NovelToon NovelToon
Gadis Kecil Om Dokter

Gadis Kecil Om Dokter

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Dokter / Tamat
Popularitas:17.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: ntaamelia

SQUEL "GAIRAH SANG CASANOVA"

SERI KETIGA.

Karena perebutan harta dan kekuasaan, Cyara Pavita Ramsey harus menerima penderitaan. Di saat bersamaan, dia harus melihat sang ayah terbaring koma di rumah sakit, akibat dendam dari pamannya sendiri.

Namun, secercah harapan hadir begitu saja. Pertemuan tanpa kesengajaan antara dirinya dengan dokter tampan—pemilik rumah sakit—membawa dirinya terjerat dengan pria bermata tajam itu.

Follow Ig @nitamelia05

Salam Anu👑

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ntaamelia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berusaha Kabur

Plak!

Cyara kembali mendapat tamparan keras di pipinya. Hingga kulit putih bersih itu nampak memerah, dengan rasa kebas dan juga panas. Siapa pelakunya? Jelas saja itu Austin. Dia begitu geram saat Cyara menyebutnya sebagai pria iblis.

Namun, walaupun begitu, Austin tidak memungkiri, bahwa dia memang telah menjelma menjadi sosok iblis demi mendapatkan apa yang dia inginkan. Kalau dia lemah, selamanya Andrew akan terus menginjak-injak dirinya, dan menganggap bahwa dia tidak berharga.

Austin masih berjongkok di depan Cyara. Dia menyeringai tipis melihat gadis cantik itu tidak berdaya. Dia akan memperbudak Cyara, menjadikan gadis itu sebagai pemuas napsunya, agar Andrew bisa melihat betapa hancurnya hidup dia. Sebab selama ini Andrew selalu terlihat bahagia di atas penderitaannya.

"Heuh, aku memang iblis Cyara. Dan perlu kamu ingat, iblis ini yang akan menikmati tubuhmu," ucap Austin dengan tangan yang terulur, hendak meraih dagu runcing Cyara. Namun, gadis itu segera melengos, tidak sudi kalau tubuhnya disentuh oleh sosok jahanam seperti Austin.

"Jangan pernah sentuh aku!" pekik Cyara dengan sekuat tenaga, bibir dan anggota tubuhnya terus bergetar. Sementara air matanya terus melaju, meski dia tidak ingin menangis, tetapi entah kenapa dia tidak bisa menghentikan semuanya.

"Hah? Apa aku tidak salah dengar? Memangnya seberapa berharga tubuhmu ini?"

Brat! Austin menarik baju Cyara dengan paksa, hingga kain itu sedikit terkoyak, menampilkan bahu polos Cyara yang begitu bersih dan terlihat menggiurkan untuk disesap. Austin mencengkram dagu Cyara, gadis itu sudah pucat pasi, dia terus menggerakkan kepalanya, tetapi cengkraman Austin malah semakin terasa kuat.

Austin menyeringai setan. "Aku akan merenggut semuanya darimu. Camkan itu!" Ujarnya lalu menghentak dagu Cyara dengan keras. Selanjutnya pria yang sudah setengah gila itu bangkit, dia meninggalkan Cyara yang kembali tersedu-sedu menangisi nasibnya.

Kenapa? Kenapa takdir jahat harus menghampirinya? Bahkan di saat dia tidak memiliki sandaran apapun, sebab sang ayah malah koma.

"Jaga dia, jangan sampai lolos atau kugantung kalian hidup-hidup!" ucap Austin memberi perintah sekaligus ancaman untuk kedua anak buahnya.

"Baik, Bos."

Setelah itu, Austin melenggang keluar dengan sebatang rokok yang sudah dia sulut. Kemenangan sudah ada di depan mata. Sebentar lagi dia akan menguasai semua harta keluarga Ramsey. Hah, rasanya dia ingin tertawa membahana.

***

Di luar sana malam semakin pekat, Cyara menatap kedua anak buah pamannya yang masih setia berjaga. Kalau begini ceritanya, bagaimana dia bisa kabur?

Cyara terus memikirkan sebuah cara. Hingga lama dia terdiam, dia menemukan sebuah ide. Dia menggigit bibir bawahnya, ragu akan keberhasilan ide yang ada di otaknya. Namun, kalau tidak dicoba, dia akan terus berada di tempat mengerikan ini. Dan dia tidak mau itu terjadi.

"Paman," panggil Cyara. Dia menatap kedua algojo yang terlihat saling pandang. Salah satu dari mereka mendekati Cyara. Membuat Cyara merasa bahwa ada secercah harapan yang akan dia dapatkan.

"Ada apa?" tanyanya ketus.

"Paman, aku ingin buang air besar. Bisa kah kalian mengantarku ke kamar mandi?"

Pria itu terlihat mengernyit, sementara Cyara pura-pura kesakitan, hingga akhirnya pria itu mau mengantar Cyara. Dia menarik kasar gadis itu, hingga Cyara berdiri dengan tegak.

"Ayo cepat!" ucapnya sambil mendorong tubuh Cyara.

Cyara hanya bisa pasrah diperlakukan seperti itu. Dia berjalan tertatih mengikuti instruksi pria suruhan pamannya. Cyara tidak dibiarkan untuk berjalan di belakang, mungkin karena pria itu takut Cyara akan kabur. Meski sebenarnya tujuan Cyara adalah itu.

Mereka sampai di kamar mandi yang terlihat sangat kumuh, karena sepertinya jarang dipakai dan dibersihkan. Cyara sedikit merasa jijik, sebab dia melihat beberapa hewan melata hinggap di sana.

"Sudah sana!" Pria itu kembali mendorong Cyara untuk masuk ke dalam kamar mandi. Namun, Cyara tak lekas menurut, dia malah menatap pria itu dengan wajah memohon.

"Paman, tolong lepaskan ikatanku dulu," pinta Cyara.

"Apa? Lepas? Kamu mau kabur?"

Gadis imut itu menggeleng. "Tidak, Paman. Cia kan mau buang air besar. Memangnya paman mau menyebokiku? Paman tidak jijik dengan—"

Cyara menghentikan ucapannya, karena tubuhnya ditarik. Dia tersenyum tipis, saat pria itu membuka ikatan di tubuhnya. Dada Cyara bergemuruh. Sebentar lagi dia akan bebas.

"Terima kasih, Paman. Paman jangan ngintip yah," ucap Cyara dengan wajahnya yang mulai ceria.

Pria itu tak membalas ucapan gadis itu, dia malah memicing tajam. Seolah memperingati Cyara, agar tidak bertindak macam-macam.

Cyara masuk ke dalam kamar mandi, dan sudah seperti terencana. Dia melihat sebuah balok kayu yang biasa digunakan untuk mengganjal pintu dengan paku tajam di ujungnya. Dia sedikit melirik pria yang ada di luar sana.

Tanpa pikir panjang Cyara langsung mengambil balok itu dan memegangnya kuat-kuat. Dia berjalan pelan, mengambil celah pintu dengan hati-hati hingga akhirnya.

BRAK!

"RASAKAN!"

1
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Hhmmm udah tamat aja, Thor.🤭
tapiAku suka happy ending dan konfliknya ga berat.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
akhirnya calon baby hadir juga.👏👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Biar makin rame lagi ya Ken.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Owh ga jadi hamil toh... ga apa² nunda dulu biar terus berasa jadi penganten baru.😁😁
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
El sama Caka padahal lama kosong hamilnya tapi sekalinya hamil langsung di kasih babby kembar 4 sekaligus.👍😁
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
emang kalau kehamilan 4minggu bisa kedeteksi ya, karna usia 8 minggu aja 2 garis berbeda, yang satu jelas merah dan yang satu agak buram kecuali masuk 10minggu.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Miaaawww.🐱🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
De otakmu perlu di sapu sama di pel sekalian sedot debu biar Cling ga ngeress mulu.😂😂😂
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ya lelah karna ulahmu De.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Bakalan gempor itu mah Cia.🤭🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Wkwkkk... kamu di kerjain kakak²mu makanya Panaass.😂😂😂
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
😂😂😂
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Sodara absurd semua.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Akhirnya halal juga, selamat PoMo di tunggu versi sachetnya.👏🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
So sweett.👍👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Kejutaaann...👍👏👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Sudah sekarat juga masih saja ga kapok Austin.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
bener² keturunan Uler Ken.🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Gimanaaa... gimana Hama, kaget ga denger kalau Cia bukan perempuan sembarang seperti yang kamu remehkan selama ini.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
salah paham kan jadinya, mending cepetan di halalin deh biar lebih bebas.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!