Menjalani hubungan selama sepuluh tahun itu bukanlah hal yang mudah.
Siapa yang tidak ingin menikah dengan restu dari kedua orang tua?
Arnon Giovano, dia seorang CEO. Namun dia tidak pandang bulu dalam memilih seorang kekasih.
Auristella Florenshea, wanita yang beruntung di cintai seorang CEO tampan bernama Arnon.
Tapi sayang, hubungan mereka di tentang oleh keluarga Arnon, karena status sosial Stella.
Ibunya berniat menjodohkan Arnon dengan wanita yang lebih pentas dan lebih tinggi derajatnya di bandingkan Stella.
Bagaimana kekuatan cinta mereka akan di uji, apakah Arnon akan menerima perjodohan itu?
Yuk ikuti kisah Arnon dan Stella.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andrieta rendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 20
Happy Reading !!
Setelah pulang dari bekerja, Stella langsung menyiapkan barang-barang yang akan di bawanya untuk liburan,
Selesai dia membereskan barang-barang nya dan juga barang Arnon, dia pun langsung menuju dapur untuk menyiapkan makan malam untuk kekasihnya,
Terlihat Stella yang masih mengenakan pakain kerjanya, dengan mencepol rambutnya asal. Sedang sibuk memasak untuk kekasih tercintanya itu ( hehe kekasih ya gengs bukan suami 😂😂)
"Aku pulang." Seru Arnon memberitahu penghuni rumahnya tentang kepulangnya.
Stella langsung berhenti memasak dan langsung pergi menyambut kekasihnya di pintu,
"Dear dear, kamu udah pulang." ucap Stella mengambil tas kerja milik Arnon dan mencium pipinya
"Iya sayang , hueee aku sangat lelah sekali sayang, aku mau mandi dulu yah," jawab Arnon mencium kening Stella.
"Hem, aku siapin dulu air hangatnya ya," kata Stella sambil berlalu ke kamarnya untuk mengisi air di bathtub di kamarnya
"Baiklah sayang. Makasih ya "jawab Arnon lagi di balas anggukan kepala oleh Stella
Arnon juga langsung beralih duduk di sofa untuk meluruskan semua tulang-tulangnya dan memjamkan matanya, merasakan pusing dan lelah akibat pekerjaan dan pertengkaranya yang melelahkan seharian,
15 menit kemudian
"Dear dear airnya udah siap. Mandi sana ! Habis itu makan malam, jadi kita gak terlambat nantinya." Ucap Stella sambil membangunkan Arnon yang hampir tidur
"Hem , iya sayang muaaccchhh makasih yah, " jawab arnon dengan senyum mencium kening stella, dan dianggukan kepala dan senyuman manis darinya,
Setelah itu Arnon langsung mengarahkan kakinya ke kamar mandi untuk berendam, menyegarkan pikiranya yang kacau hari ini,
Sedangkan Stella dengan gesit masih sibuk menyiapkan makan malamnya,
45 menit kemudian
Sesudah menyelesaikan ritual mandinya, Arnon terlihat keluar dari kamar langsung melihat Stella yang sedang sibuk menata makanan di meja,
"Sayang aku kangen, " ucapnya sambil memeluk tubuh Stella dari belakang Menciumi tengkuk leher milik wanitanya,
"Dear dear lepas, aku mau mandi dlu,habis itu siap-siap, kamu makan aja duluan ya, biar gak terlambat ," ujarnya menggelangkan kepalanya gemas melihat tingkah kekasihnya, dan melepaskan tubuhnya dari pelukan Arnon
"Hemm baiklah sayang tapi jangan lama-lama ya! Temanin aku makan." jawabnya tersenyum mencubit pipi chuby milik Stella,
"Siap komandan " balasnya dan langsung menuju kamarnya untuk melakukan ritual mandinya,
Arnon yang melihat kepergian Stella, hanya bisa tersenyum sambil merekam setiap momen-momen indah bersama Stella di kepalanya, Dan langsung duduk di meja dan mulai memakan masakan yang telah disiapkan,
30 menit kemudian
Sesudah menyelesaikan makan malamnya, mencuci piringnya sendiri dan membereskan sisa-sisa makanan yang ada dia letakan di dalam kulkas milikinya, karna dia tau jika waktu mepet, wanitanya itu akan lebih memilih memakan yoguart ,
15 menit dia membersihkan Stella masih tak kunjung keluar dari kamarnya,
Dia pun sudah siap dari tadi Karna dia laki-laki maka pakaian yang di gunakanya pun hanya simple saja, celana jeans panjang bewarna hitam dan juga Kemeja lengan pajang bewarna hijau rumput laut, sambil menunggu Stella dia membuka ipad miliknya dan mengerjakan pekerjaanya sebagian,
"Sayang cepetann !udah jam berapa ini," teriaknya memanggil Stella dengan milirik jam tanganya,
"Iya sebentar sayang sabar " jawab Stella yang masih sibuk memilih baju yang akan dia kenakan, ( kebiasaan dia yg akan kesulitan memilih baju jika ingin bepergian, seakan tak memilik baju,)!
45 menit kemudian,
Stella masih tak kunjung keluar kamar, karna, Arnon lagi-lagi melirik jam tangan miliknya dan telihat jam sudah menunjukan angka 7.25,
Jadwal kebarngkatan mereka adalah 9.00
"Kebiasaan pasti begini ." ujarnya kesal menunggu Stella yang masih sibuk di depan cermin
"Sayang cepatan udah setengah 8 loh, nanti macet di jalan kita telat !" Teriaknya lagi agar wanitanya itu mempercepat durasi bermakeupnya
"Ya ampun sayang, iya loh sabar! Lagian pake jet pribadi juga loh. Jadi klo pun terlambat kan gak papah ." jawabnya santai membuat Arnon hanya mendengus kesal
Dia pun melangkah kakinya masuk kedalam kamarnya, untuk melihat apa sebenarnya yang sedang di lakukan Stella, sampai menggunakan begitu banyak waktu,
"Sayang cepatan !!" Serunya melihat Stella sudah selesai bersiap-siap
Terlihat Stella yang begitu cantik malam ini, menggunakan celana jeans panjang bewarna dongker dan atasan berbahan bulu dengan lengan pendek memperlihatkan lenganya yang begitu mulus, dan rambutnya yang tergerai panjang menjuntai
"Udah sayang nih liat cantik gak ?." Tanyanya dengan senyuman memperlihatkan tubuh rampingnya
"Hem iya cantik , udah ayo cepatan sayang kita udah terlambat "!! Ujarnya terlanjur kesal karna stella sangat-sangat membuang waktu menurutnya
"Ih koq ngambek ?" Ucapnya dengan bibir di manyunkan,
"Gak ngambek loh yank ." jawabnya kesal
"Ihbkoq jutek pula," kata Stella
"Ayo loh terlambat kita ini sudah !! " ajak Arnon menarik tangan Stella karna merasa mereka sudah begitu terlambat akibat ulah sang kekasih
Stella langsung mengambil tas LV miliknya bewarna hitam merah, senada dengan penampilanya, dan mengikuti langkah kaki Prianya,
Sedangkan Arnon sibuk membawa koper yang berisikan baju mereka ke mobil,
******
Setelah sampai di lapangan terbang pribadi milik keluarga Lesham, meraka langsung turun dari mobil menuju jet yang telah di siapkan,
Dan terlihat semua sudah terkumpul lengkap di dalam pesawat,
Arnon mengabsen satu-satu yg berada di pesawatnya dengan pandangan matanya,
"Loe sendiri Ren ?? Tanyanya kepada Darren karna tak melihat kehadiran Citra
"Yoi bro, biasa pesawatnya minta di setirin" ucapnya santai karna Citra yang berprofesi sebagai pilot penerbangan swasta, meskipun dia wanita namun itu impianya sejak kecil
"Mereka ini kebalikan, harusnya Citra yang jadi selebritis dan Darren yang jadi Pilot." ucap Angel istri Marcel dengan maksud menyindir Darren
"Haha iya bener banget tuh ." jawab Valen dengan cengegsan
"Itu lah yang di namakan takdir ," jawab Darren sombong menggerakan alisnya naik turun dengan senyum mengejek,
"Cikh sok-sokan loe ." jawabValen dengan memandang sinis ke arah Darren
Arnon terlihat tidak memperdulikan perdebatan teman-temanya itu begitu juga dengan Stella yang sibuk memainkan ponsel miliknya berchatingan dengan kakaknya Arvan,
Masih terus mengabsen wajah-wajah temanya, dia pun terkejut melihat sosok pria yang begitu di kenalnya , dengan tatapan aneh dia memperhatikan pria itu bingung "Kenapa dia bisa di sini ?" Gumamnya dalam hati dengan tatapan anehnya
Kenan yang merasa di tatap pun menoleh ke arah Arnon sambil tersenyum tipis ( ciri khasnya ) "Iya ini aku, gak usah natap kaya gitu santai aja." jawabnya cepat,
"Kok bisa disni kak ?" Tanyanya yang sudah mendengar bahwa itu benar-benar kenan kakak sepupunya yang terkenal dengan kekejamanya,
"Liburan sama pacar ku." jawabnya lagi singkat
"Pacar ?" Tanyanya memastikan bahwa pendengaranya tidak salah
"Iya ini kenalin calon istri ku ." ucapnya memeluk pinggang Valen posesif,
Stella yangmendengar percakapan itu pun langsung menatap orang-orang yang berada diskitarnya.
"Hallo kak Kenan, hallo semua ." ucapnya karna sejak tadi dia sibuk dengan pesan dari kakaknya ,
"Hallo , " jawab semuanya serempak
"Jadi kak Kenan beneran pacaran dengan sahabat aku Valen? " tanya Stella yang melihat kebersamaan mereka
"Iya dan bentar lagi stelah orang tua ku balik dari Ausie, aku bakalan nikahin dia." jawabnya santai membuat semua yang ada di dalam pesawat itu kaget tak terkecuali Valen sendiri mendengar perkataan dari kekasihnya,
Pasalnya siapa yang tidak mengenal Kenan, lelaki PK yang selalu bermain one stand night bersama dengan wanita-wanita malam berkualitas ,
Kenan yang terkenal tidak pernah serius kepada semua wanita, tiba-tiba secara terang-terangan berpacaran dengan Valen dan berniat menikahinya ,
"What seriusaan loe kak ?" Tanya Darren dengan wajah kaget memastikan pendengarnya tidak salah,
"Serius lah. Ngapain main- main ." jawabnya
"Kamu gak lagi bencanda kan kak? Kamu emangnya yakin melabuhkan cinta terakhir sama Valen ," Tanya Stella
"Tidak, aku sedang tidak bercanda, dan aku yakin, " jawabnya dengan keyakinan penuh di dalam dirinya sambil menatap bola mata indah milik valen yang sedari tadi menatapnya tanpa berkedip.
Pesawat Jet Pribadi milik Arnon
Jangan lupa like, komen dan vote ya gengs 🥰
Thank you very much 😘😘
krn tingkat tertinggi mencintai adalah mengiklaskan mau seberapa lama kamu cinta ga menjamin,hati siapa yg tau mau berlabuh kmana?