Lin Yexue adalah pembunuh terbaik dari zaman modern, karena di khianati oleh wakil pimpinan organisasi dia tewas dan bereinkarnasi ke tubuh seorang gadis yang dipaksa menyamar menjadi pria . Akibatnya dia terkenal sebagai Tuan Muda ke Enam yang Gay karena kegemarannya mengejar pria-pria tampan.
Sayang sekali pria yang dikejarnya malah memukulinya hingga tewas. Ia meminta Lin Yexue dari zaman modern menggantikannya membalas dendam.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Widisiera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab.20
Mereka tiba di sebuah pintu besar dan Lin Yexue melihat tulisan diatasnya. Dari luar saja sudah terdengar suara banyak orang yang begitu heboh. Sepertinya Situ Qingyan sudah mengumumkan kepada banyak orang.
Arena itu penuh sesak dengan penonton, sebagian dari mereka datang untuk melihat Lin Yexue dipermalukan dan pergi dengan menyedihkan.
Mereka tidak berani macam-macam dengan Lin Yexue tapi jika dia terusir dari Akademi dengan menyedihkan itu pasti akan menjadi tontonan menarik.
" Mengapa sampah itu belum datang?"
" Apa sampah itu takut?"
" Mungkin saja, Nona Situ adalah seorang master roh sementara dia tidak bisa berkultivasi , mungkin dia sudah melarikan diri."
" Jika begitu , dia tidak akan punya muka tinggal di Akademi."
" Tidak mungkin,.mukanya lebih tebal daripada tembok kota, kalau tidak dia tidak akan menempel terus pada tuan muda Fang Yutang."
" Tuan muda Fang Yutang sungguh sial disukai oleh pria. Setiap kali nama Lin Yexue disebutkan ekspresinya sungguh kasihan."
" Haha, Lin Yexue akan ditendang dari Akademi, apakah tuan muda Fang Yutang sudah datang ?"
" Ya mereka duduk di barisan paling depan."
Semua orang menoleh ke arah depan dan benar saja terlihat Fang Yutang dan nona Zhong Meirou duduk paling depan.
" Fang Yutang, apa Lin Yexue tidak jadi datang ? " tanya Zhong Meirou yang duduk disebelah Fang Yutang. Aura bangsawan dari keluarga terkemuka Zhong Meirou terpancar .
" Meski dia tidak datang, aku pasti akan membuatnya keluar dari Akademi." sahut Fang Yutang jijik.
" Aku kira dia sudah keluar dari Akademi, tak disangka dia mengulang kembali menjadi murid kelas satu. Kalau dia menggangguku lagi jangan salahkan aku bersikap kejam ." Kebencian terpancar dari wajah Fang Yutang
" Kakak ipar jangan khawatir, sampah itu pasti tak berani lagi mengganggumu." ujar Zhong Meilin sambil tersenyum .
" Adik , kau memanggil apa ? " Zhong Meirou tersipu malu mendengar sapaan Zhong Meilin pada Fang Yutang.
" Haha, lagian kalian berdua sudah resmi berpacaran, hanya belum menikah saja. Dihatiku kakak Fang sudah menjadi kakak iparku. Benarkan kakak Fang ?." Zhong Meilin sengaja menyeret Fang Yutang kedalam percakapan.
Fang Yutang hanya diam meski tak mengakui tapi ia juga tak membantah yang dianggap sebagai pengakuan atas pernyataan Zhong Meilin.
" Lihat ! Sisampah itu akhirnya datang !." seru seseorang.
Seketika semua mata tertuju ke arah pintu masuk , mereka melihat Lin Yexue dan Luo Wenyan datang beriringan.
" Kau datang begitu lama, kukira kau ketakutan dan tidak datangn." Ejek Situ Qingyan begitu melihat Lin Yexue.
" Tentu saja aku harus datang, ini kesempatan langka untuk memastikan kelak kau tidak akan menggangguku lagi . " Lin Yexue menjawab dengan tenang sambil mengedarkan pandangannya ke tribun penonton. Sepertinya cukup banyak orang yang ingin menyaksikannya diusir dan dipermalukan.
" Jangan omong kosong, cepatlah .." Situ Qingyan merasa tak sabar. Ia merasa telah membuang waktu lama hanya untuk menunggu si sampah ini.
" Aku akan menunggu di tribun." ujar Lio Wenyan pada Lin Yexue.
" Tidak usah, tunggu disini saja. Tidak akan lama." sahut Lin Yexue acuh.
" Baik." Luo Wenyan kemudian berdiri di bawah panggung arena.
Melihat Lin Yexue menaiki panggung arena , Situ Qingyang berkata menghina " Kalau aku jadi kau , aku akan langsung mengaku kalah demi reputasi keluargaku."
" Kenapa aku harus mengaku kalah?" tanya Lin Yexue santai.
" Karena jika kau tidak langsung mengaku kalah, aku akan memukulimu habis-habisan. Bayangkan jika terdengar kabar bahwa tuan muda dari keluarga Jenderal Lin dipukuli habis-habisan, seluruh keluarga Jenderalmu akan menjadi bahan tertawaan hahaha " Ejek Situ Qingyan.
" Kau begitu yakin bisa mengalahkan ku ? " Lin Yexue tersenyum santai.
" Tentu saja ." Ucap Situ Qingyan sambil membusungkan dada dan mengangkat dagunya dengan penuh percaya diri.
" Yexue..." Tiba-tiba Lin Xuanrui dan Pang Xiaofu bergegas dari pintu masuk. Melihat Lin Yexue sudah berada di panggung arena tantangan , Lin Xuanrui ketakutan.
" Yexue kenapa kau disana? cepat turun sekarang juga !." Teriak Lin Xuanrui.
" Yexue cepat turun huh ... huh..." Pang Xiaofu ikut berteriak sambil terengah-engah habis berlari.
" Kakak kelima kenapa kau ada disini? " Lin Yexue melihat kedua orang yang berlari terengah-engah itu. Dia langsung bisa menebak ,Pang Xiaofu pasti mengadu pada kakak kelimanya.
Tadi saat dia keluar dari kamarnya , Lin Yexue tak melihat Pang Xiaofu dan mengira dia berada di kamarnya. Tak disangka dia mencari kakak kelimanya untuk meminta bantuan. Lin Yexur terharu, dia akan mengingat kebaikan ini.
Melihat wajah penuh khawatir mereka Lin Yexue tersenyum dan berkata " Kakak kelima, begitu kau naik ke atas panggung arena tantangan kau sudah tidak bisa mundur dan turun kecuali mengaku kalah."
Luo Wenyan tadi sudah menjelaskan aturannya pada Lin Yexue.
" Kalau begitu ...."
" Kakak kelima... " Lin Yexue memotong kata-kata Lin Xuanrui , ia sudah bisa menebak apa yang hendak dikatakannya.
" Demi reputasi keluarga Lin , aku tidak akan mundur tanpa perlawanan dan aku pasti tidak akan mempermalukan keluarga Lin lagi ." Ujar Lin Yexue sambil tersenyum .
Semua orang terkejut mendengar kata-kata Lin Yexue. Dia tidak akan mempermalukan keluarga Lin lagi ?
" Xue'er ...." Lin Xuanrui tertegun saat melihat senyum penuh tekad diwajah Lin Yexue. Adik keenamnya benar-benar berubah dan jauh berbeda sekarang.
" Jangan khawatir, aku baik-baik saja ..".Lin Yexue mengacungkan jempol kepada Lin Xuanrui lali berbalik menatap Situ Qingyan.
" Ayo mulai. "
" Karena kau tidak bisa berkultivasi aku akan mengizinkanmu menggunakan senjata..Keluarkan senjatamu." Ujar Situ Qingyan sinis.
Pi Hou yang awalnya bersemangat saat mendengar pertarungan akan dimulai tapi mendengar Situ Qingyan mengatakan agar Lin Yexue mengeluarkan senjatanya ,.Pi Hou langsung lemas dan menutup matanya dengan cakar kecilnya.
Luo Wenyan heran merasakan perubahan sikap Pi Hou dari bersemangat menjadi lesu. Detik berikutnya ia paham kenapa Pi Hou seperti itu. Ia melihat Lin Yexue mengeluarkan belati yang terselip di pinggangnya. Belati yang sederhana , dan ketika Lin Yexue menarik belati dari sarungnya seluruh orang langsung meledak tawanya.
" Hahaha apakah kediaman Jenderal tidak punya senjata? Atau tidak punya uang untuk membeli senjata?. Masa dia melawan Master Roh dengan belati berkarat seperti itu ?"
" Hahaha lucu sekali."
Lin Xuanrui yang melihat belati berkarat ditangan Lin Yexue juga sangat ingin menutup matanya seperti Pi Hou. Benar-benar senjata yang menyedihkan.
Situ Qingyan tak kuasa menahan tawa melihat senjata Lin Yexue dan mengejek. " Lin Yexue apa kau berencana menetralkan kekuatan spiritualku dengan karat di belatimu ?
Lin Yexue sama sekali tidak perduli dengan ejekan Situ Qingyan, dia berkata dengan tenang " Mari kita mulai...! "