Vina gadis cantik dan baik hati, anak dari Halwa dan Kevin, kehidupannya begitu sangat bahagia dengan pacarnya yang begitu sangat perhatian, tapi sebuah peristiwa terjadi dan membuat kehidupan Vina berubah, dia harus menikah dengan seseorang yang dendam dengan keluarganya dan ingin melampiaskan dendam itu kepada Vina.
Apa motif lelaki itu dan kenapa dia bisa begitu dendam dengan keluarga Vina?.
Yang penasaran langsung aja dibaca. Makasih.
Follow
Ig;Aininabila23
Fb;Aini Nabila
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aini nabila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 20
"Tolong jangan men,, dekat lagi"ujar Vina yang sudah menundukkan kepalanya dan badannya gemetar menahan rasa takutnya.
Apa aku mirip hantu sampai dia segemetaran itu saat aku mendekat kearahnya, batin Rio.
"Buat apa kau bertemu dengannya?"tanya Rio yang sudah kembali duduk diranjangnya.
"Arga hanya bilang ada sesuatu yang ingin di sampaikan"ujar Vina setelah menghembuskan nafasnya.
"Saya tidak mengizinkanmu"ujar Rio.
"Saya mohon tolong izinkan saya pergi bertemu dengan Arga kali ini saja, saya berjanji ini pertemuan terakhir saya dengannya"ujar Vina sambil menutup matanya, menahan cairan bening yang akan keluar dari matanya itu.
"Baiklah, tapi besok kau juga harus jujur ke Arga bahwa kau sudah menikah denganku, kalau tidak, aku tidak akan mengizinkanmu pergi"ujar Rio.
"Baiklah"jawab Vina pasrah, biarpun Rio tidak meminta, dia akan tetap jujur pada Arga bahwa dia sudah menikah agar Arga mencari istri yang setia dan tidak seperti dirinya.
"Kau mau kemana?"tanya Rio sambil memegang pergelangan tangan Vina saat Vina beranjak ingin keluar dari kamar.
Vina melirik kearah pergelangan tangannya yang dipegang oleh Rio, Rio pun mengikuti arah pandang mata Vina dan lansung melepaskan pegangan tangannya.
"Aku ingin kehalaman belakang sebentar"ujar Vina lalu pergi sebelum Rio berucap kembali.
Sesampainya Vina dihalaman belakang rumah Rio, dia duduk di bangku yang ada dihalaman itu sambil memandang indahnya langit dan bintang-bintang.
Bintang sampaikan padanya jika aku merindukannya
Sampaikan jika aku sangat tersiksa dengan keadaan ini
Sampai pada hari esok, hari dimana aku harus mengakhiri semuanya
hari yang tak pernah ada dalam pikiran dan benakku
Tes
Air mata Vina jatuh di setiap bait kata yang dia tulis, dia menulis kata itu di catatan yang ada di hpnya.
Esok pun tiba.
Vina telah tiba kurang lebih 10 menit di taman tempat dia dan Arga akan bertemu, dari tadi hatinya sudah tak menentu saat tiba di taman itu, dia benar-benar sangat takut saat ini.
*Aku tak pernah meminta, sosok pendamping sempurna
Cukup dia yang selalu sabar menemani dalam kekuranganku
Namun Tuhan menghadirkan kamu wanita terhebat
kuat tak pernah mengeluh
bahagiaku selalu bersamamu
Andai ada keajaiban ingin kuukirkan namamu diatas bintang-bintang angkasa agar semua tau kau berarti untukku
selama-lamanya kamu milikku.
Natta Reza
-Kekasih impian*-
"Vina kenapa kamu menangis?, suara aku nggak bagus ya? "ujar Arga lembut sambil mengusap air mata Vina.
Air mata itu adalah air mata yang Vina sendiri tidak tau apakah air mata kesenangan atau malah sebaliknya, dia bahagia bisa melihat Arga keluar dari penjara dan berdiri di hadapannya saat ini sambil bernyanyi dan memainkan gitar, tapi disisi lain dia sangat sedih jika mengingat apa alasan terbesarnya mau bertemu dengan Arga.
"Tidak Arga, kamu,,, kamu keren banget hari ini"ujar Vina sambil mengusap air matanya dan tersenyum kearah Arga.
"Aku merindukanmu, maafkan sikapku beberapa hari yang lalu sama kamu ya"ujar Arga sambil memeluk erat Vina.
Tanpa mereka berdua sadari ternyata Rio tengah bersembunyi dibalik pohon taman mengawasi mereka berdua. Pasti kalian bertanya mengapa seorang CEO seperti Rio memilih turun tangan sendiri tanpa menyuruh orang saja mengikuti Vina, itu semua ia lakukan agar dia sendiri yang melihat dengan kepala matanya sendiri kehancuran Vina dan Arga, kejam bukan bahkan sangat kejam.
Rio mengirimkan Vina pesan dan menyuruh gadis itu untuk to the point dan tidak usah berlama-lama berduaan bersama Arga.
Vina yang baru saja hendak membalas pelukan Arga pun tertenti saat ponselnya berbunyi tanda sebuah pesan masuk. Arga pun melepaskan pelukannya dan Vina langsung membuka hpnya dan membaca pesan dari Rio itu. Dia menghembuskan nafasnya kasar setelah membaca pesan itu.
Ya Tuhan kuatkanlah hati ini, batin Vina.
"Aku sudah menikah dan aku ingin mengakhiri hubungan kita"ujar Vina lancar sambil menutup matanya dan dia benar-benar tidak bisa menahan air matanya sehingga air matanya itu jatuh ke pipinya tapi langsung dihapusnya sebelum Arga melihatnya.
Bagai disambar petir disiang bolong, Arga melirik kearah Vina, hatinya serasa tak percaya dengan apa yang gadis yang ia cintai itu ucapkan.
"Maksudnya?"tanya Arga.
"Aku sudah menikah Ga"ujar Vina.
"Vina plis bilang kalau ini prank, itu nggak mungkin kan, kamu nggak mungkin khianatin aku kan"ujar Arga sambil menatap dalam manik mata Vina.
"Aku sudah tidak mencintai mu Ga, aku mencintai su,,suamiku"ujar Vina menunduk, tidak berani menatap mata tulus Arga.
Sedangkan Rio yang bersembunyi dibalik pohon taman itu pun sedikit bergetar hatinya saat Vina mengucapkan 'aku mencintai suamiku'.
"Tatap mataku dan ucapkan jika kau tidak mencintaiku"ujar Arga yang matanya sudah berkaca-kaca. Laki-laki memang sangat jarang menangis, tapi jika itu menyangkut orang yang dicintainya air matanya pun akan jatuh.
**Jangan lupa like dan komen ya, vote nya juga jangan lupa.
Makasih**.
sukses
semangat
mksh
Jadi suka bacanya kalo jalan ceritanya rapi.
Ada juga novel yang pernah di baca judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, rapi juga terus seru lagi