NovelToon NovelToon
Salahkah Aku Selingkuh?

Salahkah Aku Selingkuh?

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Selingkuh / Cinta Terlarang / Romansa / Fantasi Wanita / Balas Dendam
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Clarissa19

" kakak ipar, kamu baik baik saja?"
" menurut mu apa aku masih bisa baik-baik saja setelah melihat suami ku tidur dengan wanita lain?"
~~~~~
" jika kakak berselingkuh kenapa kakak ipar juga tidak melakukan hal yang sama biar adil?"
" apa kamu mau menjadi selingkuhan ku?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Clarissa19, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 20

Kini Haruka dan daiky sedang berada di meja makan bersama dengan sakura dan Ikki tentunya. Di depan mereka sudah ada beberapa macam makanan, terutama makanan kesukaan Haruka.

" ayah, haruna tidak ikut makan?" tanya daiky saat melihat bahwa tidak ada kehadiran haruna di meja makan. Padahal biasanya adik iparnya itu sering di rumah.

" tidak nak, haruna sedang berada di rumah kakaknya" jawab Ikki " ayo kita mulai makan"

Mereka pun memulai makan malamnya. Daiky terlihat tidak berselera. Di saat yang lain makan dengan lahap dia malah makan sambil memikirkan masalahnya.

Haruka melirik suaminya yang terlihat tidak bersemangat seperti awal. padahal tadi daiky sangat bersemangat untuk turun dan makan malam. Tapi sekarang malah lesu. Mungkin saja daiky sedang memikirkan selingkuhan nya kan? Siapa lagi kalo bukan haru.

Haruka menghabiskan makan malam nya. Sedangkan daiky hanya memakan nya sedikit. Setelah makan malam selesai mereka kembali ke kamar.

Daiky berjalan ke balkon sambil memainkan ponselnya. wajahnya terlihat gelisah dan kalut. entah masalah apa yang sedang di hadapinya Haruka tidak berani bertanya apalagi ikut campur.

ting

Ponsel Haruka Bergetar menandakan ada notif pesan masuk. Dia mengambil ponselnya dan melihat siapa yang mengirimkan nya pesan. tanpa sadar sebuah senyuman manis terbit di bibirnya kala membaca pesan tersebut. Diapun duduk di atas ranjang dan membalas pesan itu.

kamu tidak pulang? kalian menginap? _ Naoki

Iyaa, kami menginap semalam _ Haruka

Kamu tega meninggalkan ku sendirian di rumah? rumah ini sangat sepi tidak ada siapapun disini _ Naoki

Bagaimana kalo ada maling yang masuk? _ Naoki

" haha" suara tawa keluar dari bibirnya tanpa di sadari. begitu dia menyadari nya dia segera menutup mulutnya dan melirik pada daiky yang juga sedang menatapnya tajam dan dingin. Namun dia tidak peduli dan kembali membalas pesan Naoki yang lucu menurutnya.

Maling akan mengambil barang berharga, mereka tidak akan tertarik pada pria pengangguran _ Haruka

Hey baby! Kau menghina ku? Bagaimana jika mereka membunuh ku? Kamu akan kehilangan pacar setampan aku _ Naoki.

Itu bukan masalah besar, aku akan mencari yang baru_ Haruka.

Haruka membalas pesan pesan itu sambil tersenyum merasa pesan yang Naoki kirimkan sangat lucu. Padahal dia tidak menyukai cowok penakut dan lebay seperti Naoki. Tapi entah kenapa tingkat Naoki selalu berhasil membuatnya nyaman dan tersenyum.

Dreettt

Haruka terkejut saat ponselnya mendapatkan panggilan dari Naoki. Dia melirik daiky yang seperti nya sedang fokus pada ponselnya dan tidak mempedulikan Haruka.

Haruka bangkit dari duduknya lalu berjalan keluar dari kamar tanpa berpamitan pada suaminya. Dia memilih duduk di gazebo halaman samping.

" kenapa kamu menelpon tanpa izin? Kamu tahu ? Tadi aku sedang bersama daiky. Bagaimana kalo dia curiga?" ujar Haruka begitu menjawab panggilan yang terus masuk sedari tadi .

" berarti aku menelpon di waktu yang tepat" jawab Naoki tanpa rasa bersalah " pria dan wanita tidak boleh berada di satu ruangan yang sama. Nanti yang ketiganya setan" lanjutnya

" tapi dia suami ku, tidak ada salahnya kan?" balas Haruka.

kata kata itu hanya berlaku pada orang orang yang berduaan dengan orang yang bukan suaminya. Contohnya seperti saat dia dan Naoki berduaan. Itu yang tidak boleh.

" jika begitu cepat lah bercerai"

Haruka langsung terdiam begitu mendengar ucapan Naoki. Kenapa Naoki sangat ingin dia bercerai? Apa Naoki sudah ingin menyudahi hubungan mereka? Padahal Haruka belum siap untuk menyelesaikan sekarang.

" kenapa diam saja? Kamu belum siap untuk bercerai?" tanya Naoki terdengar tidak senang.

Bercerai? tentu saja Haruka sangat ingin bercerai dengan daiky. Tapi dia belum siap asing dengan Naoki. entah kenapa pikiran nya menjadi seperti ini.

" bukan seperti itu, aku juga sangat ingin bercerai secepatnya. tapi kamu tahu sendiri daiky selalu menolaknya" jawab Haruka.

tanpa sadar Haruka mendongak ke atas dan menatap pada jendela kamar milik haruna. entah matanya yang salah atau memang aneh. Haruka melihat ada siluet tubuh perempuan di dalam kamar itu. Sepertinya itu haruna, tapi tadi ayahnya mengatakan jika haruna sedang berada di rumah kakaknya.

" kalo begitu kasih tahu saja tentang perselingkuhan kita. dengan begitu kak daiky pasti langsung menceraikan mu" ujar Naoki memberi saran.

Haruka menghela nafas panjang. Sepertinya Haruka memang tidak sabar menunggu nya bercerai. Setidak betah itukah dia berdekatan dengan nya?

" kamu pikir semudah itu? Bagaimana jika dia tetap tidak ingin bercerai? tapi dia malah menyebarkan nya ke publik " ujar Haruka.

di zaman yang sekarang serba sosmed. Tentu saja harus di waspadai. Jika sampai dia ketahuan duluan dan daiky tidak mau berdamai dengan bercerai saja bagaimana?

Kalo daiky malah menyebarkan nya ke media sosial dan di tonton oleh jutaan orang bagaimana? Namanya dan nama keluarga nya pasti akan rusak serusak rusaknya. bisnisnya akan hancur semua nya.

" yasudah tidak perlu di pikirkan sekarang. bagaimana kalo aku ke sana sekarang? Aku sangat merindukanmu"

" hahaha, dasar konyol" ujar Haruka tertawa.

Naoki mau ke sini? Dengan alasan apa? lagian dia juga belum pernah kerumahnya orang tuanya belum mengenal siapa Naoki.

" aku serius"

" ssttt....!"

Haruka segera menoleh saat mendengar suara seseorang. Wajah terkejutnya langsung terlihat jelas saat melihat siapa yang berada di depannya.

Yaa, dia adalah Naoki, adik ipar sekaligus selingkuhan nya. Bagaimana bisa? Perasaan baru 10 menit yang lalu sambungan telpon mereka terputus. Dan dalam waktu singkat itu Naoki sudah ada disini?

Haruka menoleh ke kiri dan ke kanan memastikan bahwa tidak ada siapapun yang melihat mereka. Haruka menarik Naoki menuju gerbang belakang dan keluar dari sana.

" kenapa kamu beneran ke sini?" tanya haruka.

tadi Haruka berfikir Naoki hanya bercanda. lagian baru juga mereka tidak bertemu beberapa jam, masa sudah sekangen itu?

" karena aku merindukanmu Baby" jawab Naoki Jujur.

Yaa, dia benar benar merindukan Haruka. Meskipun mereka baru berpisah beberapa jam namun tetap saja dia merindukan nya.

Tadi dia sudah mencoba mencari kesibukan dengan mengerjakan pekerjaan nya dan juga pergi ke bar untuk bersenang senang. Namun pikiran nya tetap tertuju pada Haruka.

" tapi ini rumah orang tua aku, bagaimana kalo mereka lihat?" ujar Haruka.

" tenang saja, mereka tidak akan tahu" ujar Naoki santai.

Tenang? Bagaimana Haruka bisa tenang? Bagaimana jika orang tuanya melihat mereka? bisa mati dia.

" hey! come on baby, aku dan daiky itu kembaran. orang tua ku tidak akan bisa membedakan kami" ujar Naoki tersenyum gemes melihat kepanikan Haruka.

Naoki memeluk Haruka dengan erat " padahal baru semalam kita menghabiskan malam bersama, tapi malam ini kita harus berpisah" ingat Naoki.

*blush*!

pipi Haruka langsung memerah merona. dia paling anti membahas tentang malam itu untuk sekarang. Rasanya sangat memalukan, apa lagi semalam dia sampai menangis.

" jangan bahas itu" ujar Haruka " ayo kita duduk di sana" ujarnya menunjuk ke arah kursi taman yang ada di sana.

1
euryzaa momeena
ceritanya bagus ka 😍
Clarissa19: terimakasih kk
total 1 replies
Heni Mulyani
lanjut
Clarissa19: Ok kk, terimakasih
total 1 replies
euryzaa momeena
😍
euryzaa momeena
🤭
Heni Mulyani
lanjut💪
Heni Mulyani
lanjut
Heni Mulyani: sama2👍
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!