NovelToon NovelToon
Choose The Antagonist

Choose The Antagonist

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Transmigrasi ke Dalam Novel / One Night Stand / Mafia / Romansa / Masuk ke dalam novel
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: Agnes Fetrika

-Dark Romance
-Bukan untuk anak-anak.
-Adegan kekerasan dan darah.


Sherly gadis berusia 21 tahun, yang mengalami kematian setelah tertabrak mobil. Kini jiwanya justru memasuki sebuah novel, dan masuk ke dalam raga dari sang tokoh utama yang memiliki nama depan sama sepertinya.

Sherly Agda Yeremia, tokoh utama perempuan bodoh dan lemah yang tidak pernah dianggap, bahkan diselingkuhi beberapa kali oleh Vincent suaminya.

Tapi dengan jiwa baru, semua cerita berubah. Sherly yang baru tidak peduli dan mengabaikan Vincent. Bahkan Sherly memilih untuk melindungi, Jeremy Christ Chadwick, tokoh antagonis favoritnya yang akan mati pada akhir cerita.

Di balik wajah tampan penuh pesona, Sherly tidak pernah menduga jika Jeremy memiliki sisi gelap dan obsesi tersembunyi pada tokoh utama.

“Setelah ini, kau tidak akan bisa lari dariku, Sherly sayang~ Kau adalah milikku, tidak peduli jika kau sudah memiliki suami.”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19 : Jeremy cemburu

Lembaran demi lembaran, di buka dengan jarinya. Mata biru itu membaca setiap kata demi kata, bibirnya tersenyum melihat jadwal yang sudah dia tulis tadi, tanpa sadar dia bersenandung kecil dengan riang. Sherly, terlihat senang mengerjakan pekerjaannya. Meskipun baru dua hari, tapi Sherly sudah cukup mampu menguasai pekerjaannya sebagai sekretaris pribadi yang mengurus semua jadwal Jeremy.

Dia hanya perlu mencocokkannya dengan jadwal yang dibuat oleh Ana, dan jika sudah sesuai maka dia bisa menyelesaikan jadwal untuk beberapa hari ke depan.

“Kau terlihat sangat cantik, jika seperti ini..”

Sherly masih fokus pada dokumen di depannya, suara itu terdengar berbeda. Bukan suara Jeremy, entah suara siapa itu. Padahal tadi, Jeremy sudah berpamitan ada urusan sebentar di luar, jadilah Sherly merasa sedikit bingung tapi juga takut. Dengan perlahan dia mengangkat kepalanya, dan terpaku menatap wajah di depannya, yang memberikan seringaian licik, dan tatapan yang dalam.

Sherly langsung bangkit berdiri, dan perlahan mundur beberapa langkah, sementara lelaki di depannya tertawa kecil melihat tingkah Sherly, yang dia terlihat menggemaskan.

“Kau takut padaku ?? Padahal sebelumnya, kau sangat takut pada Jeremy.” Ujar Damiel menyeringai licik, melihat wajah ketakutan dari Sherly.

“A.. Apa yang anda sedang lakukan disini ??” Tanya Sherly dengan takut-takut, tapi berusaha untuk tetap sopan. Damiel hanya menyeringai licik.

“Santai saja, aku hanya ingin membahas masalah kerjasama antar perusahaan kita.” Ujar Damiel dengan santainya.

“Aku ingat, jika aku belum memberikanmu ijin untuk masuk ke dalam ruanganku !!”

Sherly dan Damiel menoleh mendapati Jeremy yang sudah berdiri di dalam, memberikan tatapan tajam dan sinis ke arah Damiel, dan di balas senyuman miring oleh rivalnya. Sherly bisa merasakan aura permusuhan antara keduanya.

“Begitu ?? Maafkan aku, Tuan Jeremy Christ Chadwick. Aku hanya tidak sabar untuk melihat sekretarismu yang sangat cantik dan menggemaskan itu~” Ujar Damiel, dengan melirik ke arah Sherly di bagian akhirnya.

Sherly hanya bergidik ngeri, apakah Damiel juga sama ?? Terobsesi atau menyukainya ?? Oh astaga, ini gawat !!

Jika berhadapan dengan mereka berdua, aku baru bisa merasakan jika Aluna hanyalah antagonis rendahan di cerita ini batin Sherly meringis, saat mengetahui kedua antagonis lelaki itu, memiliki kekuasaan dan kekuatan yang cukup besar, daripada Aluna yang hanya sebagai perebut suami orang, tanpa kekuasaan apapun.

“Sepertinya karyawanmu itu rabun, bagaimana bisa membuang wanita secantik Sherly semudah itu.” Ujar Jeremy dengan sinis sambil berjalan mendekati ke arah Sherly.

Jeremy langsung menarik Sherly ke belakang tubuhnya, seakan melindungi wanitanya dari lelaki di depannya. Damiel merubah ekspresinya, senyuman sedikit luntur melihat Sherly memeluk dan berlindung di belakang Jeremy, Damiel menatap sinis ke arah rivalnya.

“Dia tidak buta, dia hanya sadar diri, jika wanita secantik Sherly hanya bisa dimiliki oleh orang dengan derajat lebih tinggi. Begitu pula denganmu, kau seharusnya sadar, kau tidak pantas untuk Sherly.” Ujar Damiel dengan sinis, tapi itu justru membuat Jeremy tertawa pelan.

“Begitukah ?? Apakah menurutmu, kau pantas mendapatkan Sherly ?! Kekayaan yang aku miliki jauh lebih banyak darimu.” Ujar Jeremy dengan nada merendahkan, membuat Damiel merasa sangat kesal.

“Tutup mulutmu !! Jika bukan karena bantuan dari kakakmu, kau bahkan tidak sebanding denganku !!”

Jeremy hanya tersenyum miring, sepertinya dia sangat senang melihat api kemarahan orang lain yang tersulut karena perkataannya. Sherly hanya bisa terdiam, merasakan suasana semakin memanas di dalam ruangan, padahal mereka memasang AC tapi sepertinya itu tidak mendinginkan suasana di dalamnya.

...

“Aluna, karena di rumah ini tidak ada pelayan, untuk sementara waktu.. Apakah kau bisa membantuku mengerjakan beberapa pekerjaan rumah ??”

“A.. Aku sebenarnya sangat ingin membantumu ibu, tapi perutku terkadang terasa sakit..” Ujar Aluna memegang perutnya yang sudah hamil cukup besar, Cath hanya bisa terdiam, menghela nafasnya. Sejak para pelayan pergi, dirinya di rumah membantu Aluna yang hamil, sekaligus menemani.

Tapi bagi Cath cukup melelahkan, karena Aluna sama sekali tidak bisa melakukan apapun, bahkan dalam hal kecil saja, Aluna enggan melakukan dengan alasan perutnya sakit.

“Apakah perutmu sakit jika berdiri sebentar ??” Mark yang tadinya berdiam, kini bersuara menatap lurus ke arah Aluna, membuat wanita itu sedikit takut, karena suara Mark yang terdengar dingin dan penuh penekanan.

“Ti.. Tidak ayah.”

“Apakah sakit jika kau menggerakkan tanganmu ??”

“Ti.. Tidak ayah.”

“Lalu ?? Sesulit itukah bagimu hanya untuk mencuci piring bagianmu ?? Atau memasukkan pakaian kotormu ke mesin cuci ??” Tanya Mark lagi, membuat Aluna menundukkan kepalanya.

“Sayang, sudahlah-”

“Kau terlalu memanjakan Vincent, dan lihat hasilnya ?? Dia menjadi lelaki pengecut !!” Ujar Mark memotong perkataan istrinya, dengan nada kesal. Dirinya sebagai lelaki, juga cukup terhina dengan perkataan Sherly di pengadilan, tapi dia tidak menyalahkan Sherly.

Karena Mark tahu, jika dirinya di posisi sebagai ayah Sherly, sudah pasti dia akan menghajar Vincent hingga babak belur.

“Jika Sherly adalah anak perempuanku, maka Vincent sudah pasti m*ti di tanganku !! Hanya karena, Sherly sudah tidak memiliki orang tua, Vincent bertingkah semena-mena padanya !! Aku tidak mau anak itu, juga akan menjadi sosok pecundang seperti Vincent !!” Mark menunjuk ke arah perut Aluna, dengan tatapan dingin, membuat Cath dan Aluna tidak bisa berbicara apapun.

Mark yang mendapatkan keheningan, hanya menghela nafasnya berat, dia membalikkan badannya, “Jangan terlalu manja disini, gerakkan tangan dan kakimu, karena kita akan sedikit kesulitan mendapatkan pelayan !!” Ujar Mark melirik ke arah Aluna, lalu pergi berlalu dari sana.

Sialan !! Kenapa malah jadi seperti ini !! Aku seharusnya menjadi nyonya besar disini, setelah mendapatkan Vincent ?! Tapi apa !! Aku malah harus turun tangan seperti pembantu !! Batin Aluna dengan penuh emosi di dalam hatinya, seharusnya dia perlakukan seperti ratu, tapi malah dirinya harus turun ke dapur, seperti Sherly dulu ?? Tidak sudi !!

...

“Apa kau marah ??”

“....”

Sherly menghela nafasnya berat, dia melihat Jeremy masih kesal sejak tadi siang, setelah pertemuan dengan Damiel, membuat Jeremy terdiam dingin, dan tidak menjawab pertanyaan apapun dari Sherly, bahkan hingga malam ini. Jeremy tetap enggan menatap ke arah Sherly, dan hanya duduk di pinggir kasur.

Sherly menyusul, dan duduk di sebelah Jeremy yang masih enggan menatap ke arahnya. Sherly meraih tangan Jeremy, dan berbicara dengan nada perlahan.

“Kamu cemburu ?? Maaf ya.. Aku tidak bermaksud untuk-”

“Bukan salahmu.” Jeremy berbicara dengan nada dinginnya, tapi tetap enggan menatap ke arah Sherly.

“Tapi kamu dari tadi, diam aja. Aku ajak ngomong, juga gak mau jawab.” Ujar Sherly dengan nada memelas, Jeremy terdiam sebentar, kemudian mengangkat kepalanya ke arah Sherly.

Tangannya yang di pegang oleh Sherly, kemudian menarik wanita itu, hingga terjatuh di pelukannya. Sherly terkejut hendak berteriak, tapi kemudian dia menahan tangannya saat merasakan wajah Jeremy dan wajahnya sangat dekat.

“Jangan deket-deket laki lain, aku gak suka.” Ujar Jeremy dengan ekspresi yang sama, Sherly tersenyum kecil, tangannya meraih pipi Jeremy.

“Iya, aku gak akan deket-deket sama laki-laki yang lain.” Ujar Sherly dengan nada gemasnya, melihat ekspresi cemburu dari Jeremy. Melihat senyuman dan nada suara yang lucu dari Sherly, Jeremy seketika mendekatkan wajahnya ke arah Sherly, dan mencium bibir wanitanya.

Ciuman itu berlangsung cukup lama, tangan Sherly menepuk bahu Jeremy, dan membuat ciuman terlepas, Sherly menarik nafas terengah-engah karena merasa pasokan udaranya hampir habis. Jeremy tersenyum kecil, mengelus pipi Sherly dengan lembut, lalu berbicara dengan nada nakalnya.

“Jangan buat aku cemburu, anak nakal~”

🌟🌟🌟🌟

1
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
Thor pengen melihat wajah mc nya!!!! cantik and hensem 🔥🔥
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari: wahhh!!!! terbaikk 🍬
total 2 replies
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
Vincent!!!! manisan sedang menunggu muuu
Agnes Fetrika: Ntar kejutannya lebih manis lagi 🤣
total 1 replies
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
sedikit manis 🍬🍬🍬🍬🍬🍬
Agnes Fetrika: /Smile//Smile/ Di tunggu update selanjutnya ya kak /Smile/
total 1 replies
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
takde noda merah? Thor tolong bagi aku hint!!!!
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari: terbaik Thor!!!!
total 6 replies
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
next... high leval🔥
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari: 🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
total 2 replies
Irmha febyollah
yg rajin update ya kk🥰🥰🥰, suka sama ceritanya
..
Agnes Fetrika: Makasih buat komentarnya kak 😊😊
total 1 replies
Irmha febyollah
kak update nya satu hari berpa bab?
Agnes Fetrika: Maaf ya, untuk saat ini Author baru bisa satu hari satu bab 🙏🙏 Tapi Author usahain setiap hari update kok 😉😉
total 1 replies
Etty Rohaeti
semangat Thor
Agnes Fetrika: Makasih buat komentarnya 😊😊😊
total 1 replies
**Maulina**
lanjut 💪
Agnes Fetrika: Makasih buat komentarnya kak 😊😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!