NovelToon NovelToon
Pengantin Tuan Moretti

Pengantin Tuan Moretti

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mafia / Balas Dendam
Popularitas:6.9k
Nilai: 5
Nama Author: Mylavender

" PLAAKK " Ester memegang pipinya yang terasa sakit karena tamparan dari seseorang yang ia sebut sebagai ibunya. " Anak tidak tahu diri, kau mirip dengan ibumu, wanita murahan " . " Setidaknya ibuku mendapatkan kasih sayang dari ayahku " Ucap Aster. . " Berani kau mengeluarkan suara lagi aku tidak segan-segan mengambil semua jatah bulananmu " Teriak Maria keras. Tetapi Ester tak perduli dengan apa yang diucapkan oleh wanita paruh baya itu. . Ester Castello putri dari Amir Castello dengan istri keduanya, ibu Ester awalnya selingkuhan dari ayahnya karena sedang hamil terpaksa harus menikah dan menjadi istri kedua ayahnya. Tentu hidupnya benar-benar seperti dalam neraka setelah kematian ibunya, karena sudah tidak ada lagi yang melindunginya dari kekejaman istri pertama ayahnya. Takdir mempertemukan dirinya dengan seorang pewaris dari keluarga Moretti, hingga membuat dirinya bisa melihat dunia yang selama ini belum pernah ia lihat sebelumnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mylavender, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan

Ester menatap dirinya dicermin, hari ini ia menggunakan dress berwarna putih dengan rambut yang dibiarkan terurai, ia terlihat begitu cantik dan mempesona, tak lupa ia menggunakan make up tipis agar wajahnya terlihat lebih segar.

Drrtt Drrtt

Ponselnya bergetar dan ia melihat ke arah layar ponselnya, ternyata nama Devano tertera di sana, lalu ia buru-buru membawa tasnya dan segera pergi dari kamar hotel tersebut.

di lobby hotel terlihat Devano yang duduk di sana dan menatap ke arah Ester yang baru saja keluar dari lift, wajahnya langsung sumringah ketika melihat Ester tampak cantik, dia berjalan dan mendekati Ester.

" Wow cantik sekali " puji Devano.

Ansel baru saja keluar dari lift dan menatap Devano serta Ester.

" aku memang cantik" jawab Ester dengan candaannya

" Oke let's go kita pergi " Ansel berdiri disamping Ester

Setelah itu mereka pergi memasuki mobil dan menuju ke perusahaan tempat mereka akan melakukan pemotretan.

Foto Ester Castello saat pergi ke perusahaan Moretti.

Ketika sampai perusahaan Devano langsung berbicara pada security yang berjaga di depan pintu

" saya Devano ada janji dengan perusahaan ini untuk melakukan pemotretan iklan "

" Silahkan Anda sudah ditunggu.. "

" Baiklah "

Mereka memasuki perusahaan tersebut, mereka melihat sekelilingnya, mereka tampak kaget dan begitu terpana dengan kemewahan kantor tersebut, semua orang terlihat begitu rapi dengan pakaian kerjanya, semua tatanan tampak mewah dan indah bahkan ada sebuah lemari yang memperlihatkan koleksi berlian mereka yang tampak mewah tetapi terlihat sekali Jika berlian itu sangatlah dijaga.

" Bukankah itu Esca? dia model papan atas dan ternama "

" Bukankah dia berasal dari London,,,? "

" Wah cantik sekali ternyata..,aslinya jauh lebih cantik dari yang aku kira "

" itu juga ada Ansel .. cantik sekali "

Mereka semua melihat ke arah Ester dan Ansel dengan tatapan memuji. Senyum bangga dari Devano begitu kentara saat ia berhasil membawa model yang berkualitas.

" Silahkan " Security membawa mereka memasuki ruangan pemotretan yang sudah disiapkan.

" Selamat datang Mr Devano...Wow Miss Esca dan Miss Ansel, kalian mempesona sekali aku senang kedatangan kalian hari ini...aku menunggu momen momen ini, perkenalkan aku Robby bagian Marketing yang bertanggung jawab dalam pemotretan ini "

" Senang bertemu denganmu Mr Robby, " Devano menjabat tangan pria paruh baya itu.

" Mereka adalah asisten yang aku siapkan untuk melayani para model " ucap Robby.

Devano tersenyum puas karena 6 orang yang membantu Esca dan Ansel untuk bersiap.

" Baiklah.. biarkan para modelku untuk bersiap " ucap Devano dan diangguki oleh Robby.

Terlihat dua orang masuk dengan menyajikan hidangan.

" Thank you " ucap Devano.

" Apakah pemilik dari perusahaan tidak datang? ".

" Sedang ada rapat, nanti akan datang untuk melihat jalannya pemotretan " jawab Robby.

Devano mengangguk dengan senyuman senang, karena ia benar-benar ingin bertemu dengan pemilik perusahaan ini.

Hingga satu jam Ester dan Esca sudah siap, mereka segera memakai berlian yang akan diperlihatkan dalam pemotretan.

Ester keluar dari ruangan persiapan, semua orang disana melongo termasuk fotografernya.

" Cantik sekali " ucap mereka hampir bersamaan.

Ester tersenyum puas saat mendengar hal itu dari mereka, bahkan Devano hanya bisa menahan tawa saat melihat ekspresi mereka.

Ester melakukan pemotretan begitu juga Ansel melakukan pemotretan, mereka berada dalam satu ruangan yang begitu luas tetapi memiliki fotografer dan spot yang berbeda, Ester sangat ahli dan sangat pintar dalam berpose, ia begitu memperlihatkan ke profesionalan dirinya untuk menjalani pekerjaan, bahkan fotografernya begitu sangat senang karena pose yang diambil oleh Ester selalu terlihat yang terbaik.

Pemotretan berlangsung dengan sempurna, semua tampak senang karena berjalan dengan lancar dan bahkan lebih cepat dari yang mereka perkirakan, hingga waktunya istirahat telah tiba.. Ester dan Ansel duduk di sebuah sofa besar yang nyaman dengan Devano yang berbincang dengan beberapa orang dari perusahaan tersebut, Ester memainkan ponselnya karena terlihat David sedang mencoba menghubunginya beberapa kali.

" Kenapa? " tanya Ansel pada Ester yang terlihat fokus pada ponselnya.

" David tadi menghubungiku, tapi aku tidak tahu " ucap Ester.

" Dia rindu padamu " goda Ansel.

Hingga tak berselang lama, terlihat beberapa orang memakai jas memasuki ruangan tersebut yang menjadi pusat perhatian adalah sosok pria yang bertubuh tinggi dan besar serta gagah yang terlihat begitu tampan, auranya begitu dingin dan menakutkan.

Mr Moretti sudah datang, lirih Robby pada Devano dan Robby langsung berdiri dan menyambut Bosnya itu. Sedangkan Devano melongo dan menganga tak percaya sosok yang begitu seperti dewa Yunani yang berjalan ke arah mereka.

" Mr Moretti sudah datang " gumam Ansel.

" Siapa ?? " kaget Ester menoleh pada Ansel.

"Mr Moretti.. pemilik perusahaan ini " jawab Ansel.

Tubuh Ester seperti tertimpa batu besar yang membuatnya tampak sulit untuk bergerak, ia tak tahu siapa pemilik perusahaan tempat ia menjalani pemotretan ini ternyata adalah sosok pria yang begitu ia benci bahkan ia dendam ketika mendengar namanya, tangannya mengepal kuat sampai ia berkeringat...hati Ester berdenyut sakit mengingat luka yang dulu pernah ditimbulkannya, tetapi pikirannya mulai bermain sekarang adalah saatnya ia tidak boleh kalah dan ia harus menunjukkan bahwa dirinya adalah bukan orang yang bisa ditindas seperti dulu.

" Selamat datang Mr Moretti, senang bekerja sama dengan anda, saya Devano pemilik agency model yang saat ini bekerjasama dengan anda dalam iklan dan pemotretan berlian " jabat tangan Devano, bahkan nyalinya jadi begitu ciut saat berjabat tangan dengan Moretti.

" Hmm.. Aku berharap kau dilayani dengan baik " jawab Tommy.

Devano menelan ludahnya dengan kasar, ia merasa gugup seketika.

Devano menatap Ester dan Ansel untuk mendekat ke arahnya, mereka berjalan ke arah Devano.

" Mr Moretti, mereka adalah model yang sedang membintangi produk dari perusahaan anda "

Tatapan Tommy mengarah pada dua model di depannya tetapi ada satu hal yang membuat tatapannya berhenti pada satu wanita yang sudah lama tak pernah ia tahu kabarnya.

Ia cukup terkejut, bagaimana bisa seorang wanita yang dulu sangat memprihatinkan yang menangis padanya sekarang terlihat begitu cantik bahkan terkenal, sekarang pun wanita itu tampak menatapnya tanpa ada rasa takut sama sekali.

" Mr Moretti dia adalah Ansel dan dia adalah Esca "

Tommy kaget dengan sebutan nama baru dari sosok wanita yang ada di depannya, iya berpikir bahwa wanita itu mungkin memakai nama samaran karena tak ingin ada orang yang mengenalnya, atau karena ia takut dengan Tommy hingga melarikan diri.

Mereka berjabat tangan secara gantian, Ansel mengulurkan tangannya pada Tommy.

" Ansel " ucap Ansel pada Tommy.

Tommy mengangguk.

Saat tatapannya bertemu dengan Ester, mereka saling memandang..

Ester mengulurkan tangannya.

" Ester Castello " ucap Ester dengan jelas hingga membuat Devano dan Ansel kaget, karena baru kali ini Ester mengucap dengan jelas nama aslinya.

Tommy menahan senyum sinisnya, ternyata wanita didepannya tidak takut bahkan seperti secara terang-terangan memberitahu dirinya bahwa dia adalah wanita yang berbeda seperti dulu.

" Senang bertemu dengan anda kembali " jawab Tommy dan Ester langsung menarik tangannya membuat Tommy terkekeh karena Ester begitu berani.

Drrttt Drrrttt

Ester mengangkat panggilan...

" Sayang " terdengar suara pria dari ponsel Ester.

Ansel dan Devano melotot mendengar itu.

" Permisi " ucap Ester pada mereka lalu berjalan menjauh.

" Siapa? " lirih Devano.

" David.., pasti pria itu rindu padanya " jawab Ansel .

Devano tersenyum menggeleng, ia bahkan dulu memarahi Ester karena menolak David karena David adalah laki-laki yang sempurna di mata Devano.

Tanpa mereka tahu.., ada kepalan tangan yang begitu kuat seperti menahan gejolak dalam dirinya.

1
Octopus🐙🌸
Lanjut thorr
rian aja
Kapan up.lagi thor
Octopus🐙🌸
Semangattt thorrr
rian aja
dobel up thor
Ajs
wah apa nih yg terjadi selanjutnya
Ajs
tommy lama2 makin aneh n gak punya malu 🤭
Ajs
petter ganggu aja orang nyamar
Ajs
ngakak kelakuan tommy astaga 🤣🤣🤣
Fajar Anggraeni
kaaa belum uppp nih
Santy Funay
belum uppp udah mondar-mandir cek novtoon yg ke 10000 kali Lo🥹🥹🥹🥹🥹😭😭😭
sukakeju
kk thorr kapan up 😭 dari tadi bolak balik ternyata blum up juga😭😭
Octopus🐙🌸: Iyaaa sama kak
total 1 replies
Octopus🐙🌸
Kapan up kak
Sindi Putri
seruui8
Sindi Putri
up thorrrr
Octopus🐙🌸
Uppp
Oktavirana
Buat tommy tergila2 thorr
Ajs
lanju Thor
Ajs
Monica ganggu aja
Octopus🐙🌸
Upp
Ukhy Setian
good
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!