Putri Wening adalah seorang gadis yang lemah lembut. Dia tinggal bersama ibu dan ayah angkatnya. Suatu hari Wening mendapati ayah angkatnya bersikap tidak wajar. Saat dia tau sikap ayahnya yang tidak baik, lantas dia pun ketakutan. Hingga dia langsung mencari sahabatnya untuk mencari jalan keluar.
Ayu Pratama teman Wening memberi saran agar dia menikah dan pindah dari rumah. Wening setuju, atas usulan Ayu dia membuat janji dengan seseorang yang diatur Ayu.
Tapi setelah bertemu orangnya, Wening kaget ternyata orang yang dipilih oleh Ayu adalah Paman Ayu, Max Pratama.
CEO terkaya dikota Jakarta.
Apakah mereka akan menikah dan hidup bahagia?
Apakah Wenning akan berhasil pergi dari rumah? Dan mendapatkan Suami yang baik?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon мυмυ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Obsesi Anton & Salah paham Wening
Setelah selesai berkhayal, Anton lalu turun ke lantai bawah tanah dirumahnya. Sambil menuruni tangga dia bernyanyi. "Kelinci manis, buka pintunya."ucapnya sambil memutar kunci ditangannya. Lalu dia membuka pintu kamar tersebut.
Pintu dibuka, suasana didalam kamar tersebut sangat gelap. Sengaja dia mematikan lampu karena tak ada yang boleh masuk kedalamnya. Saat lampu dia nyalakan, terlihat pemandangan yang sangat menjijikan dipandang mata.
Ada boneka kelinci kecil saat Wening kecil. Tergeletak dilantai, lalu dia memungutnya. Ada juga boneka Barbie, dari yang kecil hingga sampai barbie dewasa. Botol susu bekas Wening kecil.
Kotak musik, foto foto Wening dari berbagai sudut posisi. Dari dia umur 8 tahun sampai dia remaja. Saat dia kuliah, dari memakai baju biasa hingga baju tidur.
Dan yang paling mengerikan adalah disebuah boneka manekin. Baju dalam punya Wening sebuah bra. Lalu dia berjalan menuju manekin tersebut. Dia mencium boneka kelincinya. Lalu meletakan boneka kelinci itu dipatung tersebut. Lalu dia memeluknya seolah olah itu adalah Wening.
Dan tiba-tiba televisi dikamar tersebut menyala. Terdapat gambar kelinci kecil yang dipegang tangan seseorang. Sungguh sangat menjijikan kelakuan Anton ini. Mana ada seorang ayah yang mengincar anaknya sendiri. Dan berkhayal sebuah perlakuan pelecehan.
Sementara dirumah besar Max. Wening sedang duduk santai disofa ruang tamu. Tiba-tiba Ayu datang dan langsung memeluk Wening. "Wening, kamu tidak apa-apa kan?kok lukamu parah banget?oh kasiannya sahabat aku."ucap ayu sambil memeluk Wening dengan erat.
Wening yang mendengar itu langsung menjawab. "Parah apanya?kalau kamu datang telat lagi, lukaku udah sembuh."ucap Wening. Tiba-tiba Ayu menepuk pahanya sendiri dan berkata. "Aku sudah dengar semuanya. Itu semua ulah Rani Cahaya. Dia sombong karena Paman Muda suka dia, Ooppps."ucap Ayu keceplosan sambil menutup mulutnya.
"Aku tahu itu. Dia ... adalah cinta sejati tuan Pratama kan?ucap Wening sambil menundukkan kepalanya. "Nenek yang bilang begitu."ucap Ayu sambil memainkan jarinya. Kita kan sahabat lama, Sejak Paman Muda mengaku punya orang yang disukai. Nenek langsung yakin itu dia.
"Tapi syukurlah, Paman Muda tidak memihaknya. Kalau tidak, aku ... syut syut sambil memperagakan Ayu sedang menampar seseorang.
"Bahkan Ayu juga bilang begitu. Sepertinya Tuan Pratama dan Nona Rani memang benar ada hubungan. Tuan Pratama mau menampungku, karena ingin membantuku lepas dari ayah tiriku. Aku sudah sangat berterima kasih. Aku harus tahu diri."batin Wening. Sednagkan Ayu sibuk dengan aktivitasnya sendiri.
Saat sedang asyik dengan kegiatan meraka. Tiba-tiba acara televisi menayangkan sebuah berita. "Berita terkini, baru saja semua Perusahaan Pratama Grup mengumumkan berhenti bekerja sama dengan Rani Cahaya."ucap pembawa acara ditelevisi.
Ayu yang melihat itu, langsung memberitahu Wening. Dia menggoyangkan lengan Wening dengan keras. "Wening, liat Paman Muda membela kamu! Jangan jangan ... Paman Muda suka padamu?ucap ayu.
"Bukannya kamu yang bilang?Tuan Pratama tidak memihak Rani Cahaya. Tentu dia juga tidak akan memihakku." Dia begitu, mungkin karen Nona Rani Cahaya mengamuk dikantor. Dan mempengaruhi citra Perusahaan ucap Wening.
"Benar juga iya, menurutku iya, kamu dan paman muda itu cocok banget. Andai saja kalau orang yang disukainya adalah kamu. Itu malahan bagus."ucap Ayu sambil memegang tangan Wening.
Wening hanya diam dan mengangguk. Dia juga berharap orang yang disukai Tuan Pratama adalah dia. Karena dia juga merasa telah jatuh hati pada Tuan Max. Hanya saja dia tidak berani mengungkapkan nya kepada Ayu.