AILEEN LOVATA
seorang gadis yang cerdik dan memiliki prinsip hidup yang tinggi yaitu:
"jika bisa yang mudah kenapa harus pilih yang sulit."
itulah prinsip hidup yang dijunjung tinggi oleh seorang Aileen.
aileen juga memiliki sejuta misteri di balik sikap tenangnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria ardila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 20
"ilih ilih bumil nya lagi mager ya?"kata Aileen mengelus ngelus bulu bulu jubaidah dan kencing itu keliatan sangat menyukainya.
"kok bumil nya tambah gemes ya."kata Aileen memeluk kucing betina itu.
sedangkan Samsul sudah tertidur di bangku belakang dan Zafir yang mengemudi dengan muka datar.
harga dirinya masih sedikit tergores karena kucing jantan yang sedang enak enakkan tidur itu.
"masih marah?"tanya Aileen saat melihat Zafir yang tidak membuka suara sejak keluar dari klinik tadi.
tak ada jawaban yang didapat Aileen .
"jika tuhan menghendaki maka kita akan diberi keturunan tapi untuk saat ini aku masih ingin menunda untuk memiliki anak."kata Aileen dengan suara yang begitu dalam.
zafir langsung menatap kearah Aileen.
"aku takut jika tidak bisa membahagiakan anak kita nanti ,aku takut dia akan merasakan perpisahan yang menyakitkan itu nanti."kata Aileen dengan tatapan menerawang keluar jendela.
"maksudnya?"tanya Zafir mengalihkan pandangannya kearah Aileen tapi yang ia dapat adalah wanita itu sudah terlelap dalam tidurnya.
'aku masih mengumpulkan pazel pazel nya Aileen tapi kamu sudah memberikan suatu pernyataan yang tidak aku mengerti.'
.
.
.
"sayang ,sayang bangun."Zafir menggoyang goyang bahu aileen yang masih terlelap dalam tidurnya.
"Aileen bangun."suara Zafir agak dibesarkan agar Aileen terbangun.
akhirnya Aileen pun membuka matanya perlahan lahan.
"apa?udah sampai ya?"tanya Aileen mengembalikan kesadarannya.
"iya ,ayo turun."kata Zafir mengambil Samsul dan keluar dari mobil.
zafir membuka pintu untuk Aileen .Aileen pun turun sambil menggendong jubaidah dengan wajah yang masih linglung.
saat memasuki rumah Aileen melihat ayah mertuanya yang sedang melihat sebuah foto kecil ditangan nya ,mungkin kalau mata orang yang kurang tajam pasti tidak akan melihat foto yang ada di tangannya.
kesadaran Aileen langsung sempurna kembali melihat ayah mertuanya itu.
sebuah senyuman Licik terpatri di wajah Aileen melihat ayah mertuanya yang entah sejak kapan menjadi sebodoh itu.
"sejak kapan daddymu jadi bodoh?"tanya Aileen pada Zafir .
kening Zafir berkerut mendengar ucapan Aileen,tidak tahukah istrinya ini bagaimana kejamnya dan liciknya ayahnya.
brukkk
Aileen menabrak bahu Zidan dan Untung saja ada Zafir yang menahan agar Aileen tidak jatuh kebelakang dengan sebelah tangannya.
"apa kamu baik baik saja menantu?"tanya zidan .
"ah tidak apa-apa Daddy."jawab Aileen disertai dengan senyuman manis.
"ya sudah kalau begitu."Zidan pun meninggalkan Aileen dan Zafir.
Aileen memandang kepergian ayah mertuanya dengan senyuman liciknya.
akhirnya Aileen dan Zafir pun berjalan menuju ke kamar mereka.
"mau ku beri satu rahasia?"
zafir yang tadinya mau kekamar mandi Langsung putar arah dan duduk di samping Aileen.
"apa?"
Aileen mengambil sesuatu yang tadi baru ia dapatkan.
ingat jangan ragukan seorang aileen!!
"taraaa."
Aileen memperlihatkan sebuah foto usang pada Zafir.
"kamu mengambil ini dari Daddy tadi ya?"tanya Zafir tapi belum mengambil foto itu.
"iya ."jawab Aileen enteng.
zafir pun mengambil foto usang itu dan melihatnya dengan seksama dan Zafir dapat melihat ada tulisan MY LOVE pada bagian atas tepi kanan foto itu.
'maksudnya APA?????'
.
.
.
Aileen turun paling lambat dari yang lainnya saat makan malam.
dari arah kamar ayah mertuanya ,Aileen dapat melihat Zidan yang baru keluar.
Aileen mengambil hp nya dan memainkannya sambil berjalan.
saat di dekat ayah mertuanya itu Aileen menjatuhkan handphone nya.
takk
layar handphone yang berstiker apel digigit itu pun hancur tak terbentuk karena cukup tinggi jatuhnya.
Zidan yang tadi masih mencari barang berharganya yang hilang Langsung terkejut melihat handphone Aileen yang jatuh.
Aileen dengan santai mengambil handphone nya.
"buang saja ,biar saya belikan yang baru."kata Zidan .
"tidak usah Daddy ,lebih baik Daddy membeli obat untuk mencerdaskan otak."
"dan hati hatilah Daddy ,aku takut rahasia yang kau simpan rapat rapat itu akan terbongkar."
.
.
.
.
bersambung.
jangan lupa like and vote ya 😉
salam hangat dari author 😘