Arini tak menyadari jika dirinya telah menjalin hubungan dengan laki laki beristri dan saat Arini tau jika laki laki yang iya cintai dan yang telah menghamilinya merupakan pria beristri Arini pun memilih untuk pergi dan menjauh.
Terlebih saat tau dirinya hanya akan di jadikan alat untuk bisa memberikan keturunan untuk istri laki laki itu Arini pun memutuskan merahasiakan semuanya dan itu juga yang menjadi landasan untuk Arini memilih pergi dari laki laki yang sudah menipunya habis habisan.
" kamu boleh pergi dari ku tapi jangan pernah bawa anak ku karena aku menginginkan anak itu " ucap laki laki yang dengan sengaja menghamili Arini demi bisa memiliki anak.
Apakah Arini bisa benar benar lepas dari laki laki itu atau kah Arini harus benar benar memberikan anak yang selama ini iya rahasiakan dan sembunyikan demi bisa lepas dari laki laki yang ternyata masih memiliki istri yang sah ?
Dan bagaimana sebenarnya hubungan laki laki yang menghamili Arini dengan istri sahnya ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R-kha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Cinta dan Kebohongan Galuh
Galuh sadar apa yang iya katakan terdengar sangat kasar dan sepanjang dirinya dan Arini dekat baru kali ini Galuh berkata cukup keras pada Arini.
" aku tau jika yang kita lakukan sebulan yang lalu adalah sebuah kesalahan karena kita masih belum memiliki ikatan apapun yang sah " ucap Galuh mencoba meyakinkan hati Arini agar tetap bisa bersama setidaknya sampai anak yang akan Arini kandung lahir ke dunia ini.
" kenapa om begitu yakin jika apa yang kita lakukan akan membuahkan hasil ?" tanya Arini yang mulai curiga jika Galuh memang sengaja ingin membuat dirinya hamil.
" apa memang om ingin memiliki anak dari Arini ?" tanya Arini curiga.
" apa om pikir Arini wanita yang akan bisa terus om bohongi ?" tanya Arini sambil tangannya membuka pintu mobil Galuh.
" Arini tau jika om ternyata sudah memiliki istri !"
" dan Arini tak pernah berniat atau bercita cita menjadi wanita perusak hubungan wanita lain"
" jadi lebih baik kita akhiri hubungan kita dan lupakan jika kita pernah bertemu bahkan melakukan hal yang tak sepantasnya kita lakukan " ucap Arini yang tanpa pikir panjang langsung turun dari dalam mobil Galuh, bahkan mungkin Arini lupa jika saat ini posisi mereka sedang di pinggir jalan tol dan tak akan mungkin bagi Arini mendapatkan kendaraan setidaknya sampai dirinya keluar dari pintu tol terdekat.
" Arini tunggu " ucap Galuh yang ikut keluar dari mobilnya mengejar Arini sebelum Arini pergi jauh dari dirinya.
" Arini tunggu " ucap Galuh saat berhasil menggenggam tangan Arini tapi karena merasa sudah di bohongi habis habisan oleh Galuh membuat Arini menghempaskan tangan Galuh yang kini sudah menggenggam lengannya.
" kita bicarakan semua ini baik baik "ucap Galuh sambil mengangkat ke dua tangannya seolah memberi kode pada Arini jika dirinya tak akan memegang lengan Arini tapi Arini harus mendengar ucapannya.
" ini di tengah tengah tol dan kamu tak akan mungkin mendapatkan mobil di tengah tol seperti ini " jelas Galuh yang ingin Arini bisa berpikir jernih meski dalam amarah sekalipun.
" jika kamu tak ingin kita ke rumah orang tua mu, ok om tak masalah "
" tapi kita pulang lagi ke kosan kamu karena tak baik jika seorang wanita berjalan di pinggir tol seperti ini " ucap Galuh yang hanya ingin Arini percaya jika dirinya tak memiliki niat buruk pada dirinya.
" Arini akan ikut masuk ke mobil om tapi dengan satu syarat " ucap Arini yang hanya ingin mengetahui sejauh mana kejujuran yang Galuh berikan pada dirinya.
" apapun syaratnya akan om lakukan asalkan kamu ikut om pulang " ucap Galuh yakin.
" baiklah " ucap Arini yang akhirnya kembali masuk ke dalam mobil Galuh di ikuti Galuh yang mencoba menduga duga apa syarat yang akan Arini ajukan pada dirinya saat ini.
" Arini minta om jujur pada Arini dan jangan pernah ada lagi yang di sembunyikan dari Arini " ucap Arini yang kini sudah menghadap ke arah Galuh yang juga sedang menatap ke arah Arini.
" siapa om sebenarnya ?" tanya Arini sambil terus menatap ke arah Galuh seolah Arini tak ingin kembali di bohongi dan di bodohi oleh laki laki yang sama.
Huhhh
Galuh menghela nafas panjang sebelum memulai semuanya, membuka apa yang selama enam bulan ini coba iya tutupi dari Arini tapi kini mungkin ini saatnya Arini tau yang sebenarnya dan Galuh harap Arini akan mengerti dengan ketidakberdayaannya saat ini.
" untuk nama tak pernah om bohongi dari mu jika memang nama om Galuh Wardhana dan om sudah menikah dan memiliki seorang istri" ucap Galuh yang membuat Arini meneteskan air matanya tanpa bisa Arini bendung meski Arini ingin.
" sudah berapa lama om menikah dan apa istri om tau jika om menjalin hubungan dengan wanita lain ?" tanya Arini penasaran karena Arini tak bisa membayangkan jika dirinya berada di posisi istri Galuh dan Arini tak akan mungkin sanggup jika tau suami yang iya cintai ternyata bermain hati di belakang dirinya.
" Malika, wanita yang om nikahi delapan tahun lalu atas dasar cinta " ucap Galuh yang sejujurnya tak tega saat mengatakan itu semua pada Arini tapi mungkin ini sudah waktunya bagi Arini tau yang sebenarnya.
" dan Malika tak tau jika om memiliki hubungan dengan wanita manapun di belakangnya " ucap Galuh yakin meski semalam Malika mulai mencurigainya.
" apa om yakin jika istri om tak pernah curiga sedikitpun jika suami yang menikahinya delapan tahun lalu ternyata telah berkhianat ?" tanya Arini yang merasa ada yang janggal dari ucapan Galuh saat ini.
" jangan pikirkan hal itu, yang harus kita pikirkan bagaimana hubungan kita kedepannya jika sampai kamu hamil anak om" ucap Galuh yang sangat yakin jika Arini sedang hamil anaknya.
" kenapa Om begitu yakin jika Arini akan hamil ?"
" tunggu tunggu, apa om dan istri om tak memiliki anak ?" tanya Arini yang merasa jika Galuh sengaja mencari wanita yang bisa memberikannya anak karena ada suatu masalah dengan istri Galuh saat ini.
" jika om memiliki anak, om tak akan mungkin melihat wanita lain karena om sangat mencintai Malika " ucap Galuh tanpa sadar.
" oh jadi benar, om memang sengaja membuat Arini hamil agar om bisa memiliki seorang anak yang tak bisa istri om berikan selama pernikahan kalian ?" tanya Arini yang entah dari kalimat mana membuat Galuh emosi tapi masih coba Galuh pendam karena tak ingin Arini pergi membawa anaknya.
" tapi asal om tau jika Arini tidak hamil dan jika memang Arini hamil anak ini hanya akan menjadi anak Arini bukan anak istri om !" ucap Arini yang tak pernah bisa membayangkan jika harus di pisahkan dari buah hatinya.
" tapi dia juga anak om dan jika kamu tak ingin bersama dengan om, apa kamu sanggup menghidupinya sedangkan kamu sendiri masih bergantung pada orang tuamu selama ini ?" tanya Galuh yang hanya ingin Arini berpikir realistis jika harus hidup mandiri dengan seorang anak didalamnya.
" Arini pasti bisa menghidupinya dan Arini tak akan pernah mau membagi buah hati Arini dengan wanita manapun sekalipun itu istri om !" ucap Arini tegas.
" tapi kamu pasti akan bisa memiliki anak lagi setelah anak itu lahir " ucap Galuh menganggap enteng sebuah kehamilan dan kehidupan.
" om juga bisa menikahi wanita lain atau pun menghamili wanita lain yang bersedia memberikan anaknya saat anak itu lahir ke dunia ini tapi itu bukan Arini !" ucap Arini tegas.
" kamu pikir om laki laki seperti apa yang akan dengan mudah dekat dan menghamili wanita lain hanya demi anak ?" tanya Galuh yang tersinggung dengan ucapan Arini.
" jika memang om laki laki baik dan laki laki setia, om tak akan mungkin membohongi dua wanita sekaligus hanya karena alasan keturunan "
" jadi tinggalkan Arini dan kembalilah pada istri om yang sangat om cintai itu karena cinta yang om miliki untuk Arini hanya kebohongan dan tipu muslihat semata " ucap Arini sambil memalingkan wajahnya seolah semua pembicaraannya dengan Galuh sudah selesai.
" Arini mau pulang " ucap Arini sebelum benar benar menutup mulutnya dan matanya dan karena hal itu membuat Galuh memilih untuk mengikuti apa yang Arini inginkan tapi Galuh akan meyakinkan Arini agar bisa memahami posisinya nanti.
" om tau jika ini terkesan egois tapi om tak akan melepaskan anak mu semudah itu " ucap Galuh pelan.
✍️✍️✍️ apa nantinya Malika juga akan tau jika Galuh tak sesetia yang Malika pikirkan selama ini ? Dan apakah Malika akan bisa menerima jika Arini hamil anak Galuh ?
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Love you moreee 😘 😘 😘