NovelToon NovelToon
Menjinakkan Tuan Kaku

Menjinakkan Tuan Kaku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Dijodohkan Orang Tua / Perjodohan
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: puput11

Freya Winata (25) adalah definisi sempurna dari wanita modern, cantik, ceria, manja, dan enerjik. hidupnya yang penuh warna mendadak berubah ketika kedua orang tuanya menjodohkannya dengan Adrian Valerick (30), seorang CEO dingin yang kaku, keras kepala dan hanya peduli dengan tumpukan berkas di kantornya.

Bagi Adrian, pernikahan adalah transaksi yang tidak logis. Namun, ancaman pencopotan jabatan dari sang ayah membuatnya terpaksa mengucapkan janji suci. Berbeda dengan Adrian yang murka, Freya justru melihat kejengkelan Adrian sebagai tantangan paling seru dalam hidupnya. Ia bertekad menjinakkan "Tuan Kaku".

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon puput11, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Invasi Malam

Pendingin ruangan berdesis halus, memutar aroma manis nan segar dari parfum peony blush yang melekat pekat pada seprei sutra. Pukul dua dini hari, kamar utama di koridor kanan itu tenggelam dalam kegelapan yang sunyi. Adrian tidur telentang di sisi kiri ranjang dengan sepasang mata yang masih terjaga lebar, menatap lurus ke langit-langit kamar yang gelap. Sarafnya menolak untuk rileks. Tubuhnya luar biasa kaku selama ini terbiasa tidur sendirian.

SREG... BUG.

Sebuah gerakan tak terduga memecah keheningan malam. Freya berguling ke arah kiri. Kaki mulusnya tiba-tiba terangkat, menendang salah satu guling pembatas hingga terjatuh dari atas kasur. Tanpa sadar, dalam tidurnya yang lelap, gadis berponi itu merayap mendekat mencari sumber kehangatan.

Lengan halus Freya melingkar santai di atas dada bidang Adrian. Tidak sampai di situ, kaki indahnya langsung naik menunggangi paha Adrian, menjadikan tubuh kekar suaminya sebagai guling pribadi. Posisi tidur Freya kian bergeser ke atas hingga kehangatan tubuhnya menekan tepat di area paling sensitif bawah perut Adrian.

Aroma tubuh Freya yang manis langsung memenuhi indra penciuman Adrian secara instan. Kulit mereka yang bergesekan tanpa sekat pakaian tebal mengirimkan sengatan panas yang mengalir cepat menuju saraf-saraf terlarang Adrian. Jakun Adrian naik turun dengan cepat. Ia menelan ludah berkali-kali dengan susah payah dalam kegelapan.

Adrian menggeram rendah, sebuah suara serak yang sarat akan frustasi lolos begitu saja dari tenggorokannya yang kering.

Dada bidangnya kembang kempis tak beraturan. Jantungnya berdentum gila-gilaan, seolah ingin melompat keluar dari rongga dadanya. Sebagai pria yang seumur hidupnya hanya fokus pada bursa saham dan operasional bisnis makro, Adrian belum pernah merasakan sensasi ekstrem seperti ini. Sentuhan fisik intim dari seorang wanita selama ini adalah hal asing dalam kamus hidupnya yang steril dari romansa.

Ah...

Satu erangan rendah dan berat lolos begitu saja dari tenggorokan Adrian saat Freya sedikit menggeliat dalam tidurnya. Gerakan tak sengaja itu menciptakan gesekan intim yang menyulut area sensitifnya. Di balik celana tidur tipis yang dikenakannya, gairah Adrian mendadak bangkit secara spontan. Sesuatu di dalam dirinya menegang sempurna, berdenyut kencang hingga meruntuhkan seluruh pertahanan logis sang CEO.

Adrian memejamkan mata kuat-kuat, rahangnya mengeras hingga urat lehernya menonjol dalam kegelapan. Gejolak gairah yang begitu liar mendadak melumpuhkan akal sehatnya. Ia benar-benar tidak bisa bertahan lebih lama lagi dalam posisi intim yang mematikan ini tanpa kehilangan kendali mutlak atas dirinya sendiri.

Dengan gerakan yang sangat pelan dan hati-hati agar tidak membangunkan sang istri, Adrian perlahan melepaskan belitan kaki dan lengan halus Freya. Ia menyingkirkan tubuh Freya dari atas miliknya, lalu turun dari atas ranjang sutra dengan napas yang memburu kasar bagai orang yang kehabisan oksigen.

Langkah kaki Adrian terasa goyah saat berjalan cepat menuju sofa panjang di sudut kamar. Ia mendudukkan tubuhnya di sana, menyandarkan kepala sembari memejamkan mata rapat-rapat. Tangan kanannya bergerak turun, mencengkeram erat area di balik kain celana guna menahan gejolak gairahnya yang masih menegang keras, mencoba meredakan ketegangan fisik dan denyutan panas yang menyiksa di area sensitifnya tersebut.

"Sialan..." umpat Adrian serak dengan napas yang terengah-engah, sembari membuang muka ke arah jendela.

Ia menggelengkan kepala, merutuki reaksi biologis tubuhnya sendiri yang berdiri dan mengeras tanpa bisa dicegah. Selama tiga puluh tahun hidupnya, dia mengira dirinya kebal terhadap ketertarikan seksual karena tidak pernah peduli dengan wanita.

Namun malam ini, hanya dengan sentuhan acak dari tubuh Freya, dia baru menyadari ada hal aneh dan gairah yang luar biasa besar yang tersembunyi di dalam dirinya, siap meledak kapan saja jika benteng kaku itu runtuh sekali lagi.

Di atas ranjang, Freya hanya mendengkur halus, kembali memeluk guling yang tersisa dengan posisi tidur yang acak-acakan tanpa dosa, sama sekali tidak tahu bahwa dia baru saja membuat sang Tuan Kaku tersiksa semalaman suntuk di atas sofa.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!