan terkuat

Wu Shan (Sekte Pedang Angin) - Golden Core Tingkat 1, spesialis kecepatan

Liu Mei (Sekte Bunga Racun) - Foundation Establishment Tingkat 9 dengan racun mematikan

Hakim Utama berdiri di tengah arena. "Babak final—Pertarungan Champion! Format turnamen eliminasi! Pemenang akan mendapat Buah Pencerahan Surgawi!"

Dia mengeluarkan sebuah kotak kristal. Di dalamnya, sebuah buah bersinar dengan cahaya pelangi yang indah—Buah Pencerahan Surgawi yang bisa meningkatkan pemahaman Dao secara drastis!

Semua champion menatap buah itu dengan mata penuh keinginan.

"Undian dimulai!"

Delapan bola cahaya berputar dan membentuk bracket turnamen:

Semifinal 1:

Luo Chen VS Long Wei

Jian Chen VS Feng Tian

Semifinal 2:

Zhao Yun VS Wu Shan

Bai Yan VS Liu Mei

"Pertarungan pertama Semifinal!" Hakim Utama mengangkat tangannya. "Luo Chen melawan Long Wei! Peserta, masuk arena!"

Luo Chen melangkah masuk dengan tenang. Di seberang, Long Wei—pemuda tinggi besar dengan mata berwarna emas dan aura naga yang kuat—masuk dengan senyum percaya diri.

"Luo Chen, aku sudah mendengar kau punya darah naga," kata Long Wei. "Sebagai keturunan Sekte Naga Azure dengan bloodline naga murni, aku penasaran siapa yang lebih kuat—darah naga mu atau bloodline ku."

"Kita akan segera tahu," jawab Luo Chen sambil mengeluarkan kedua pedangnya.

"MULAI!"

Long Wei langsung bertransformasi! Tubuhnya diselimuti sisik emas, tanduk naga muncul di kepalanya, cakar naga menggantikan tangannya!

"Transformasi Naga Setengah!"

Auranya meledak dari Golden Core tingkat 1 menjadi setara tingkat 3!

Dia menyerang dengan kecepatan dan kekuatan yang luar biasa!

Tapi Luo Chen sudah siap. Dia mengaktifkan tiga Transformasi Naga sekaligus—Kecepatan, Kekuatan, Pertahanan!

CLANG! CLANG! CLANG!

Mereka bertukar serangan dengan kecepatan tinggi! Setiap benturan menciptakan gelombang kejut!

"Nafas Naga Emas!" Long Wei membuka mulutnya dan mengeluarkan api emas yang sangat panas!

Luo Chen melompat tinggi untuk menghindar, lalu membalas dengan "Tebasan Silang Penghancur!"

X raksasa melesat menuju Long Wei!

Long Wei menggunakan cakar naga untuk membelah tebasan itu menjadi dua!

Pertarungan berlangsung sengit selama sepuluh menit. Keduanya setara dalam kekuatan!

Tapi Luo Chen punya satu keuntungan—teknik pedangnya lebih refined!

Dia menunggu momen yang tepat, saat Long Wei melakukan serangan besar yang sedikit terlalu jauh—

"Pedang Langit Membelah Bumi!"

Tebasan ultimate nya menghantam Long Wei yang tidak bisa menghindar!

SLASH!

Long Wei terpental keluar arena—diskualifikasi!

"Pemenang—Luo Chen!"

Pertarungan berikutnya:

Jian Chen VS Feng Tian - Jian Chen menang dengan mudah menggunakan Pedang Langit Seribu Ilusi. Feng Tian tidak bisa membedakan mana pedang asli dan terkena serangan fatal.

Zhao Yun VS Wu Shan - Zhao Yun memasang formasi perangkap yang sangat kompleks. Wu Shan yang mengandalkan kecepatan terjebak dan kalah.

Bai Yan VS Liu Mei - Bai Yan dengan pertahanan super kuat menang setelah Liu Mei kehabisan racun.

Sekarang tersisa empat champion untuk semi-final:

Luo Chen

Jian Chen

Zhao Yun

Bai Yan

Undian semi-final:

Luo Chen VS Zhao Yun

Jian Chen VS Bai Yan

Luo Chen menghadapi Zhao Yun—master formasi. Pertarungan ini sangat sulit karena Zhao Yun memasang ratusan formasi di arena!

Tapi dengan pengetahuan dari Manual Seribu Formasi Ilahi, Luo Chen bisa melihat pola formasi dan memecahkannya satu per satu!

Akhirnya, setelah pertarungan 15 menit, Luo Chen berhasil memecahkan semua formasi dan mengalahkan Zhao Yun!

Di sisi lain, Jian Chen mengalahkan Bai Yan dengan teknik pedang yang superior!

Sekarang tersisa dua champion untuk FINAL:

LBUAT CHEN VS JIAN CHEN!

Arena meledak dengan sorak-sorai! Ini adalah pertarungan yang semua orang tunggu!

"Naga Emas yang Bangkit" melawan "Pedang Tanpa Bayangan"!

Dua Golden Core tingkat 1 dengan Fondasi tingkat Langit!

Dua master pedang terbaik generasi muda!

Hakim Utama berdiri di tengah. "Ini adalah pertarungan final! Pemenang akan mendapat Buah Pencerahan Surgawi!"

Luo Chen dan Jian Chen berdiri berhadapan. Tidak ada permusuhan di antara mereka—hanya rasa hormat antar warrior.

"Luo Chen," kata Jian Chen sambil tersenyum. "Aku sudah menantikan duel ini sejak pertama kali bertemu denganmu."

"Aku juga, Jian Xiong."

"Mari kita bertarung dengan semua yang kita punya. Tidak ada yang ditahan."

"Setuju."

Mereka berdua mengeluarkan pedang—Luo Chen dengan Bayangan Bulan dan Es Abadi, Jian Chen dengan pedang putih panjang bernama Langit Bersih.

Hakim Utama menatap keduanya.

"Pertarungan final..."

Seluruh arena menjadi sunyi.

"MULAI!"

BOOOOM!

Kedua orang langsung melesat maju dengan kecepatan yang hampir tidak bisa dilihat mata!

Pertarungan terbesar dalam Kompetisi Sepuluh Sekte dimulai!

[Bersambung ke Bab 25]

1
Gege
judulnya system check in harian tapi ga ada cheat buat ngalahin lawan kawan kuatnya.. misal waktu ruang kultivasi abadi jadi satu menit setara satu tahun...biar segera MC nya kuat dan berjaya dimasa hadapan..🤣
Wahyu🐊: Nanti ku Revisi oke
total 1 replies
Gege
perasaan ganti hari ga ada check in ga dapat hadiah othor lupa apa bagaimana ini...
Wahyu🐊
Semoga Kalian Suka Sama Karya ku ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!