NovelToon NovelToon
Happy Ending In My Life

Happy Ending In My Life

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Cintamanis / Patahhati / Romansa-Percintaan bebas
Popularitas:104.6k
Nilai: 5
Nama Author: diandrahera

Cerita seorang anak bernama Kiara,yang harus berjuang untuk dirinya sendiri karna harus ditinggal oleh ibu nya untuk selama nya,Dan dibuang oleh ayah kandung nya sendiri.Ia berjuang keras agar bisa meraih cita citanya dan menunjukan kepada ayahnya bahwa dia bisa.

Disaat ia susah payah menjalani hidup nya ditanah rantau ia bertemu dengan orang orang yang baik.Ia menemukan sahabat,Seorang pelindung dan ia juga menemukan orang yang ia cintai.

Akankah hidup Kiara akan berakhir bahagia seperti harapannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon diandrahera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PART 20

Tak lama setelah mendapat pesan dari Kiara, Dewa pun datang menjemput kiara dengan menunggangi motornya.

Setelah berbasa-basi sebentar dengan Keluarga Luna, Dewa pun berpamitan.Kiara dan Dewa berjalan beriringan menuju motor yang terparkir diluar.

"Kita mau kemana Ki?"Tanya Dewa.

"Mmmmm...terserah Mas aja".

"Oke kalo gitu dipake dulu helm nya". Kata Dewa sambil memakai helm dikepala Kiara.

Setelah itu, Dewa pun menaiki motornya dan disusul Kiara yg sudah siap dibonceng Dewa.Motor hitam itu pun meninggalkan kediaman Keluarga Luna,siap membelah macetnya jalanan.

Kiara sangat senang bisa dibonceng olah Dewa lagi.Tak perduli kemana Dewa akan membawanya,asalkan bersama Dewa ia sangat bahagia.

Rasanya ingin setiap hari seperti ini.duduk dibelakang Dewa,melihat punggung nya yang lebar,mencium parfum dari tubuh Dewa.

"Hah...kenikmatan mana yang engkau dustai". Kata Kiara dalam hati.

Motor Dewa pun berjalan kepinggiran kota entah berapa lama mereka berjalan.Yang Kiara tau,matahari sudah ada ditas kepala mereka.

Dewa pun melambatkan laju motornya.Terlihat Dewa menengok ke kanan dan ke kiri.Dan tak lama motornya pun berhenti diwarung pinggir jalan.

"Kita makan dulu ya Ki". Ucap Dewa setelah melepas helmnya.

"Disini Mas?". Tanya Kiara.

"Iya,ada masalah?". Tanya Dewa balik.

"Mas yakin mo makan diwarung pinggir jalan kayak gini? Kalo aku sih gak masalah". Bisik Kiara

"Aku juga gak masalah". Kata Dewa sambil menggandeng tangan Kiara masuk kedalam warung.

Mereka pun duduk meja paling ujung,dan telah memesan beberapa hidangan Seafood.

"Kita sebenarnya mau kemana sih Mas?". Tanya Kiara.

"Gak tau, ngikutin kemana roda si hitam berputar". Kata Dewa,membuat Kiara mengernyit kan dahinya.

Setelah itu makanan yg mereka pesan pun datang.Kiara dan Dewa pun menikmati makanan mereka.Dengan telaten Dewa mengupas kulit udang,dan meletakan nya diatas piring Kiara.

Mungkin kegiatan itu sekarang sudah menjadi kegiatan wajib jika Dewa makan bersama Kiara.

Dengan senang hati Kiara pun menyuap makanannya dengan lahap.

"Udah cukup Mas, Mas sebaiknya juga makan."Kata Kiara.

"Iya,kamu makan dulu sampe kenyang baru gantian aku yg makan.Aku punya kewajiban buat kamu jadi gendut."Ucap Dewa dengan senyum mengejeknya.

Tak hilang akal kiara pun meraih piring nasi yg ada disamping Dewa.Lalu Kiara menyendok nasi itu lalu menyuapkannya pada Dewa

Melihat Kiara menyodorkan sendok pada nya, Dewa lalu membuka mulutnya.Sebenarnya Kiara malu melakukan hal seperti kepada Dewa,apa lagi ditempat umum.

Tapi karna kasihan melihat Dewa yg pasti menahan lapar karna harus mengupas kulit kulit seafood untuknya.

Dan akhirnya mereka pun selesai makan.Tinggal suapan terakhir milik Dewa.

"Ini Mas buka mulutnya,tinggal sesendok aja.Mubazir kalo gak habis"Paksa Kiara.

"Udah Ki, beneran Mas sudah kenyang"Kata Dewa menolak.Lalu dengan kesal Kiara pun memakan suap terakhir Dewa itu.

"Anak pintar". Kata Dewa sambil tersenyum.

"Ya udah mas,aku mau sholat dulu ya.Mas tunggu disini". Kata Kiara beranjak dari kursinya menuju Masjid yg tak jauh dari warung.

Dewa pun menunggu dengan sabar,sambil sesekali ia berbincang dengan pemilik warung.Entah apa yg ia bicarakan.Setelah itu ia pergi keminimarket yang ada dibelakang warung.

Tak lama kemudian Dewa sudah keluar dari Minimarket dan melihat Kiara yg sudah menunggunya didekat motor.

"Udah selesai Ki?". Tanya Dewa,yang dibalas anggukan oleh Kiara.

Setelah membayar makanan tadi,mereka pun melanjutkan perjalanan nya.

Disepanjang jalan Kiara melihat pantai yg panjang,dengan pasirnya yg putih dan ombak yang bersahabat.

Tak lama motor Dewa pun berhenti disebuah parkiran. Setelah melepas helm, Dewa pun menggandeng tangan Kiara menuju pantai.

Jangan ditanya perasaan Kiara saat itu.yang pasti jantungnya bagaikan genderang perang.

Setelah sampai ditepi pantai bagaikan seorang anak kecil kiara pun siap untuk berlari menerjang ombak.

Tapi belum jauh ia berlari,dengan gesit Dewa menarik bagian belakang Hoodie Kiara,yang membuat Kiara berhenti.Kiara pun menengok kebelakang,dengan raut penuh tanya.

"Pakai ini dulu"Kata Dewa sambil menunjukan sebotol sunblock.

"Dari mana mas dapet ini?"Tanya Kiara.

"Tadi ngutil di Minimarket". Jawab Dewa. Kiara pun tertawa mendengarnya.

Lalu Dewa pun mulai membuka tutup botol itu.Setelah itu menuangkannya ditelapak tangannya sendiri.Ia bermaksud membantu Kiara memakai sunblock.

Kiara pun nurut saja saat tangan Dewa mengusapkannya di kedua tangan Kiara.Dan dengan hati hati ia pun mengolesnya pada wajah halus Kiara.

Wajah Kiara pun seketika memerah karena malu.Dan jantungnya pun semakin kencang berdetak.

"Udah Mas makasih". Kata Kiara yg sudah tidak tahan dengan detak jantung sendiri.Ia takut Dewa akan mendengarnya.

Kiara pun berlari dengan bertelanjang kaki,bagaikan anak kecil yang baru pertama melihat dunia.Senyum mengembang diwajah Kiara.

Melihat kebahagiaan Kiara, Dewa pun tersenyum.Diam diam dari jauh ia mengambil foto Kiara yg sedang tersenyum lepas. Pertama kalinya ia melihat Kiara segembira itu.Bagaikan suatu beban berat yg sudah terangkat dari bahu kiara.Kini ia sudah tertawa lepas.

"Ayo mas main air."Ajak Kiara.

"Kamu aja, Mas nunggu disini.Panas banget Ki"Kata Dewa.

Tak lama seseorang datang dengan membawa 2 buah kelapa muda.

"Ini mas, silahkan"Ujarnya

"Iya pak.makasih"Kata Dewa.

"Sini minum dulu". Kata Dewa sambil menarik tangan Kiara untuk duduk disampingnya.

Dengan senang hati Kiara pun mulai meminumnya.

"Enak Ki?"Tanya Dewa

"Iya Mas,seger banget"Ucap Kiara lalu melanjutkan minum nya.

"Mau pesen lagi?"Tawar Dewa.

"Ini dulu aja mas,takut kembung."

"Seneng Ki bisa kesini?". Tanya Dewa.

"Iya Mas,seneng banget.Udah lama aku gak kepantai.Kalo gak salah terakhir kepantai saat aku kelas 1 SD."Jelas Kiara.

"Sudah lama banget Ki?".

"Heem... makasih ya udah mau ngajak aku kesini,udah lama aku pengen banget kesini,dulu waktu kelas 6 Ayah janji kalo aku bisa dapet peringkat pertama bakalan diajak kepantai.Tapi setelah aku dapet peringkat pertama, Ayah gak jadi ngajak aku.Ayah cuma pergi bareng Mama dan Saudara ku aja".Cerita Kiara,ada kesedihan dimatanya tapi ada juga senyum diwajahnya.

"Kenapa kamu gak diajak Ki?".

"Yah,kata Ayah mobilnya gak muat kalo buat berlima."

"tTerus kamu gimana Ki?"

"Ya kecewa pasti,tapi ya udah.Tapi akhirnya berkat Mas aku bisa kesini". Kata Kiara.

"Apa pun akan aku lakukan asal bisa buat kamu bahagia Ki". Ujar Dewa dengan serius.

"Hahahaha... Mas lebay.Tapi makasih ya."Kata Kiara.

"Lurusin kaki kamu Ki"

"Kenapa?" Tanya Kiara bingung.

"Kamu kan tadi abis lari lari.Kalo ditengkuk kayak gini nanti otot-otot bisa bengkok lho". Jelas Dewa.

"Teori dari mana itu?"Kata Kiara dalam hati.Dan Kiara pun menuruti perintah Dewa.

Kiara pun sudah meluruskan kaki nya.Dan tiba tiba Dewa membaringkan kepalanya diatas paha Kiara.

"Mas..."Pekik Kiara kaget.

"Aku ngantuk banget Ki,biarin aku tidur bentar ya". Ucap Dewa mulai memejamkan matanya.

Dibawah pohon yg cukup rindang,dengan beralaskan tikar, Dewa terlelap dipangkuan Kiara.Seketika tubuh Kiara pun mematung,ia tidak berani bergerak.

Kiara melihat nafas Dewa mulai teratur,ditatapnya wajah Dewa dengan seksama.Inilah kedua kali nya Kiara bisa melihat wajah Dewa dengan sangat dekat.

Alis yg lebat,bulu mata yg lentik,hidung yg sangat mancung,ditambah bibir yg seksi.Kulit wajahnya halus dengan bulu bulu yg tumbuh rapi.Tak bosan Kiara melihat ciptaan tuhan yang indah ini.

"Sikap mu yang manis ini,yang bisa buat aku salah paham Mas".bisik kiara lirih.

Kiara memberanikan diri menyentuh setiap sudut diwajah Dewa dengan pelan.

Tak terasa matahari pun mulai tenggelam ,suasana sore yang sangat indah,melihat sunset ditemani oleh orang spesial.Hah...kalo boleh serakah Kiara ingin waktu berhenti disini.

Dewa pun mulai menggerakkan tubuhnya,tanda ia akan segera bangun.Dengan linglung dewa melihat sekitar.

"Udah bangun Mas?". Tanya Kiara

"Berapa lama aku tidur?"Tanya Dewa yg sedang terduduk seakan mengumpulkan nyawanya.

"Mmmm...ya kurang lebih 5 jam"Jawab Kiara sambil melihat jam tangannya.

"What...aku sudah tidur selama itu?Dan kamu gak bangunin aku?. Tanya Dewa kaget.

"Aku liat mas nyenyak banget tidurnya,Ampe ngiler ngiler segala". Ucap Kiara sambil menahan tawa.

"Mas ngiler?gak mungkin". Kata Dewa sambil mengelap ujung bibirnya.Melihat itu kiara pun tertawa puas

"Kamu ngerjain Mas ya Ki?". Kata Dewa sambil mengelitik pinggang Kiara.Kiara pun tertawa lepas.

"Ampun ampun mas....Aduh kaki ku". Kata Kiara.

"Kenapa Ki?". Tanya Dewa panik.

"Kaki ku kram Mas". Kata Kiara.

"Coba aku liat". Kata Dewa sambil meraih kaki kiri Kiara.

"Mas jangan disentuh.Yang itu kesemutan.Udah biarin aja,biar lancar dulu darahnya.Mungkin karna kelamaan jadi bantal."Ucap Kiara.Dewa pun menuruti nya.Dengan sabar ia menunggu Kiara baikan.

"Yuk Mas"Kata Kiara yg beranjak dari tempat duduknya.

"Mau kemana Ki?Kaki kamu udah mendingan?."

"Heem...aku mau cari musholla atau masjid dulu". Jawab Kiara.

"Ooh...oke aku anterin"

Mereka pun berjalan beriringan menuju masjid terdekat.Lalu Kiara memasuki masjid untuk melakukan sholat Ashar,dan Dewa dengan setia menunggu nya didepan masjid.

Setelah Kiara selesai melakukan sholat ashar,tiba tiba terdengar adzan Maghrib berkumandang.Lalu Kiara mengambil hp yg ada tasnya.

"Mas aku sekalian Sholat Maghrib ya,jadi tunggu sebentar lagi".Bunyi pesan Kiara pada Dewa.

"Oke". Balas Dewa.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Bersambung

Up...Up...Up...Lagi nich.

Gak mau lama lama,pokoknya Thor minta like,komen, n vote nya.

Makasih😀

1
Venny Junita
episode terbaru selanjutnya mana lagi yang banyak ya update terbaru nya semangat
Siti Munawaroh
lanjut thor
Venny Junita
episode terbaru selanjutnya mana lagi yang banyak ya up nya semangat
Venny Junita
episode update terbaru selanjutnya mana lagi yang banyak ya up nya semangat
Venny Junita
kisah yang sangat sedih episode update terbaru selanjutnya mana lagi yang banyak ya up nya semangat
Komang Kartika
Kasihan kiara ma dewa thor
Berikanlah mrk kebahagiaan thor
Lanjut thor
Venny Junita
episode update terbaru selanjutnya mana lagi yang banyak ya up nya semangat
Venny Junita
semakin seru ya ceritanya episode update terbaru selanjutnya mana lagi yang banyak ya up nya semangat
Kadek Ariniawati
kasian kirana gk biss mengandung lagi,,, apa dewa ma bertahan,,, ko ceritanya gini amat
Sri Wati
aduh thor kog alur ceritanya dibikin rahim kiara diangkat,gak bisa punya anak lagi dong kiara sama dewa...,kasian banget...,hrsnya sebatas keguguran aja gpp,toh itu anak hasil mrk blm sah jadi suami istri...😥
Komang Kartika
Knp gak di berikan kebahagiaan kiara ma mr dewa thor.. Kasihan tiara thor.. Happy ending aja thor.. Gak tega.. Gak kuat saya baca nya thor
Venny Junita
sungguh tragis layak nya cerita sinetron semoga cepat ketahuan siapa pelakunya lanjut ke episode update terbaru selanjutnya semangat
Venny Junita
episode update terbaru selanjutnya mana lagi yang banyak ya up nya semangat
Komang Kartika
Lanjut thor
Venny Junita
episode update terbaru selanjutnya mana lagi yang banyak ya up nya semangat
Fransiska Tuko
jangan terlalu lama upnya dong
Tri Utami
kl mereka nikah n RT mereka gk ada halangan tu msuk favorite ku.
Komang Kartika
Lanjut dong thor
Komang Kartika
Kok lm banget up nya thor
Sri Wati
mohon dilancarkan pernikahan kiara dan dewa ya thor...jangan ada gangguan dari pihak klrga dewa yg gak suka sama kiara...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!