NovelToon NovelToon
Dijodohkan Istri

Dijodohkan Istri

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:16.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: khalisa maisara

(SEDANG DI REVISI ULANG)

"Ibnu Atmajaya" Adalah seorang pengusaha yang sukses. Ia sudah menjabat sebagai seorang CEO di perusahan yang ia lanjutkan dari sang papa sejak usia nya menginjak 26 tahun. Dan kini usianya sudah menginjak yang ke 36 tahun. Dia terkenal sebagai orang yang sangat datar dan dingin. Apalagi dengan orang yang baru dikenalnya. Dia sudah berstatus sebagai suami dari seorang wanita yang bernama Renata Fadilla. Seorang dosen di fakultas XXXXX.

"Laras Safitri" Adalah salah satu mahasiswa dimana Renata mengajar. ia orang yang sangat pendiam.
Suatu hari, dia sedang tertimpa masalah. Mamanya masuk rumah sakit dan harus segera dioperasi. Dia sangat kebingungan harus mencari biaya operasi untuk operasi mamanya. Karna berasal dari keluarga yang tidak mampu, membuat ia kesulitan mendapatkan uang.

Tapi dia akan melakukan apapun saat seorang dosen bersedia membantunya namun dosen itu mengajukan syarat ke pada nya.
Ya... syarat nya adalah...
Dia harus menikah dengan suaminya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khalisa maisara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 03

hai....haiiii....haiii....

ada aku lage disine.... hahaha😂😂😂

HEPPY READING GAES !!!

...🏵️🏵️🏵️...

Selama tiga puluh menit, Ahir nya mereka pun sampai di rumah sakit dimana mama Laras kini tengah dirawat.

Berjalan beriringan menyusuri setiap lorong rumah sakit, dan mereka pun telah sampai di ruangan sang mama.

Cklek....

membuka daun pintu dengan sangat hati hati,

"Mari masuk Bu, mamaku ada di dalam." Ucap Laras mengajak Renata.

"Emm.." Jawab Renata menganggukkan kepala nya. melangkah dengan pelan, pandangan yang pertama ia lihat di dalam ruangan itu adalah seorang wanita yang begitu banyak dengan alat di tubuhnya, dan infus yang menancap di punggung tangan nya.

"Mari silahkan duduk dulu Bu..." ucap Laras menarik kursi untuk diduduki sang dosen.

"Ini... mama saya Bu..." Ujar Laras.

"Heiii... ternyata, mama kamu juga sangat cantik. Tidak kalah dengan putrinya !" Puji Renata

Laras hanya tersenyum tipis mendengar nya.

"Tenanglah, sebentar lagi mama kamu akan di tangani dokter. Doakan saja supaya operasi nya berjalan lancar dan mama mu akan segera sembuh." Ucap Renata sambil tersenyum

Mengusap pucuk kepala sang mama sambil terisak, "Terimakasih banyak Bu... Ibu sudah menolong mama, aku tidak tau bagaimana hidupku jika aku harus kehilangan mama..." Lirih Laras dengan mata yang mulai berkaca-kaca

Cklek..

pintu terbuka dan menampilkan seorang dokter dan perawat yang masuk ke ruangan mama Laras.

"Maaf selamat siang ! saya akan segera membawa pasien ke ruang operasi. karena waktu nya sudah tidak bisa ditunda lagi nona." Ucap dokter

"Baiklah dokter, tolong selamatkan mama saya dok." Pinta Laras seraya mengusap air mata yang tersisa, dan memohon pada dokter untuk menyelamatkan nyawa mama nya itu

...____...

Renata dan Laras sudah berada di dalam mobil, untuk pergi ke suatu tempat yang akan ada pertemuan diantara nya dan juga seseorang.

Hening....yang hanya ada diantara ke dua nya. Mereka hanya sibuk dengan pikiran nya masing masing. Hingga suara Laras lah yang membuka suara diantara ke dua nya.

"Memangnya kita akan pergi kemana Bu... ?" Tanya Laras ingin tahu

Melirik Laras sebentar dan kembali fokus mengemudi pada jalanan yang memang sangat padat.

"Kita... akan ke cafe XXXXX untuk bertemu seseorang." Jawab Renata tanpa menolehkan wajah nya karena sedang fokus mengemudikan mobil nya.

Laras hanya memangut mangut kan kepala nya tanda mengerti, kembali melihat keluar jendela mobil, menatap orang orang yang begitu ramai berlalu lalang. Ia lebih memilih diam, dan tak ingin tau siapa yang akan mereka temui nanti

tiga puluh lima menit berlalu, Ahir nya mereka pun sudah sampai di cafe XXXXX.

Renata jalan memasuki cafe tersebut dengan diikuti Laras dibelakang nya. Mereka memilih tempat yang tidak terlalu ramai dengan pengunjung lain nya.

"Duduk ras...." Ucap Renata

Menganggukkan kepala nya, Laras pun Menarik kursi di depan Renata yang di samping nya sudah ada lelaki tampan yang sedang sibuk memainkan ponsel nya, Laki-laki itu tampak begitu fokus dan tak menyadari akan kedatangan istri nya

"Sayang....." Renata menyentuh pundak lelaki itu dan mengusap nya lembut.

Oh... tunggu, apa katanya tadi. Sayang.......

berati laki laki yang di samping Renata ini adalah suami nya, atau..... ah entah lah.. Pikir Laras yang mencoba untuk tak perduli.

"Apa kau masih sangat sibuk ?"

tanya Renata pada lelaki di samping nya itu.

"Emm... sebentar.. Pesan lah sesuatu dulu, aku akan menyelesaikan pekerjaan ku sedikit lagi.." Ujar laki-laki itu tanpa mengalihkan pandangan nya dari layar ponsel nya

"Baiklah.... Laras, kau mau pesen apa ?" Tanya Renata pada Laras.

Sontak lelaki yang di samping Renata itu terkejut dan melihat sekilas wanita yang disebut Renata dengan nama Laras itu, lalu ia kembali fokus dengan ponsel ditangan nya lagi.

"Emm... apa saja Bu, aku bisa makan apa saja kok" jawab Laras. Lalu melihat keluar jendela dengan hujan yang mulai turun di luar sana

"Baik lah... Pelayan..." sapa Renata memanggil salah satu pelayan untuk memesan makan malam mereka.

"Sayang.... aku ingin mengatakan sesuatu hal yang penting kepada mu.." Ujar Renata memecah keheningan diantara mereka bertiga.

"Baik lah.. sudah selesai." jawab lelaki itu dan meletakkan ponsel nya di atas meja. "Kau mau bicara apa sayang ?" Tanya Ibnu menatap sang istri dan menggenggam salah satu tangan nya.

"Emm.. sebelumnya perkenalkan dulu, wanita di depan kita ini, dia adalah Laras. Salah satu mahasiswa ku di kampus."

"emmm.." Ibnu mengangguk, seolah ia tidak perduli dengan perkenalan itu.

"Dan... Laras, perkenalkan.. ini suami ibu, nama nya Ibnu Atmajaya." Ucap Renata mengenalkan suami nya itu pada Laras.

"I...iya.. Bu" Jawab Laras, yang hanya tersenyum paksa ke pada dosen nya itu.

"Oke.. kita mulai saja pembahasan kita sekarang." Renata menghentikan ucapan nya sejenak.

"emm... sayang.... aku.. aku.. mengenalkan mu dengan Laras karena ini sangat penting, aku ingin kau menikah dengan nya" Ucap Laras dengan sangat hati hati kepada sang suami.

"APA !!" Ibnu terkejut, membelalakkan matanya dan menatap sang istri dengan tajam.

"Apa yang kau bicarakan ini sayang.." Tanya Ibnu pada sang istri.

"A...Akuu..Akuu.. ingin menjodohkan mu dengan nya mas, aku ingin kau menikah dengan nya." Jelas Renata

Jlebbb...

Rasa sakit di dada Renata begitu terasa bagai di sayat dengan pisau, saat dirinya sendiri mengucapkan kata kata untuk menyuruh sang suami tercinta nya menikahi wanita lain. Pelupuk mata nya mulai menggenang, namun sebisa mungkin harus ia tahan agar tidak menangis di hadapan sang suami dan Laras.

Masih menatap sang istri dengan mengerutkan dahi, ia masih tidak mengerti dengan ucapan yang baru saja istrinya itu lontarkan kepada nya

"Apa maksudmu Renata, aku...sama sekali tidak mengerti." Kecam Ibnu yang tak habis pikir dengan apa yang di katakan oleh Renata.

"Mas..." Ucap nya lirih,

Menatap sang suami dan meraih ke dua tangan nya untuk ia genggam,

"Aku... ingin kau memiliki anak mas." Ucap nya dengan bibir bergetar dan mata yang mulai berkaca kaca.

"Aku ingin, kau menikah dengan Laras agar kau bisa segera punya anak mas." Jelas Renata pada suami nya itu.

"Sayang... Aku memang pernah bilang kepada mu, bahwa aku sangat menginginkan seorang anak. Tapi...tidak seperti ini cara nya Renata." Ucap Ibnu

Renata pun kini sudah terisak di depan suaminya, air mata yang sedari tadi ia tahan sudah tidak bisa ia bendung lagi.

"Hiks..hiks..Mas.. a..aku..."

"Tidak seperti ini cara nya sayang" menangkup kan kedua tangan nya yang besar ke pipi sang istri, "Aku mencintaimu tulus apa ada nya, aku menerima kelebihan dan kekurangan mu..

Aku tidak pernah menuntut mu untuk memberikan ku seorang anak." Titah Ibnu. Menatap ke dua mata sang istri bergantian, dan menarik tubuh sang istri kedalam dekapannya.

"Aku sudah berjanji kan, aku tidak akan pernah menyakitimu, apa lagi menduakan mu hanya perihal kita tidak juga memiliki anak !" imbuh laki-laki itu lalu Meregangkan pelukan nya dan menarik dagu sang istri untuk menatap nya, "Jadi aku mohon, jangan lah berbuat hal yang konyol seperti ini."

"Mas.. aku mohon..." Ujar Renata dengan wajah yang penuh permohonan. Ia menggenggam tangan suami nya, "Aku juga sangat menginginkan seorang anak mas" lirih perempuan itu.

Menarik nafas dalam dalam, dan membuang nya dengan kasar. Melirik wanita yang ada di sebrang meja, yang hanya tertunduk diam sedari tadi tidak berani bersuara sedikitpun.

Menyisir rambutnya kebelakang dengan kasar, kembali menatap sang istri dengan rasa penuh kekecewaan.

Jujur, selama hampir 15 tahun ini dia menikah dengan sang istri, wajah ini lah yang selalu dia hindari, Ibnu tidak pernah kuat melihat wajah wanita yang dia cintai sedih apa lagi meneteskan air mata nya

"Aku...-

...****...

Aku akan up lagi nanti ya gengs...hahaha 🤣

Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya gaes..

like, komen, dengan kritikan dan saran kalian ya... dan tolong vote juga hihihi..😂😂🙏🙏

makasih untuk kalean... muah muah muah

1
Furi Wijayanti Wijayanti
seharusnya Renata dpt akibatnya apa ke,,,,dan Ibnu menyesal kedua x nya,,, nyebelin Ibnu n Renata egois nya gede
Furi Wijayanti Wijayanti
gak suka q ma ibnu
Furi Wijayanti Wijayanti
gak suka ma sikap ibnu
Inez Silvia
bagus
Nenk Jelita
terima ajh klo jd gue
Umi Umi
pasti ibnu
Umi Umi
jangan2 ricko kakaknya laras yg beda ibu
Umi Umi
ya allah thor tolong jangan buat ibnu cerai sm laras kqsihan laras thor.
yg harusnya cerai tu renata krn dia yg g bs ksh anak
Umi Umi
buat laras pergi thor biar si ibnu merasa bersalah
Zahra Dara Jelita
kalau ngasih nama tempat jangan xxxxx lah. nama yang lain kek bebek ayam hiu paus
mizuki
kenapa gak jujur aja sama mama ras, ingat surga itu di kaki ibu
Devia Ratna
mampir
Ayu Ningsih
ceritanya bagus
Erna Fadhilah
sabar laras, suatu sa'at nanti Ibnu akan bucin ma kamu
Erna Fadhilah
aku mampir thor
Mr.VANO
baru hadir thor
Halimahalwan Halimahalwan
istri sholehah
Alimah Hardjanto
seharusnya ibunya laras menerima nya...jgn smp pengalamannya terulang sm anaknya yg tak di akui klg
Alimah Hardjanto
dasar renata ngapain nyuruh2 suami kawin ujung2nya jg sakit hati kan
Halimahalwan Halimahalwan
bagus hasil karyanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!