NovelToon NovelToon
Tawanan Tuan De Santis

Tawanan Tuan De Santis

Status: tamat
Genre:Mafia / Identitas Tersembunyi / Roman-Angst Mafia / Persaingan Mafia / Tamat
Popularitas:105.5k
Nilai: 4.6
Nama Author: Komalasari

Damien De Santis merupakan pembuat senjata dengan spesifikasi luar biasa. Dia jadi pemasok beberapa organisasi mafia Italia. Namun, dirinya dibuat jengkel, saat berurusan dengan Patrizio Mazza. Damien yang hilang kesabaran memutuskan menghabisinya, kemudian membawa pergi adik tiri pria itu yang bernama Crystal Guida Mazza.

Crystal dijadikan tawanan, hingga rahasia besar tentang gadis itu mulai terkuak. Damien bahkan rela melindungi, setelah mengetahui jati diri Crystal yang ternyata akan sangat menguntungkannya.

Siapakah sosok Crystal? Mengapa dia jadi incaran mafia lain? Lalu, apa alasan Damien mati-matian melindungi gadis itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Komalasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Strange Night

Damien menggeleng samar, lalu tersenyum sinis. Tatapannya terus mengikuti tangan Crystal, yang bergerak perlahan dari dada ke perut.

"Apa yang akan kau lakukan pada mayat Nyonya Eleanor?" tanya Crystal, setengah berbisik.

"Kau pikir apa?" Damien balik bertanya, dengan nada cukup sinis.

Crystal tetap tersenyum menanggapinya. "Aku pernah melihat anak buah Patrizio mengeksekusi seseorang, di dekat gudang belakang rumah. Apa yang mereka lakukan sangat mengerikan."

Damien memicingkan mata. "Seperti apa?" tanya pria itu, pelan dan dalam.

Crystal menatap aneh Damien, setelah menghentikan gerak tangannya. Sesaat kemudian, gadis itu mengedarkan pandangan ke sekeliling dapur. Dia berjalan ke dekat saklar, lalu menyalakan lampu.

Tanpa diduga, Crystal mengambil pisau daging. "Seberapa tajam benda ini?" tanyanya, seraya berbalik menatap Damien.

"Coba saja sendiri," jawab Damien datar. Dari ucapan yang dilontarkan terhadap Crystal, sepertinya Damien sudah paham akan maksud gadis cantik itu.

"Tentu." Crystal tersenyum, kemudian berlalu dari hadapan Damien. Dia melangkah anggun kembali ke dekat kandang anjing, sambil membawa pisau daging yang berkilat terkena dalam keremangan cahaya lampu tempel sepanjang koridor.

Crystal berdiri beberapa saat, sambil memperhatikan jasad Eleanor yang sudah terbujur kaku. Gadis itu tersenyum kecil, kemudian menurunkan tubuh.

"Jadi, kau adalah mata-mata Saviero Mazza?" Crystal meraba lengan Eleanor. "Ketahuilah. Aku sangat membenci pria itu"

Crystal terus bicara sendiri, sambil menempelkan mata pisau ke siku Eleanor. Dia seperti tak terbebani, saat melakukan aksi keji terhadap jasad wanita paruh baya tersebut. Gadis cantik itu justru begitu tenang, bahkan tak menyadari kehadiran Damien yang mengawasinya dari jarak beberapa meter.

Damien memicingkan mata, menyaksikan apa yang Crystal lakukan. Damien tak menyangka, gadis itu bisa bertindak brutal. Dari sana, dia mulai memikirkan sesuatu. "Kau seorang psikopat, Crystal," gumam pria tampan tersebut, seraya berjalan mendekat.

Damien langsung memberikan kantong sampah pada Crystal. "Apa kau ingin melihat anjing kesayanganku?" tanyanya.

Crystal menoleh, lalu tersenyum. "Biarkan aku mencuci tangan terlebih dulu." Gadis itu berlalu meninggalkan Damien, yang terpaku menatap beberapa potong daging di lantai. Bagi sebagian orang, itu merupakan pemandangan yang teramat mengerikan.

Beberapa saat kemudian, Damien dan Crystal sudah berada di bagian lain halaman belakang. Di sana, ada sebuah bangunan berukuran tidak terlalu besar, dengan dinding berperedam.

“Cyrus!” panggil Damien cukup lantang.

Tak berselang lama, muncul seekor anjing berukuran besar yang merupakan ras Kangal. Raut wajah hewan itu tidak bersahabat, saat menatap ke arah Crystal.

“Tenanglah, Kawan,” ucap Damien. Sepertinya, dia lebih dekat dengan anjing itu dibanding keempat anjing yang berada di kandang lain. “Kuharap, kau lapar,” ucap pria tampan tersebut, seraya menoleh pada Crystal yang terpaku memperhatikan anjing peliharaan Damien.

Beberapa saat kemudian, Damien dan Crystal keluar dari bangunan tadi. Mereka melangkah berdampingan, kembali ke dalam rumah.

“Apa yang harus kulakukan sekarang?” tanya Crystal. Rasa kantuk gadis itu sepenuhnya sirna, setelah apa yang dilakukannya tadi.

“Kau sudah pernah bertemu dengan Saviero Mazza. Artinya, kau mengetahui ciri-ciri pria itu.” Sama seperti Crystal, Damien pun kehilangan rasa kantuknya.

Crystal menggumam pelan, lalu duduk tak jauh dari Damien. “Saviero Mazza.” Gadis itu menggeleng pelan. “Harus kuakui, dia adalah pria yang sangat tampan, gagah, dan ….” Crystal menggigit bibir bawahnya. “Kurasa, dia jauh lebih ramah dibanding dirimu,” terannya pelan.

“Lebih ramah?” ulang Damien, seraya memicingkan mata. Dia mencoba mencerna ucapan gadis itu.

Crystal tertawa renyah. “Ya. Ramah.” Mata biru gadis cantik tersebut mengerling nakal. “Dia lebih sering tersenyum dibanding kau, Tuan.”

“Omong kosong.” Damien menatap tak suka.

“Seperti itulah kenyataannya.” Crystal kembali tersenyum, lalu menunduk. Dia memperhatikan bercak darah yang mengotori pakaian. “Kau akan membiarkanku berpakaian seperti ini, setelah diriku membantu menyingkirkan mayat Nyonya Eleanor?”

Damien menatap sesaat, kemudian beranjak dari duduk. Dia berlalu menuju kamarnya, dengan diikuti Crystal.

Setelah tiba di kamar, Damien langsung mengambil T-shirt dari lemari. Dia melemparkannya pada Crystal, yang sigap menangkap.

“Kamarmu sangat nyaman, Tuan De Santis,” ujar Crystal, seraya berjalan mendekat. Gadis itu meletakkan T-shirt yang Damien berikan di kasur. “Aku ingin ke kamar mandi.”

Tanpa banyak bicara, Damien membukakan pintu kamar mandi. Dia menatap lekat Crystal, yang terlihat sangat berbeda malam itu. “Jika sudah selesai, cepatlah keluar. Aku ingin ke kamar mandi,” ucapnya, seraya menutup pintu.

Tak berselang lama, Crystal muncul dengan wajah yang terlihat lebih segar. Dia melangkah ke dekat tempat tidur, tanpa memedulikan Damien yang melintas di sebelahnya.

Crystal terpaku beberapa saat, hingga terdengar suara pintu yang dibuka perlahan. Gadis itu tersenyum, kemudian melepas pakaian bersamaan dengan Damien yang muncul dari kamar mandi.

Crystal seperti sengaja menggoda Damien dengan kemolekan tubuhnya. Dia menoleh, menatap penuh tantangan pada pria yang tengah memperhatikannya.

Sementara itu, Damien awalnya hanya terpaku. Setelah beberapa saat, dia melangkah gagah ke hadapan Crystal, yang masih menatapnya dengan sorot penuh makna.

“Crystal,” sebut Damien, pelan dan dalam. Tangannya terulur menyentuh pipi gadis itu, kemudian menelusup ke belakang leher. “Kau berhasil menggodaku,” ucapnya, seraya mendekatkan wajah, hingga bibir mereka saling bersentuhan. Akan tetapi, Damien seakan ragu untuk menikmati lebih dalam lagi.

“Cium aku,” pinta Crystal, yang justru lebih dulu tergoda.

1
Evitha Junaedy
/Heart/
ƙׁׅᨵׁׅׅꩇׁׅ֪݊ ɑׁׅᥣׁׅ֪ɑׁ: Terima kasih, Kak
total 1 replies
Evitha Junaedy
novels emg sll amazing thor...
Evitha Junaedy
nah ulet bulu hati2 christal it sikopet... abis kamu macem2 y...
Evitha Junaedy
keren emg s cantik ni jd inget Mia waktu adriano melamarnya syaratnya harus mencari pembunuh suami Mia mateo de Luca....
Shanty Yang
maraton bacanya aku, langsung tamat 🤭🤭 emang keren sih novel author satu ini, sat set sat set ga muter" jd ga berasa aja bacanya. Terbaik 👍👍 sukses ya thor 🥰
ƙׁׅᨵׁׅׅꩇׁׅ֪݊ ɑׁׅᥣׁׅ֪ɑׁ: Ah, terima kasih, Kak
total 1 replies
bagus ceritanya ❤️
Fitrianinaim_queen03
astaga, astaga, astaga, emang bisa SE baper ini /Drool//Drool/ oh Damien kau membuatku gila dengan senyum² sendiri membayangkanmu /Chuckle/
ƙׁׅᨵׁׅׅꩇׁׅ֪݊ ɑׁׅᥣׁׅ֪ɑׁ: Lanjut ke judul lain ya, Kak 🤗
total 1 replies
Endang Sulistia
Luar biasa
ƙׁׅᨵׁׅׅꩇׁׅ֪݊ ɑׁׅᥣׁׅ֪ɑׁ: Terima kasih, Kak
total 1 replies
Lusy Purnaningtyas
namanya susah susah. emanuele
amiliano
alisiano
Lusy Purnaningtyas: spill igehñya kak
total 2 replies
Aprilia
luar biasa
ƙׁׅᨵׁׅׅꩇׁׅ֪݊ ɑׁׅᥣׁׅ֪ɑׁ: Terima kasih
total 1 replies
Mei TResna Rahmatika
baguss thor ceritanya
berharap ada season 2 nya
ƙׁׅᨵׁׅׅꩇׁׅ֪݊ ɑׁׅᥣׁׅ֪ɑׁ: Silakan baca cerita mafia lain, Kak. Ada 5 yang sudah tamat dan dijamin tidak kalah ser. Terima kasih sudah mampir 🥰
total 1 replies
Ruk Mini
sangat apik nyaris teka- teki yg tak terbaca..TPI ko coment y sepiii... semangat thorr berkarya terus jgn kendor..tq sgt menghibur 🙏👍👍👍
ƙׁׅᨵׁׅׅꩇׁׅ֪݊ ɑׁׅᥣׁׅ֪ɑׁ: Terima kasih sudah mampir. Jangan lupa baca cerita mafia saya yang lain. Sudah tamat dan dijamin tidak kalah seru.
total 1 replies
Ruk Mini
nyebelin thor. bikin tersiksa donk si babank
Ruk Mini
ksh pelajaran thor jgn seenaknya
Ruk Mini
sadizzzz kau pa
Ruk Mini
semakin jelas
Ruk Mini
bokap kyy
Ruk Mini
nah loh
Ruk Mini
tgl 1 lgi
Ruk Mini
semoga terungkap
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!