NovelToon NovelToon
Terjerat Suami Orang

Terjerat Suami Orang

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika
Popularitas:39k
Nilai: 5
Nama Author: Eouny Jeje

Azalae Djadmika, gadis 22 tahun. Dia berpikir telah menikah dengan seorang pria lajang berstatus duda. Ternyata tidak. Syafira Bella, isteri Zayn Putra Maliq yang di beritakan telah meninggal Dunia satu tahun yang lalu. Tiba-tiba kembali dan mengambil semua cinta yang singgah pada Lea.

Apalagi Zayn merasakan cintanya pada Bella tidak pernah memudar seiring waktu hilangnya isterinya. Kehadiran istrinya kembali, membuat Zayn kembali seperti pria muda yang sedang kasmaran dan jatuh cinta sekali lagi pada Bella.

Oleh karena itu, sikap Zayn mulai berubah, dia mulai mengabaikan kehadiran Lea. Apalagi bisikan Bella menuntut agar Zayn segera menceraikan Lea.

***
Karya ini menggunakan nama tokoh yang di usulkan oleh teman baikku, Lele. Alur cerita dan pokok pikirannya pun di sumbangkan oleh temanku yang comel itu.

Selamat membaca 🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eouny Jeje, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TSO-18

Di Ruang Kerja

Zayn duduk di depan komputernya. Dia memutuskan bekerja di ruang kerjanya. Dia ingin menenangkan pikirannya sendiri dengan kembali menindaklanjuti draft gambar proyek yang akan dikerjakan dalam waktu dekat.

Tok.Tok.Tok!

Zayn melihat ke arah pintu. Tampak Bella masuk dari pintu membawakan secangkir kopi di tangannya. Istri pertamanya terlihat tampil memikat minat Zayn. Setelah sekian menit, dia telah mengubur bayangannya pada Lea.

Zayn menelan ludahnya sesaat. Kala, Bella hanya datang dengan mengenakan jubah tidur yang sedikit terbuka bagian dadanya, sehingga membuat pakaian lingerie tipis terlihat menonjolkan dadanya yang membusung, dan kulitnya yang terlihat makin bersinar setiap hari.

"Aku melihatmu masuk ruang kerja. Jadi, lebih baik di temani kopi." Bella meletakkan secangkir kopi di sisi lengan Zayn.

Zayn tersenyum hangat mendapatkan perhatian. Namun, dia tetap menguasai dirinya agar tidak bersikap tabu. Dia sangat menentang hubungan dengan dua wanita sekaligus.

Aku ingin melihat sampai kapan kau bertahan untuk tidak menyentuhku, Zayn. Dalam setiap hari aku mengantarkan kopi-mu, yang telah aku tambahkan bubuk penambah Vitalitas. Jika kau terus menahan diri, maka itu hanya akan membuat dirimu makin menjadi-jadi dan membuat dirimu mimisan dan nyeri akibat obat vitalitas yang menumpuk. Kau harus mencari pelampiasannya, dan wanita itu adalah aku, istri pertamamu.

Bella sengaja berdiri lebih lama di sisi Zayn, dan ikut menatap layar monitor. Dia sedikit mengerti pekerjaan Zayn. Lalu, dia berkomentar, "Aku rasa warna merah dan abu-abu, sedang trend untuk cat bangunan sekarang."

Zayn terlihat mengangguk setuju. Namun, tetap saja pikirannya buyar karena kehadiran Bella yang menggelitik hormon pria miliknya. Sentuhan tangan tanpa sengaja, telah membuat seluruh tubuh Zayn duduk merasakan ketegangannya. Dirinya seakan di dorong napsu yang luar biasa memuncak. Setiap melihat Bella, maka sepasang mata Zayn akan turun merosot menatap buah dada istri pertamanya.

Walaupun kita adalah pasangan sah. Namun, tetap saja hatiku tidak bisa berbagi menjadi dua. Aku memilih Lea, dan memilih tidak menyakiti Bella.

Zayn menelan ludah. Dia segera mengalihkan perhatiannya dengan menyeruput kopinya, dia pikir akan menurunkan minatnya pada Bella. Namun, yang terjadi malah sebaliknya. Dia merasa gelisah, dan napasnya mulai memberat.

Zayn mengeram dalam hatinya. Tangannya tidak bisa menggerakkan kursor sama sekali. Pikirannya jatuh untuk hubungan biologis. Tetapi, hati kecilnya berusaha keras menentang hubungan dengan dua wanita sekaligus. Dia tidak ingin menginjak dua perahu bersamaan. Pastilah, salah satu akan karam.

Aku tidak boleh menyukai dua wanita sekaligus. Itu akan membunuh salah satunya.

"Aku pamit tidur," pamit Bella dengan sengaja menarik inisiatif pria itu, untuk menahannya dalam ruang kerja yang terlihat, dan hanya mereka berdua.

Zayn menganggukan kepalanya. Dia masih menahan diri. Menahan diri untuk tidak menyentuh istri pertamanya. Bagaimanapun dia merasa bersalah telah mengkhianati Bella. Sangat merasa bersalah, hingga dia tidak berani menyentuh Bella lagi. Karena takut Bella jijik akan dirinya yang telah tidur dengan wanita lain.

Bella menunggu reaksi Zayn menahan dirinya untuk pergi. Tetapi, suaminya tetaplah bersikap dingin padanya.

Mengapa obatnya tidak bereaksi sih? Bukankah Lea sudah aku waspadai agar tidak berhubungan intim dengan Zayn, agar mendapatkan rahim yang lebih kuat, dan tidak mudah keguguran lagi.

Bella dengan perasaan kesal tidak mampu menggoda Zayn, segera berjalan melewati meja Zayn. Pinggul Bella terlihat berlenggak-lenggok di depan Zayn.

Zayn mengatupkan rahang giginya. Menahan diri. Namun, tiba-tiba hidungnya terasa nyeri yang berdentut-denyut, dan terasa sangat masam.

"Arg ...," ringis Zayn. Bella menghentikan langkahnya. Dia berbalik, dan mendapati hidung Zayn berdarah.

Akibat melawan reaksi obat. Akhirnya malah membuat dirimu mimisan. Ingin terus mencoba menahan lagi, runtuk Bella dalam hatinya.

Bella dengan langkah setengah berlari, segera kembali ke sisi Zayn. Raut wajahnya terlihat berpura-pura cemas, dan segera menarik beberapa tisue dari kotak tisue. Lalu, menyeka darah segar yang mengalir dari hidung Zayn, dengan sangat hati-hati.

"Mengapa kau berdarah?" Bella cemas.

Zayn hanya menahan napas. Tidak menjawab sama sekali. Jarak sedekat ini, malah membuat dirinya kehilangan kontrol lebih banyak akan napsunya. Dia menatap bibir Bella. Rasa ingin yang kuat muncul. Menatap dada yang menonjol di balik Linggrie tipis itu. Zayn menelan ludahnya.

Bella menyeka bersih hidung Zayn. Dengan lembut bertanya, "Apakah hidungmu sakit?"

Zayn tidak menjawab. Dia terlihat memikirkan satu kalimat yang mendorongnya untuk dia pertanyakan Segera. "Bolehkah aku?"

"Boleh apa?"

Zayn terlihat malu meminta. Rona merah naik ke permukaan wajahnya. Lalu, pupil matanya merosoti turun dan pandangan jatuh menatap wajah Bella, jakun bergerak naik turun.

Bella mengikuti arah pandang suaminya.Dia tersenyum tersipu, ikut terlihat malu-malu, dan berkata, "Aku istrimu. Mengapa harus meminta ijin? Kau bebas, Zayn.".

Zayn terlihat ragu, "Tetapi aku telah mengkhianatimu, Bella. Aku tidur dengan wanita lain. Apa kau tidak jijik padaku?"

Zayn memandang lekat istri pertamanya, dan sinar rasa bersalah bercampur rindu yang sangat dalam.

Akupun mengkhianatimu lebih dulu, Zayn. Untuk apa saling merasa bersalah, sahut Bella dalam hatinya.

Bella mengangkat tangannya ke udara. Lalu, merangkum kedua rahang Zayn dengan tangannya, dan memberikan ciuman sekilas pada Zayn.

"Hati tidak bisa berbohong, Zayn."

Zayn memejamkan matanya. Menyentuh dadanya sendiri. Dup! Dup! Dup! Bunyi jantung Zayn berdebar keras, seakan bersiap meledak dengan cepat. Rasa yang terpendam di ikuti napsu yang tertahan.

"Bella, aku masih sangat mencintaimu. Aku takut mendekatimu, karena ku takut kau jijik padaku."

Bella menjatuhkan dirinya duduk di pangkuan kaki Zayn. Dia lebih berani dan berinisiatif lebih dulu. Dia merangkulkan lengannya pada leher suaminya.

"Aku dengar kau menikahinya, karena sedikit kemiripan wajahku dengannya. Apakah itu benar?"

"Iya. Setiap berkerut keningnya, dia tampak seperti dirimu," aku Zayn. Namun, dia juga menyadari satu hal yang membuat Lea berbeda dengan Bella. Hal yang berbeda itu, membuat Zayn selalu memberatkan hatinya pada Lea.

Lea, wanita yang sederhana. Tidak pernah menuntut apapun. Aku merasa aku telah jatuh hati atas kebaikannya. Tetapi, akhir-akhir ini ... dia berubah ... dia menjauhiku ..., terang Zayn dalam hatinya.

"Apakah kau masih mencintaiku, Zayn?"

"Sangat!"

Tetapi, aku juga mencintai Lea. Aku bingung memilih. Sikap dinginnya, mendorong diriku menjauh darinya, akhirnya membuat diriku berpaling kembali padamu. Aku ingin menghangatkan diriku padamu, Bella. Aku tahu, jika aku telah kembali kepadamu. Kau tidak akan pernah mengijinkanku kembali kepada Lea. Aku tahu hal itu. Aku menyerah, Bella. Aku membutuhkan kehangatan darimu, sekarang.

Zayn lalu mencium Bella. Merangkulkan tangannya memeluk pinggang ramping Bella. Dalam satu malam yang panjang, mereka telah melewati satu malam bertukar kecupan dan saling menyatukan diri dalam rasa bersalah bercampur kerinduan yang pernah mengeringkan hati mereka.

......................

Bersambung ...

Rencana Bella berhasil. Di part selanjutnya, Lea mulai di abaikan. Orang pertama menang nih. Orang ketiga, termehek.

1
Risa dan Yayang
Bella kamu punya rencana apalagi dari dulu belum tobat deh
Risa dan Yayang
Astaga Diva beri saran ngawur ke Bella deh
Risa dan Yayang
Astaga Bella mungkin kamu ngga hamil karena perbuatan kamu yang menyiksa Lea
Risa dan Yayang
Bella kamu sengaja menyiksa Lea kejam banget padahal kamu bisa menyuruh Zayn menceraikan Lea supaya Lea ngga tersakiti terus menerus
Risa dan Yayang
Sepertinya Sam bakal balas dendam ke Bella
Risa dan Yayang
Bella makanya kamu jangan jahat sama Lea tanggung sendiri akibatnya
Risa dan Yayang
Zayn ceraikan Lea dari pada kamu menyakiti dia terus menerus
Risa dan Yayang
Lea ngga usah sedih mending makan banyak biar ngga sakit
Risa dan Yayang
semoga cepat sembuh kak dan bisa menulis lagi seperti semula
Risa dan Yayang
Zayn kamu bodoh mengabaikan Lea padahal Bella itu licik kamu ngga nyadar ya
Risa dan Yayang
Bella kamu pelakor walau istri pertama tapi kamu menghilang malah kamu datang lagi
Risa dan Yayang
Bella kamu itu tetap bersalah karena menyakiti hati Lea
Risa dan Yayang
Bella Lea ngga bakal bunuh diri walau tahu Zayn sama kamu selingkuh di belakang Lea
Risa dan Yayang
Kasihan sekali Lea merasa sedih karena sikap Zayn
Risa dan Yayang
Lea sebenarnya yang salah itu Zayn kurang tegas kepada Bella padahal sudah menikah dengan kamu
Risa dan Yayang
Astaga Bella kamu seperti iblis kejam banget
Risa dan Yayang
Bella Lea ngga mengambil milikmu karena Zayn yang memaksa menikah dengan Lea
Risa dan Yayang
Zayn kalau kamu memilih Bella kamu bakal salah pilih
Risa dan Yayang
Wah Lea ternyata ngga ingin jauh dari Zayn
Risa dan Yayang
Bella kamu tega sekali mempermalukan Lea
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!