NovelToon NovelToon
JULIA

JULIA

Status: tamat
Genre:Ketos / Teen Angst / Teen School/College / Keluarga / Tamat
Popularitas:6.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: Nisa saumatgerat

Sinopsi cerita
Gadis cantik yang bernama Julia anita, putri dari seorang pengusaha hebat sanjaya kusuma, diasingkan oleh keluarganya sedari kecil. Ia sedari memasuki dunia pendidikan, kedua orang tuanya, saudara ataupu saudarinya, kakek neneknya bahkan keluarga besarnya tidak mermperdulikan dirinya. Ya, walaupun secara finansial, hidunya juga ditanggung, namun biaya yang diberikan tak sama dengan saudarnnya yang lain. Ia juga tak pernah mendapat kasih sayang dan perhatian dari keluarganya.

karena merasa lelah dengan perlakuan kedua orang tuanya dan keluarganya itu, akhirnya Julia memutuskan untuk menyerah dan fokus pada hidupnya sendiri. ia berhenti mengharapkan kasih sayang keluarganya dan memilih untuk menjauh.

Lalu, bagaimanakah kisah selanjutnya ? di kepoin aja..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nisa saumatgerat, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

1. Julia Anita

assalamualaikum, selamat datang di cerita baru saya. semoga dapat menghibur 😁. kalau kesal bacanya di skip aja. atau, kalau jalan cerita nya tak sesuai dengan ekspektasi kawan-kawan, juga boleh di skip saja. tidak usah komentar banyak. kalau nyatanya, komentar kawan-kawan hanya untuk menjatuhkan.🙏

selamat membaca 🥰

***

Julia anita. Saat ini dirinya sedang menempuh pendidikan di tingkat sma. Kini ia duduk di bangku kelas 11 IPS. Salah satu yang menjadi alasan mengapa dirinya dikucilkan dalam keluarga nya, ialah karena dirinya yang masuk dalam jurusan IPS. Sementara, saudara-saudarinya yang lain, masuk kedalam jurusan IPA.

Kini, tahun ajaran baru bagi Julia telah di mulai. Seperti hari-hari sebelumnya dan tahun-tahun sebelumnya, ia tidak terlalu di pedulikan oleh kedua orang tuanya. Entah apa alasannya. Mungkin karena mereka merasa Julia itu sedikit bodoh dalam pelajarannya, atau karena ia tidak pernah mendapat rengking 1 dari kelasnya, padahal masuk sepuluh besar saja, sudah dianggap hebat.

Kini, Julia bersiap akan berangkat sekolah. Ia turun dari lantai dua dimana kamarnya berada, ia berjalan menuju meja makan yang sudah di penuhi dengan anggota keluarga, yang terdiri dari kedua orang tua, dan dua saudara laki-laki serta dua saudara perempuan. Jadi, julia adalah anak tengah, si anak yang sangat sensitive. Namun sepertinya tidak berlaku bagi Julia, justru Ia lebih banyak mengalah pada saudara-saudarinya yang lain.

"pagi, ma, pa, kak, dek." Sapa Julia dengan senyum merekah di bibirnya. Namun seperti biasanya, mereka hanya melirik dan tersenyum sekilas tanpa menjawab sapaannya. Mereka malah asik mengobrol satu sama lain, dan bahkan mereka tak merespon ucapan atau kalimat yang terlontar dari mulut Julia. Julia mendesah pelan.

( oh... tolong lah, aku juga capek dengan suasana seperti ini.) batin Julia. tapi ia berusaha sabar. tapi apa, Lagi-lagi, sikap seperti ini lah yang ia terima dari keluarganya.

Ia sudah terbiasa mengenai hal ini. Bahkan bertahun-tahun mereka melakukannya. Menganggap dirinya hanya sebatas orang asing saja. Julia pun mendudukkan tubuhnya disalah satu kursi yang ada di sana. Lalu dengan segera mengambil sarapan nya sendiri.

Beda halnya saudara-saudarinya yang lain, yang akan dilayani oleh sang ibu dengan sepenuh hati. Dan lagi-lagi Julia telah terbiasa dengan hal itu. Saat mereka sedang makan. Julia pun bersuara.

"Mita, meta. Kakak ikut bareng kalian ke sekolah ya. Motor ka-" sebelum menyelesaikan ucapannya. Mereka sudah memotong ucapannya.

"Maaf kak. Kita masalahnya mau jemput teman. Jadi ngak muat nanti. Kakak naik ojol aja." Ucap Mita kepada Julia. Mendengar penuturan seperti itu. Lagi lagi Julia sudah terbiasa dengan penolakan itu. Tapi, ia masih berusaha tegar. sangat tidak sopan bukan ? memotong pembicaraan orang yang lebih dewasa dari kita. tapi, apa boleh buat, inilah hidup Julia yang di anggap sebagai angin. ada tapi tak terlihat.

"Iya, kamu naik ojol saja. Lagi pula mobil mereka kecil dan tidak muat untuk bertiga. tidak usah banyak drama." Timpal Ridho, kakak kedua mereka, ia malah membela kedua adik kembarnya. Ridho juga mengatakan hal itu karena tahu pasti Julia akan membuat masalah semakin runyam seperti kemarin-kemarin.

[kenapa sih kalian tidak mengizinkan aku ikut. hiks... kalian tidak sayang padaku selalu bersikap dingin seperti itu. ma, pa. Aku juga ingin naik mobil. Aku capek naik motor terus.] bayangan Julia Yang merengek ketika ditolak seperti itu.

mendengar penuturan sang kakak. Julia lagi-lagi hanya mampu menarik nafasnya saja. Ia tidak ingin berdebat lagi.

Dulu, ia sering berdebat dengan saudara saudara nya mengenai hal apapun, yang ia rasa begitu di kecilkan dan di bedakan oleh kedua orang tuanya. Dan pasti ia akan berakhir dengan hukum dari kedua orang tuanya, ataupun kedua kakaknya.

Ia juga selalu berusaha untuk menyenangkan mereka semua, agar merasa nyaman dengan diri nya dan mau melihatnya ataupun sebatas memperhatikan nya. Tapi, rasanya Kini ia telah lelah dan tidak ingin berdebat lagi. Iya yakinkan dirinya. Bahwa, ini kali terakhir dia meminta tolong kepada keluarganya. Karena percuma saja, takkan ada satu pun yang peduli kepadanya.

Ia tersenyum miris. Hidup di dunia, dengan kedua orang tuanya yang lengkap, serta keluarga yang besar, tapi Julia justru merasa sendiri di dunia ini. Tak ada yang bisa dia andalkan kecuali dirinya sendiri. ia ingin menangis mengingat itu semua. tapi, ia berjanji tidak mau meneteskan air mata lagi.

Setelah percakapan singkat itu. Julia tak lagi mengatakan apa-apa. Selama 17 tahun ini, ia selalu melakukan apapun sendiri. Jika sakit pun harus ditanggung sendiri. Jadi, ia memutuskan, cukuplah ia sendiri saja. Tidak usah terlalu memperdulikan orang lain. Julia yang hanya diam saja menghabiskan sarapan nya, beda halnya dengan keluarga nya yang lain. Mereka membicarakan banyak hal di depannya, namun tak satupun mengenai dirinya.

Setelah makanan dalam piring nya habis. Ia pun segera menyambar tasnya, dan tanpa mengatakan apapun lagi. Ia langsung keluar berangkat ke sekolah begitu saja. Percuma saja jika ia pamitan. Mereka tidak akan menganggap dirinya. Apalagi, mereka sedang asik bercanda, keberadaan dirinya pasti akan tenggelam. Sesampainya Julia diluar, ia langsung bergegas jalan kaki keluar dari gang rumahnya untuk mencari bus atau angkutan umum lainnya.

Untuk hari ini, ia tidak menggunakan ojol dulu. Karena ongkosnya tidak cukup. Jadi, ia terpaksa mencari angkutan umum yang murah.

Setelah Julia berlalu, saudara saudari nya yang lain pun keluar. Dan di susul juga dengan kedua orang tua mereka, karena sang kepala keluarga ada meeting pagi. Sesampainya mereka diluar, mereka sudah tak mendapati Julia disana.

Biasanya, jika masalah menompang, mau mereka mengizinkan atau tidak, Julia pasti akan memaksa, sehingga terjadi keributan. Tapi, sekarang mereka tidak melihatnya.

"Tunggu dulu. Mana Julia. Biasanya, dia akan menunggu kita. Walaupun kita tidak mengizinkan nya ikut dengan adik-adik." Ujar Ridho.

bayangan saat Julia merengek

saat mereka keluar dan akan berangkat. tentu saja mereka menemukan Julia di samping mobil mereka sambil melipat tangannya di dada. dia juga memasang wajah cemberut ke arah semuanya. kemudian menghampiri mereka dengan berjalan sambil menghenta-hentakkan kakinya.

"papa mama pokoknya aku mau ikut dalam mobil meta dan Mita. aku nggak mau naik angkot lagi. angkot sangat panas dan juga jalannya sangat lambat. aku bisa terlambat ma.. ayolah ma tolonglah.." rengek Julia kepada nyonya Sanjaya yang tentu saja tak digubris oleh sang mama. karena tak kunjung mendapatkan respon dari sang mama. Julia berpindah kepada sang ayah.

"pah Julia ikut papa aja ya.. papa anterin Julia sebentar ke sekolah.. Lagi pula kalau naik angkot sudah tidak terkejar lagi.. iya pak ya.." ujar Julia lagi merengek kepada sang ayah. tapi respon yang dia dapat tetap sama. sehingga karena merasa diabaikan dan frustasi, Julia berteriak-teriak tidak jelas meneriaki keluarganya itu sehingga membuat mereka menjadi jengah dan malas. sehingga kedua Kakak Julia pun ikut turun tangan, dan malam membuat suasana itu semakin bertambah kacau.

bayangan selesai.

1
Nia Risma
tiap chapter selalu bisa buat kita ikut ke dlaam alur cerita
Nia Risma
satu kata untukmu tuan Sanjaya "TERLAMBAT"
Marie Louis AK
orang tua macam apa itu. karma baru tahu rasa.
Nia Risma
mampir Thor,,,
baru baca udah nyesek banget
Fatima
nangis aku Thor🥲
Yuni Ngsih
Authooooor ceritramu hebat banget ,bagiku yg baca banyak contoh" yg positipnya ,satu kata buat B.Ratih keu Anaknya dzolim . pasti bakal ada karma sekarang jg dah ditinggal sm suaminya ,untuk Julia smg Sucses bahkan lebih sucses .......tetap semangat ....lanjut Thor 👍👍👍💪💪💪🙏🙏🙏
Yanti Uud
banyak bawang ceritanya
Memyr 67
𝗌𝖾𝗆𝗎𝖺 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗆𝖾𝗅𝗂𝗁𝖺𝗍 𝗄𝖾𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁𝖺𝗇 𝗋𝖺𝗍𝗂𝗁. 𝗌𝖺𝗇𝗃𝖺𝗒𝖺 𝖻𝖾𝗇𝖺𝗋 𝖻𝖾𝗇𝖺𝗋 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗍𝖾𝗍𝖺𝗉 𝗆𝖾𝗆𝗉𝖾𝗋𝗍𝖺𝗁𝖺𝗇𝗄𝖺𝗇 𝗋𝖺𝗍𝗂𝗁 𝖽𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗆𝖻𝗎𝖺𝗇𝗀 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀𝗇𝗒𝖺.
Memyr 67
𝗌𝖺𝗇𝗃𝖺𝗒𝖺 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀 𝗃𝗎𝗀𝖺. 𝗉𝗂𝗄𝗂𝗋𝖺𝗇𝗇𝗒𝖺 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝗌𝖺𝗆𝗉𝖺𝗂 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗉𝖾𝗋𝗇𝖺𝗁 𝖺𝖽𝖺 𝖡𝖤𝖪𝖠𝖲 𝖺𝗇𝖺𝗄, 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝖡𝖤𝖪𝖠𝖲 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂 𝖻𝖺𝗇𝗒𝖺𝗄. 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗍𝖾𝗋𝗎𝗌 𝗆𝖾𝗆𝖻𝖾𝗅𝖺 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂𝗇𝗒𝖺 𝖽𝖺𝗋𝗂𝗉𝖺𝖽𝖺 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀𝗇𝗒𝖺, 𝗃𝖾𝗅𝖺𝗌 𝗃𝗎𝗅𝗂𝖺 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝗉𝖾𝗋𝗅𝗎 𝗄𝖾𝗆𝖻𝖺𝗅𝗂 𝗄𝖾 𝗈𝗋𝖺𝗇𝗀𝗍𝗎𝖺𝗇𝗒𝖺.
Wulan Dy
🐕🐕🐕
Wulan Dy
🐒🐒🐒
Sapna Anah
😭😭😭 jdi terbawa sedih
Muffin: ✨ Halo Sahabat Pembaca! ✨
Aku baru saja merilis cerita terbaru berjudul “SCARLET MEMORIES” 🖤

Kisah tentang Diana Rosemary Falika— yang diusir oleh orang tuanya, dikhianati, dihancurkan, dan ditinggalkan dalam kondisi hamil.

Saat ia mulai sembuh karena satu pria yang dia anggap tulus.

lelaki dari masa lalunya kembali, membawa rahasia yang bisa membuat Diana hancur dan memilih pergi jauh membawa bayinya .

✨ Baca SCARLET MEMORIES sekarang.

Jangan lupa tinggalkan jejak yaaa❤️
total 1 replies
Hannoy Rz
mataku jadi sembab menangisi nasib juliaaa oh juliaa ku sayangg😭
Noneng Nurhasanah
g bisa nhan air mata... terjun deras sndiri 😭😭😭
Noneng Nurhasanah
aku sampe nangis sesegukan,,, krna pa yh d alami julia ak alami...
Salsa aja
ceritanya ringan.. enak alurnya.. menghibur..
/Good/
Ermi Yenti
mantapppppp ....heppy....... semua.....
Erlina Ibrik
Kota Cilegon gk ada Bandara.adanya Pelabuhan kapal laut 🤣
Anonymous
Bye the way thank author untuk karyamu.. Saya tunggu karya lainnya yg beda dari yg lain..
Moreno
nanti kalau melodi menghilang bakal tiba2 kangen lho. Kayak ke Julia
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!