NovelToon NovelToon
Stop Loving You

Stop Loving You

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Cintapertama / Cintamanis / Patahhati / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: Madamme Yellow

Dua orang yang pernah saling sangat mencintai, memutuskan untuk tidak saling mengenal ketika bertemu, memutuskan untuk saling berhenti mencintai.

Bagaimana kalau takdir tetap mempertemukan mereka setelah sama-sama dewasa?

Cinta pertama yang tidak mungkin dilupakan dan harus berpisah karena pahitnya perbedaan yang terbentang di antara mereka.

IG Madammeyellow

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Madamme Yellow, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Crazy Love

"Makan dulu, honey! Kamu pulang dari rumah sakit, kemarin sudah cek lagi belum ke dokter?" tanya Ronald sambil membawa nampan yang berisi makanan untuk Nara.

Ronald mengurungnya layaknya burung di sangkar emas. Tidak bisa keluar ke manapun bahkan untuk melihat bunga dan matahari saja Nara tidak bisa.

"Apa untungnya kamu melakukan semua ini padaku, Ronald?" tanya Nara dengan sangat lembut.

Pertanyaan konyol.

Jelas saja semua yang Ronald lakukan hanya karena Nara selalu berkeras meninggalkannya. Andai saja Nara bersikap wajar layaknya wanita yang bermanja dengan kekasihnya, Nara bersikap peduli sedikit saja dengan Ronald dan menganggap keberadaan Ronald itu ada.

Sudah tentu tidak seperti ini cara Ronald memperlakukan Nara. Nara sangat berbeda dengan yang dulu, Ronald sangat merindukan Nara yang dulu. Yang memeluknya dengan hangat, yang tersenyum dengan lembut dan selalu menyuapinya makan.

Nara begitu memperlakukan Ronald seperti raja. Bahkan sedikit saja Nara melakukan kesalahan, Nara akan langsung cepat-cepat minta maaf pada Ronald.

"Sudahlah, honey! Aku sedang tidak ingin bertengkar denganmu, bisakah satu hari saja kita normal sebagai sepasang kekasih, bisakah kamu tidak selalu mengingat untuk pergi meninggalkanku, aku sudah bosan mendengarnya," ucap Ronald kesal.

"Masalahnya kita bukan sepasang kekasih Ronald, kita sudah lama tidak ada hubungan dan kamu tidak pernah menerimanya, sudah aku katakan dari awal kalau aku sudah punya kekasih dan akan menikah," ucap Nara dengan tegas.

"Lucu! Kekasihmu yang selingkuh itu, kamu masih mencarinya, dia bahkan sudah bersenang-senang di belakangmu dan lupa kalau kamu menghilang," ucap Ronald memberikan ponselnya pada Nara yang berisi semua foto Andre bersama dengan wanita lain lagi.

Nara menghela nafasnya, lalu apa lagi alasan Nara untuk menjauh dari Ronald.

"Apa yang kamu harapkan dari laki-laki itu, bahkan ketika kamu bersama dengannya nanti, justru kamu akan lebih menderita, dia selalu bermain wanita, apa itu membuatmu bahagia?" tanya Ronald dengan tegas sambil menatap wajah Nara.

Tetapi bersama denganmu, juga tidak membuatku bahagia Ronald.

"Kembalikan ponselku, aku tidak mungkin pergi jauh, kamu tahu aku tidak bisa keluar dari rumahmu," ucap Nara menengadahkan tangannya berharap Ronald berbaik hati memberikannya ponsel.

"Untuk apa kamu punya itu? Untuk menghubungi temanmu dan minta tolong mereka supaya membebaskanmu, percuma saja Nara, sekarang kamu habiskan makananmu karena kita akan mendaftar ke KUA untuk pernikahan kita," ucap Ronald dengan santai tanpa peduli kalau Nara hampir tersedak mendengarnya.

"Tidak, aku tidak mau menikah denganmu. Sudah lama aku tidak mencintaimu, Ronald! Jangan paksa aku, aku tidak ingin jadi istrimu," ucap Nara berdiri dan menjauh dari Ronald. Dia bahkan tidak ingin menyentuh makanan yang diberikan Ronald.

"Aku tunggu sepuluh tiga puluh menit lagi, habiskan makananmu," ucap Ronald dengan sangat tegas.

Gila!

Tidak lama terdengar suara gaduh dari lantai bawah, ada juga pihak berwajib yang datang. Monica bahkan Rosalinda juga ada di bawah rumah Ronald.

"Kembalikan Miranda padaku, kamu menculiknya!" Gerald bahkan tidak segan-segan melaporkan Ronald atas tuduhan penculikan.

"Kamu yang menculiknya, dia bukan Miranda, Gerald! Jangan gila kamu, dia Dinara, kekasihku dan sebentar lagi kami akan menikah, aku punya identitasnya!"

Gerald terdiam dan Janu dengan sigapnya memberikan identitas Nara pada pihak berwajib tetapi mereka tidak begitu saja percaya, mereka ingin bertemu dengan Nara.

Gerald bahkan bersama dengan Jane. Monica suka ketika Ronald seperti ini, setelah ini Ronald anaknya akan sadar untuk menyerahkan Dinara pada Gerald dan Ronald bisa bersama dengan Rosalinda.

Nara turun dan melihat banyaknya orang di bawah.

"Miranda, ayo kita kembali!" Gerald berucap seolah Nara adalah kekasihnya, bahkan Jane langsung memeluk Nara.

Apa sebenarnya yang terjadi di sini, mengapa banyak sekali petugas keamanan di rumah Ronald.

"Gerald, sudahlah! Aku bukan Miranda, aku tidak ingin berbohong lagi," ucap Nara yang membuat Jane bingung. Kenapa Nara berkata seperti ini pada Gerald.

"Anda yang bernama Dinara, kami mendapatkan laporan atas penculikan yang dilakukan saudara Ronald, apakah benar semua itu?" Nara menggigit bibir bawahnya dan melihat tatapan tajam Monica yang seolah ingin menelan Nara bulat-bulat.

"Aku tidak menculiknya, Pak! Dinara kekasihku dan kami akan menikah, semua itu jelas tidak benar, Bapak bahkan melihat sendiri identitasnya," ucap Ronald membela dirinya.

"Semua itu benar, Pak! Aku diculik dari Bandung dan sekarang aku ingin pulang," jawaban Nara benar-benar membuat Ronald Geram. Karena pernyataan Nara, Ronald terpaksa digiring untuk diminta keterangan lebih lanjut dan Nara juga dibawa ke kantor kepolisian.

Semakin kamu ingin pergi meninggalkanku, aku semakin akan mendapatkanmu kembali Nara.

Nara meminta perlindungan untuk kembali ke Bandung dan meminta identitasnya kembali. Ponsel dan identitas juga dompet yang berisi uangnya dikembalikan Ronald.

Baiklah! Kamu tidak akan mungkin bisa kabur meninggalkanku.

Kalau begitu Ronald akan menggunakan cara lain untuk mendapatkan Nara.

Sedang Ronald menyerahkan semua ini pada pengacaranya, apapun yang terjadi dia tidak ingin dipenjara karena banyak urusannya di luar sana.

"Lihat wanitamu itu Ronald! Dia bahkan tega memberikan keterangan yang memberatkanmu, dia itu tidak cinta denganmu, kamu masih ingin bersama dengannya, Rosalinda yang membantumu keluar dari penjara, setidaknya kamu harus berterima kasih padanya," ucap Monica terus membuat kepala Ronald pusing.

"Berhentilah Ma, aku sedang malas mendengar apapun saat ini," ucap Ronald menyugar rambutnya. Baru saja dia mendapatkan Nara kembali. Kini Nara sudah dalam lindungan kepolisian menuju Bandung.

Tidak habis pikir Ronald, Nara lebih memilih menjauh darinya daripada hidup enak bersama dengannya. Bahkan dengan mudahnya dia membuat Gerald terdiam.

Nara memang tidak berencana menggoda Gerald. Lalu kenapa Nara bisa bersama Gerald? Itu masih membuat Ronald penasaran.

"Janu, kita ke Bandung sekarang, aku ingin melihat Nara!"

Setelah pulang, Ronald bahkan menuju Bandung.

Nara kamu begitu keras sekali, bahkan bukan kepalamu saja yang keras tetapi hatimu juga.

Ronald pun sudah berusaha melupakan Nara, sudah berusaha berhenti mencintainya tetapi tidak bisa, bayang wajah Nara yang begitu sempurna memperlakukannya dengan sangat lembut. Membuatnya bersemangat menjalani harinya. Hanya Nara yang mampu melakukan itu, tidak ada wanita lain!

Di saat terpuruk, hanya Nara yang mampu menghiburnya. Apakah ketika dia pergi ke Inggris? Monica juga pernah mengancam dan memukul Nara?

Entah kenapa Ronald jadi penasaran dan ingin mencari tahu lebih detail.

"Janu, cari tahu dari orang kepercayaan Mama, pernahkah dia ketika aku di Inggris bertemu dengan Nara. Kamu harus mendapatkan beritanya Janu, bagaimana pun caranya, gunakan segala cara mendekati asisten Mama!"

Perintah ini sangat tegas artinya Ronald tidak ingin adanya kegagalan.

"Baik Tuan!"

Dalam perjalanan ke Bandung, Ronald hanya diam dan menghubungi Nara. Dia tidak marah Nara melaporkannya seperti tadi. Mungkin Nara sudah bingung keluar dari jeratan Ronald.

"Halo honey! Kenapa kamu kejam sekali padaku, kamu di mana sekarang?" tanya Ronald dan Nara sama sekali tidak menjawabnya, Nara hanya diam mendengar Ronald berbicara sendirian.

"Kenapa tidak jujur saja padaku, honey! Kalau kamu tidak ingin tinggal di Indonesia, kita bisa tinggal di luar negeri, yang penting kamu bahagia sayang, aku akan menuruti semua maumu," lanjut Ronald tidak kenal lelah.

Nara masih diam dengan mata yang berkaca-kaca.

Ronald jelas tergila-gila dengan Nara, kemana Nara pergi, Ronald kejar sampai dapat. Nara bahkan tidak bisa bernafas karena Ronald mengikatnya begitu erat dalam pelukannya.

Pusing Nara menghadapi tingkah Ronald yang seperti ini. Dia bahkan pura-pura seperti tidak terjadi apapun setelah apa yang mereka lalui sampai sekarang.

Tidak benci, tidak juga marah. Sungguh membuat Nara sangat frustasi. Nara lebih suka Ronald membencinya daripada mencintai seperti ini.

To Be Continued ….

1
Qaisaa Nazarudin
Duuhh Cantiikk banget Sonya 😍😍😍😍
Qaisaa Nazarudin
Pangeran Abdul Mateen Bokiah ,Bukan Martin thor,.ntar kena tilang lho thor salah niulis nama putera raja..😂
Qaisaa Nazarudin
wah apakah itu Pangeran Martin??
Qaisaa Nazarudin
Lha ternyata pangeran Martin masuk novel mu thor?? Gak pernah kebayang orang dunia nyata akan masuk ke dunia novel..😂😂
Qaisaa Nazarudin
Lha ternyata udah pisah juga,Nikah aja aku gak tau dgn siapa,malah anaknya udah gede aja,udah gitu pisah lagi,duda dong..
Qaisaa Nazarudin
Waahhh Gerald..Apa babang Gerald juga sudah MENIKAH? sudah punya anak?? Jangan sampe di Jodohin dengan Sonya..Gak dapat emaknya,anaknya juga boleh..😂😂
Qaisaa Nazarudin
Oh jadi wanita yg gak punya rahim masih bisa melakukan gituan ya??
Qaisaa Nazarudin
Jangan di kasih tau dulu,Itu juga bisa mempengaruhi kelancaran air ASI Nara,kalo Nara banyak pikiran..
Qaisaa Nazarudin
Kasihan Ronald fobia dia,Aku bisa merasakan berada diposisi Ronald,Bagaimana rasa takutnya kehilangan..😭
Qaisaa Nazarudin
Minta sama dokter pil untuk menambah/melancarkan air Asi..
Qaisaa Nazarudin
Banyak kisah novel yg ku baca, Orang kaya tapi anaknya cuman satu doang, Ternyata kebanyakan nya seperti ini ceritanya..
Qaisaa Nazarudin
Kalo cari pengganti pun, jelas' bukan Rosalinda kandidat nya..
Qaisaa Nazarudin
KAMU LIHAT KAN SEKARANG RONALD?? SEMUA INI KERANA ULAH MAMA MU...😡😡
Qaisaa Nazarudin
Jangan bilang kalo Nara juga meninggal..🙏🙏😭😭
Qaisaa Nazarudin
Lha udah tau sakit parah,kenapa masih mau Menikah?? hujung2 nya ditinggalin..Wahh pasti akan CLBK lagi nih..
Qaisaa Nazarudin
Andaikan Axel gak kasat dan memperlakukan Christin dengan baik, MENCINTAI nya dengan Tulus,Mungkin Christin gak akan lari dari kamu,Dia kan cinta mati sama kamu..
Qaisaa Nazarudin
Ialah CANTIK hasil OPLAS..
Qaisaa Nazarudin
Emangnya kenapa bumil gak boleh makan sate?? Aku aja dulu saat hamil Doyan makan sate dan duren, Alhamdulillah anak2 aku sehat2 semua sampai mereka udah gede sekarang..
Qaisaa Nazarudin
Mana mau Rangga sama kamu yg barang BEKAS...
Qaisaa Nazarudin
KALI INI NOLA SALAH TARGET..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!