Mencintai wanita yang juga dicintai oleh sahabatnya, membuat Rio lebih memilih mundur dan mengubur perasaannya dalam-dalam.
Melihat wanita yang dicintainya bahagia dia pun ikut bahagia. Bahkan segala usaha dia lakukan agar sang wanita bahagia. Semua usahanya untuk membahagiakan dilakukan tanpa ada yang tahu. Cukup dirinya dan Tuhan saja yang tahu. Tanpa sedikitpun ingin memiliki sang pujaan hati. Dia memilih mundur asalkan sahabat dan pujaan hatinya bahagia.
Setelah memastikan wanita pujaan hatinya bahagia, Rio pun memilih untuk mengabdikan hidupnya pada sang bunda. Setelah beberapa bulan tinggal bersama bunda, Rio hendak Dijodohkan dengan adik sahabatnya.
Apakah Rio menerima perjodohan itu nantinya ataukah memilih wanita lain? Yuk kawal Rio mencari dan menggapai cinta sejatinya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AYi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SR 20
Do'a Rio terkabul. Sejak tiba di kantor hingga sore hari, pekerjaannya selesai tanpa gangguan sama sekali. Dolly yang sibuk melihat keadaan pabrik tidak sempat mengganggunya. Cecil pun tidak menampakkan dirinya di lokasi kantor itu. Hari ini jadwal kuliah Cecil penuh.
"Akhirnya, kelar juga! Hhh... bisa santai beberapa hari nih keknya," monolog Rio lirih di ruangannya.
Jam sudah menunjukkan waktu pulang. Rio pun mulai membereskan mejanya. Disimpannya laptop kesayangan ke dalam tas. Setelah semua tampak rapi, Rio meninggalkan ruangannya untuk pulang.
"Sore, Pak," sapa beberapa karyawan kantor yang antri untuk absensi.
"Sore."
Rio hanya menjawab singkat sapaan beberapa karyawan yang antri bersamanya.
"Pak, program inventori sudah bisa dipakai 'kan?" tanya Theaa tiba-tiba.
"Sudah. Bukannya tadi sudah aku install ke komputer kamu?" sahut Rio heran karena karyawan inventori itu menanyakan program yang baru saja selesai dibuat.
"Kata Pak Dolly, programnya dicoba dulu untuk menginput data yang kemarin tidak bisa. Jadi bisa tahu dimana letak kekurangan dan kelebihan program baru dan lama," jelas Theaa mengikuti ucapan Dolly tadi sebelum jam pulang.
"Mau dia apa sih? Nggak seneng banget Gue tenang sebentar saja," sungut Rio pelan.
"Program yang dulu sebenarnya tidak rusak, hanya saja dipaksa untuk menginput data lama yang belum masuk ke program. Perubahan pengelompokan barang yang terlalu banyak, akhirnya program sering eror."
"Pak Dolly maunya program inventori bisa sesuai dengan pengelompokan barang sesuai kegunaannya. Setiap stasiun pabrik membutuhkan peralatan yang berbeda. Kecuali barang perawatan, bisa digunakan untuk semua stasiun," jelas Theaa panjang lebar, membuat Rio pun kagum akan kepandaian karyawati inventori itu.
"Kita bahas program inventori di dalam aja, biar saya catat apa saja yang menjadi keluhan selama memakai program yang lama," ajak Rio menuju ruang administrasi.
Mereka berdua pun berjalan menuju ruangan Theaa. Mereka berdua berdiskusi mengenai program baru yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan sang bos.
Tak terasa waktu terus berjalan, siang berganti malam. Mereka terus berdiskusi sembari mengutak-atik program baru. Theaa adalah karyawati yang cerdas di bagian administrasi. Selama ini dia menjadi kesayangan Dolly karena kecerdasan yang dimilikinya. Banyak masukan yang diberikan Theaa pada penguasa di Surya Sawit tersebut.
"Maaf Pak, udah malam. Saya harus pulang karena anak pasti sudah mencari saya," pamit Theaa sembari berjalan meninggalkan ruangan itu. Rio hanya mengangguk mendengar pamitan dari Theaa.
Theaa meminta salah seorang sekuriti untuk menemaninya pulang. Jarak kantor besar yang menyatu dengan pabrik dengan pemukiman karyawan lumayan jauh. Apalagi malam hari tanpa sinar matahari membuat perkebunan itu gelap gulita. Sehingga banyak yang tidak berani untuk pulang sendiri.
*
*
*
Rio pun sampai rumah saat jam di dinding menunjukkan pukul sepuluh malam. Dia langsung dihadang oleh sang bunda.
"Kamu dari mana saja, Febrio, Hmm?" tanya bu Sonya, kala dilihatnya sang anak memasuki rumah.
"Dari kantor, Bunda. Tadi ada karyawan yang meminta program baru karena program lama sering eror. Jadi kami pulang terlambat karena membicarakan program yang harus Rio buat.
"Ya udah, kamu sekarang bersihkan dirimu lalu makan malam. Makanan biar bunda yang siapin di belakang," ucap bunda Sonya.
Setelah selesai mandi, Rio mengecek ponselnya yang tadi diletakkan di meja nakas. Ternyata terdapat banyak panggilan tak terjawab dari pak Edward.
"Ada masalah apalagi? Bukannya tadi malam sudah aku berikan semua data yang diminta. Hhhh!" gumam Rio sembari meletakkan kembali ponselnya.
*
*
*
Hai, aku bawa rekomendasi lagi nih. Jangan lupa mampir dan tinggalkan jejak...
Judul: Again My Life
Napen: thatya0316
Blurb:
Aldrich Marchdika yang meninggal karena konspirasi paman dan sahabatnya, akhirnya terlahir kembali dalam tubuh seorang pria tampan bernama Kendra Argantara yang berstatus sebagai mahasiswa abadi Fakultas Tehnik jurusan Arsitektur di sebuah Universitas Negeri ternama di Ibu kota, sekaligus sebagai pewaris tunggal Perusahaan besar Argantara Group. Namun, dia harus meninggal dunia akibat konspirasi dari tunangan dan sepupunya sendiri yang menginginkan harta warisan milik Kendra.
Bagaimana seorang Aldrich yang kini menjadi sosok Kendra mengungkapkan kematian si pemilik tubuh?
Bagaimana pula dia mengatakan pada Allana kalau sebenarnya dia adalah suaminya, sedangkan pertemuan pertama Kendra dan Allana memberikan kesan yang buruk untuk istrinya?
DAN ANGKAT TOPI JUGA BUAT DEVAN...
DI CERITA INI DN DI CERITA MNGGAPAI MIMPI, GK NYALAHIN KLUARGA SURYA, BAIK PAK EDWARD, FRANS, ATAU PUN RAHMA, JUSTRU KSALAHAN DI LO YG TDK BRANI MMPERJUANGKN HATI LO, LO TERLALU PNGECUT DGN ALASAN PERSAHABTN & UTANG BUDI, PADAHAL LO DULUAN YG KNAL RAHMA, DN LO YG TOLONG RAHMA DARI GANGGUAN PREMAN, LO YG MMUPUK PRASAAN CINTA, ORG LAIN YG MMANEN..